10 Ide Kerajinan Cantik dari Tali Rami untuk Proyek DIY Anda!
Botol Kaca Decoupage
Punya botol kaca yang tidak terpakai? Kamu bisa menggunakan teknik decoupage untuk membuatnya jadi hiasan kamar yang cantik lho!
Decoupage adalah seni menghias benda-benda seperti piring keramik, gelas kaca, bahkan tas jinjing dengan menggunakan potongan kertas atau kain yang bermotif-motif. Di artikel ini, kita akan membuat hiasan kaca decoupage menggunakan botol.
Bahan yang perlu disiapkan adalah botol kaca, cat, serta kertas kado dengan berbagai motif.
Pertama-tama cat botol kosong sampai rata. Cat ini akan digunakan sebagai background untuk motifnya nanti, jadi lebih baik dicat polos saja. Kamu bisa memilih warna sesukamu. Cat permukaan luarnya dengan rata.
Sambil mengeringkan cat pada botol, mulailah memotong motif-motif dari kertas kado yang sudah kamu siapkan. Kamu bisa menggunakan motif apapun yang tersedia. Bisa motif bunga, pita, atau motif-motif lainnya.
Lem yang paling bagus untuk decoupage adalah merk Mod Podge (seperti pada gambar), tapi sayangnya lem ini masih sulit dicari di Indonesia. Sebagai gantinya kamu bisa kok menggunakan lem FOX atau lem PVAC.
BACA JUGA Seni Lukis Kaca (Pengertian, Sejarah Kerajinan di Cirebon & Keunikannya)
Kaca hias (kaca patri, kaca inlay, kaca grafir, dan lain-lain)
Karya seni kaca yang satu ini berbeda dari kerajinan kaca yang ditulis di atas. Kaca hias biasa digunakan sebagai hiasan rumah berupa kaca jendela, kaca pintu atau kaca hias ruang tamu.
Jika kamu pernah datang ke masjid atau gereja yang besar, kamu biasanya bisa melihat contoh kaca patri terpasang di sana. Tempat-tempat ibadah tersebut umumnya memiliki kaca-kaca hias yang indah dan megah.
Berbagai jenis karya bisa diciptakan dengan teknik kaca hias yang satu ini. Misalnya kaca bermotif mozaik, lukisan kaca bercorak Naturalisme dan Realisme, atau karya abstrak seperti Kubisme.
Selain ukuran dan kerumitannya berbeda dengan kerajinan kaca yang dijelaskan sebelumnya, seni kerajinan yang satu ini perlu pendalaman khusus untuk dapat membuatnya.
Saking istimewanya, pembuatan kerajinan kaca yang satu ini bahkan dijadikan mata pencaharian bagi banyak pengrajin.
Tidak hanya proses pembuatan kaca hias yang sulit, tapi teknik yang digunakan pun bermacam-macam.
Ada teknik kaca patri yang menggunakan bingkai logam, teknik kaca grafir yang dibuat dengan menyemprotkan pasir, ataupun kaca bevel yang digerinda berkali-kali.
Tidak heran hal ini membuat harga kaca jendela bergambar pun cukup tinggi. Bisa mencapai jutaan rupiah per meternya lho.
Walaupun begitu, ada juga kaca hias yang relatif mudah dibuat yaitu kaca lukis. Jenis kaca hias yang satu ini bisa dibuat dalam ukuran kecil. Alat dan bahan yang diperlukan pun hanya cat minyak dan kuas saja, seperti saat menggunakan teknik melukis dinding untuk membuat mural.
Pengertian Tali Natural
Tali natural adalah sejenis tali yang terbuat dari bahan serat alami, biasanya dari serat tanaman. Seperti halnya pada pembuatan tali rami atau tali manila , beberapa bahan pembuat tali, diantaranya seperti dari rami, tanaman merambat, alang-alang air, rambut binatang hingga kulitnya pun digunakan untuk membuat tali. Tentu saja sebelum dikenalnya tali sintetis seperti saat ini.
Jenis-jenis tali natural dalam berbagai bentuk sudah digunakan sekitar 20.000 tahun lebih. Baik tali rami atau tali jute dan lainnya, memiliki peranan penting bagi kehidupan sehari-hari dan kerap dimanfaatkan oleh tentara, petani, pemburu, pedagang hingga pekerja kerajinan untuk berbagai kebutuhan yang berbeda. Selain itu, jenis-jenis tali natural diantaranya termasuk tali cotton, tali jute, tali rami, tali sisal dan tali manila.
Kerajinan Vas Bunga
Jika memiliki stok kaleng bekas di rumah dalam jumlah banyak. Jangan langsung dibuang. Banyak sekali jenis kerajinan yang bisa kamu buat dari kaleng bekas tersebut. Salah satunya adalah dengan mengubahnya menjadi Vas gantung. Selain unik dan cantik. Kamu juga tidak perlu mengeluarkan uang lagi untuk membeli vas.Cara membuatnya pun juga tidak sulit kok. berikut tata caranya :
Peralatan yang kamu butuhkan :
- Tali rami, tali rafia dan sejenisnya yang difungsikan sebagai pengait vas dengan paku/media lain saat vas menggantung
- Gunting, paku, palu
- Benda dekorasi sesuai dengan selara yang kamu inginkan
Cara membuatnya :
Atau kamu juga bisa mengkreasikannya dengan mengecat kaleng bekas dan memfungsikannya menjadi vas bunga. berikut cara membuat vas bunga dari kaleng bekas :
Peralatan yang kamu butuhkan :
- Cat Besi/cat anti air dengan beberapa warna sesuai dengan seleramu yah
- Tanah, pupuk dan tanaman
Cara membuatnya :
Atau kamu juga bisa, membuat vas bunga indoor berbekal kaleng bekas. Caranya pun mudah, cukup siapkan lem tembak, tali rami mangkuk bunga dan bunga. Kemudian liitkan tali rami pada bagian luar kaleng dengan lem tembak agar merekat. Mudah bukan?
Sejarah Tali Natural
Jenis-jenis tali natural umumnya dibuat dengan cara mengelompokkan masing-masing benang, serat atau untaian menjadi satu, kemudian memelintir atau mengepangnya agar kekuatan dari masing-masing serat dapat disatukan.
Catatan penggunaan tali paling awal yaitu sejak zaman prasejarah dan berasal dari sekitar 28.000 tahun lalu. Awalnya tali dibuat dengan cara mengelompokkan serat tumbuhan. Di sepanjang sejarah, tali natural digunakan di berbagai peradaban, termasuk peradaban Mesir kuno, dinati China dan akhirnya menyebar hingga ke seluruh Asia, Eropa, dan India.
Selama abad pertengahan, teknologi pembuatan tali mengalami kemajuan yang signifikan sehingga mampu menghasilkan tali yang lebih kuat dan panjang, bahkan ada yang sampai 300 yard atau lebih.
Selama bertahun-tahun, ada banyak kemajuan dalam konstruksi jenis-jenis tali, namun pada akhirnya tali masih seputar menggabungkan kekuatan tiap-tiap individu serat ke dalam konstruksi.
Beberapa jenis tali masih dibuat menggunakan serat alami, tapi sebagiannya lagi pembuatan tali semakin diperluas dengan menggabungkan serat sintetis yang menghasilkan tali lebih kokoh,kuat dan tahan lama. Jenis-jenis tali sintetis pada saat itu seperti polyester dan nilon.
Untuk membuat jenis-jenis tali itu sendiri, bahan seratnya harus diproses terlebih dahulu. Pada jenis-jenis tali natural, serat harus dilapisi minyak alami, dibersihkan, dioleskan, kemudian disisir untuk membuat pita serat yang saling berkesinambungan, dan dikenal dengan istilah sliver . Kemudian potongan tersebut dipelintir membentuk benang, yang dibungkus ke dalam gulungan atau kumparan.
Pada jenis jenis tali serat sintetis, resin diekstrusi menggunakan mesin ke dalam berbagai macam ukuran serat. Pada kasus tali sintetis berwarna, biasanya warna sering ditambahkan ke dalam resin sebelum diekstrusi, memberikan warna menjadi lebih tahan lama.
Tags: kerajinan dari