Karya Seni Cantik dari Sedotan Bekas - Ide Kreatif dalam Kerajinan Tangan
Kegiatan Pembelajaran di Kelas
Idealnya, saya seharusnya memang memulai pembelajaran dengan menjelaskan masalah plastik dan lingkungan, dengan pertanyaan-pertanyaan pemantik, misalnya:
"Menurutmu, bagaimana dampak limbah atau sampah plastik terhadap lingkungan?"
Namun, hari ini saya tidak melakukannya. hehehe. Maaf ya. Karena waktu yang tersedia tidak cukup banyak dan ditambah lagi dengan anak-anak rupanya sudah tidak cukup sabar untuk segera memulai praktek.
Maka saya memutuskan, anak-anak boleh segera memulai pekerjaan mereka. Untuk penjelasan dan pemahaman tentang limbah plastik, saya akan menyelipkannya di sela-sela obrolan saat membimbing dan memeriksa hasil karya anak-anak.
Hasil kerajinan seni kriya yang dibuat oleh anak-anak pada hari ini mayoritas adalah wadah tisu. Karya-karya lainnya adalah bunga plastik, figura foto, tempat pensil/alat tulis, miniatur kursi, dan ternyata ada juga yang membuat mobil dari sedotan.
Waktu yang dibutuhkan oleh anak-anak untuk menyelesaikan pekerjaan mereka hari ini adalah selama 3 jam pelajaran.
Saya senang dengan aktivitas hari ini. Semoga anak-anak pun juga senang, dan tampaknya mereka memanglah senang dengan aktivitas hari ini.
Alhamdulillah, terima kasih untuk hari ini. Terima kasih juga untuk orang tua siswa yang pastinya ikutan repot mempersiapkan alat, bahan, dan melatih anak-anak demi tugas ini. Matur nuuwuun.
Berikut ini adalah beberapa foto dokumentasi kegiatan anak-anak hari ini.
Cara Membuat Tas Mudah Dari Plastik Bekas, Kurangi Limbah Jadi Karya
Menyumbang setidaknya 40% dari keseluruhan jenis limbah sampah di Indonesia, tentu wajar saja bukan bila pada akhirnya isu lingkungan tentang limbah plastik selalu menjadi topik hangat untuk di perbincangkan, baik di Indonesia sendiri maupun di negara negara lain yang juga menjadi penghasil limbah plastik terbanyak. Dimana untuk mengatasi masalah lingkungan tersebut, tentu terdapat banyak cara juga usaha sengaja di lakukan, diantaranya mulai dari membiasakan mengurangi penggunaan plastik, hingga mendaur ulang limbah plastik menjadi barang fungsional kembali, contohnya seperti pembuatan tas dari plastik bekas.
Dimana dapat dijelaskan, bila yang dimaksud dengan tas dari limbah plastik sendiri sebetulnya memang adalah istilah untuk merujuk kepada proses sebuah pembuatan tas yang menggunakan limbah plastik sebagai bahan dasar utama pembuatannya. Yang mana dalam proses ini, biasanya limbah plastik yang sudah tidak terpakai, seperti kantong plastik bekas, botol plastik, kemasan plastik, dsb akan diolah kembali dan diubah menjadi sebuah tas dengan nilai guna kembali. Oleh sebab itu hendaknya dalam proses pengerjaannya, tas dari plastik ini akan dibuat sedemikian rupa hingga menciptakan produk yang berguna sekaligus estetik.
Dan karena diharuskan memiliki nilai tambah agar dapat di manfaatkan kembali, umumnya sebuah tas yang dibuat menggunakan limbah plastik pun juga akan sengaja dirancang dengan mencakup berbagai gaya serta desain, mulai dari tas belanja sederhana sampai tas mode yang memiliki tampilan lebih kompleks dan indah. Sehingga selain dapat mendukung pengelolaan limbah sampah guna mengurangi dampak buruk pada lingkungan, tas ini pun juga bisa dipakai untuk mempercantik penampilan sekaligus mempermudah mobilitas pengguna juga. Terlebih mendaur ulang limbah plastik ini pada dasarnya pun juga memiliki beberapa keunggulan, yang diantaranya:
Alat dan Bahan
Yang kami sepakati adalah bahan untuk membuat seni kriya itu yaitu berbahan sedotan minuman. Bahan-bahan lain menyesuaikan dengan karya apa yang hendak dibuat oleh anak-anak.
Misalnya ketika anak memilih untuk membuat pigura, maka bahan lain yang dibutuhkan selain sedotan minuman adalah kardus bekas.
Contoh lain adalah ketika anak ingin membuat sebuah wadah pensil, maka anak tersebut bisa menyiapkan sebuah tabung kecil yang berasal dari botol air minuman bekas yang akhirnya nanti akan dihias dengan sedotan plastik tersebut.
Alat-alat untuk membuat seni kriya dari bahan plastik ini pun tidak saya batasi. Anak-anak boleh menggunakan alat-alat apapun asalkan mereka sudah berlatih terlebih dahulu dan sekiranya tidak membahayakan mereka.
Alat-alat yang banyak digunakan oleh anak-anak misalnya adalah lem tembak, pisau atau cutter, gunting, lem kayu atau lem kertas.
Tags: kerajinan dari bekas pipet