... 7 Ide Kerajinan Cantik dari Tali Rami: Panduan DIY untuk Karya Jahitan Kreatif

10 Ide Kerajinan Cantik dari Tali Rami untuk Proyek DIY Anda!

Sejarah Tali Natural

Jenis-jenis tali natural umumnya dibuat dengan cara mengelompokkan masing-masing benang, serat atau untaian menjadi satu, kemudian memelintir atau mengepangnya agar kekuatan dari masing-masing serat dapat disatukan.

Catatan penggunaan tali paling awal yaitu sejak zaman prasejarah dan berasal dari sekitar 28.000 tahun lalu. Awalnya tali dibuat dengan cara mengelompokkan serat tumbuhan. Di sepanjang sejarah, tali natural digunakan di berbagai peradaban, termasuk peradaban Mesir kuno, dinati China dan akhirnya menyebar hingga ke seluruh Asia, Eropa, dan India.

Selama abad pertengahan, teknologi pembuatan tali mengalami kemajuan yang signifikan sehingga mampu menghasilkan tali yang lebih kuat dan panjang, bahkan ada yang sampai 300 yard atau lebih.

Selama bertahun-tahun, ada banyak kemajuan dalam konstruksi jenis-jenis tali, namun pada akhirnya tali masih seputar menggabungkan kekuatan tiap-tiap individu serat ke dalam konstruksi.

Beberapa jenis tali masih dibuat menggunakan serat alami, tapi sebagiannya lagi pembuatan tali semakin diperluas dengan menggabungkan serat sintetis yang menghasilkan tali lebih kokoh,kuat dan tahan lama. Jenis-jenis tali sintetis pada saat itu seperti polyester dan nilon.

Untuk membuat jenis-jenis tali itu sendiri, bahan seratnya harus diproses terlebih dahulu. Pada jenis-jenis tali natural, serat harus dilapisi minyak alami, dibersihkan, dioleskan, kemudian disisir untuk membuat pita serat yang saling berkesinambungan, dan dikenal dengan istilah sliver . Kemudian potongan tersebut dipelintir membentuk benang, yang dibungkus ke dalam gulungan atau kumparan.

Pada jenis jenis tali serat sintetis, resin diekstrusi menggunakan mesin ke dalam berbagai macam ukuran serat. Pada kasus tali sintetis berwarna, biasanya warna sering ditambahkan ke dalam resin sebelum diekstrusi, memberikan warna menjadi lebih tahan lama.

Lampu Tidur atau Lampu Belajar dari Kaleng Bekas

Peralatan yang dibutuhkan :

  1. kaleng bekas baik kaleng susu, kaleng snack lebaran dan lain sebagainya
  2. cat pylox dengan warna bebas,
  3. bor/paku untuk melubanginya.
  4. Seperangkat Lampu yang sudah tersambung dengan kabel\

Cara membuatnya :

  1. Bersihkan kaleng dari labelnya, cuci dan keringkan
  2. Semprotkan pylox pada bagian luar kaleng secara merata, dan keringkan
  3. Lubangi bagian tengah kaleng, sebagai media merekatkan lampu
  4. Kemudian, pasang dop lampu pada lubang tersebut lengkap engan kabelnya
  5. Lampu Tidur atau Lampu Belajar dari Kaleng Bekas siap difungsikan

Lampu Tidur dari Kaleng Bekas

Peralatan yang dibutuhkan :

  1. 2-4 kaleng bekas yang sudah bersih (Anda dapat menggunakan ukuran apa saja)
  2. sebuah palu
  3. bermacam-macam paku (untuk lubang yang lebih besar atau lebih kecil)
  4. spidol permanen berbagai warna
  5. kertas, pensil, selotip, gunting (jika Anda berencana untuk menggunakan pola)
  6. lilin nazar atau lampu redup
  7. handuk

Cara Membuat :

  1. Bersihkan kaleng bekas dari label dan cuci hingga bersih
  2. Agar saat dilubangi dengan paku tidak mudah peyok dan menekuk, sebaiknya isi kaleng bekas dengan air es yang suda membeku. Step ini bisa dilakukan bisa tidak
  3. Tentukan desain lubang-lubang pada kaleng. Kamu dapat menggambar pola sebelumnya di atas selembar kertas grafik dan menempelkannya ke kaleng sebagai panduan
  4. Lubangi kaleng sesuai dengan pola yang sudah ditentukan. menggunakan palu dan paku
  5. Jika kamu melakukan step nomer 2, dengan mengisi kaleng dengan air es batu, kamu bisa menggunakan handuk sebagai untuk memegangi kaleng, agar tangan tidak kedinginan. jika sudah, bilas kaleng dengan air panas agar es batu pada kaleng mencair
  6. Tambahkan beberapa warna, kamu bisa memanfaatkan pilox, maupin spidol pemanen warna warni
  7. Letakkan lampu redup atau lilin, dan tutup dengan kaleng. nikmati pola kerlip menyenangkan yang dibuat oleh lentera buatan ala kamu. dan yang terpenting Pastikan untuk meletakkan lentera di permukaan yang aman karena lilin bisa menjadi panas.

Tags: kerajinan dari

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia