Karya Seni Dari Ranting Pohon - Inspirasi dan Panduan DIY untuk Kesenian Sulaman Jarum
1. Akar Pohon.
Akar pada pohon merupakan organ yang berperan sebagai penyerap air dan mineral (Hasnunidah, 2019). Akar pohon dikenal dengan sebutan radix dan terletak di bagian bawah batang serta secara umum berhubungan langsung dengan tanah.
Menurut Hasnunidah (2019), struktur akar dapat dibedakan menjadi tujuh bagian yakni leher akar (collum), ujung akar (apex radicis), batang akar (corpus radicis), cabang akar (radix lateralis), serabut akar (fibrilla radicalis), rambut akar (pilus radicalis), dan tudung akar (calyptra). Akar secara umum memiliki dua sistem perakaran yakni akar serabut dan akar tunggang. Pada pohon biasanya lebih banyak memiliki akar tunggang dari pada akar serabut.
Akar pada pohon berfungsi untuk menegakkan pohon pada tempat tumbuhnya, menyalurkan atau menghisap air, zat hara, dan garam serta mineral yang terdapat di dalam tanah yakni fosfor, kalsium, kalium, asam kersik, dan lain sebagainya untuk disalurkan ke daun dan diproses lebih lanjut. Selain itu, akar juga berfungsi sebagai media pernapasan pada pohon serta tempat penyimpanan makanan cadangan (Dumanauw, 1990).
Bagian-Bagian Pohon dan Fungsinya
Pohon sebagai suatu kesatuan memiliki bagian-bagian yang penting. Bagian-bagian penting yang terdapat pada pohon tersebut menurut Dumanauw (1990) terdiri dari akar, batang, cabang, ranting, dan daun. Kelima bagian pohon tersebut merupakan bagian yang harus ada dan terdapat di dalam satu pohon. Bagian-bagian dari pohon tersebut di atas memiliki fungsi yang berbeda-beda dan saling berkaitan antara satu sama lain. Penghubung utama fungsi dari bagian-bagian pohon dapat dilihat dari proses menghasilkan makanan. Hal ini dikarenakan untuk mencapai proses fotosintesis atau menyuplai karbohidrat untuk pertumbuhannya maka harus dimulai dari akar hingga sampai ke daun.
5. Tempat Tisu dari Koran Bekas
Sumber: Pinterest
Koran bekas sudah sering menjadi limbah yang mengganggu lingkungan, karena hal tersebut, kita membuat kerajinan tangan dari bahan bekas yang satu ini, simak ya.
- Koran bekas
- Gunting
- Lem kertas
- Lakban hitam
- Siapkan semua alat dan bahan yang diperlukan.
- Gulung koran bekas hingga membentuk banyak gulungan.
- Buat dua ukuran gulungan: yang lebih panjang untuk bagian bawah dan atas kotak tisu, serta yang lebih pendek untuk bagian samping.
- Susun gulungan panjang membentuk persegi panjang untuk dasar dan tutup kotak tisu.
- Gunakan lem kertas untuk mengikat gulungan agar tetap bersatu.
- Buat dua rangkaian susunan, satu untuk bagian atas dan satu lagi untuk bawah kotak.
- Pada salah satu rangkaian, buat lubang di tengah untuk tempat mengeluarkan tisu.
- Rekatkan lakban hitam di sekeliling lubang untuk penguatan.
- Susun gulungan pendek di sekitar rangkaian dasar dan tutup, membentuk sisi kotak.
- Lem semua sambungan gulungan untuk kekuatan tambahan.
- Gabungkan bagian bawah dan samping dengan lakban.
- Pasang bagian atas dengan lakban, mengikat semua bagian menjadi satu.
- Tempat tisu dari koran bekas siap digunakan atau dijual.
2. Batang Pohon
Menurut Dumanauw (1990), batang merupakan bagian pohon yang dimulai dari pangkal akar sampai ke bagian bebas cabang. Batang pada pohon berfungsi sebagai tempat tumbuhnya cabang, ranting, tunas, serta daun.
Selain itu, batang juga memiliki fungsi lain yakni sebagai alat lalu lintas bahan makanan yang berasal dari akar menuju ke daun melalui kulit dalam. Tempat penyimpanan makanan cadangan juga salah satu fungsi dari batang pohon.
Secara singkat, bagian batang pohon dapat diuraikan sebagai berikut ini beserta fungsinya.- Bagian pangkal, yakni dapat digunakan sebagai bahan dasar pertukangan karena secara umum tidak memiliki mata kayu.
- Bagian tengah dan ujung yakni bagian yang biasanya digunakan untuk industri kayu (pabrik kertas, papan buatan, dan lain-lain) dan umumnya juga pada bagian ini terdapat mata kayu.
- Bagian percabangan yang dikhususkan untuk industri kayu.
- Bagian cabang dan ranting dapat digunakan menjadi kayu bakar.
- Batang berbentuk silinder yakni panjang dan bulat dengan sifat aktinomorf (sejumlah bidang dapat dibagi menjadi dua bagian).
- Terdiri atas ruas-ruas yang masing-masing dibatasi oleh buku-buku.
- Pertumbuhan batang biasanya mengarah ke atas menuju cahaya matahari (bersifat fototrop atau heliotrop
- Pada bagian ujungnya selalu bertambah panjang sehingga disebut mempunyai pertumbuhan yang tidak terbatas
- Terbentuknya percabangan selama hidupnya
- Secara umum tidak berwarna hijau kecuali masih pendek atau anakan.
- Sebagai pendukung bagian-bagian tumbuhan yang terletak di atas tanah (daun, bunda, dan buah)
- Bidang asimilasi diperluas dengan percabangan sehingga bagian-bagian tumbuhan di dalam ruang terletak sedemikian rupa dan pada posisi yang menguntungkan.
- Sebagai saluran pengangkutan air dan zat-zat makanan dari bawah ke atas dan pengangkutan hasil asimilasi dari atas ke bawah.
- Sebagai tempat untuk menimbun makanan cadangan.
5 Contoh Kerajinan dari Kulit Jagung dan Cara Pembuatannya
1. Hiasan Natal
Contoh kerajinan dari kulit jagung yang pertama adalah hiasan natal. Tidak lengkap rasanya merayakan natal tanpa adanya hiasan-hiasan, seperti pohon natal.
Pohon natal yang biasa mungkin banyak dijumpai, jadi Anda bisa menggunakan hiasan pohon natal dari kulit jagung.
Disamping itu, kerajinan dari kulit jagung hiasan natal ini juga tergolong sebagai kerajinan berbasis media campuran yang mudah dibuat.
2. Keranjang
Kerajinan kulit jagung lain yang bisa Anda buat dengan mudah adalah keranjang. Banyak bahan yang sering digunakan dalam pembuatan keranjang sebagai tempat penyimpanan barang-barang berukuran kecil di rumah, seperti pakaian, mainan atau buah-buahan.
Selain kardus, ternyata keranjang juga bisa dibuat dari kulit jagung, bahkan modelnya tidak kalah menarik dan bahan lainnya.
Jika Anda bosan dengan bentuk keranjang yang umum, tidak ada salahnya mencoba membuat sendiri keranjang dari kulit jagung.
- Kulit jagung
- Lap
- Gunting
- Cat
- Pita sebagai hiasan
- Rendam kulit jagung ke dalam air hangat selama 10 menit.
- Angkat dari air lalu keringkan menggunakan lap.
- Ambil beberapa helai kulit jagung lalu ikat pada bagian tengah untuk membuat bagian alas keranjang terlebih dahulu.
- Anyam kulit jagung di atas meja dengan ukuran yang diinginkan hingga membentuk bagian sisi keranjang.
- Rapikan bagian ujung kulit jagung dengan mengikatnya dan memotong sisa kulit jagung.
- Untuk mempercantik tampilan keranjang, cat dengan warna dan berikan hiasan, seperti pita.
Tags: kerajinan dari pohon