Kreativitas Cantik - Ide Kerajinan Malam untuk Karya Rajut DIY
Jenis-Jenis Lilin
Seperti yang kita tahu, bahwa kerajinan dari lilin ini bisa dibuat dengan menggunakan berbagai macam jenis lilin. Tapi apakah kalian sudah tahu apa saja jenis-jenis lilin tersebut? Jika belum, penjelasan berikut ini bisa membantu anda untuk mengetahuinya, jadi yuk simak ulasannya berikut ini!
Lilin Aroma
Jenis lilin yang pertama adalah lilin aroma, dimana pilih ini bisa menghasilkan aroma yang sangat wangi loh, bukan hanya itu saja lilin aroma ini juga bisa dibuat dengan rempah sehingga sangat baik untuk kesehatan.
Pada dasarnya, lilin jenis aroma ini digunakan di beberapa tempat, misalnya pada spa atau yoga dan juga digunakan untuk pengharum ruangan.
Lilin Batik
Jenis lilin selanjutnya adalah lilin batik, lilin batik merupakan lilin yang digunakan untuk bahan pada saat proses pembatikan ya, jadi bukan lilin yang diukir menjadi batik. Lilin batik sendiri digunakan untuk menutup permukaan motif yang ada pada batik, sehingga motif tersebut bisa ditutupi dengan sempurna oleh lilin tersebut.
Lilin Cair
Apa yang dimaksud dengan lilin cair? Lilin cair merupakan lilin yang dibuat dari bahan parafin cair, dimana jenis lilin ini sangat aman digunakan untuk hiasan dalam layanan makanan. Adapun pada umumnya lilin cair bisa bertahan sekitar 8 hingga 100 jam, hal tersebut tergantung pada tingkat ketebalan tetesan.
Lilin Makan Malam
Keren dan Artistik, Ini 12 Jenis Kerajinan Serat Alam khas Indonesia
Yuk, intip keunikan dan keindahan berbagai jenis kerajinan serat alam khas Nusantara!
Kekayaan sumber daya alam yang melimpah menjadi cikal bakal lahirnya keragaman produk kerajinan di Indonesia. Produk kerajinan yang menggunakan bahan alam sudah dikenal, bahkan sejak zaman nenek moyang. Salah satunya yaitu kerajinan serat alam yang hingga saat ini masih eksis.
Beberapa tahun belakangan, serat alam makin dilirik para pengrajin. Alasannya selain memiliki nilai estetis ketika digunakan sebagai bahan kerajinan, serat alam juga memiliki ketahanan yang tidak kalah dari kerajinan berbahan kayu.
Menariknya lagi, produk lokal berbahan serat alam kini sudah diakui berbagai kalangan di Mancanegara, lho. Ini membuktikan bahwa kreativitas dan inovasi anak bangsa dalam menciptakan produk kerajinan bisa unggul dan bersaing dengan produk luar.
Cara Membuat Lilin
Membuat lilin Anda sendiri merupakan sebuah cara yang luar biasa untuk menambahkan sebuah gaya bagi rumah Anda, menciptakan aroma yang harum, serta menyediakan cahaya ketika diperlukan. Pembuatan lilin merupakan sebuah proses yang mudah yang dapat dikerjakan oleh siapa saja dengan sedikit petunjuk. Cobalah membuat lilin untuk pertama kali, dan ubahlah rumah Anda dengan kreasi cahaya Anda.
Membuat Lilin Kontainer atau Lilin dalam Wadah Khusus
Pilih bahan lilin Anda. Anda dapat membeli berbagai macam bahan lilin dalam bentuk curah secara online termasuk parafin, lilin lebah (malam), dan bahan lilin anti nyamuk atau minyak sereh (citronella). Jika Anda tertarik, ada juga berbagai jenis bahan lilin beraroma yang juga tersedia. Pilihlah salah satu bahan yang sesuai dengan kebutuhan Anda, dan cukup untuk membuat sejumlah lilin yang diinginkan.
Panaskan bahan lilin Anda. Gunakan panci tim ganda untuk menyiapkan bahan lilin Anda ketika dituangkan. Panas suhunya harus mencapai 180-190 derajat Fahrenheit (82-88 derajat Celsius), Anda dapat menggunakan termometer untuk mendapatkan temperatur yang tepat. Jika Anda mau, Anda dapat menambahkan beberapa tetes minyak esensial pada tahap ini.
Potonglah sumbu Anda. Gunakan sehelai sumbu dengan penopang atau tab (pre-tabbed wick) yang terbuat dari logam dan tempelkan di dalam wadah Anda. Gunakan sumbu secukupnya sehingga sumbunya kelihatan sedikit saja di bagian atas. Ikat bagian ujung sumbu tersebut pada sebuah pensil atau pulpen, dan letakkan pensil atau pulpen tersebut di bagian atas wadahnya, sehingga sumbunya tetap tegak lurus di dalam wadah.
Panaskan wadah Anda. Untuk membuat lilin yang halus tanpa gelembung udara ketika proses penuangan, sebelumnya Anda perlu memanaskan wadah yang akan Anda gunakan untuk lilin Anda. Letakkan dalam oven dengan suhu 150 derajat Fahrenheit (65 derajat Celsius) selama beberapa menit untuk menghangatkan wadah tersebut.
Tags: kerajinan dari