Kerajinan Cantik dari Parafin - Ide Kreatif untuk Hobi Rajut dan DIY
Apa yang Dimaksud dengan Parafin?
Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, ini adalah senyawa hidrokarbon. Namun biasanya memang mengacu pada suatu jenis zat lilin yang dibuat dari minyak mentah atau bumi. Bahan utama pembuatan senyawa ini tersusun dari hidrokarbon rantai panjang yang khususnya adalah alkana.
Senyawa ini biasa hadir dalam bentuk padat yang kemudian disebut dengan parafin lilin. Lilin ini bisa meleleh dalam suhu yang relatif rendah dan sesuai namanya, jenis yang satu ini lebih banyak digunakan sebagai bahan baku pembuatan lilin.
Tidak hanya untuk penerangan, lilin dari senyawa inipun biasa digunakan dalam industri yang memerlukan penyegelan dan pelapisan. Hal ini dikarenakan lilin yang dimaksud mampu menghasilkan lapisan yang kedap air pada saat diaplikasikan ke suatu permukaan.
Lilin ini juga bisa Sahabat temukan dalam produk kosmetik. Misalnya produk krim tangan dan lip balm karena sifatnya yang memang bisa menghasilkan efek pelembab sekaligus meningkatkan tekstur. Sampai di sini jelas parafin itu apa?
Parafin Digunakan untuk Apa Saja?
Jika berbicara soal kegunaan, tentunya senyawa hidrokarbon ini mempunyai sejumlah kegunaan mulai dari bahan obat-obatan sampai dengan bahan untuk kosmetik. Jika untuk masa sekarang, secara umum senyawa ini digunakan untuk:
1. Sebagai Lilin
Senyawa hidrokarbon ini sangat populer sebagai bahan untuk memproduksi lilin. Hal ini dikarenakan biaya produksi yang sangat murah, karakteristik pembakarannya baik dan mudah digunakan. Nyala api juga tahan lama dan konsisten, sehingga pas jika digunakan untuk penerangan ataupun dekorasi.
2. Bahan Kosmetik dan Skincare
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, senyawa ini sudah banyak diaplikasikan dalam produk-produk perawatan kulit. Diantaranya adalah balsem, lotion dan krim. Hal ini dikarenakan senyawa ini membantu melembutkan kulit serta membantu mempertahankan kelembapannya.
3. Dalam Industri Pangan
Lebih lanjut lagi, senyawa ini juga biasa digunakan untuk memperpanjang umur simpan buah dan sayur sekaligus mencegahnya kehilangan kelembaban. Di sisi lain, senyawa ini juga biasa ditambahkan dalam proses produksi permen karet yang akan membuat permen karet jadi lunak.
4. Untuk Obat-Obatan
Senyawa ini juga biasa ditambahkan pada produk obat-obatan yang biasanya berupa suplemen, krim dan salep. Obat parafin tersebut akan membantu pelepasan obat, memberikan dasar yang stabil untuk pengobatan sekaligus bertindak sebagai pengikat.
Contoh Kerajinan dari Bahan Lunak
Berikut 14 Contoh Kerajinan dari Bahan Lunak:
1. Kerajinan Bahan Lunak dari Tanah Liat
Proses pembentukan objek seni ini melibatkan pemodelan dan pengukiran tanah liat yang lembut dan mudah dibentuk.
Seni kerajinan dari tanah liat mencakup berbagai bentuk, mulai dari patung hingga keramik, dan sering kali menggabungkan unsur seni dan fungsi praktis.
2. Kerajinan Bahan Lunak dari Clay
Kelembutan dan kelenturan clay memungkinkan seniman untuk menciptakan berbagai bentuk, mulai dari vas hingga patung dan ornamen.
Para seniman sering menggunakan teknik seperti glazing atau pewarnaan untuk menambahkan detail dan keindahan estetika pada hasil akhir.
Kerajinan dari clay menggabungkan keahlian teknis dengan ekspresi kreatif, menciptakan karya seni yang unik dan beragam.
3. Kerajinan Bahan Lunak dari Sabun
Kerajinan dari sabun menghadirkan sentuhan yang unik dan menyegarkan dalam dunia seni kerajinan tangan.
Sabun dipahat dan diukir menjadi berbagai bentuk, mulai dari bunga hingga figur binatang, dan sering kali diberi tambahan pewarna dan aroma untuk menciptakan produk yang estetis dan beraroma harum.
Proses pembuatan kerajinan sabun melibatkan pemilihan bahan yang aman dan cocok untuk kulit, sehingga hasil akhirnya tidak hanya indah secara visual tetapi juga dapat digunakan sebagai sabun mandi yang fungsional.
Karakteristik
1. Wujudnya Padat
Senyawa ini merupakan zat padat dalam suhu ruangan. Senyawa ini memiliki titik leleh yang berkisar antara 45 o C hingga 70 o C atau sekitar 113 o F hingga 158 o F. Kisaran titik leleh ini akan tergantung pada jenis serta kadar senyawa yang dimaksud.
2. Tidak Berbau
Senyawa ini secara umum juga tidak memiliki bau. Oleh sebab itu, sangat pas jika dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan produk tanpa aroma apapun.
3. Tidak Bisa Larut
Ya, senyawa ini merupakan senyawa yang tidak bisa larut di dalam air. Akan tetapi, kalau dalam pelarut organik tertentu misalnya mineral spirit atau benzena, senyawa ini akan larut dengan baik.
4. Reaktivitasnya Rendah
Sifat yang satu ini membuat senyawa yang dimaksud jadi lebih stabil sekaligus memperkecil kemungkinan untuk mengalami reaksi kimia, khususnya dalam kondisi normal.
5. Konduktivitas Rendah
Karakteristik selanjutnya ialah konduktivitas termalnya rendah. Dengan kata lain, senyawa ini bukanlah konduktor yang baik. Hal ini membuat senyawa yang dimaksud sangat bermanfaat dalam aplikasi yang memerlukan retensi panas, misalnya penghalang thermal.
6. Mudah Terbakar
Walaupun merupakan konduktor panas yang buruk, senyawa ini merupakan senyawa yang mudah terbakar khususnya ketika terkena api di ruangan yang terbuka. Hal ini membuat senyawa hidrokarbon tadi sangat pas dijadikan sumber bahan bakar pada lilin
7. Toksisitasnya Rendah
Senyawa ini dianggap mempunyai tingkat toksisitas yang rendah. Akan tetapi, jika terpapar oleh uap atau asapnya secara berlebihan akan menimbulkan iritasi pada kulit atau bahkan pada sistem pernafasan.
Tags: kerajinan dari