10 Ide Kerajinan Cantik dari Tali Rami untuk Proyek DIY Anda!
Pengertian Tali Natural
Tali natural adalah sejenis tali yang terbuat dari bahan serat alami, biasanya dari serat tanaman. Seperti halnya pada pembuatan tali rami atau tali manila , beberapa bahan pembuat tali, diantaranya seperti dari rami, tanaman merambat, alang-alang air, rambut binatang hingga kulitnya pun digunakan untuk membuat tali. Tentu saja sebelum dikenalnya tali sintetis seperti saat ini.
Jenis-jenis tali natural dalam berbagai bentuk sudah digunakan sekitar 20.000 tahun lebih. Baik tali rami atau tali jute dan lainnya, memiliki peranan penting bagi kehidupan sehari-hari dan kerap dimanfaatkan oleh tentara, petani, pemburu, pedagang hingga pekerja kerajinan untuk berbagai kebutuhan yang berbeda. Selain itu, jenis-jenis tali natural diantaranya termasuk tali cotton, tali jute, tali rami, tali sisal dan tali manila.
Sejarah Tali Natural
Jenis-jenis tali natural umumnya dibuat dengan cara mengelompokkan masing-masing benang, serat atau untaian menjadi satu, kemudian memelintir atau mengepangnya agar kekuatan dari masing-masing serat dapat disatukan.
Catatan penggunaan tali paling awal yaitu sejak zaman prasejarah dan berasal dari sekitar 28.000 tahun lalu. Awalnya tali dibuat dengan cara mengelompokkan serat tumbuhan. Di sepanjang sejarah, tali natural digunakan di berbagai peradaban, termasuk peradaban Mesir kuno, dinati China dan akhirnya menyebar hingga ke seluruh Asia, Eropa, dan India.
Selama abad pertengahan, teknologi pembuatan tali mengalami kemajuan yang signifikan sehingga mampu menghasilkan tali yang lebih kuat dan panjang, bahkan ada yang sampai 300 yard atau lebih.
Selama bertahun-tahun, ada banyak kemajuan dalam konstruksi jenis-jenis tali, namun pada akhirnya tali masih seputar menggabungkan kekuatan tiap-tiap individu serat ke dalam konstruksi.
Beberapa jenis tali masih dibuat menggunakan serat alami, tapi sebagiannya lagi pembuatan tali semakin diperluas dengan menggabungkan serat sintetis yang menghasilkan tali lebih kokoh,kuat dan tahan lama. Jenis-jenis tali sintetis pada saat itu seperti polyester dan nilon.
Untuk membuat jenis-jenis tali itu sendiri, bahan seratnya harus diproses terlebih dahulu. Pada jenis-jenis tali natural, serat harus dilapisi minyak alami, dibersihkan, dioleskan, kemudian disisir untuk membuat pita serat yang saling berkesinambungan, dan dikenal dengan istilah sliver . Kemudian potongan tersebut dipelintir membentuk benang, yang dibungkus ke dalam gulungan atau kumparan.
Pada jenis jenis tali serat sintetis, resin diekstrusi menggunakan mesin ke dalam berbagai macam ukuran serat. Pada kasus tali sintetis berwarna, biasanya warna sering ditambahkan ke dalam resin sebelum diekstrusi, memberikan warna menjadi lebih tahan lama.
Berapa, sih, Harga Tali Goni?
Harga tali goni yang sangat terjangkau dan sifatnya sangat serbaguna sehingga cocok digunakan untuk membuat beberapa kerajinan Do It Yourself (DIY) di rumah. Kamu bisa membuat kerajinan tangan dari tali goni, misalnya tas bundar, rope basket, box storage, coaster, makrame, tempat pensil, alas pot tanaman, dan toples unik. Dari hasil kerajinan yang kamu buat pun bisa kamu pasarkan ke e-commerce, sehingga nantinya kamu juga dapat menghasilkan keuntungan dari membuat kerajinan tersebut.
Potensi penggunaan tali goni ini sangat menjanjikan dan sering kali luput dari pengamatan para pengusaha. Padahal permintaan akan produk tali goni cukup tinggi, lho! Dari sinilah hadir Omah Goni sebagai jawaban atas permintaan masyarakat.
Untuk kamu yang sedang mencari tali goni sebagai bahan membuat produk kerajinan tangan cantik dan aesthetic, kini ada Omah Goni.
Omah Goni tentunya menyediakan tali goni dengan kualitas terbaik. Selain itu, harga tali goni di Omah Goni juga sangat terjangkau. Berikut ini berbagai varian tali goni yang Omah Goni sediakan.
1 ply
- 100 meter Rp15.000
- 300 meter Rp45.000
2 ply (diameter ± 1,5 mm)
- 10 meter Rp9.000
- 25 meter Rp15.000
- 50 meter Rp27.500
- 100 meter Rp40.000
3 ply (diameter ± 2 mm)
- Meteran Rp1.250
- 10 meter Rp12.500
- 25 meter Rp25.000
- 50 meter Rp35.000
8 ply (diameter ± 5 mm)
- Meteran Rp1.500
- 10 meter Rp15.000
- 25 meter Rp30.000
- 50 meter Rp45.000
Lampu Tidur atau Lampu Belajar dari Kaleng Bekas
Peralatan yang dibutuhkan :
- kaleng bekas baik kaleng susu, kaleng snack lebaran dan lain sebagainya
- cat pylox dengan warna bebas,
- bor/paku untuk melubanginya.
- Seperangkat Lampu yang sudah tersambung dengan kabel\
Cara membuatnya :
- Bersihkan kaleng dari labelnya, cuci dan keringkan
- Semprotkan pylox pada bagian luar kaleng secara merata, dan keringkan
- Lubangi bagian tengah kaleng, sebagai media merekatkan lampu
- Kemudian, pasang dop lampu pada lubang tersebut lengkap engan kabelnya
- Lampu Tidur atau Lampu Belajar dari Kaleng Bekas siap difungsikan
Lampu Hias dari Toples Kaca
Cara membuat hiasan dari kaca yang satu ini sangat mudah. Pertama-tama kamu hanya perlu menyiapkan toples kaca yang agak tinggi (jangan yang ceper seperti toples kue), kawat, tali rami, gelas kaca trasparan ukuran tanggung, dan manik-manik kaca warna.
Kamu bisa menggunakan warna apapun yang kamu suka. Ukuran manik-manik pun bisa kamu sesuaikan dengan seleramu.
Kalau semua bahan sudah siap, mulailah dengan memasukkan gelas kaca ke dalam toples. Letakkan gelasnya di tengah-tengah, lalu gunakan manik-manik kaca warna untuk mengisi ruang antara gelas dan toples.
Posisikan manik-manik sampai menutupi gelas.
Sampai di sini, toples kurang lebih akan tersusun seperti gambar di atas. Kamu tinggal melilitkan kawat untuk mengelilingi bagian leher toples dan membuat cantolannya.
Terakhir, gunakan tali rami untuk menutupi kawat di bagian leher toples kaca.
Jika ingin menggunakannya, kamu hanya perlu menaruh lilin di dalamnya saat malam hari dan lampu romantis dari toples kaca pun sudah jadi. Kamu bisa memajang kerajinan kaca ini di ruang keluarga, teras, ataupun balkon dekat taman rumahmu.
Tags: kerajinan dari