... Kerajinan dari Parafin: 10 Ide Kreatif dan Panduan Langkah Demi Langkah

Kerajinan Cantik dari Parafin - Ide Kreatif untuk Hobi Rajut dan DIY

Jenis Bahan Lunak untuk Kerajinan

Bahan kerajinan ini dapat di bedakan menjadi dua jenis, yaitu bahan lunak alami dan bahan lunak buatan.

Bahan lunak alami

adalah bahan yang di peroleh dari sumber alam tanpa proses pengolahan yang kompleks.

Contoh bahan lunak alami adalah tanah liat, gips, kulit hewan dan tumbuhan, lilin, sabun, dan lain-lain. Bahan-bahan ini memiliki ciri khas seperti tekstur, warna, atau aroma yang khas.

Bahan lunak alami biasanya di gunakan untuk membuat produk kerajinan yang memiliki nilai estetis atau koleksi.

Bahan lunak buatan

adalah bahan yang di peroleh dari hasil proses pengolahan, baik dari bahan alami maupun sintetis.

Contoh bahan lunak buatan adalah plastik, fiberglass, parafin, plastisin, polymer clay, dan lain-lain. Bahan-bahan ini memiliki ciri khas seperti kemudahan di atur atau di campur dengan zat kimia tertentu.

Bahan lunak buatan biasanya di gunakan untuk membuat produk kerajinan yang memiliki fungsi praktis atau perabotan rumah tangga.

Apa yang Dimaksud dengan Parafin?

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, ini adalah senyawa hidrokarbon. Namun biasanya memang mengacu pada suatu jenis zat lilin yang dibuat dari minyak mentah atau bumi. Bahan utama pembuatan senyawa ini tersusun dari hidrokarbon rantai panjang yang khususnya adalah alkana.

Senyawa ini biasa hadir dalam bentuk padat yang kemudian disebut dengan parafin lilin. Lilin ini bisa meleleh dalam suhu yang relatif rendah dan sesuai namanya, jenis yang satu ini lebih banyak digunakan sebagai bahan baku pembuatan lilin.

Tidak hanya untuk penerangan, lilin dari senyawa inipun biasa digunakan dalam industri yang memerlukan penyegelan dan pelapisan. Hal ini dikarenakan lilin yang dimaksud mampu menghasilkan lapisan yang kedap air pada saat diaplikasikan ke suatu permukaan.

Lilin ini juga bisa Sahabat temukan dalam produk kosmetik. Misalnya produk krim tangan dan lip balm karena sifatnya yang memang bisa menghasilkan efek pelembab sekaligus meningkatkan tekstur. Sampai di sini jelas parafin itu apa?

Mempersiapkan Bahan Lilin untuk Dicairkan

Lindungi area kerja Anda sebelum memulai. Terkecuali jika Anda memiliki area kerja khusus yang digunakan mengolah lilin tanpa khawatir, gunakan koran bekas, kertas minyak, handuk atau kain lap untuk menutupi permukaan yang akan Anda gunakan membuat lilin. Siapkan juga air sabun hangat untuk berjaga-jaga jika ada tumpahan lilin.

Isi separuh panci ukuran besar atau sedang dengan air. Pastikan panci dapat menampung wadah yang lebih kecil hingga menyerupai panci ganda untuk melelehkan lilin.

7. Kotak Hadiah Dari Serat Alam

Tak heran jika banyak kerajinan dari bahan lunak yang berbahan dari serat alam. Meski bahan ini merupakan limbah yang sering kali diabaikan tapi bisa menghasilkan kerajinan yang memiliki nilai jual. Jika ingin membuat kotak hadiah dari serat alam hendaknya memakai kotak yang terbuat dari kardus sebagai wadahnya.

Serat alam yang biasa dipakai adalah pelepah pisang, caranya cukup siapkan pelepah pisang yang sudah kering lalu bentuk sesuai keinginan. Hiasan dapat langsung ditempel di atas kotak yang dibungkus dengan serat alam hiasan yang dibuat dapat berbentuk bunga ataupun sulur. Hiasan untuk kotak seperti itu menambah nilai estetik dari kotak hadiah yang ingin diberikan.

Karakteristik

1. Wujudnya Padat

Senyawa ini merupakan zat padat dalam suhu ruangan. Senyawa ini memiliki titik leleh yang berkisar antara 45 o C hingga 70 o C atau sekitar 113 o F hingga 158 o F. Kisaran titik leleh ini akan tergantung pada jenis serta kadar senyawa yang dimaksud.

2. Tidak Berbau

Senyawa ini secara umum juga tidak memiliki bau. Oleh sebab itu, sangat pas jika dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan produk tanpa aroma apapun.

3. Tidak Bisa Larut

Ya, senyawa ini merupakan senyawa yang tidak bisa larut di dalam air. Akan tetapi, kalau dalam pelarut organik tertentu misalnya mineral spirit atau benzena, senyawa ini akan larut dengan baik.

4. Reaktivitasnya Rendah

Sifat yang satu ini membuat senyawa yang dimaksud jadi lebih stabil sekaligus memperkecil kemungkinan untuk mengalami reaksi kimia, khususnya dalam kondisi normal.

5. Konduktivitas Rendah

Karakteristik selanjutnya ialah konduktivitas termalnya rendah. Dengan kata lain, senyawa ini bukanlah konduktor yang baik. Hal ini membuat senyawa yang dimaksud sangat bermanfaat dalam aplikasi yang memerlukan retensi panas, misalnya penghalang thermal.

6. Mudah Terbakar

Walaupun merupakan konduktor panas yang buruk, senyawa ini merupakan senyawa yang mudah terbakar khususnya ketika terkena api di ruangan yang terbuka. Hal ini membuat senyawa hidrokarbon tadi sangat pas dijadikan sumber bahan bakar pada lilin

7. Toksisitasnya Rendah

Senyawa ini dianggap mempunyai tingkat toksisitas yang rendah. Akan tetapi, jika terpapar oleh uap atau asapnya secara berlebihan akan menimbulkan iritasi pada kulit atau bahkan pada sistem pernafasan.


Tags: kerajinan dari

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia