10 Ide Kerajinan Cantik dari Tali Rami untuk Proyek DIY Anda!
Botol Kaca Decoupage
Punya botol kaca yang tidak terpakai? Kamu bisa menggunakan teknik decoupage untuk membuatnya jadi hiasan kamar yang cantik lho!
Decoupage adalah seni menghias benda-benda seperti piring keramik, gelas kaca, bahkan tas jinjing dengan menggunakan potongan kertas atau kain yang bermotif-motif. Di artikel ini, kita akan membuat hiasan kaca decoupage menggunakan botol.
Bahan yang perlu disiapkan adalah botol kaca, cat, serta kertas kado dengan berbagai motif.
Pertama-tama cat botol kosong sampai rata. Cat ini akan digunakan sebagai background untuk motifnya nanti, jadi lebih baik dicat polos saja. Kamu bisa memilih warna sesukamu. Cat permukaan luarnya dengan rata.
Sambil mengeringkan cat pada botol, mulailah memotong motif-motif dari kertas kado yang sudah kamu siapkan. Kamu bisa menggunakan motif apapun yang tersedia. Bisa motif bunga, pita, atau motif-motif lainnya.
Lem yang paling bagus untuk decoupage adalah merk Mod Podge (seperti pada gambar), tapi sayangnya lem ini masih sulit dicari di Indonesia. Sebagai gantinya kamu bisa kok menggunakan lem FOX atau lem PVAC.
BACA JUGA Seni Lukis Kaca (Pengertian, Sejarah Kerajinan di Cirebon & Keunikannya)
Jenis-Jenis Tali Natural
Di bawah ini terdapat jenis-jenis tali natural yang perlu Anda pahami berikut penjelasan dari tiap-tiap tali. Cek ulasannya di bawah ini!
Pengertian Tali Manila
Tali manila adalah tali yang terbuat dari serat alami yang sudah digunakan hingga berabad-abad lamanya dalam berbagai aplikasi. Hal ini dikarenakan, tali manila memiliki kelebihan dari kekuatan, ketahanan terhadap kerusakan air, fleksibilitas, dan tahan air. Manila rope terbuat dari bahan rami manila yang terbentuk secara alami. Serat tersebut berasal dari tanaman abaca yang dikenal sebagai serat alami yang sangat kuat dan Tangguh, dimana pohon Abaca sendiri tumbuh subur di seluruh Filipina. Penamaan tali manila sendiri berasal dari kota Manila, sebagai ibukota Filipina yang sekaligus juga sebagai pusat produksi tali bersejarah.
Fungsi/Penggunaan di Industri
Berikut ini, ada beberapa kegunaan tali manila yang perlu Anda ketahui :
1. Industri Kelautan
Tali manila adalah sejenis tali yang tahan dari kerusakan akibat air laut, sehingga menjadikannya sebagai tali yang ideal untuk berlayar atau aktivitas di industri kelautan. Sayangnya, tali ini cenderung mudah menyusut saat basah.
2. Kebutuhan Outdoor
Selain untuk kebutuhan industri, tali manila juga sering digunakan untuk keperluan outdoor, karena cocok dijadikan tali untuk ayunan atau pemasangan playset tempat bermain anak-anak.
3. Tali Pembatas
Tali manila juga sering digunakan sebagai pembatas, seperti untuk membatasi akses ke suatu tempat tanpa mengurangi penampilan dan tali ini bisa beradaptasi dengan mudah.
Di antara jenis-jenis tali natural, manila rope termasuk salah satu jenis yang paling banyak dipakai.
Cara Membuat Tali Manila
Pembuatan tali manila pada dasarnya memiliki proses yang cukup panjang. Serat Abaca yang berasal dari pohon Abaca awalnya dicuci dan dibersihkan terlebih dahulu, kemudian baru dikeringkan, seratnya dikenal sebagai rami manila. Serat tersebut kemudian diluruskan dan dirapikan, serta dihilangkan sisa ampasnya. Baru kemudian dipilin dan dibentuk menjadi tali manila.
D. Tali Jute
Pengertian Tali Jute
Salah satu jenis-jenis tali natural lainnya ialah tali jute. Pada dasarnya, tali jute ialah jenis tali yang terbuat dari serat nabati alami yaitu serat jute. Jute dipanen dari kulit tanaman jute, seperti Corchorus capsularis atau olitorus . Serat ini sangat mengkilap, Panjang dan lembut. Namun bisa dipintal dengan kuat menjadi benang yang kasar dan kuat. Mengingat konstruksi alaminya, tali jute mempunyai tampilan tradisional berwarna cokelat dan bisa diwarnai dengan mudah memakai pewarna kain.
Fungsi dan Penggunaan di Industri
Pada dasarnya, tali jute adalah alternatif tali rami yang sangat terjangkau. Keduanya sangat mirip dalam hal karakteristik, jadi bisa dipakai untuk banyak aplikasi yang sama.
Cara Pembuatan Tali Jute
Sesudah langkah ini selesai, serat yang ada di batang tetap ada dan bisa dipisahkan dari bahan yang tidak berserat menggunakan tangan. Kemudian serat yang dipisahkan tadi, dicuci, dikeringkan dan disortir lalu dikirim ke pabrik, untuk memproses pembuatan benang jute. Akhirnya, benang rami di kirim ke produsen untuk membuat karung, tas, tali jute dan produk ramah lingkungan lainnya.
Kelebihan Tali Jute
Kita tahu bahwa setiap jenis-jenis tali natural memiliki keunggulan yang berbeda, termasuk kelebihan yang dimiliki tali jute. Tali jute memiliki beberapa kelebihan yang bisa Anda dapatkan, diantaranya biodegradable, ramah lingkungan, ringan, tahan panas, tahan lama, tahan paparan sinar UV, fleksibel dan lentur, lembut jika disentuh dan cocok untuk membuat simpul.
Kekuatan Tali Jute
Sama halnya dengan jenis-jenis tali natural lainnya yang memiliki batas kekuatan tertentu, tali jute juga memiliki kekuatan yang berbeda. Kita ambil untuk contoh jute berdiameter 6 mm memiliki kekuatan putus atau breaking force sebesar 180 kN, pada tali berdiameter 10 mm maka breaking force- nya lebih besar hingga 470 kN, begitu pula dengan ukuran diameter 40 mm memiliki breaking force 2.600 kN. Namun sebenarnya tali jute lebih cocok digunakan untuk kebutuhan dekorasi saja.
Tags: kerajinan dari