Kerajinan Cantik dari Parafin - Ide Kreatif untuk Hobi Rajut dan DIY
Metode Produksi Parafin
Seperti yang sudah disebutkan di atas, parafin berasal dari minyak mentah atau minyak bumi. Minyak bumi ini akan disuling sehingga mengalami distilasi fraksional. Minyak tadi akan dipanaskan kemudian dipisahkan sehingga terpisah menjadi sejumlah fraksi dengan berdasarkan titik didihnya.
Nah, senyawa ini didapatkan sebagai salah satu fraksi dari berlangsungnya proses tersebut. Untuk proses lebih lanjut akan menghilangkan kotoran seperti bau, pewarna, dan minyak dari senyawa yang dimaksud.
Proses ini akan membuat kemurnian dan kualitas senyawa jadi meningkat sehingga kemudian bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Bukan hanya itu saja, lilin parafin terbuat dari gas alam. Tetapi kali ini melalui suatu proses yang dinamakan dengan sintesis Fischer-Tropsch.
Pada saat pertama kali ditemukan, pembuatan senyawa ini relatif tinggi. Namun seiring dengan berjalannya waktu, sumber-sumber yang baru dan metode pemurnian yang biaya lebih murah ditemukan, proses pembuatannya pun lebih rendah harganya.
Kerajinan dari bubur kertas
Untuk membuat sebuah kerajinan dari bahan lunak, ternyata Sedulur juga dapat memanfaatkan kertas bekas yang ada di sekitar, lho. Cara membuatnya juga sangat mudah. Sedulur bisa menghancurkan kertas terlebih dahulu. Kemudian mencampurkannya dengan lem, air, tepung kanji, dan bahan-bahan lain yang diperlukan.
Penambahan tepung kanji dan lem ini, dilakukan dengan tujuan agar tekstur dari bubur kertas nantinya tidak terlalu lembek. Karena adonan bubur kertas terlalu lembek, tentu saja Sedulur akan kesulitan pada saat membuat bentuk yang inginkan.
Nah, apabila teksturnya sudah sesuai, silakan buat bentuk bebas. Oh iya, jangan lupa untuk memberi warna supaya tampilannya jadi lebih menarik.
Karakteristik
1. Wujudnya Padat
Senyawa ini merupakan zat padat dalam suhu ruangan. Senyawa ini memiliki titik leleh yang berkisar antara 45 o C hingga 70 o C atau sekitar 113 o F hingga 158 o F. Kisaran titik leleh ini akan tergantung pada jenis serta kadar senyawa yang dimaksud.
2. Tidak Berbau
Senyawa ini secara umum juga tidak memiliki bau. Oleh sebab itu, sangat pas jika dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan produk tanpa aroma apapun.
3. Tidak Bisa Larut
Ya, senyawa ini merupakan senyawa yang tidak bisa larut di dalam air. Akan tetapi, kalau dalam pelarut organik tertentu misalnya mineral spirit atau benzena, senyawa ini akan larut dengan baik.
4. Reaktivitasnya Rendah
Sifat yang satu ini membuat senyawa yang dimaksud jadi lebih stabil sekaligus memperkecil kemungkinan untuk mengalami reaksi kimia, khususnya dalam kondisi normal.
5. Konduktivitas Rendah
Karakteristik selanjutnya ialah konduktivitas termalnya rendah. Dengan kata lain, senyawa ini bukanlah konduktor yang baik. Hal ini membuat senyawa yang dimaksud sangat bermanfaat dalam aplikasi yang memerlukan retensi panas, misalnya penghalang thermal.
6. Mudah Terbakar
Walaupun merupakan konduktor panas yang buruk, senyawa ini merupakan senyawa yang mudah terbakar khususnya ketika terkena api di ruangan yang terbuka. Hal ini membuat senyawa hidrokarbon tadi sangat pas dijadikan sumber bahan bakar pada lilin
7. Toksisitasnya Rendah
Senyawa ini dianggap mempunyai tingkat toksisitas yang rendah. Akan tetapi, jika terpapar oleh uap atau asapnya secara berlebihan akan menimbulkan iritasi pada kulit atau bahkan pada sistem pernafasan.
Jenis Bahan Lunak untuk Kerajinan
Bahan kerajinan ini dapat di bedakan menjadi dua jenis, yaitu bahan lunak alami dan bahan lunak buatan.
Bahan lunak alami
adalah bahan yang di peroleh dari sumber alam tanpa proses pengolahan yang kompleks.
Contoh bahan lunak alami adalah tanah liat, gips, kulit hewan dan tumbuhan, lilin, sabun, dan lain-lain. Bahan-bahan ini memiliki ciri khas seperti tekstur, warna, atau aroma yang khas.
Bahan lunak alami biasanya di gunakan untuk membuat produk kerajinan yang memiliki nilai estetis atau koleksi.
Bahan lunak buatan
adalah bahan yang di peroleh dari hasil proses pengolahan, baik dari bahan alami maupun sintetis.
Contoh bahan lunak buatan adalah plastik, fiberglass, parafin, plastisin, polymer clay, dan lain-lain. Bahan-bahan ini memiliki ciri khas seperti kemudahan di atur atau di campur dengan zat kimia tertentu.
Bahan lunak buatan biasanya di gunakan untuk membuat produk kerajinan yang memiliki fungsi praktis atau perabotan rumah tangga.
Mencairkan Bahan Lilin
- Ingatlah bahwa lilin mungkin sulit dibersihkan, jadi Anda mungkin perlu membeli panci murah tahan panas khusus untuk membuat lilin.
Tambahkan zat pewarna. Pewarna makanan tidak cocok digunakan pada lilin karena zat perwarna ini berbahan dasar air. Belilah pewarna berbahan dasar minyak di toko bahan kerajinan. Biasanya Anda akan menemukan juga pewarna khusus untuk lilin. Baca petunjuk pada botolnya agar tahu takaran yang tepat untuk mendapatkan warna yang Anda inginkan. Masukkan pewarna tetes demi tetes hingga Anda mendapatkan warna yang tepat. Aduk hingga merata.
Tags: kerajinan dari