Kerajinan Cantik dari Parafin - Ide Kreatif untuk Hobi Rajut dan DIY
Metode Produksi Parafin
Seperti yang sudah disebutkan di atas, parafin berasal dari minyak mentah atau minyak bumi. Minyak bumi ini akan disuling sehingga mengalami distilasi fraksional. Minyak tadi akan dipanaskan kemudian dipisahkan sehingga terpisah menjadi sejumlah fraksi dengan berdasarkan titik didihnya.
Nah, senyawa ini didapatkan sebagai salah satu fraksi dari berlangsungnya proses tersebut. Untuk proses lebih lanjut akan menghilangkan kotoran seperti bau, pewarna, dan minyak dari senyawa yang dimaksud.
Proses ini akan membuat kemurnian dan kualitas senyawa jadi meningkat sehingga kemudian bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Bukan hanya itu saja, lilin parafin terbuat dari gas alam. Tetapi kali ini melalui suatu proses yang dinamakan dengan sintesis Fischer-Tropsch.
Pada saat pertama kali ditemukan, pembuatan senyawa ini relatif tinggi. Namun seiring dengan berjalannya waktu, sumber-sumber yang baru dan metode pemurnian yang biaya lebih murah ditemukan, proses pembuatannya pun lebih rendah harganya.
Jenis Bahan Lunak untuk Kerajinan
Bahan kerajinan ini dapat di bedakan menjadi dua jenis, yaitu bahan lunak alami dan bahan lunak buatan.
Bahan lunak alami
adalah bahan yang di peroleh dari sumber alam tanpa proses pengolahan yang kompleks.
Contoh bahan lunak alami adalah tanah liat, gips, kulit hewan dan tumbuhan, lilin, sabun, dan lain-lain. Bahan-bahan ini memiliki ciri khas seperti tekstur, warna, atau aroma yang khas.
Bahan lunak alami biasanya di gunakan untuk membuat produk kerajinan yang memiliki nilai estetis atau koleksi.
Bahan lunak buatan
adalah bahan yang di peroleh dari hasil proses pengolahan, baik dari bahan alami maupun sintetis.
Contoh bahan lunak buatan adalah plastik, fiberglass, parafin, plastisin, polymer clay, dan lain-lain. Bahan-bahan ini memiliki ciri khas seperti kemudahan di atur atau di campur dengan zat kimia tertentu.
Bahan lunak buatan biasanya di gunakan untuk membuat produk kerajinan yang memiliki fungsi praktis atau perabotan rumah tangga.
Mempersiapkan Bahan Lilin untuk Dicairkan
Lindungi area kerja Anda sebelum memulai. Terkecuali jika Anda memiliki area kerja khusus yang digunakan mengolah lilin tanpa khawatir, gunakan koran bekas, kertas minyak, handuk atau kain lap untuk menutupi permukaan yang akan Anda gunakan membuat lilin. Siapkan juga air sabun hangat untuk berjaga-jaga jika ada tumpahan lilin.
Isi separuh panci ukuran besar atau sedang dengan air. Pastikan panci dapat menampung wadah yang lebih kecil hingga menyerupai panci ganda untuk melelehkan lilin.
Dampak Parafin Bagi Lingkungan
Berdasarkan berbagai keterangan di atas, memang senyawa hidrokarbon yang dibuat dari hasil penyulingan minyak ini mempunyai banyak manfaat. Akan tetapi, harus diakui juga bahwa senyawa ini juga bisa menimbulkan masalah baik bagi lingkungan maupun bagi kesehatan.
Misalnya, senyawa hidrokarbon yang bentuknya cair bila dijadikan bahan bakar akan menimbulkan emisi gas rumah kaca dan polusi udara. Sementara jika dijadikan bahan untuk membuat kosmetik dan obat-obatan, juga bisa meningkatkan risiko iritasi dan alergi pada kulit.
Jika produk-produk yang mengandung senyawa ini dibuang secara sembarangan, akan membuat lingkungan tercemar. Kecuali kalau limbah senyawa ini dikelola dengan cara yang bertanggung jawab, dampaknya terhadap lingkungan tentu bisa diminimalisir.
Parafin Digunakan untuk Apa Saja?
Jika berbicara soal kegunaan, tentunya senyawa hidrokarbon ini mempunyai sejumlah kegunaan mulai dari bahan obat-obatan sampai dengan bahan untuk kosmetik. Jika untuk masa sekarang, secara umum senyawa ini digunakan untuk:
1. Sebagai Lilin
Senyawa hidrokarbon ini sangat populer sebagai bahan untuk memproduksi lilin. Hal ini dikarenakan biaya produksi yang sangat murah, karakteristik pembakarannya baik dan mudah digunakan. Nyala api juga tahan lama dan konsisten, sehingga pas jika digunakan untuk penerangan ataupun dekorasi.
2. Bahan Kosmetik dan Skincare
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, senyawa ini sudah banyak diaplikasikan dalam produk-produk perawatan kulit. Diantaranya adalah balsem, lotion dan krim. Hal ini dikarenakan senyawa ini membantu melembutkan kulit serta membantu mempertahankan kelembapannya.
3. Dalam Industri Pangan
Lebih lanjut lagi, senyawa ini juga biasa digunakan untuk memperpanjang umur simpan buah dan sayur sekaligus mencegahnya kehilangan kelembaban. Di sisi lain, senyawa ini juga biasa ditambahkan dalam proses produksi permen karet yang akan membuat permen karet jadi lunak.
4. Untuk Obat-Obatan
Senyawa ini juga biasa ditambahkan pada produk obat-obatan yang biasanya berupa suplemen, krim dan salep. Obat parafin tersebut akan membantu pelepasan obat, memberikan dasar yang stabil untuk pengobatan sekaligus bertindak sebagai pengikat.
Tags: kerajinan dari