Kerajinan Cantik dari Ranting Pohon yang Mudah - Inspirasi DIY untuk Kerajinan Tusuk Rajut
Lonceng angin dari bambu
Hiasan yang digantung akan menambah kesan rumah lebih indah sekaligus estetik. Salah satu hiasan yang cocok digunakan adalah lonceng angin. Kerajinan dari bambu yang satu ini bisa menjadi rekomendasi yang menarik dan memberikan kesan sejuk pada hunian. Apalagi, ketika lonceng angin menimbulkan suara ketika ada hembusan angin ataupun bila digerakkan dengan menggunakan tangan. Adapun langkah pembuatan lonceng angin adalah sebagai berikut:
- Cari dan pilih lima potong buluh yang masih berbentuk bulat. Lalu, runcingkan bagian bawahnya sampai membentuk setengah lingkaran.
- Selanjutnya, kaitkan bagian atasnya pada satu media, contohnya adalah batok kelapa sebagai atasannya atau kepala dari lonceng angin tersebut.
- Berikan tali yang memanjang kebawah pada bagian bawahnya, serta gunakan pula bulatan kayu agar bisa membunyikan lonceng angin secara manual.
Kelebihan kerajinan dari bambu
1. Perawatan yang mudah
2. Pertumbuhan yang sangat cepat
Keuntungan menggunakan bambu jika dibandingkan dengan kayu adalah proses pertumbuhannya yang cukup cepat. Pada beberapa jenis bambu, bahkan laju tumbuhnya mencapai 5 cm per jam. Karena laju tumbuhnya cepat inilah membuat masa panennya juga cukup cepat, yaitu sekitar 3 hingga 5 tahun. Bandingkan dengan kayu yang memerlukan masa tumbuh pohonnya hingga 40 tahun untuk mendapatkan kayu yang kualitas baik.
3. Kuat dan kokoh
Menurut penelitian, bambu memiliki struktur yang kuat dan kokoh jika dibandingkan dengan beton dan juga memiliki fisik dan mekanik yang menarik. Bambu juga dikenal sebagai bahan bangunan yang elastis dan mampu menahan beban tarik, geser, tekan dan juga tekuk. Hal inilah yang menyebabkan bambu mudah untuk dipotong dan dibentuk apa saja.
Topi
Topi yang terbuat dari buluh memiliki cerita sejarah yang cukup panjang di Indonesia. Umumnya, petani sering menggunakan topi ini ketika sedang berada di sawah, atau biasa disebut dengan caping. Sekarang, topi bisa dikembangakan menjadi produk yang diminati oleh konsumen serta terlihat modis. Salah satunya adalah topi pantai.
Jenis topi yang satu ini banyak ditemukan di daerah objek wisata di sekitar pantai. Topi yang merupakan salah satu kerajinan dari bambu ini cocok dijadikan sebagai souvenir yang diminati oleh para wisatawan. Tak hanya sebagai souvenir saja, topi yang berbentuk bulat ini juga cocok untuk dijadikan properti foto. Bukan itu saja, konsumen yang menggunakannya juga terhindar dari panas yang menyengat ketika berada di bawah terik matahari karena bentuknya yang lebar dan memiliki bahan yang alami.
Lakukan Bersama si Kecil, 4 Langkah Membuat Kerajinan Tangan dengan Teknik Mozaik
Cukup mudah membuat kerajinan tangan dengan teknik mozaik, bahan-bahan yang dibutuhkan juga sederhana sehingga memungkinkan anak-anak untuk ikut berkreasi.
Teknik mozaik adalah salah satu metode yang digunakan untuk menciptakan karya seni 2 dimensi dan 3 dimensi. Caranya cukup mudah, bahkan Parents bisa mengajak anak-anak untuk ikut membuat kerajinan tangan menggunakan metode ini.
Bahan-bahan yang dibutuhkan juga sederhana sehingga memungkinkan anak-anak untuk aktif berkreasi. Nah, berikut ini akan dibahas apa itu teknik mozaik dan bagaimana cara membuat kerajinan tangan dengan metode ini. Yuk, simak!
2. Pot dari botol bekas
Botol memang dapat digunakan untuk berbagai kerajinan dari barang bekas, tak hanya lampu duduk, tapi juga pot bunga. Caranya, siapkan botol plastik bekas, pisau, cat, tanaman, dan tanah atau pupuk. Anda cukup memotong botol bekas tersebut sesuai ukuran yang diinginkan. Beri warna menggunakan cat untuk mempercantik pot.
Kemudian lubangi sisi bawah botol agar air tidak mengendap. Masukkan pupuk atau tanah ke dalam botol dan bibit tanaman yang ingin di tanam. Contoh kerajinan tangan dari barang bekas yang mudah dan praktis ini bisa Mom jadikan ide membuka bisnis, lho.
Tags: kerajinan dari yang mudah pohon