Kerajinan Cantik dari Parafin - Ide Kreatif untuk Hobi Rajut dan DIY
7. Kotak Hadiah Dari Serat Alam
Tak heran jika banyak kerajinan dari bahan lunak yang berbahan dari serat alam. Meski bahan ini merupakan limbah yang sering kali diabaikan tapi bisa menghasilkan kerajinan yang memiliki nilai jual. Jika ingin membuat kotak hadiah dari serat alam hendaknya memakai kotak yang terbuat dari kardus sebagai wadahnya.
Serat alam yang biasa dipakai adalah pelepah pisang, caranya cukup siapkan pelepah pisang yang sudah kering lalu bentuk sesuai keinginan. Hiasan dapat langsung ditempel di atas kotak yang dibungkus dengan serat alam hiasan yang dibuat dapat berbentuk bunga ataupun sulur. Hiasan untuk kotak seperti itu menambah nilai estetik dari kotak hadiah yang ingin diberikan.
Kerajinan dari bubur kertas
Untuk membuat sebuah kerajinan dari bahan lunak, ternyata Sedulur juga dapat memanfaatkan kertas bekas yang ada di sekitar, lho. Cara membuatnya juga sangat mudah. Sedulur bisa menghancurkan kertas terlebih dahulu. Kemudian mencampurkannya dengan lem, air, tepung kanji, dan bahan-bahan lain yang diperlukan.
Penambahan tepung kanji dan lem ini, dilakukan dengan tujuan agar tekstur dari bubur kertas nantinya tidak terlalu lembek. Karena adonan bubur kertas terlalu lembek, tentu saja Sedulur akan kesulitan pada saat membuat bentuk yang inginkan.
Nah, apabila teksturnya sudah sesuai, silakan buat bentuk bebas. Oh iya, jangan lupa untuk memberi warna supaya tampilannya jadi lebih menarik.
Dampak Parafin Bagi Lingkungan
Berdasarkan berbagai keterangan di atas, memang senyawa hidrokarbon yang dibuat dari hasil penyulingan minyak ini mempunyai banyak manfaat. Akan tetapi, harus diakui juga bahwa senyawa ini juga bisa menimbulkan masalah baik bagi lingkungan maupun bagi kesehatan.
Misalnya, senyawa hidrokarbon yang bentuknya cair bila dijadikan bahan bakar akan menimbulkan emisi gas rumah kaca dan polusi udara. Sementara jika dijadikan bahan untuk membuat kosmetik dan obat-obatan, juga bisa meningkatkan risiko iritasi dan alergi pada kulit.
Jika produk-produk yang mengandung senyawa ini dibuang secara sembarangan, akan membuat lingkungan tercemar. Kecuali kalau limbah senyawa ini dikelola dengan cara yang bertanggung jawab, dampaknya terhadap lingkungan tentu bisa diminimalisir.
Karakteristik
1. Wujudnya Padat
Senyawa ini merupakan zat padat dalam suhu ruangan. Senyawa ini memiliki titik leleh yang berkisar antara 45 o C hingga 70 o C atau sekitar 113 o F hingga 158 o F. Kisaran titik leleh ini akan tergantung pada jenis serta kadar senyawa yang dimaksud.
2. Tidak Berbau
Senyawa ini secara umum juga tidak memiliki bau. Oleh sebab itu, sangat pas jika dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan produk tanpa aroma apapun.
3. Tidak Bisa Larut
Ya, senyawa ini merupakan senyawa yang tidak bisa larut di dalam air. Akan tetapi, kalau dalam pelarut organik tertentu misalnya mineral spirit atau benzena, senyawa ini akan larut dengan baik.
4. Reaktivitasnya Rendah
Sifat yang satu ini membuat senyawa yang dimaksud jadi lebih stabil sekaligus memperkecil kemungkinan untuk mengalami reaksi kimia, khususnya dalam kondisi normal.
5. Konduktivitas Rendah
Karakteristik selanjutnya ialah konduktivitas termalnya rendah. Dengan kata lain, senyawa ini bukanlah konduktor yang baik. Hal ini membuat senyawa yang dimaksud sangat bermanfaat dalam aplikasi yang memerlukan retensi panas, misalnya penghalang thermal.
6. Mudah Terbakar
Walaupun merupakan konduktor panas yang buruk, senyawa ini merupakan senyawa yang mudah terbakar khususnya ketika terkena api di ruangan yang terbuka. Hal ini membuat senyawa hidrokarbon tadi sangat pas dijadikan sumber bahan bakar pada lilin
7. Toksisitasnya Rendah
Senyawa ini dianggap mempunyai tingkat toksisitas yang rendah. Akan tetapi, jika terpapar oleh uap atau asapnya secara berlebihan akan menimbulkan iritasi pada kulit atau bahkan pada sistem pernafasan.
Tags: kerajinan dari