... 7 Ide Kreatif Kerajinan dari Tepung Terigu untuk Hobi Jahit dan DIY

Kerajinan Cantik dari Tepung Terigu - Ide Kreatif untuk Hobi Kerajinan dan DIY Anda

Penggilingan Gandum

Guna menghasilkan tepung terigu yang efisien biasanya sebelum dilakukan penggilingan maka gandum mengalami proses penambahan uap air. Fungsi penambahan uap air ini agar bagian endosperma dari gandum mudah dipisahkan selama proses penggilingan. Hasil giling endosperma gandum inilah yang menghasilkan tepung terigu berwarna putih. Pemberian uap air juga di maksudkan agar dedek gandum menjadi lebih keras hingga dapat mengurangi penggunaan energi dalam mengiling biji gandum. Dedek pun menjadi mudah di pisahkan dari hasil gilingan berupa tepung terigu.

Bagian dalam gandum atau endosperma ini membentuk sekitar 80% dari total volume gandum. Bagian endosperma ini yang paling diutamakan karena hasil gilingan terebut menjadi tepung yang putih dan memiliki rasa lembut, dan tekstur yang lebih halus

Perkembangan teknologi penggilingan sejak abad 19 membuat mesin yang mempu memisahkan hasil tepung terigu dengan residu gandum seperti dedak . Secara otomatis kehadiran teknologi penggilingan gandum membuat tepung terigu menjadi lebih menarik dengan produk yang bersih dan halus.

Prose penggilingan butir-butir gandum yang sudah melalui proses penambahan uap air lalu melawati rakaian roller pemecah, yang akan menghasilkan serbuk putih yang masih bercampur. Hasil gilingan tersebut lalu melalui proses pengayakan guna memisahkan partikel-partikel pengotor seperti dedak gandum yang memiliki ukuran lebih besar. Hasil pengayakan ini akan menghasilkan butiran tepung yang memiliki keseragaman ukuran dan warna.

Tepung Gandum 100%

Dalam memproduksi tepung gandum utuh maka dedak dan sisa kulit gandum di giling kembali dan di campurkan dengan hasil gilingan tepung yang berwarna putih bersih. Inilah proses pembuatan tepung gandum 100%.

Jenis Tepung Terigu untuk Adonan Kue dan Roti

Perbedaan tepung terigu sebenarnya hanya dibedakan berdasarkan nilai gluten (protein padi-padian) di dalamnya. Kadar protein tersebut yang akan memberikan perbedaan yang besar saat tepung terigu dijadikan adonan. Berikut jenis tepung dan perbedaannya.

1. Tepung terigu protein rendah

Jenis yang pertama adalah tepung terigu protein rendah. Kandungan gluten di dalamnya hanya sekitar 6—8 persen saja. Hal ini membuat tepung terigu protein rendah tidak memiliki daya serap air yang tinggi Tepung terigu yang satu ini dibuat dari gandum lunak yang punya tekstur sangat halus.

Adonan yang dibuat dari tepung terigu protein rendah sangat sulit diuleni dan sangat tidak elastis. Adonan tepung terigu protein rendah pun akan sangat sulit mengembang. Karena itu, tepung terigu jenis ini sering dipakai untuk membuat kue kering. Biarpun begitu, kue kering yang dihasilkan pun lebih renyah dan sangat lembut.

Bukan hanya itu, kue kering yang dibuat dengan tepung terigu rendah protein juga bisa tahan lama. Sebagian produk tepung malah mengklaim, kue kering yang dibuat dengannya bisa bertahan hingga enam bulan. Karena sifatnya yang sedikit menyerap air, kue yang dibuat pun menjadi tidak mudah berjamur.

Selain kue kering, tepung terigu protein rendah juga bisa dijadikan bahan baku untuk membuat kue yang memiliki tekstur lembut. Sebut saja Japanese cheese cake atau ogura cake . Kamu pun bisa memanfaatkannya untuk membuat gorengan dan kerupuk, loh.

Mengingat banyak UMKM yang bergerak dalam usaha makanan kue kering, produk ini pun menjadi cukup mudah didapatkan. Berikut sederet rekomendasi merek tepung terigu protein rendah di pasaran:

  • Sriboga Pita Merah
  • Sriboga Yokozuna Tepung Terigu
  • Bogasari Kunci Biru
  • Bogasari Lencana Merah
  • Bogasari Hana Emas
  • Bogasari Jawara Tepung Terigu Ekonomis

Tags: kerajinan dari

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia