Kerajinan Cantik dari Parafin - Ide Kreatif untuk Hobi Rajut dan DIY
Teknik pembuatan kerajinan bahan lunak
Dalam pembuatan kerajinan dari bahan lunak, Sedulur tidak hanya harus memahami bahan yang digunakan. Melainkan juga mengetahui teknik yang tepat untuk digunakan dalam membuat kerajinan dari bahan tertentu.
Setidaknya ada tujuh teknik yang umum digunakan untuk membuat kerajinan dari bahan lunak, di antaranya yaitu teknik mengukir, teknik coil, dan teknik putar. Apa itu? Berikut penjelasan untuk setiap teknik.
- Teknik mengukir: teknik membuat ukiran pada permukaan benda, teknik ini biasa disandingkan dengan teknik memahat.
- Teknik menganyam: teknik mengatur serat secara tindih-menindih atau silang-menyilang.
- Teknik menenun: teknik menyilangkan dua set benang dengan cara saling dimasuk-masukkan secara melintang menggunakan bantuan alat khusus.
- Teknik bordir: teknik menambahkan hiasa dari benang pada permukaan pakaian atau kain.
- Teknik coil: teknik membuat kerajinan dengan cara dipijit menggunakan jari. Teknik ini juga umum dikenal sebagai lilit pilin.
- Teknik putar: teknik membuat kerajinan dengan menggunakan alat pemutar kaki.
- Teknik cetak: teknik pembuatan kerajinan menggunakan alat cetak khusus.
Apa yang Dimaksud dengan Parafin?
Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, ini adalah senyawa hidrokarbon. Namun biasanya memang mengacu pada suatu jenis zat lilin yang dibuat dari minyak mentah atau bumi. Bahan utama pembuatan senyawa ini tersusun dari hidrokarbon rantai panjang yang khususnya adalah alkana.
Senyawa ini biasa hadir dalam bentuk padat yang kemudian disebut dengan parafin lilin. Lilin ini bisa meleleh dalam suhu yang relatif rendah dan sesuai namanya, jenis yang satu ini lebih banyak digunakan sebagai bahan baku pembuatan lilin.
Tidak hanya untuk penerangan, lilin dari senyawa inipun biasa digunakan dalam industri yang memerlukan penyegelan dan pelapisan. Hal ini dikarenakan lilin yang dimaksud mampu menghasilkan lapisan yang kedap air pada saat diaplikasikan ke suatu permukaan.
Lilin ini juga bisa Sahabat temukan dalam produk kosmetik. Misalnya produk krim tangan dan lip balm karena sifatnya yang memang bisa menghasilkan efek pelembab sekaligus meningkatkan tekstur. Sampai di sini jelas parafin itu apa?
Dampak Parafin Bagi Lingkungan
Berdasarkan berbagai keterangan di atas, memang senyawa hidrokarbon yang dibuat dari hasil penyulingan minyak ini mempunyai banyak manfaat. Akan tetapi, harus diakui juga bahwa senyawa ini juga bisa menimbulkan masalah baik bagi lingkungan maupun bagi kesehatan.
Misalnya, senyawa hidrokarbon yang bentuknya cair bila dijadikan bahan bakar akan menimbulkan emisi gas rumah kaca dan polusi udara. Sementara jika dijadikan bahan untuk membuat kosmetik dan obat-obatan, juga bisa meningkatkan risiko iritasi dan alergi pada kulit.
Jika produk-produk yang mengandung senyawa ini dibuang secara sembarangan, akan membuat lingkungan tercemar. Kecuali kalau limbah senyawa ini dikelola dengan cara yang bertanggung jawab, dampaknya terhadap lingkungan tentu bisa diminimalisir.
Tags: kerajinan dari