Kreasi Cantik - Pandan Berduri dalam Kesenian Sulam dan DIY
17+ Contoh Kerajinan dari Daun Pandan dan Cara Membuatnya
Kerajinan dari Daun Pandan – Daun pandan merupakan salah satu jenis daun yang sudah tidak asing, dimana daun ini sering dijadikan sebagai hiasan pada makanan atau dijadikan campuran makanan.
Tapi, apakah kalian tahu ternyata daun pandan juga bisa dijadikan sebagai kerajinan yang sangat cantik loh, kerajinan dari daun pandan ini bahkan bisa dijual kembali.
Banyak sekali masyarakat yang juga mengandalkan ekonomi dari daun pandan ini, dimana mereka bisa membuat kerajinan yang unik seperti tikar, dompet, tas dan masih banyak lagi yang lainnya.
Sehingga, apabila kalian masih ingin mengetahui apa saja contoh kerajinan dari daun pandan, maka penjelasan berikut ini sangat cocok untuk anda, yuk simak di bawah ini!
Manfaat [ sunting | sunting sumber ]
Varietas atau forma yang berbeda-beda menghasilkan manfaat yang berlainan pula. Umumnya varietas atau kultivar P. tectorius yang dibudidayakan di Jawa adalah untuk diambil daunnya sebagai bahan anyaman. [9] [10] Di wilayah Pasifik, ratusan varietas dikenali oleh penduduk pulau-pulau di sana, sebagiannya bermanfaat sebagai bahan anyaman, dan sebagian lagi dipujikan buahnya yang enak. [3]
Beberapa varietas yang disebut-sebut Heyne, di antaranya: [4]
- Pandan samak (P. tectorius var. samak (Hassk.) Warb.), barangkali merupakan jenis pandan yang paling penting di Jawa sebagai penghasil bahan anyaman (topi, tikar, dll.). Nama-nama lainnya, di antaranya, pandan tikar (Ind.), pandan abu (Sumbar), pandan kapur atau pandan putih (Tnr., karena daunnya keputih-putihan berlapis lilin), pandan cucuk (Banten, cucuk: duri), pandan samak (Sd.), pandan jaksi (Sd.) atau jeksi (Jw.).
- Pandan sari, dari Kedu, sebagai bahan anyaman halus. Juga untuk menutup tepian anyaman. [9]
- Pandan jaran (Jw. jaran: kuda), untuk anyaman kasar. Kurang disukai karena daunnya agak kaku, dan warnanya bebercak kekuningan. [9]
- Pandan bĕtok, dari Blora, untuk anyaman kasar.
- Pandan kali, dari Yogyakarta, untuk anyaman kasar.
- Pandan tebu, untuk anyaman, dari Bawean.
- Pandan pudak atau pandan tak berduri (P. tectorius var. laevis Warb.), dipakai sebagai bahan anyaman halus (tempat rokok, tempat sirih, tikar halus). Bunga jantannya (Jw., pudak) dimanfaatkan sebagai pengharum ruangan dan pakaian, meskipun tak berapa tahan lama. Nama-nama lainnya, di antaranya, pandan pudak, pandan pudak emprit (Btw., Sd., Jw.), pandan lengis (Bl.), pandang puda (Mak., Bug.), pandan kasturi (Ambon), pandan puteri, pandan putih (Mink.), dan lain-lain.
- Pandan menjalar, yang disebut oleh Rumphius dengan nama Pandanus repens, [11] dan dipersamakan oleh Merrill dengan Pandanus sabotan Blanco dari Filipina. [4] Daun-daun pandan ini dimanfaatkan untuk membuat tudung, dan tikar kasar. Di Ternate dan Banda tumbuhan ini disebut kokoya, di Ambon disebut leut, dan di Seram dinamai rune. [11]
Produk yang dihasilkan [ sunting | sunting sumber ]
Peningkatan kualitas daun pandan dapat dilakukan dengan berbagai metode, salah satunya adalah dengan menggunakan pendekatan metabolomik. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Somta dkk (2019), [12] dilakukan analisis gen BADH (betaine aldehyde dehydrogenase) atau Os2AP pada Pandanus amaryllifolius Roxb., yaitu gen yang meregulasi ekspresi 2-acetyl-1-pyrroline yang merupakan komponen kimia volatil penghasil wangi khas pandan. Dengan diketahuinya regulasi ekspresi gen tersebut, maka dapat dilakukan rekayasa genetik ataupun rekayasa jalur metabolisme pada berbagai varietas pandan untuk memperoleh sifat sesuai dengan yang diinginkan (dalam hal ini, peningkatan ataupun penurunan produksi senyawa 2-acetyl-1-pyrroline dengan perlakuan mutasi pada gen BADH). Adapun dari hasil mutasi gen tersebut, lebih lanjutnya dapat dilakukan teknik plant breeding secara molekuler untuk menghasilkan produk pertanian lain yang memiliki wangi khas daun pandan.
- ^"World Checklist of Selected Plant Families: Royal Botanic Gardens, Kew". Apps.kew.org . Diakses tanggal 18 December 2014 .
- ^ Aru Prihardhyanto Keim (2007) "300 Tahun Linnaeus : Pandanaceae, Linnaeus dan Koneksi Swedia" Berita Biologi vol 8 no 4
- ^ Allen, D.J. (2020). "Pandanus odorifer". 2020: e.T199828A183186217. doi:10.2305/IUCN.UK.2020-3.RLTS.T199828A183186217.en. Parameter |access-date= membutuhkan |url= (bantuan)
- ^"Pandanus" (PDF) .
- ^"Pandanus baptistii variegata–Sunshine Tropical Foliage–Home of the Dracanea 'Tarzan ' " (dalam bahasa Inggris) . Diakses tanggal 2021-07-19 .
- ^ Stuart Jr, G.U. (2018). Pandan [online]. http://www.stuartxchange.org/Pandan.html, diakses pada Rabu, 3 April 2019 pukul 22.39 WIB.
- ^ Hyndman, D.C. (1984). Ethnobotany of Wopkaimin Pandanus significant Papua New Guinea plant resource. Economic Botany, 38(3), 287–303. doi:10.1007/BF02859007
- ^ Harrington, J. (2019). How to Plant Pandan [online]. https://homeguides.sfgate.com/plant-pandan-103293.html, diakses pada Rabu, 3 April 2019 pukul 22.54 WIB.
- ^ Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat. (2017). Pandan [online]. http://disbun.jabarprov.go.id/page/view/71-id-pandanDiarsipkan 2019-04-06 di Wayback Machine., diakses pada Kamis, 4 April 2019 pukul 20.29 WIB.
- ^ Susiarti, Siti, and Mulyati Rahayu. (2010) "Kajian Etnobotani Pandan Samak (Pandanus Tectorius Sol.) Dikabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat." Berita Biologi, vol. 10, no. 1,
- ^ Ghasemzadeh, A., & Jaafar, H. Z. (2013). Profiling of phenolic compounds and their antioxidant and anticancer activities in pandan (Pandanus amaryllifolius Roxb.) extracts from different locations of Malaysia. BMC Complementary and Alternative Medicine, 13(1). https://doi.org/10.1186/1472-6882-13-341
- ^ Somta, P., Kuswanto, K., & Srinives, P. (2019). The Genetics of Pandan-Like Fragrance, 2-Acetyl-1-Pyrroline, in Crops. AGRIVITA Journal of Agricultural Science, 41(1). https://doi.org/10.17503/agrivita.v41i1.2085
Kegunaan [ sunting | sunting sumber ]
Beberapa jenis pandan berguna bagi kehidupan manusia:
- Pandan wangi daunnya digunakan sebagai pewangi dan pewarna makanan, juga komponen dekorasi dan pewangi ruangan.
- Pandan duri, daunnya yang dikeringkan dipakai sebagai bahan baku anyaman, baik untuk tikar maupun topi pandan.
- Buah merah, dari Pulau Papua yang buahnya dikenal berkhasiat sebagai obat atau suplemen yang menyehatkan tubuh.
Pandan hias (Pandan Aeris) [ sunting | sunting sumber ]
Tanaman berjenis pandan-pandanan yang pertama adalah Aeris, tanaman ini memiliki bunga yang indah berwarna kuning.Pandan Aeris dibanderol dengan harga sekitar 15.000 rupiah. tanaman pandan yang satu ini tidak bisa terkena sinar matahari secara langsung.
Pandanus australis adalah simbol terkenal dari Northern Territory. Pelepah mereka seperti penampilan daun yang anggun dan memberi mereka daya tarik tropis, menjadikannya salah satu tanaman Top End yang paling banyak difoto. Mereka sangat berguna dan tanaman penting bagi orang Aborigin, 'toko serba ada' dengan berbagai bagian yang digunakan untuk kerajinan, makanan, dan obat. Banyak hewan juga menggunakan daunnya sebagai rumah.
Pandan termasuk dalam kelompok besar tumbuhan sejenis, dengan 37 spesies (berbeda jenis) ditemukan di Australia. Mereka umumnya terbatas ke wilayah pesisir. Pandanus spiralis adalah yang paling luas dan umum di Top End. Itu terjadi di mana pun ada curah hujan monsun yang andal.
Pandan hias ini tumbuh hingga 10 meter. Mereka terus tumbuh ke atas, menghasilkan daun hijau baru di bagian atas. Daun-daun tua yang mati tetap menempel di batang selama beberapa waktu tampak seperti rumput rendah yang menawarkan perlindungan bagi berbagai makhluk. Spesies burung seperti kutilang ekor panjang dan kutilang merah sering bersarang di lapisan vegetasi pelindung ini, sementara ular pohon berburu katak dan tokek. [4]
Potensi di Indonesia [ sunting | sunting sumber ]
Subseksi khusus untuk Provinsi Jawa Barat [ sunting | sunting sumber ]
Di Indonesia, tumbuhan Pandan merupakan salah satu komoditas unggul yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat (2017), [9] terdapat beberapa daerah yang memiliki lahan khusus untuk budidaya tumbuhan pandan, yaitu antara lain: Bekasi (luas tumbuhan pandan sebesar 4 Ha dan jumlah produksi sebesar 2 ton), Ciamis (luas tumbuhan pandan sebesar 3 Ha), Kuningan (luas tumbuhan pandan sebesar 57 Ha dan jumlah produksi sebesar 4 ton), Pangandaran (luas tumbuhan pandan sebesar 13 Ha dan jumlah produksi sebesar 6 ton), Sukabumi (luas tumbuhan pandan sebesar 20 Ha), serta Tasikmalaya (luas tumbuhan pandan sebesar 423 Ha dan jumlah produksi sebanyak 179 ton). Dari data tersebut, dapat diperoleh 3 area domisili Jawa Barat yang menghasilkan rata-rata produksi tumbuhan pandan terbesar, yaitu Bekasi dengan rata-rata produksi 717 kg/Ha, Kuningan dengan rata-rata produksi 116 kg/Ha, dan Tasikmalaya dengan rata-rata produksi 697 kg/Ha. Adapun lahan budidaya tumbuhan Pandan untuk subseksi Jawa Barat adalah sebesar 520 Ha dan jumlah produksi sebesar 192 ton (rata-rata produksi sebesar 593 kg/Ha).
Tags: kerajinan dari