... 7 Ide Kerajinan Cantik dari Tali Rami: Panduan DIY untuk Karya Jahitan Kreatif

10 Ide Kerajinan Cantik dari Tali Rami untuk Proyek DIY Anda!

Lampu Tidur atau Lampu Belajar dari Kaleng Bekas

Peralatan yang dibutuhkan :

  1. kaleng bekas baik kaleng susu, kaleng snack lebaran dan lain sebagainya
  2. cat pylox dengan warna bebas,
  3. bor/paku untuk melubanginya.
  4. Seperangkat Lampu yang sudah tersambung dengan kabel\

Cara membuatnya :

  1. Bersihkan kaleng dari labelnya, cuci dan keringkan
  2. Semprotkan pylox pada bagian luar kaleng secara merata, dan keringkan
  3. Lubangi bagian tengah kaleng, sebagai media merekatkan lampu
  4. Kemudian, pasang dop lampu pada lubang tersebut lengkap engan kabelnya
  5. Lampu Tidur atau Lampu Belajar dari Kaleng Bekas siap difungsikan

Mengubah Kaleng Bekas Menjadi Dekorasi Robot-Robotan

Menghias rumah dengan barang-barang antik bukanlah sebuah kesalahan. Justru menjadi sebuah keistimewaan. Terlebih jika barang-barang antik tersebut berangkat dari barang bekas yang didaur ulang.

Salah satunya adalah kaleng bekas yang disulap menjadi dekorasi robot-robotan. Untuk membuat benda unik ini sebenarnya tidak ada acuan khusus yang dipatenkan. Tergantung dengan imajinasi dan kreativitas yang kamu miliki saja. Agar semakin unik dan beda dari yang lain. Barang-barang yang kau butuhkan untuk membuat dekorasi robot-robotan dari kaleng bekas pun juga tidak sulit di dapat. Semua tergantung seleramu saja.

Sejarah Tali Natural

Jenis-jenis tali natural umumnya dibuat dengan cara mengelompokkan masing-masing benang, serat atau untaian menjadi satu, kemudian memelintir atau mengepangnya agar kekuatan dari masing-masing serat dapat disatukan.

Catatan penggunaan tali paling awal yaitu sejak zaman prasejarah dan berasal dari sekitar 28.000 tahun lalu. Awalnya tali dibuat dengan cara mengelompokkan serat tumbuhan. Di sepanjang sejarah, tali natural digunakan di berbagai peradaban, termasuk peradaban Mesir kuno, dinati China dan akhirnya menyebar hingga ke seluruh Asia, Eropa, dan India.

Selama abad pertengahan, teknologi pembuatan tali mengalami kemajuan yang signifikan sehingga mampu menghasilkan tali yang lebih kuat dan panjang, bahkan ada yang sampai 300 yard atau lebih.

Selama bertahun-tahun, ada banyak kemajuan dalam konstruksi jenis-jenis tali, namun pada akhirnya tali masih seputar menggabungkan kekuatan tiap-tiap individu serat ke dalam konstruksi.

Beberapa jenis tali masih dibuat menggunakan serat alami, tapi sebagiannya lagi pembuatan tali semakin diperluas dengan menggabungkan serat sintetis yang menghasilkan tali lebih kokoh,kuat dan tahan lama. Jenis-jenis tali sintetis pada saat itu seperti polyester dan nilon.

Untuk membuat jenis-jenis tali itu sendiri, bahan seratnya harus diproses terlebih dahulu. Pada jenis-jenis tali natural, serat harus dilapisi minyak alami, dibersihkan, dioleskan, kemudian disisir untuk membuat pita serat yang saling berkesinambungan, dan dikenal dengan istilah sliver . Kemudian potongan tersebut dipelintir membentuk benang, yang dibungkus ke dalam gulungan atau kumparan.

Pada jenis jenis tali serat sintetis, resin diekstrusi menggunakan mesin ke dalam berbagai macam ukuran serat. Pada kasus tali sintetis berwarna, biasanya warna sering ditambahkan ke dalam resin sebelum diekstrusi, memberikan warna menjadi lebih tahan lama.

Pengertian Tali Natural

Tali natural adalah sejenis tali yang terbuat dari bahan serat alami, biasanya dari serat tanaman. Seperti halnya pada pembuatan tali rami atau tali manila , beberapa bahan pembuat tali, diantaranya seperti dari rami, tanaman merambat, alang-alang air, rambut binatang hingga kulitnya pun digunakan untuk membuat tali. Tentu saja sebelum dikenalnya tali sintetis seperti saat ini.

Jenis-jenis tali natural dalam berbagai bentuk sudah digunakan sekitar 20.000 tahun lebih. Baik tali rami atau tali jute dan lainnya, memiliki peranan penting bagi kehidupan sehari-hari dan kerap dimanfaatkan oleh tentara, petani, pemburu, pedagang hingga pekerja kerajinan untuk berbagai kebutuhan yang berbeda. Selain itu, jenis-jenis tali natural diantaranya termasuk tali cotton, tali jute, tali rami, tali sisal dan tali manila.

E. Tali Rami

Pengertian Tali Rami

Tali rami atau yang biasa disebut sebagai tali rami goni adalah salah satu dari jenis-jenis tali natural yang dibuat dari serat tanaman rami. Rami sendiri merupakan salah satu tumbuhan jenis semak-semak yang memiliki tinggi hingga satu sampai tiga meter, dan memiliki daun panjang sekitar 7-15 cm dengan lapisan bawahnya memiliki bulu putih tebal dan tepinya yang bergerigi. Secara histori, tali rami biasanya diaplikasikan untuk memancing, memanjat, konstruksi, dan menunggang kuda.

Fungsi dan Penggunaan Tali Rami di Industri

Tali rami memiliki serat yang sangat panjang yang membuatnya kokoh dan sifat yang ramah lingkungan dimana penggunaan paling umum digunakan adalah untuk kerajinan. Selain itu, tali ini banyak digunakan untuk kerajinan tangan diantaranya adalah tali souvenir, tali paper bag, hingga dijadikan tas. Tali berukuran kecil banyak digunakan untuk kebutuhan dekorasi rumahan, dan banyak ditemui di toko souvenir. Hiasan tersebut berupa hiasan dinding, makrame, tali paperbag, hingga kebutuhan dekorasi rumahan lainnya.

Sementara, tali rami ukuran besar banyak digunakan untuk kebutuhan konstruksi seperti untuk mengikat banyak struktur dan elevator manual. Tali ini tahan terhadap sinar UV dan kuat terhadap berbagai kondisi ekstrim, baik panas maupun hujan, sehingga memaksa industri dan militer untuk menggunakannya.

Cara Pembuatan Tali Rami

Kelebihan Tali Rami

Ada beberapa kelebihan yang dimiliki tali rami, diantaranya:

  • Tali rami memiliki kekuatan tarik yang lebih besar dibandingkan serat alami lainnya.
  • Lebih tahan lama, mengingat struktur seratnya yang lebih panjang, tali ini bisa menangani beban berat yang cukup besar.

Seperti kita ketahui, untuk tali rami sendiri memiliki kekuatan tarik yang lebih besar jika dibandingkan tali dari serat alami lainnya.


Tags: kerajinan dari

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia