... Koleksi Inspiratif Kerajinan dari Rantai Bekas: Panduan DIY dan Ide Kreatif!

Kerajinan Cantik dari Rantai Bekas - Ide Kreatif untuk Karya Sulaman dan DIY

WBP Rutan Pondok Bambu Dibekali Cara Membuat Tumpeng

WBP Rutan Pondok Bambu Dibekali Cara Membuat TumpengJakarta, INFO_PAS – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Jakarta Timur kembali mendapat ilmu dan keterampilan baru dalam memasak dan kerajinan tangan. Para WBP dibekali dengan keterampilan memasak membuat nasi tumpeng oleh perwakilan NCCB, Diana, mulai dari membuat nasi, ayam goreng, kering tempe, urap, dan sambalnya. Kami ingin mereka belajar ilmu lain seperti nasi tumpeng yang sudah jelas sering dimasak dalam pelbagai acara dan kerajinan tangan yang bisa menjadi bekal untuk usaha mandiri mereka nanti.

Para WBP dibekali dengan keterampilan memasak membuat nasi tumpeng oleh perwakilan NCCB, Diana, mulai dari membuat nasi, ayam goreng, kering tempe, urap, dan sambalnya. Pihak rutan pun menyambut terbuka kehadiran NCCB yang memberikan bekal ilmu dan keterampilan bagi para WBP. .

5. Kreasi Miniatur Gitar

Membuat miniatur gitar dari onderdil bekas otomotif juga dapat menjadi alternatif berikutnya. Ide kreatif dan inspiratif ini dapat dicoba oleh para penggemar musik. Onderdil bekas yang digunakan adalah rantai bekas. Berikut langkah membuat kerajinan kreasi miniatur gitar:

  • Siapkan lem, rantai bekas, alas karton dan komponen kecil onderdil bekas otomotif.
  • Bentuk konsep rangka gitar yang diinginkan.
  • Hubungkan rantai bekas dengan lem hingga berbentuk gitar.
  • Tempelkan beberapa komponen kecil di sekitar body gitar, seperti baut dan gear.
  • Gitar siap dirangkai dan menjadi pajangan rumah yang unik.

Ketika membuat miniatur dari bahan bekas otomotif berbentuk gitar, hal-hal detil harus diperhatikan agar miniatur gitar dapat berbentuk sempurna dan mirip dengan bentuk gitar asli. Tutorial lengkapnya pun dapat ditonton pada platform YouTube, sehingga dapat dicontoh dengan sangat detail.


Tags: kerajinan dari bekas

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia