... Kerajinan Rajutan: 10 Ide Kreatif DIY untuk Menginspirasi Anda!

Kerajinan Rajutan - Kreativitas Menenun Kecantikan dalam Dunia Kerajinan dan DIY

Aneka Ragam Motif Rajutan yang Cocok untuk Tas Rajut

Dalam memahami cara membuat tas rajut, tentu saja juga perlu untuk mengetahui apa saja pola yang biasa untuk digunakan. Ada begitu banyak yang bisa untuk dijadikan membuat tas dengan lebih mudah dan sederhana. Berikut ini beberapa pola tersebut diantaranya:

  1. Checkerboard stitch yang merupakan salah satu dari pola dengan rajutan yang cukup identik dan pembuatannya menghasilkan pola kotak mirip seperti papan catur. Biasanya untuk bisa membuat pola ini akan menggunakan dua jenis benang rajut dengan warna yang berbeda untuk bisa membentuk papan catur tersebut. Namun jika tidak tersedia, maka masih bisa untuk menggunakan satu warna saja.
  2. Stockinette stitch yang merupakan pola dengan bentuk seperti garis-garis yang memanjang dan biasanya bentuknya dalam persegi atau persegi panjang. Biasanya pola ini mudah untuk ditemukan pada taplak meja, selimut, scarf, dan juga celemek untuk bayi.
  3. Garter stitch yang sangat cocok untuk digunakan bagi pemula yang ingin untuk mencoba cara membuat tas rajut. Hal ini juga dikarenakan motif yang digunakan untuk rajutan satu ini hanya cukup untuk menggunakan satu jenis tusuk dasar saja dalam membuat rajutannya.
  4. Seed stitch yang seperti nama yang dimilikinya, motif yang digunakan dalam rajutan itu sendiri nantinya dapat menunjukkan tonjolan dalam ukuran yang kecil dan juga berjejer. Bentuk dari tonjolan ini sendiri yaitu mirip dengan yang namanya biji-biji kecil dan sangat cocok jika ingin digunakan untuk membuat scarf karena pola yang digunakan akan membuat rajutan pada bagian depan dan belakang yang cukup sama.
  5. American moss stitch yang memiliki pola mirip dengan seed stitch.

Batik Tanah Liek

Mungkin kita hanya mengetahui batik berasal dari tanah Jawa. Ternyata Sumatera Barat mempunyai batik sendiri yaitu batik Tanah Liek. “Tanah liek” dalam bahasa Indonesia artinya adalah tanah list. Di beri nama ini karena proses pewarnaan kain batik menggunakan tanah liat.

Batik tanah like memang meredup seiring dengan meroketnya kain songket sehingga batik tanah like ini sempat hilang dari peredaran. Namun saat ini batik khas Minang ini mulai kembali hadir. Saat ini ada tiga daerah yang memproduksi batik tanah like yaitu di Dhamasraya, Pesisir Selatan, dan Tanah Datar.

Pada zaman dahulu batik ini hanya boleh dipakai oleh pemimpin adat, pemimpin perempuan Minangkabau yang disebut Budo Kanduang serta sebagai aksesoris kerajaan Pagaruyuang.

Lem Phaethon

Dari berbagai jenis lem di pasaran, kami memiliki rekomendasi sendiri atas lem yang sebaiknya digunakan. Lem yang kami sarankan adalah lem Phaethon. Lem Phaethon terdiri atas dua jenis atau varian adhesive. Yang pertama adalah Eva Phaethon dan yang kedua adalah Ultra Phaethon. Eva Phaethon bisa digunakan untuk merekatkan media beda karakter dari organik sampai sintetis. Lem ini menggunakan bahan dasar ethylene vinyl acetate atau EVA. Sedangkan Ultra Phaethon adalah lem polyvinyl acetate atau PVAc. Lem ini didesain untuk perekatan media dengan karakter organik atau natural.

Kedua lem Phaethon tersebut sama-sama bisa digunakan untuk pembuatan tas meski untuk kebutuhan yang berbeda.

Agar lebih rinci, berikut ini kedua jenis lem Phaethon yang bisa Anda gunakan untuk membuat tas rajut.

Lem Eva Phaethon Lem Ultra Phaethon
Eva atau Ethylene vinyl acetate Polyvinyl acetate atau PVA / PVAc
merupakan lem yang dibuat secara khusus untuk mengelem material atau media berbagai jenis termasuk yang karakternya berbeda merupakan lem yang dibuat secara khusus untuk mengelem material organik / kaya selulosa seperti serat alam serta untuk menguatkan anyaman bahan organik

Mengenal Tas Rajut dan Tips untuk Membuatnya

Hampir semua orang menggunakan tas. Tas dalam pengertian yang paling luas adalah segala jenis produk yang didesain untuk menaruh benda-benda yang kita miliki agar bisa dibawa secara lebih praktis. Tas bisa berupa tas sekolah, tas belanja, tas kerja, hingga tas laptop. Pada masa lalu pun, produk seperti tas sudah banyak dikenal. Bahkan meski wujudnya sangat sederhana seperti kain yang dipakai untuk membungkus benda yang dibawa saja lalu diikatkan dengan tongkat kayu.

Karena tergolong sebagai produk yang sangat multi fungsi, saat ini, kita mengenal berbagai varian tas yang bisa dibedakan berdasarkan berbagai aspek. Misalnya dari segi penggunanya, kita bisa membedakan produk ini menjadi tas wanita, tas pria, tas anak-anak, hingga tas remaja. Adapun dari segi bahan yang digunakan, tas bisa dibagi menjadi tas kulit, tas kanvas, sampai tas dari kain wol.

Salah satu jenis tas yang menarik dari segi bahan dan pembuatannya adalah tas rajut. Dan produk tas inilah yang akan kita bahas di artikel ini. Namun sebelum kita membahas lebih jauh mengenai tas tersebut, mari simak dulu pengertiannya di bawah ini.

Pengertian

Tas rajut secara sederhana bisa diartikan sebagai tas yang dibuat dengan teknik merajut. Merajut sendiri berbeda dengan menenun meski keduanya sama-sama cara pembuatan kain secara konvensional. Pada teknik menenun, dua benang akan diposisikan tegak lurus satu sama lain. Hal ini berbeda dengan rajutan yang biasanya dilakukan dengan satu helai benang saja.

Benang yang bisa digunakan untuk membuat tas ini sangat beragam, antara lain:

  1. Benang nilon
  2. Benang katun
  3. Benang panda
  4. Benang smock
  5. Raya
  6. Benang polyester
  7. Jala
  8. Dan lain sebagainya

Saat ini, banyak pihak yang bahkan menggunakan benang dari natural fiber. Misalnya saja dari eceng gondok. Dengan pemakaian bahan seperti eceng gondok, tas yang dibuat pun akan terlihat semakin unik dan juga menarik.


Tags: kerajinan dari

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia