Karya Seni Cantik dari Sedotan Bekas - Ide Kreatif dalam Kerajinan Tangan
Alat dan Bahan
Yang kami sepakati adalah bahan untuk membuat seni kriya itu yaitu berbahan sedotan minuman. Bahan-bahan lain menyesuaikan dengan karya apa yang hendak dibuat oleh anak-anak.
Misalnya ketika anak memilih untuk membuat pigura, maka bahan lain yang dibutuhkan selain sedotan minuman adalah kardus bekas.
Contoh lain adalah ketika anak ingin membuat sebuah wadah pensil, maka anak tersebut bisa menyiapkan sebuah tabung kecil yang berasal dari botol air minuman bekas yang akhirnya nanti akan dihias dengan sedotan plastik tersebut.
Alat-alat untuk membuat seni kriya dari bahan plastik ini pun tidak saya batasi. Anak-anak boleh menggunakan alat-alat apapun asalkan mereka sudah berlatih terlebih dahulu dan sekiranya tidak membahayakan mereka.
Alat-alat yang banyak digunakan oleh anak-anak misalnya adalah lem tembak, pisau atau cutter, gunting, lem kayu atau lem kertas.
Tempat Pensil
Selain dompet mini, Anda juga dapat membuat kerajinan dari botol bekas yang bermanfaat, yaitu tempat pensil. Tempat ini cocok untuk menyimpan pulpen, penghapus, dan alat tulis lainnya.
Cara pembuatannya mirip dengan dompet mini, namun cukup menggunakan satu botol bekas saja. Berikut adalah langkah-langkahnya:
- 1 Botol bekas minuman
- Gunting
- Cutter
- Resleting
- Lem tembak
- Kuas
- Cat akrilik
- Air
- Pertama, potong botol bekas menggunakan pisau cutter menjadi dua bagian.
- Rapikan tepinya dengan gunting.
- Kemudian, ukur dan potong resleting sesuai kebutuhan.
- Lalu sambungkan potongan botol dan resleting dengan lem tembak.
- Campur cat akrilik dan air, lalu hias botol bekas dengan pola menarik.
- Kreasi tempat pensil dari botol bekas siap digunakan.
Kegiatan Pembelajaran di Kelas
Idealnya, saya seharusnya memang memulai pembelajaran dengan menjelaskan masalah plastik dan lingkungan, dengan pertanyaan-pertanyaan pemantik, misalnya:
"Menurutmu, bagaimana dampak limbah atau sampah plastik terhadap lingkungan?"
Namun, hari ini saya tidak melakukannya. hehehe. Maaf ya. Karena waktu yang tersedia tidak cukup banyak dan ditambah lagi dengan anak-anak rupanya sudah tidak cukup sabar untuk segera memulai praktek.
Maka saya memutuskan, anak-anak boleh segera memulai pekerjaan mereka. Untuk penjelasan dan pemahaman tentang limbah plastik, saya akan menyelipkannya di sela-sela obrolan saat membimbing dan memeriksa hasil karya anak-anak.
Hasil kerajinan seni kriya yang dibuat oleh anak-anak pada hari ini mayoritas adalah wadah tisu. Karya-karya lainnya adalah bunga plastik, figura foto, tempat pensil/alat tulis, miniatur kursi, dan ternyata ada juga yang membuat mobil dari sedotan.
Waktu yang dibutuhkan oleh anak-anak untuk menyelesaikan pekerjaan mereka hari ini adalah selama 3 jam pelajaran.
Saya senang dengan aktivitas hari ini. Semoga anak-anak pun juga senang, dan tampaknya mereka memanglah senang dengan aktivitas hari ini.
Alhamdulillah, terima kasih untuk hari ini. Terima kasih juga untuk orang tua siswa yang pastinya ikutan repot mempersiapkan alat, bahan, dan melatih anak-anak demi tugas ini. Matur nuuwuun.
Berikut ini adalah beberapa foto dokumentasi kegiatan anak-anak hari ini.
Cara Membuat Tas Mudah Dari Plastik Bekas, Kurangi Limbah Jadi Karya
Selain di kenal memiliki tampilan unik dan nyentrik karena terbuat dari bahan baku berupa limbah plastik daur ulang, adapun hal lain yang juga membuat tas limbah plastik ini semakin tampak begitu berbeda dari jenis tas pada umumnya, adalah karena jenis tas ini yang dianggap memiliki beragam keunggulan menarik. Dan adapun beberapa kelebihan sekaligus manfaat dari membuat atau mengenakan tas limbah plastik tersebut, diantaranya adalah:
1. Mendaur ulang limbah plastik: Dengan menggunakan tas dari limbah plastik, tentu secara tidak langsung kita juga sudah ikut serta dalam upaya mendaur ulang dan mengurangi limbah plastik. Dimana penggunaan jenis tas ini dianggap sebagai salah satu langkah membantu mengurangi penimbunan sampah plastik di tempat pembuangan sampah dan mengurangi dampak lingkungan negatifnya.
2. Meminimalisir penggunaan plastik baru: Karena dimanfaatkan kembali atau di daur ulang menjadi sebuah produk fungsional lagi, tentu hal tersebut dinilai juga dapat sekaligus membantu kita dalam menekan dan mengurangi kebutuhan akan produksi plastik baru yang nantinya dapat memungkinkan menimbulkan limbah baru.
3. Pengurangan jejak karbon: Memakai tas dari limbah plastik umumnya dapat dianggap pula sebagai salah satu cara untuk mendukung langkah pengurangan jejak karbon menjadi lebih rendah. Karena dengan menggunakan produk daur ulang, itu tandanya kita juga sudah ikut meminimalkan konsumsi energi dalam proses produksi.
4. Ekonomis: Tas yang terbuat dari limbah plastik sering kali memiliki harga lebih terjangkau daripada tas dari bahan lain. Padahal bila dilihat dari segi tampilannya, tas tersebut pun sebetulnya juga tidak kalah modis, trendi maupun berfungsionalitas tinggi. Oleh sebab itu, bisa dikatakan jika tas limbah plastik ini dianggap sebagai pilihan yang ekonomis untuk konsumen.
6. Umur pakai yang lebih lama: Jenis tas yang terbuat dari bahan berupa limbah plastik daur ulang, umumnya akan memiliki umur pemakaian lebih lama. Dimana hal tersebut biasanya dikarenakan sifat bahan plastik yang dikenal tidak mudah sobek, tahan air juga ringan. Sehingga dapat digunakan berulang kali tanpa perlu khawatir tas akan cepat rusak. Terlebih secara keseluruhan, penggunaan tas dari limbah plastik pun juga menjadi salah satu cara efektif untuk berkontribusi dalam mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Hiasan Mainan Balon Udara dari Pipet Bekas
Nah kalau ini cocok untuk mainan anak-anak di rumah. Tapi, siapkan terlebih dahulu keranjang anyamannya yah. Usahakan anyamannya ringan yah agar mudah melayang.
- Siapkan anyaman keranjangnya
- Siapkan 4 pipet bekas yang ada lekukannya
- Lem ujung bawahnya ke dalam keranjang anyaman
- Letakkan balon yang sudah diisi angin di atas lekukan pipet
- Satukan dengan menggunakan selotip ke setiap sisi balon
- Selanjutnya tinggal letakkan mainan seperti bebek-bebekan di dalam keranjang
- Mainkan dengan cara menerbangkannya ke atas
Nah itulah beberapa hiasan kreatif dari pipet bekas. Jenis plasik ini biasanya memang cukup sering kita temukan dan jarang diketahui penggunaan selanjutnya ketika sudah tidak dipakai.
Sebentar lagi juga akan weekend, orang tua bisa mengajak anak meluangkan waktunya untuk membuat hiasan ini. Selain menjaga keharmonisan keluarga, pola pikir anak akan berkembang dan tetap kreatif.
Selain itu, orang tua juga bisa mengajarkan anak betapa pentingnya menjaga lingkungan dari sampah rumah tangga seperti pipet bekas ini. Nantikan artikel Kreasi DIY lainnya untuk mengisi waktu luang kamu bersama keluarga.
Tags: kerajinan dari bekas pipet