Kerajinan Cantik dari Parafin - Ide Kreatif untuk Hobi Rajut dan DIY
Jenis Bahan Lunak untuk Kerajinan
Bahan kerajinan ini dapat di bedakan menjadi dua jenis, yaitu bahan lunak alami dan bahan lunak buatan.
Bahan lunak alami
adalah bahan yang di peroleh dari sumber alam tanpa proses pengolahan yang kompleks.
Contoh bahan lunak alami adalah tanah liat, gips, kulit hewan dan tumbuhan, lilin, sabun, dan lain-lain. Bahan-bahan ini memiliki ciri khas seperti tekstur, warna, atau aroma yang khas.
Bahan lunak alami biasanya di gunakan untuk membuat produk kerajinan yang memiliki nilai estetis atau koleksi.
Bahan lunak buatan
adalah bahan yang di peroleh dari hasil proses pengolahan, baik dari bahan alami maupun sintetis.
Contoh bahan lunak buatan adalah plastik, fiberglass, parafin, plastisin, polymer clay, dan lain-lain. Bahan-bahan ini memiliki ciri khas seperti kemudahan di atur atau di campur dengan zat kimia tertentu.
Bahan lunak buatan biasanya di gunakan untuk membuat produk kerajinan yang memiliki fungsi praktis atau perabotan rumah tangga.
7. Kotak Hadiah Dari Serat Alam
Tak heran jika banyak kerajinan dari bahan lunak yang berbahan dari serat alam. Meski bahan ini merupakan limbah yang sering kali diabaikan tapi bisa menghasilkan kerajinan yang memiliki nilai jual. Jika ingin membuat kotak hadiah dari serat alam hendaknya memakai kotak yang terbuat dari kardus sebagai wadahnya.
Serat alam yang biasa dipakai adalah pelepah pisang, caranya cukup siapkan pelepah pisang yang sudah kering lalu bentuk sesuai keinginan. Hiasan dapat langsung ditempel di atas kotak yang dibungkus dengan serat alam hiasan yang dibuat dapat berbentuk bunga ataupun sulur. Hiasan untuk kotak seperti itu menambah nilai estetik dari kotak hadiah yang ingin diberikan.
Teknik pembuatan kerajinan bahan lunak
Dalam pembuatan kerajinan dari bahan lunak, Sedulur tidak hanya harus memahami bahan yang digunakan. Melainkan juga mengetahui teknik yang tepat untuk digunakan dalam membuat kerajinan dari bahan tertentu.
Setidaknya ada tujuh teknik yang umum digunakan untuk membuat kerajinan dari bahan lunak, di antaranya yaitu teknik mengukir, teknik coil, dan teknik putar. Apa itu? Berikut penjelasan untuk setiap teknik.
- Teknik mengukir: teknik membuat ukiran pada permukaan benda, teknik ini biasa disandingkan dengan teknik memahat.
- Teknik menganyam: teknik mengatur serat secara tindih-menindih atau silang-menyilang.
- Teknik menenun: teknik menyilangkan dua set benang dengan cara saling dimasuk-masukkan secara melintang menggunakan bantuan alat khusus.
- Teknik bordir: teknik menambahkan hiasa dari benang pada permukaan pakaian atau kain.
- Teknik coil: teknik membuat kerajinan dengan cara dipijit menggunakan jari. Teknik ini juga umum dikenal sebagai lilit pilin.
- Teknik putar: teknik membuat kerajinan dengan menggunakan alat pemutar kaki.
- Teknik cetak: teknik pembuatan kerajinan menggunakan alat cetak khusus.
Apa yang Dimaksud dengan Parafin?
Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, ini adalah senyawa hidrokarbon. Namun biasanya memang mengacu pada suatu jenis zat lilin yang dibuat dari minyak mentah atau bumi. Bahan utama pembuatan senyawa ini tersusun dari hidrokarbon rantai panjang yang khususnya adalah alkana.
Senyawa ini biasa hadir dalam bentuk padat yang kemudian disebut dengan parafin lilin. Lilin ini bisa meleleh dalam suhu yang relatif rendah dan sesuai namanya, jenis yang satu ini lebih banyak digunakan sebagai bahan baku pembuatan lilin.
Tidak hanya untuk penerangan, lilin dari senyawa inipun biasa digunakan dalam industri yang memerlukan penyegelan dan pelapisan. Hal ini dikarenakan lilin yang dimaksud mampu menghasilkan lapisan yang kedap air pada saat diaplikasikan ke suatu permukaan.
Lilin ini juga bisa Sahabat temukan dalam produk kosmetik. Misalnya produk krim tangan dan lip balm karena sifatnya yang memang bisa menghasilkan efek pelembab sekaligus meningkatkan tekstur. Sampai di sini jelas parafin itu apa?
Tags: kerajinan dari