... Kreatifitas Unik: 10 Ide Kerajinan Cantik dari Pipet Bekas | Panduan DIY

Karya Seni Cantik dari Sedotan Bekas - Ide Kreatif dalam Kerajinan Tangan

Alat dan Bahan

Yang kami sepakati adalah bahan untuk membuat seni kriya itu yaitu berbahan sedotan minuman. Bahan-bahan lain menyesuaikan dengan karya apa yang hendak dibuat oleh anak-anak.

Misalnya ketika anak memilih untuk membuat pigura, maka bahan lain yang dibutuhkan selain sedotan minuman adalah kardus bekas.

Contoh lain adalah ketika anak ingin membuat sebuah wadah pensil, maka anak tersebut bisa menyiapkan sebuah tabung kecil yang berasal dari botol air minuman bekas yang akhirnya nanti akan dihias dengan sedotan plastik tersebut.

Alat-alat untuk membuat seni kriya dari bahan plastik ini pun tidak saya batasi. Anak-anak boleh menggunakan alat-alat apapun asalkan mereka sudah berlatih terlebih dahulu dan sekiranya tidak membahayakan mereka.

Alat-alat yang banyak digunakan oleh anak-anak misalnya adalah lem tembak, pisau atau cutter, gunting, lem kayu atau lem kertas.

8 Ide Kerajinan Tangan dari Bahan Bekas beserta Cara Membuatnya

8 Ide Kerajinan Tangan dari Bahan Bekas beserta Cara Membuatnya – Hai, Grameds! Apa kalian punya barang yang tidak terpakai di rumah? Jangan langsung membuangnya. Karena ada beberapa barang bekas yang bisa dikreasikan jadi kerajinan tangan, loh.

Hasta Karya atau yang biasa kita kenal dengan kerajinan tangan adalah suatu kegiatan seni yang memfokuskan pada keterampilan tangan individu dan kegunaan mengolah bahan baku yang sering dijumpai di lingkungan hingga menjadi benda yang bernilai pakai, estetis, bahkan bisa jadi nilai jual. Dengan kata lain, kerajinan tangan merupakan kegiatan keterampilan tangan dalam mengolah dan menciptakan suatu benda hingga menjadi sesuatu yang bernilai.

Kerajinan tangan dari bahan bekas berarti keterampilan tangan dalam membuat dan menciptakan suatu barang atau produk yang berasal dari bahan atau barang yang sudah tak terpakai hingga memiliki nilai pakai, bahkan nilai jual.

Kalian bisa menggunakan bahan-bahan bekas dari sampah anorganik untuk dikreasikan menjadi kerajinan tangan, seperti botol, kertas, plastik, kain perca, kardus, dan sejenisnya.

Nah, artikel ini akan berbagi cara supaya bahan bekas tidak terpakai yang ada di rumah dapat disulap menjadi barang yang estetis, bernilai pakai, bahkan bernilai jual.

Penasaran? Yuk, simak beberapa tips contoh kreasi kerajinan tangan dari bahan bekas di bawah ini.

Buku ini akan mengantarkan kalian dalam memulai berkarya di bidang kerajinan kulit secara efektif. Penulis buku sama sekali tak menjanjikan bahwa kalian akan mampu membuat karya kerajinan kulit yang rapi, istimewa, dan luar biasa. Karena semua itu tetaplah membutuhkan latihan dan ketekunan.

Buku ini tidak akan berguna sampai kalian benar-benar mencoba untuk belajar membuat kerajinan kulit sendiri.

Lukisan

Lukisan yang indah rupanya bisa diciptakan dari tutup botol bekas juga, lho. Kerajinan sederhana ini menghasilkan karya luar biasa dengan bahan dan langkah yang mudah dan praktis.

  • Tutup botol plastik dalam jumlah banyak (pilih warna yang beragam)
  • Styrofoam berukuran kanvas
  • Lem tembak
  • Pertama, buatlah sketsa pola gambar sesuai dengan yang diinginkan.
  • Selanjutnya, letakkan dan rekatkan semua tutup botol di atas permukaan styrofoam menggunakan lem tembak, mengikuti pola.
  • Pastikan tata letaknya rapi, untuk mendapatkan lukisan yang lebih teratur dalam hasil akhirnya.

Bahan:

1. Kemasan plastik

Karena akan membuat tas dari bahan daur ulang berupa plastik, maka sudah jelas bila dalam prosesnya kita membutuhkan adanya kemasan plastik bekas, baik itu berupa kemasan plastik bekas kopi, snack, maupun detergen. Dimana untuk jumlahnya sendiri umumnya bisa di sesuaikan dengan model serta ukuran tas yang akan dibuat. Semakin rumit juga besar ukurannya, tentu semakin banyak pula jumlah kemasan plastik yang di butuhkan.

2. Resleting, kancing, dsb (opsional)

Adanya reslting, kancing, maupun bentuk lock bag lainnya bisa dibilang dalam hal ini merupakan bagian opsional, karena tergantung dari model tas yang akan dibuat. Dimana umumnya ada beberapa jenis tas yang sebetulnya tidak begitu memerlukan adanya lock bag, misalnya saja seperti tas model tote bag.

3. Benang jahit

Benang jahit dalam hal ini tentu saja memiliki peran untuk menyatukan antara bagian kemasan plastik menjadi satu kesatuan tas yang utuh. Dimana umumnya adanya benang ini bisa dipakai untuk menyatukan bagian body tas dengan berbagai fitur pendukungnya pula, misalnya strap atau handle tas dengan bodynya.

4. Lem

Selain benang jahit, umumnya kita juga memerlukan lem untuk menyatukan atau bahkan merapikan beberapa bagian tas agar nantinya dapat tampak lebih rapi, sekaligus sebagai bahan untuk melekatkan berbagai ornamen pemanis pada bagian bagian yang sekiranya di inginkan.

5. Kain furing sebagai lapisan dalam (opsional)

Penggunaan kain furing dalam hal ini juga termasuk dalam kebutuhan opsional, karena biasanya tidak semua jenis tas limbah plastik membutuhkan lapisan pada bagian dalamnya.

6. Strap (opsional)

Sama seperti penggunaan kain furing, adanya strap dalam hal ini pun juga termasuk dalam kebutuhan opsional. Dimana tidak semua tas membutuhkan adanya strap untuk menunjang kinerja atau menyempurnakan bentuknya.


Tags: kerajinan dari bekas pipet

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia