Karya Seni Rajutan dari Serat Nanas - Menghadirkan Keindahan Alam dalam Kreativitas DIY
Serat Nanas yang Berpotensi
Tahukah Anda bahwa Indonesia adalah salah satu negara penghasil nanas terbesar di dunia? Malah, negara kita masuk dalam top 5 produsen nanas.
Sejak 2021, sebagaimana dikutip Katadata, ekspor buah ini terus mengalami peningkatan. Salah satu negara tujuan ekspor buah tersebut adalah Amerika Serikat yang pada 2020 membeli 63,94 ton nanas Indonesia.
Namun, di luar panen buahnya yang menggiurkan, ternyata nanas juga memiliki potensi besar lainnya lho. Tanaman yang dalam Bahasa Inggris disebut pineapple tersebut juga memiliki serat berkualitas yang bisa diambil dari bagian daunnya. Serat nanas ternyata sudah cukup lama digunakan dalam pembuatan banyak produk tekstil.
Trend penggunaannya juga terus meningkat. Salah satu alasannya adalah karena kesadaran untuk menjaga alam yang cukup besar. Selain persoalan green energy yang beberapa waktu ini gencar dibicarakan, pemakaian natural fiber juga mendapat perhatian khusus untuk mendukung industri yang sustainable.
TRANS7 Pakaian Yang Terbuat Dari Daun Nanas
Kerajinan dari Serat Alam , Sumber : tekstiluii.blogspot.com
20 06 2011 ยท Seger Sumarsono dengan bermacam-macam ragam contoh hasil kerajinan dari bahan serat nanas TRIBUNNEWS COM Daun nanas yang selama ini hanya sebagai pakan ternak atau terbuang percuma ditangan anggota
Kerajinan Purun dari Desa Lubuk Kertang Good News from , Sumber : www.goodnewsfromindonesia.id
Pemanfaatan Serat Daun Nanas sebagai Bahan Tekstil
Spanyol, negara kolonial bagi Filipinalah inilah yang mula-mula membawa masuk tanaman yang berasal dari Amerika Selatan itu. Selain diambil buahnya, penduduk lokal juga diminta untuk mengolah serat daun yang diperoleh.
Kain dari serat ini punya harga yang mahal. Masyarakat Filipina menjulukinya sebagai ratu bahan kain (the queen of textile) dan menggunakannya untuk membuat pakaian tradisional mereka. Serat ini juga mudah dikombinasikan dengan fiber lain. Misalnya saja dipadukan dengan sutra dan polyester yang membuat kain dariterlihat menawan menyerupai linen.
Selain Filipina, pemakaian natural fiber juga sudah cukup lama dilakukan di India dan China. Tak sekadar digunakan untuk membuat kain, bahan tersebut juga digunakan untuk membuat beberapa barang berikut ini.
- Tas
- Taplak meja dan gorden
- Keset rumah
- Hiasan dinding
- Scarf dan kerudung
- Aneka dompet
- Sepatu berbahan kain
- Boneka dan mainan anak lainnya
- Ikat rambut dan bandana
Ancaman Hama yang Perlu Diwaspadai
Serat daun nanas memang memiliki kualitas di atas rata-rata. Namun demikian, Anda juga perlu mengingat salah satu kelemahan serat ini dari aspek ketahanannya apabila tertarik mengolahnya.
Ada 2 karakter yang membuat bahan ini amat disukai hama. Pertama, sifat higroskopisnya, dan kedua, kandungan selulosanya yang tinggi. Kombinasi kedua karakter tersebut membuat rayap, kutu, dan jamur siap tumbuh pada bahan tersebut.
Oleh karena itulah, perlu dilakukan langkah pencegahan khusus. Yang bisa dilakukan di antaranya adalah memastikan tempat pengolahan serat agar selalu bersih dan menerapkan treatment pengawetan.
Treatment pengawetan pada serat alam bisa dilakukan dengan merendam bahan tersebut pada larutan air yang sudah dicampuri obat antihama.
Apa itu Serat Alam?
Sebelum mengulas lebih dalam tentang serat alam, kita perlu tahu lebih dahulu pengertian dari serat alam itu sendiri. Serat alam merupakan benang-benang panjang yang dihasilkan oleh makhluk hidup.
Serat alam ada yang terbentuk dari selulosa, contohnya serat pada tumbuhan seperti rerumputan, daun, buah dan kayu. Ada pula yang terbentuk dari linen dan protein hewan seperti pada ulat sutra, wol, serta kulit sapi.
Serat alam memiliki beberapa kelebihan, antara lain:
- Ramah lingkungan
- Ringan
- Kuat terhadap suhu (panas)
- Hangat jika dikenakan
- Daya serap air yang tinggi
Tags: kerajinan dari