Kerajinan Tangan yang Indah dari Riau - Inspirasi dan Panduan DIY
Rumah Tenun Wan Fitri
Instagram.com/tenun_wan_fitri
Nah, salah satu tempat penghasil kerajinan Riau yang paling terkenal adalah, Rumah Tenun Wan Fitri ini yang berlokasi di Jalan Kayumanis (Subrantas Lama), No. 44 Kelurahan Tirta Siak, Kota Pekanbaru, Riau.
Riau dikenal dengan songket Melayunya. Maka tak heran, kain tenun khas Riau ini selalu terlihat berseni tinggi dengan corak-corak yang rumit namun menawan. Dan bagi yang belum tahu, hasil karya Rumah Tenun Wan Fitri ini, pernah dipakai oleh para presiden Indonesia. Mulai dari BJ Habibie, Susilo Bambang Yudhoyono, hingga Joko Widodo, pernah memakai hasil karya rumah tenun ini.
Itulah lima rekomendasi tempat belanja kerajinan di Riau. Jangan lupa mampir saat kamu berkesampatan pergi ke Riau. Namun selalu perhatikan protokol kesehatan yang ada ya.
KepulauAn RiaU
Kuil Budha Kstigarbha (foto: travelingyuk)
Ibukota Kepulauan Riau adalah Tanjungpinang yang dapat dicapai dari Singapura dalam waktu sekitar 1-2 jam dengan perahu. Sejarah Kepulauan Riau berevolusi dari masa Hindu-Budha ke zaman Islam. Prasasti Pasir Panjang di pulau Karimun menunjukkan keberadaan kuil Budha pada abad ke 9-10 Masehi. Setiap tahun wilayah ini merayakan Festival Maritim dan Kontes Perahu Naga yang menarik peserta internasional.
Fakta Tentang Kepulauan Riau
Provinsi Kepulauan Riau adalah salah satu provinsi kepulauan Indonesia, yang terletak dekat dengan Pulau Sumatra. Provinsi Kepulauan Riau terdiri dari sekitar 2.408 pulau besar dan kecil, dengan pulau-pulau utama seperti Pulau Bintan, Pulau Batam, Pulau Kundur, Pulau Karimun, dan Pulau Bunguran.
Posisi geografis Provinsi Kepulauan Riau membentang dari Selat Malaka ke Laut Cina Selatan (Natuna) dan berbatasan langsung dengan Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Singapura. Provinsi Kepulauan Riau membentang di wilayah seluas 251.810 km2, di mana 96% di antaranya adalah lautan dan 4% adalah daratan (foto: Bintan Trikora beach Indonesia).
Sorotan Budaya
Sejarah Kepulauan Riau berkembang dari masa Hindu-Budha ke zaman Islam. Prasasti bersejarah Pasir Panjang di pulau Karimun menunjukkan keberadaan kuil Budha pada abad ke 9-10 Masehi. Pada abad ke-19, wilayah itu berada di bawah kekuasaan Kerajaan Melayu Islam, yang disebut Kesultanan Riau-Lingga.
Setiap tahun wilayah ini merayakan Festival Bahari Kepulauan Riau, yang menampilkan berbagai budaya Kepulauan Riau yang unik, mulai dari Dangkong Dance, Kontes Perahu Naga, hingga Festival Sungai Carang (f oto: Tari Salam )
Kerajinan Anyaman dari Riau
Salah satu kerajinan tangan dari Riau yang terkenal hingga ke seluruh dunia adalah anyamannya. Kerajinan anyam dari Riau ini sejatinya sudah dikenal sejak lama. Bahkan sejak masa kerajaa Riau yang pertama, kerajinan anyaman ini sudah dikenal. Dalam perkembangannya, kerajinan ini diturunkan secara turun temurun dari tiap generasi hingga sekarang. Di Riau, untuk masalah anyaman, terdapat beberapa jenis anyaman. Jenis-jenis anyaman itu antara lain,
- Anyaman Pandan. Anyaman pandan adalah anyaman yang dibuat dari daun pandan yang dikeringkan kemudian di anyam sesuai dengan bentuk yang diinginkan.
- Anyaman Bambu. Berikutnya adalah anyaman bambu. Anyaman bambu adalah anyaman yang dibuat dari bambu yang dipilah tipis-tipis sehingga lentur dan bisa dianyam.
- Anyaman Rotan. Rotan adalah salah satu bagian tumbuhan yang bisa ditemukan dengan mudah di Riau. Rotan juga merupakan bagian tumbuhan yang kuat sehingga ketika dijadikan sebagai salah satu karya kerajinan tangan, rotan bisa tahan lama.
Kerajinan anyaman ini awalnya digunakan sebagai peralatan untuk upacara-upacara adat untuk acara tertentu. Akan tetapi, seiring berkembangnya zaman, kerajinan tangan itu kini menjadi sebuah komoditi yang membantu ekonomi beberapa kelompok masyarakat di Riau. Kerajinan tangan ini utamanya terdapat di daerah Pelalawan, Rakan, Rokan Hulu, dan Kuanta Senggigi.
FAQ tentang Kerajinan Tangan dari Daerah Riau
1. Apa saja jenis kerajinan tangan yang berasal dari daerah Riau?
Jawaban: Beberapa jenis kerajinan tangan yang berasal dari daerah Riau antara lain anyaman, ukiran kayu, pembuatan tas dari rotan, dan pembuatan aksesori dari kulit.
2. Apa keunikan kerajinan tangan dari daerah Riau?
Jawaban: Keunikan kerajinan tangan dari daerah Riau terletak pada nilai budaya dan tradisional yang terpancar dalam setiap karya. Selain itu, kerajinan tangan dari Riau juga memiliki keindahan dan keaslian yang khas.
3. Apakah kerajinan tangan dari daerah Riau bisa dikembangkan menjadi usaha?
Jawaban: Ya, kerajinan tangan dari daerah Riau dapat dikembangkan menjadi usaha yang menguntungkan. Dengan pemasaran yang tepat, produk-produk kerajinan tersebut dapat menarik minat pasar, baik di dalam maupun di luar negeri.
4. Bagaimana cara menjaga keaslian kerajinan tangan dari daerah Riau?
5. Apa yang bisa saya lakukan untuk mendukung pengembangan kerajinan tangan dari daerah Riau?
Jawaban: Anda dapat mendukung pengembangan kerajinan tangan dari daerah Riau dengan membeli produk-produk tersebut, mempromosikan kerajinan tangan dari Riau kepada orang lain, atau mengikuti kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan kerajinan tangan dari Riau.
Kerajinan Tekat Riau
- Corak Bunga. Dalam corak bunga, biasanya yang digunakan adalah bentuk bunga seperti bunga bakung, melati, kundur, bunga hutan, bunga dari cengkeh, setaman, bunga serangkai, berseluk, dan beberapa bunga yang lain.
- Corak Kuntum. Kuntum juga sering digunakan sebagai motiv dalam Tetak. Beberapa corak kuntum yang biasa digunakan antara lain, kuntum kembar, kuntum serangkai, kuntum merekah, kuntum jeruju dan lain-lain.
- Corak daun, buah dan akar-akaran.. Daun buah dan akar-akaran biasa digunakan untuk menghiasi motiv Tetak ini. Dengan berbagai macam bentuk daun, buah dan akar-akaran. Pada buah misalnya, bisa digunakan corak buah delima, anggur dan pisang-pisangan.
- Corak Hewan. Selain tumbuhan, corak hewan juga sering digunakan dalam membuat motiv pada Tetak.
- Corak alam. Corak alam yang digunakan pada Tetak meliputi gambar awan, gasing-gasing, dan wajit-wajit.
Songket berasal dari kata sungkit yang artinya adalah mencungkil. Kain songket merupakan salah satu kerajinan tangan asli Riau yang populer dan sering diburu oleh orang yang bepergian ke Riau. Hal ini karena pada songket Riau terdapat motiv-motiv yang sangat khas dan tidak bisa ditemukan di tempat lain. Berdasarkan sejarahnya, songket dibawa pertama kali oleh seorang pengrajin yang berasal dari kerajaan Trengganu.
Pada masa awal perkembangannya, Tetak ini awalnya dibuat dengan menggunakan cara tenun tumpu. Kemudian berkembang menggunakan alat yang dinamakan Kik. Pada zaman dahulu, setiap pembuatan kain songket selalu menggunakan sutra dan untuk membuat motivnya menggunakan benang emas dan perak. Akan tetapi, sekarang hal itu dirasa terlalu mahal, maka orang-orang menggunakan bahan-bahan yang lebih sederhana akan tetapi tidak meninggalkan kualitas dan keindahan kain songket dari Riau tersebut. Riau terkenal dengan motiv-motiv songket yang khas. Beberapa di antaranya adalah, motiv kuntum bunga, siku awan, siku tunggal, daun tunggal, mata panah, dan tabir bintang.
Tags: kerajinan dari