... Kreatifitas Unik: 10 Ide Kerajinan Cantik dari Pipet Bekas | Panduan DIY

Karya Seni Cantik dari Sedotan Bekas - Ide Kreatif dalam Kerajinan Tangan

Bahan:

1. Kemasan plastik

Karena akan membuat tas dari bahan daur ulang berupa plastik, maka sudah jelas bila dalam prosesnya kita membutuhkan adanya kemasan plastik bekas, baik itu berupa kemasan plastik bekas kopi, snack, maupun detergen. Dimana untuk jumlahnya sendiri umumnya bisa di sesuaikan dengan model serta ukuran tas yang akan dibuat. Semakin rumit juga besar ukurannya, tentu semakin banyak pula jumlah kemasan plastik yang di butuhkan.

2. Resleting, kancing, dsb (opsional)

Adanya reslting, kancing, maupun bentuk lock bag lainnya bisa dibilang dalam hal ini merupakan bagian opsional, karena tergantung dari model tas yang akan dibuat. Dimana umumnya ada beberapa jenis tas yang sebetulnya tidak begitu memerlukan adanya lock bag, misalnya saja seperti tas model tote bag.

3. Benang jahit

Benang jahit dalam hal ini tentu saja memiliki peran untuk menyatukan antara bagian kemasan plastik menjadi satu kesatuan tas yang utuh. Dimana umumnya adanya benang ini bisa dipakai untuk menyatukan bagian body tas dengan berbagai fitur pendukungnya pula, misalnya strap atau handle tas dengan bodynya.

4. Lem

Selain benang jahit, umumnya kita juga memerlukan lem untuk menyatukan atau bahkan merapikan beberapa bagian tas agar nantinya dapat tampak lebih rapi, sekaligus sebagai bahan untuk melekatkan berbagai ornamen pemanis pada bagian bagian yang sekiranya di inginkan.

5. Kain furing sebagai lapisan dalam (opsional)

Penggunaan kain furing dalam hal ini juga termasuk dalam kebutuhan opsional, karena biasanya tidak semua jenis tas limbah plastik membutuhkan lapisan pada bagian dalamnya.

6. Strap (opsional)

Sama seperti penggunaan kain furing, adanya strap dalam hal ini pun juga termasuk dalam kebutuhan opsional. Dimana tidak semua tas membutuhkan adanya strap untuk menunjang kinerja atau menyempurnakan bentuknya.

Lukisan

Lukisan yang indah rupanya bisa diciptakan dari tutup botol bekas juga, lho. Kerajinan sederhana ini menghasilkan karya luar biasa dengan bahan dan langkah yang mudah dan praktis.

  • Tutup botol plastik dalam jumlah banyak (pilih warna yang beragam)
  • Styrofoam berukuran kanvas
  • Lem tembak
  • Pertama, buatlah sketsa pola gambar sesuai dengan yang diinginkan.
  • Selanjutnya, letakkan dan rekatkan semua tutup botol di atas permukaan styrofoam menggunakan lem tembak, mengikuti pola.
  • Pastikan tata letaknya rapi, untuk mendapatkan lukisan yang lebih teratur dalam hasil akhirnya.

Kegiatan Pembelajaran di Kelas

Idealnya, saya seharusnya memang memulai pembelajaran dengan menjelaskan masalah plastik dan lingkungan, dengan pertanyaan-pertanyaan pemantik, misalnya:

"Menurutmu, bagaimana dampak limbah atau sampah plastik terhadap lingkungan?"

Namun, hari ini saya tidak melakukannya. hehehe. Maaf ya. Karena waktu yang tersedia tidak cukup banyak dan ditambah lagi dengan anak-anak rupanya sudah tidak cukup sabar untuk segera memulai praktek.

Maka saya memutuskan, anak-anak boleh segera memulai pekerjaan mereka. Untuk penjelasan dan pemahaman tentang limbah plastik, saya akan menyelipkannya di sela-sela obrolan saat membimbing dan memeriksa hasil karya anak-anak.

Hasil kerajinan seni kriya yang dibuat oleh anak-anak pada hari ini mayoritas adalah wadah tisu. Karya-karya lainnya adalah bunga plastik, figura foto, tempat pensil/alat tulis, miniatur kursi, dan ternyata ada juga yang membuat mobil dari sedotan.

Waktu yang dibutuhkan oleh anak-anak untuk menyelesaikan pekerjaan mereka hari ini adalah selama 3 jam pelajaran.

Saya senang dengan aktivitas hari ini. Semoga anak-anak pun juga senang, dan tampaknya mereka memanglah senang dengan aktivitas hari ini.

Alhamdulillah, terima kasih untuk hari ini. Terima kasih juga untuk orang tua siswa yang pastinya ikutan repot mempersiapkan alat, bahan, dan melatih anak-anak demi tugas ini. Matur nuuwuun.

Berikut ini adalah beberapa foto dokumentasi kegiatan anak-anak hari ini.

Apa Saja Manfaat Membuat Kerajinan Tangan dari Bahan Bekas?

1. Mengurangi Polusi

Salah satu yang dapat kita lakukan untuk menjaga dan merawat bumi agar tetap sehat dari berbagai polusi yang ada ialah mendaur ulang sampah yang tidak mudah terurai ini menjadi sebuah barang yang bisa dimanfaatkan kembali. Sebagai manusia yang tinggal di bumi, sepatutnya kita sadar bahwa semakin lama banyak polusi yang melanda. Maka dari itu, manfaatkanlah kreativitas kalian dengan mencoba untuk mendaur ulang sampah sehingga dengan begitu polusi dari hasil pembakaran sampah dapat berkurang.

2. Dapat Menghemat Energi

Manfaat berikutnya ialah sebagai penghemat energi. Akan ada banyak energi yang dibutuhkan untuk membuat sebuah produk baru. Dengan kata lain, akan ada banyak Sumber Daya Alam atau SDA yang terbuang. Apabila kita membuat produk dari bahan bekas, artinya kita tidak memerlukan SDA yang baru. Selain itu, mendaur ulang sama dengan mengurangi tumpukan sampah, lingkungan akan nampak lebih segar dan bersih, serta hemat energi.

Untuk mengasah kreativitas yang kamu miliki lebih jauh, Grameds juga dapat mempelajari bagaimana cara membuat aksesoris yang dapat digunakan setiap harinya melalui buku Keterampilan Aksesoris Gelang Tangan dibawah ini.

Itulah langkah-langkah dan cara membuat Kerajinan Tangan dari Bahan Bekas dan manfaat dari membuat Kerajinan Tangan dari Bahan Bekas.

Jika kalian tertarik dan ingin memperluas pengetahuan kalian, tentu kalian bisa temukan, beli, dan baca bukunya di Gramedia.com dan Gramedia Digital

Semoga artikel ini bermanfaat!

Cara Membuat Tas Mudah Dari Plastik Bekas, Kurangi Limbah Jadi Karya

Selain di kenal memiliki tampilan unik dan nyentrik karena terbuat dari bahan baku berupa limbah plastik daur ulang, adapun hal lain yang juga membuat tas limbah plastik ini semakin tampak begitu berbeda dari jenis tas pada umumnya, adalah karena jenis tas ini yang dianggap memiliki beragam keunggulan menarik. Dan adapun beberapa kelebihan sekaligus manfaat dari membuat atau mengenakan tas limbah plastik tersebut, diantaranya adalah:

1. Mendaur ulang limbah plastik: Dengan menggunakan tas dari limbah plastik, tentu secara tidak langsung kita juga sudah ikut serta dalam upaya mendaur ulang dan mengurangi limbah plastik. Dimana penggunaan jenis tas ini dianggap sebagai salah satu langkah membantu mengurangi penimbunan sampah plastik di tempat pembuangan sampah dan mengurangi dampak lingkungan negatifnya.

2. Meminimalisir penggunaan plastik baru: Karena dimanfaatkan kembali atau di daur ulang menjadi sebuah produk fungsional lagi, tentu hal tersebut dinilai juga dapat sekaligus membantu kita dalam menekan dan mengurangi kebutuhan akan produksi plastik baru yang nantinya dapat memungkinkan menimbulkan limbah baru.

3. Pengurangan jejak karbon: Memakai tas dari limbah plastik umumnya dapat dianggap pula sebagai salah satu cara untuk mendukung langkah pengurangan jejak karbon menjadi lebih rendah. Karena dengan menggunakan produk daur ulang, itu tandanya kita juga sudah ikut meminimalkan konsumsi energi dalam proses produksi.

4. Ekonomis: Tas yang terbuat dari limbah plastik sering kali memiliki harga lebih terjangkau daripada tas dari bahan lain. Padahal bila dilihat dari segi tampilannya, tas tersebut pun sebetulnya juga tidak kalah modis, trendi maupun berfungsionalitas tinggi. Oleh sebab itu, bisa dikatakan jika tas limbah plastik ini dianggap sebagai pilihan yang ekonomis untuk konsumen.

6. Umur pakai yang lebih lama: Jenis tas yang terbuat dari bahan berupa limbah plastik daur ulang, umumnya akan memiliki umur pemakaian lebih lama. Dimana hal tersebut biasanya dikarenakan sifat bahan plastik yang dikenal tidak mudah sobek, tahan air juga ringan. Sehingga dapat digunakan berulang kali tanpa perlu khawatir tas akan cepat rusak. Terlebih secara keseluruhan, penggunaan tas dari limbah plastik pun juga menjadi salah satu cara efektif untuk berkontribusi dalam mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.


Tags: kerajinan dari bekas pipet

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia