... Kerajinan dari Parafin: 10 Ide Kreatif dan Panduan Langkah Demi Langkah

Kerajinan Cantik dari Parafin - Ide Kreatif untuk Hobi Rajut dan DIY

Dampak Parafin Bagi Lingkungan

Berdasarkan berbagai keterangan di atas, memang senyawa hidrokarbon yang dibuat dari hasil penyulingan minyak ini mempunyai banyak manfaat. Akan tetapi, harus diakui juga bahwa senyawa ini juga bisa menimbulkan masalah baik bagi lingkungan maupun bagi kesehatan.

Misalnya, senyawa hidrokarbon yang bentuknya cair bila dijadikan bahan bakar akan menimbulkan emisi gas rumah kaca dan polusi udara. Sementara jika dijadikan bahan untuk membuat kosmetik dan obat-obatan, juga bisa meningkatkan risiko iritasi dan alergi pada kulit.

Jika produk-produk yang mengandung senyawa ini dibuang secara sembarangan, akan membuat lingkungan tercemar. Kecuali kalau limbah senyawa ini dikelola dengan cara yang bertanggung jawab, dampaknya terhadap lingkungan tentu bisa diminimalisir.

Metode Produksi Parafin

Seperti yang sudah disebutkan di atas, parafin berasal dari minyak mentah atau minyak bumi. Minyak bumi ini akan disuling sehingga mengalami distilasi fraksional. Minyak tadi akan dipanaskan kemudian dipisahkan sehingga terpisah menjadi sejumlah fraksi dengan berdasarkan titik didihnya.

Nah, senyawa ini didapatkan sebagai salah satu fraksi dari berlangsungnya proses tersebut. Untuk proses lebih lanjut akan menghilangkan kotoran seperti bau, pewarna, dan minyak dari senyawa yang dimaksud.

Proses ini akan membuat kemurnian dan kualitas senyawa jadi meningkat sehingga kemudian bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Bukan hanya itu saja, lilin parafin terbuat dari gas alam. Tetapi kali ini melalui suatu proses yang dinamakan dengan sintesis Fischer-Tropsch.

Pada saat pertama kali ditemukan, pembuatan senyawa ini relatif tinggi. Namun seiring dengan berjalannya waktu, sumber-sumber yang baru dan metode pemurnian yang biaya lebih murah ditemukan, proses pembuatannya pun lebih rendah harganya.

Mempersiapkan Bahan Lilin untuk Dicairkan

Lindungi area kerja Anda sebelum memulai. Terkecuali jika Anda memiliki area kerja khusus yang digunakan mengolah lilin tanpa khawatir, gunakan koran bekas, kertas minyak, handuk atau kain lap untuk menutupi permukaan yang akan Anda gunakan membuat lilin. Siapkan juga air sabun hangat untuk berjaga-jaga jika ada tumpahan lilin.

Isi separuh panci ukuran besar atau sedang dengan air. Pastikan panci dapat menampung wadah yang lebih kecil hingga menyerupai panci ganda untuk melelehkan lilin.

Mencairkan Bahan Lilin

  • Ingatlah bahwa lilin mungkin sulit dibersihkan, jadi Anda mungkin perlu membeli panci murah tahan panas khusus untuk membuat lilin.

Tambahkan zat pewarna. Pewarna makanan tidak cocok digunakan pada lilin karena zat perwarna ini berbahan dasar air. Belilah pewarna berbahan dasar minyak di toko bahan kerajinan. Biasanya Anda akan menemukan juga pewarna khusus untuk lilin. Baca petunjuk pada botolnya agar tahu takaran yang tepat untuk mendapatkan warna yang Anda inginkan. Masukkan pewarna tetes demi tetes hingga Anda mendapatkan warna yang tepat. Aduk hingga merata.

Teknik pembuatan kerajinan bahan lunak

Dalam pembuatan kerajinan dari bahan lunak, Sedulur tidak hanya harus memahami bahan yang digunakan. Melainkan juga mengetahui teknik yang tepat untuk digunakan dalam membuat kerajinan dari bahan tertentu.

Setidaknya ada tujuh teknik yang umum digunakan untuk membuat kerajinan dari bahan lunak, di antaranya yaitu teknik mengukir, teknik coil, dan teknik putar. Apa itu? Berikut penjelasan untuk setiap teknik.

  • Teknik mengukir: teknik membuat ukiran pada permukaan benda, teknik ini biasa disandingkan dengan teknik memahat.
  • Teknik menganyam: teknik mengatur serat secara tindih-menindih atau silang-menyilang.
  • Teknik menenun: teknik menyilangkan dua set benang dengan cara saling dimasuk-masukkan secara melintang menggunakan bantuan alat khusus.
  • Teknik bordir: teknik menambahkan hiasa dari benang pada permukaan pakaian atau kain.
  • Teknik coil: teknik membuat kerajinan dengan cara dipijit menggunakan jari. Teknik ini juga umum dikenal sebagai lilit pilin.
  • Teknik putar: teknik membuat kerajinan dengan menggunakan alat pemutar kaki.
  • Teknik cetak: teknik pembuatan kerajinan menggunakan alat cetak khusus.

Tags: kerajinan dari

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia