Kreativitas Luar Biasa - Kerajinan Cantik dari Pohon Pisang untuk Seni Sulam DIY
Apa Taksonomi Pisang?
Pisang adalah kelompok tanaman herba yang berbuah dan diketahui berasal dari kawasan tropis. Tanaman ini juga tergolong dalam kelompok monokotil atau berbiji tunggal. Pisang bukanlah pohon karena tidak memiliki batang berkayu.
Berdasarkan tabel di atas, bisa kita simpulkan bahwa tanaman pisang merupakan tanaman berpembuluh yang menghasilkan biji. Selain itu, sesuai dengan divisinya pisang juga mempunyai bunga dan masuk dalam suku Musaceae yang khusus hanya untuk keluarga pisang-pisangan.
Berikut ini adalah sistem klasifikasi atau taksonomi pisang secara lengkap, yaitu:
Pohon pisang memiliki struktur fisik yang unik serta khas bila dibandingkan tanaman lainnya, sehingga memudahkan manusia untuk mengidentifikasi tumbuhan yang dikategorikan sebagai pohon pisang.
Berdasarkan bentuk morfologinya, bagian pohon pisang dapat dibagi menjadi beberapa bagian, meliputi akar, batang, daun, buah, dan bunga.
1. Akar
Sebagai tanaman monokotil, pohon pisang mempunyai sistem perakaran serabut atau juga disebut akar rimpang dan tidak memiliki akar tunggang. Akar tersebut berpusat di bagian bonggol dari pohon pisang dan pertumbuhannya tidak terlalu dalam menembus tanah. Karena pertumbuhan yang dangkal tersebut maka pisang mudah roboh jika tumbuh di tanah basah.
Kedalaman tanah yang bisa ditembus oleh akar dari pohon pisang berkisar antara 75 sampai dengan 150 cm. Jumlah akar yang masuk ke dalam tanah ini cukup banyak jika dibanding akar yang tumbuh di luar, tetapi akar ini tidak cukup kuat. Akar dari pohon pisang yang berada di permukaan tanah tumbuh secara mendatar dan bisa mencapai panjang 4 sampai 5 meter.

Hanya dengan 10 Ribu Rupiah, Kamu dapat Menyelamatakan Bumi?
Puluhan ribu orang dan ratusan mitra UMKM serta perusahaan percaya dan yakin dengan LindungiHutan. Kamu pun juga dapat berperan aktif untuk menghijaukan tanah air dengan menanam pohon mulai 10 ribu rupiah saja.
Sobat Alam, kalian pasti tahu bahwa ada beberapa jenis pisang yang barang kali pernah kalian temui ketika berkunjung ke supermarket ataupun ke pasar. Jenisnya yang macam-macam mulai dari pisang raja, pisang ambon, pisang mas, dan berbagai jenis lainnya.
Kali ini, kita akan membahas secara mendalam jenis-jenis dari buah pisang serta apa saja keunikan dari masing-masing jenisnya. Yuk, simak penjelasan tentang jenis-jenis pisang berikut ini.
1. Pisang Raja
Pisang raja memiliki bentuk silinder dengan kulit tebal 3 milimeter dan pada bagian ujung pisang raja memiliki bentuk bulat atau segi empat.
Bunga dari jenis pisang ini akan tumbuh pada usia 14 bulan dan pisang raja akan matang pada usia 150 hingga 160 hari.
Bila dilihat sekilas, pisang raja memiliki bentuk yang hampir mirip dengan pisang Ambon. Warna dari pisang raja yang biasa kita temui adalah warna kuning muda atau kuning tua.
Pisang raja memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Manfaat pisang raja adalah banyaknya kandungan vitamin C pada pisang raja dan cocok untuk menjadi antioksidan tubuh.
Pisang raja merupakan jenis pisang yang sangat enak apabila dimakan langsung, dan juga cocok apabila ingin diolah menjadi makanan lain. Misal diolah menjadi kue nagasari (kue yang di dalamnya terdapat pisang), bahan utama untuk es pisang ijo, hingga menjadi kue bolu.
2. Pisang Ambon

Kerajinan dari Pelepah Pisang dan Cara Membuatnya
1. Dekorasi kamar dari pelepah pisang
Bunga Pelepah/Credit: NgertiAja via ngertiaja.com
Benda kerajinan dari pelepah pisang pertama yang cukup mudah untuk dibuat adalah bunga hias.
Alat dan bahan:
- Pelepah pisang kering
- Gunting
- Penggaris
- Pulpen
- Lidi atau kawat
- Kertas krep hijau
- Staples
- Pylox
Cara membuatnya:
2. Tempat tisu
tempat tisu | credit: Tokopedia via www.tokopedia.com
Contoh kerajinan lain dari pelepah pisang lain adalah tempat tisu. Kreasi ini bisa menjadi alternatif unik untuk mengganti tempat tisu yang biasanya terbuat dari kayu atau plastik. Karena menggunakan bahan pelepah pisang, tempat tisu akan punya nilai yang lebih unik dan menarik.
Bahan dan alat:
- Pelepah pisang
- Biji-bijian
- Lem kayu
- Dedaunan
- Kardus bekas
Cara membuat tempat tisu berbahan pelepah pisang:
- Pertama, sayat pelepah pisang sampai tipis.
- Keringkan pelepah pisang sampai nggak ada air yang tersisa.
- Tempelkan pelepah pisang pada kardus bekas dengan menggunakan lem.
- Tambahkan biji-bijian dan dedaunan sebagai motif dari tempat tisu milikmu.
- Tunggu sampai benar-benar kering dan menempel, dan tempat tisu sudah bisa digunakan.
3. Tempat pensil unik

Tags: kerajinan dari pohon