Karya Seni Rajutan dari Serat Nanas - Menghadirkan Keindahan Alam dalam Kreativitas DIY
12 Jenis Kerajinan Serat Alam Beserta Contohnya
Ada berbagai macam serat alam yang digunakan sebagai kerajinan oleh para seniman dan pengrajin di Tanah Air. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa di antaranya.
1. Kerajinan Serat Daun Nanas
Daun dari buah nanas kerap dianggap limbah, sehingga akhirnya banyak dibuang percuma. Namun seiring perkembangan kreativitas masyarakat, serat daun nanas kini mulai dimanfaatkan.
Serat nanas bersifat kuat, lembut dan halus ketika ditenun. Dari sifat inilah kemudian melahirkan kain dari serat nanas yang sangat cocok dipakai sebagai bahan baku pakaian, tas, gorden, jala, maupun penutup furniture.
2. Kerajinan Serat Eceng Gondok
Dulu tanaman ini sering dianggap sebagai gulma yang mengganggu. Seiring perkembangan ilmu dan teknologi, tumbuhan ini perlahan dilirik karena memiliki potensi yang mampu mengangkat kualitas kerajinan Indonesia di mata dunia.
Atas kerja keras dan tangan ulet pengrajin lokal, serat eceng gondok diolah menjadi berbagai produk. Antara lain tikar, tas, sepatu, dompet hingga pernak-pernik yang bisa membuat rumah lebih cantik.
Bahkan, produk berbahan dasar serat eceng gondok menjadi salah satu andalan produk ekspor Indonesia ke berbagai negara di benua Amerika dan Eropa.
3. Kerajinan Serat Kelapa
Indonesia kaya akan hasil alamnya, salah satunya adalah tanaman kelapa. Buah yang multifungsi ini bisa diambil seratnya untuk diolah menjadi kerajinan yang menarik.
TRANS7 Pakaian Yang Terbuat Dari Daun Nanas
Kerajinan dari Serat Alam , Sumber : tekstiluii.blogspot.com
20 06 2011 ยท Seger Sumarsono dengan bermacam-macam ragam contoh hasil kerajinan dari bahan serat nanas TRIBUNNEWS COM Daun nanas yang selama ini hanya sebagai pakan ternak atau terbuang percuma ditangan anggota
Kerajinan Purun dari Desa Lubuk Kertang Good News from , Sumber : www.goodnewsfromindonesia.id
Pemanfaatan Serat Daun Nanas sebagai Bahan Tekstil
Spanyol, negara kolonial bagi Filipinalah inilah yang mula-mula membawa masuk tanaman yang berasal dari Amerika Selatan itu. Selain diambil buahnya, penduduk lokal juga diminta untuk mengolah serat daun yang diperoleh.
Kain dari serat ini punya harga yang mahal. Masyarakat Filipina menjulukinya sebagai ratu bahan kain (the queen of textile) dan menggunakannya untuk membuat pakaian tradisional mereka. Serat ini juga mudah dikombinasikan dengan fiber lain. Misalnya saja dipadukan dengan sutra dan polyester yang membuat kain dariterlihat menawan menyerupai linen.
Selain Filipina, pemakaian natural fiber juga sudah cukup lama dilakukan di India dan China. Tak sekadar digunakan untuk membuat kain, bahan tersebut juga digunakan untuk membuat beberapa barang berikut ini.
- Tas
- Taplak meja dan gorden
- Keset rumah
- Hiasan dinding
- Scarf dan kerudung
- Aneka dompet
- Sepatu berbahan kain
- Boneka dan mainan anak lainnya
- Ikat rambut dan bandana
Perawatan Kerajinan dari Serat Alam
Nah, bagi Parents yang memiliki barang kerajinan dari serat alam, berikut ini cara tepat merawatnya.
- Membersihkan debu dan kotoran dengan sikat berbahan lembut.
- Jangan merendam tas di dalam air untuk membersihkannya karena akan membuatnya cepat rusak karena lembap.
- Cuci bagian yang kotor saja dengan air atau sedikit shampo.
- Jangan gunakan detergen untuk mencuci karena formula aktif detergen malah akan merusak serat alam.
- Simpan kerajinan di tempat kering yang tidak terkena matahari langsung.
- Bungkus juga barang kerajinan dengan plastik agar terlindung dari debu dan kotoran.
- Jangan lupa berikan silica gel dalam plastik simpan yang berfungsi untuk menyerap kelembapan sehingga jamur tidak tumbuh pada produk kerajinan alam.
Itulah beberapa poin penting dari kerajinan serat alam yang indah. Bagaimana Parents , tertarik untuk membuat salah satunya?
Tags: kerajinan dari