... Kreatifitas Unik: 10 Ide Kerajinan Cantik dari Pipet Bekas | Panduan DIY

Karya Seni Cantik dari Sedotan Bekas - Ide Kreatif dalam Kerajinan Tangan

Apa Saja Manfaat Membuat Kerajinan Tangan dari Bahan Bekas?

1. Mengurangi Polusi

Salah satu yang dapat kita lakukan untuk menjaga dan merawat bumi agar tetap sehat dari berbagai polusi yang ada ialah mendaur ulang sampah yang tidak mudah terurai ini menjadi sebuah barang yang bisa dimanfaatkan kembali. Sebagai manusia yang tinggal di bumi, sepatutnya kita sadar bahwa semakin lama banyak polusi yang melanda. Maka dari itu, manfaatkanlah kreativitas kalian dengan mencoba untuk mendaur ulang sampah sehingga dengan begitu polusi dari hasil pembakaran sampah dapat berkurang.

2. Dapat Menghemat Energi

Manfaat berikutnya ialah sebagai penghemat energi. Akan ada banyak energi yang dibutuhkan untuk membuat sebuah produk baru. Dengan kata lain, akan ada banyak Sumber Daya Alam atau SDA yang terbuang. Apabila kita membuat produk dari bahan bekas, artinya kita tidak memerlukan SDA yang baru. Selain itu, mendaur ulang sama dengan mengurangi tumpukan sampah, lingkungan akan nampak lebih segar dan bersih, serta hemat energi.

Untuk mengasah kreativitas yang kamu miliki lebih jauh, Grameds juga dapat mempelajari bagaimana cara membuat aksesoris yang dapat digunakan setiap harinya melalui buku Keterampilan Aksesoris Gelang Tangan dibawah ini.

Itulah langkah-langkah dan cara membuat Kerajinan Tangan dari Bahan Bekas dan manfaat dari membuat Kerajinan Tangan dari Bahan Bekas.

Jika kalian tertarik dan ingin memperluas pengetahuan kalian, tentu kalian bisa temukan, beli, dan baca bukunya di Gramedia.com dan Gramedia Digital

Semoga artikel ini bermanfaat!

Cara Membuat Tas Mudah Dari Plastik Bekas, Kurangi Limbah Jadi Karya

Menyumbang setidaknya 40% dari keseluruhan jenis limbah sampah di Indonesia, tentu wajar saja bukan bila pada akhirnya isu lingkungan tentang limbah plastik selalu menjadi topik hangat untuk di perbincangkan, baik di Indonesia sendiri maupun di negara negara lain yang juga menjadi penghasil limbah plastik terbanyak. Dimana untuk mengatasi masalah lingkungan tersebut, tentu terdapat banyak cara juga usaha sengaja di lakukan, diantaranya mulai dari membiasakan mengurangi penggunaan plastik, hingga mendaur ulang limbah plastik menjadi barang fungsional kembali, contohnya seperti pembuatan tas dari plastik bekas.

Dimana dapat dijelaskan, bila yang dimaksud dengan tas dari limbah plastik sendiri sebetulnya memang adalah istilah untuk merujuk kepada proses sebuah pembuatan tas yang menggunakan limbah plastik sebagai bahan dasar utama pembuatannya. Yang mana dalam proses ini, biasanya limbah plastik yang sudah tidak terpakai, seperti kantong plastik bekas, botol plastik, kemasan plastik, dsb akan diolah kembali dan diubah menjadi sebuah tas dengan nilai guna kembali. Oleh sebab itu hendaknya dalam proses pengerjaannya, tas dari plastik ini akan dibuat sedemikian rupa hingga menciptakan produk yang berguna sekaligus estetik.

Dan karena diharuskan memiliki nilai tambah agar dapat di manfaatkan kembali, umumnya sebuah tas yang dibuat menggunakan limbah plastik pun juga akan sengaja dirancang dengan mencakup berbagai gaya serta desain, mulai dari tas belanja sederhana sampai tas mode yang memiliki tampilan lebih kompleks dan indah. Sehingga selain dapat mendukung pengelolaan limbah sampah guna mengurangi dampak buruk pada lingkungan, tas ini pun juga bisa dipakai untuk mempercantik penampilan sekaligus mempermudah mobilitas pengguna juga. Terlebih mendaur ulang limbah plastik ini pada dasarnya pun juga memiliki beberapa keunggulan, yang diantaranya:

Cara membuat:

1. Persiapkan bahan baku utama dengan membersihkannya dahulu

Sebelum mulai masuk dalam tahap pemotongan dan pembentukan bagian tas, hendaknya kita perlu untuk membersihkan kemasan plastik dari sisa isinya terlebih dahulu, lalu keringkan dengan baik. Dimana dalam proses pembersihan bahan baku utama ini, kita dapat membersihkan kemasan plastik tersebut menggunakan air bersih yang mengalir. Kemudian keringkan kemasan tersebut dengan cara menjemur atau pun di lap menggunakan kain bersih hingga kering kembali.

2. Potong kemasan plastik sesuai dengan bentuk dan kebutuhan
3. Mulai anyam potongan kemasan plastik

Jika seluruh kemasan plastik sudah terpotong sama rata menjadi dua bagian, maka kemudian buatlah lipatan setidaknya berukuran 3 cm lalu anyamlah potongan-potongan plastik tersebut hingga bentuknya menyerupai baling-baling. Dimana ujung anyaman harus berbentuk vertikal untuk mempermudah proses penggabungannya dan lakukan proses penganyaman ini sampai jumlah anyaman cukup banyak.

4. Gabungkan anyaman menjadi satu bagian

Bila hasil dari anyaman kemasan plastik sudah terkumpul dalam jumlah banyak dan dalam kondisi rapi, maka langkah selanjutnya adalah menyambungkan anyaman anyaman tersebut menjadi satu. Dimana dalam hal ini, kita bisa menggabungkan antara anyaman kemasan plastik tersebut dengan cara menyelipkannya pada bagian vertikal anyaman lainnya dan lakukan proses ini hingga anyaman berbentuk melingkar seperti sebuah kantung.

5. Jahit dan rapikan anyaman
6. Lapisi bagian dalam tas dengan furing

Langkah selanjutnya dalam cara membuat tas dari plastik adalah melapisi bagian dalam tas dengan furing. Dimana sebetulnya bagian ini dapat diterapkan atau tidak, sesuai dengan kebutuhan. Namun perlu diingat, karena akan dibuat untuk melapisi bagian dalam tas agar terlihat rapi dan kuat, maka usahakan untuk memilih furing yang warnanya senada dengan plastik kemasan, tetapi tetap memiliki ketebalan pas supaya nantinya tampak lebih serasi.

Lukisan

Lukisan yang indah rupanya bisa diciptakan dari tutup botol bekas juga, lho. Kerajinan sederhana ini menghasilkan karya luar biasa dengan bahan dan langkah yang mudah dan praktis.

  • Tutup botol plastik dalam jumlah banyak (pilih warna yang beragam)
  • Styrofoam berukuran kanvas
  • Lem tembak
  • Pertama, buatlah sketsa pola gambar sesuai dengan yang diinginkan.
  • Selanjutnya, letakkan dan rekatkan semua tutup botol di atas permukaan styrofoam menggunakan lem tembak, mengikuti pola.
  • Pastikan tata letaknya rapi, untuk mendapatkan lukisan yang lebih teratur dalam hasil akhirnya.

Alat:

1. Gunting atau cutter

Selain dipakai untuk memotong bungkus kopi, dalam hal ini gunting juga diperlukan guna merapikan bagian tertentu atau pinggiran tas dari benang atau kemasan plastik yang sekiranya memiliki kelebihan ukuran dan tampak tidak rapi.

2. Penggaris

Adanya penggaris dalam hal ini tentunya memiliki peran sebagai alat pengukur. Dimana sebelum mulai menyusun kemasan plastik menjadi sebuah tas, tentu kita diharuskan untuk mengukur terlebih dahulu seberapa besar bagian plastik dan tas yang akan dibuat. Sehingga nantinya dapat memiliki potongan bahan yang sama rata.

3. Pensil

Agar nantinya setiap bagian limbah yang akan di susun mudah untuk potong juga di susun, ada baiknya untuk menyiapkan pensil pula sebagai alat untuk membuat garis pembantu yang nantinya diperlukan saat akan memotong, menjahit, atau mengelem suatu bagian.

4. Jarum jahit

Dalam hal ini jarum juga sangatlah diperlukan, karena umumnya selain dengan mengelem nantinya kita juga perlu untuk menjahit beberapa bagian tas guna menyatukan antara satu bagian dengan yang lainnya sampai dapat membentuk sebuah desain tas.

5. Lap bersih

Lap bersih di perlukan untuk membantu kita saat membersihkan limbah kemasan plastik dari sisi isi didalamnya maupun dari kotoran da cairan lain. Sehingga ketika dipakai untuk membuat tas, kemasan tersebut sudah dalam keadaan bersih.


Tags: kerajinan dari bekas pipet

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia