Kerajinan Cantik dari Tepung Terigu - Ide Kreatif untuk Hobi Kerajinan dan DIY Anda
Mengenal Jenis Clay
Seringkali, anak-anak membuat figur dari berbagai sifat dari tanah liat ini. Cara bermain ini tentunya sangat bermanfaat untuk melatih kreativitas anak. Selain digunakan untuk anak-anak, orang dewasa pun bisa memanfaatkan keripik tepung sebagai alternatif untuk membuat aneka oleh-oleh.
Nah, menurut Liputan6.com pada Jumat (27/9/2019) dari berbagai sumber, membuat clay dari tepung mudah dan aman.
Sebelum membahas cara membuat tanah liat dari tepung, mari kita pahami apa itu tanah liat. Dalam bahasa Indonesia, chopo berarti tanah liat. Clay identik dengan kerajinan tangan dan mainan anak.
Cara Membuat Clay Yang Murah, Mudah, Dan Praktis Di Rumah
Clay biasanya dibuat dengan menggunakan clay atau tanah liat sebagai bahan utamanya. Kotoran merupakan ciri khas orang yang membuat kerajinan tanah liat untuk hasil yang berkualitas.
Namun, kini tanah liat bisa dibuat tanpa tanah liat. Jadi Anda tidak membutuhkan tanah lagi untuk membuat kerajinan tanah liat. Sekarang kamu bisa membuat clay menggunakan bahan dasar seperti tepung.
Menggunakan bahan dasar yang sederhana membuat kerajinan ini dapat diuji di berbagai lingkungan. Dari anak-anak hingga orang dewasa. Mempelajari cara membuat lumpur dari tepung itu mudah, dan sangat mudah.
Tepung tanah liat dapat digunakan sebagai alat alternatif untuk mengembangkan kreativitas anak. Cara membuat tepung terigu yang mudah dan ramah anak untuk pemula.
Clay Itu Tepung ๎ยช๎ฏ Di Campur Lem Fox Dan Cat Poster
Bahan apa pun yang digunakan untuk membuat tanah liat, hasil akhirnya yang terpenting adalah membuatnya halus. Ini pakai tanah liat atau tepung? Untuk mendapatkan hasil yang halus, Anda perlu memperhatikan jumlah adonan yang tepat.
Hal ini berguna agar adonan menjadi halus dan mudah dibentuk. Berikut bahan dan cara membuat clay tepung terigu.
Jenis Tepung Terigu untuk Adonan Kue dan Roti
Perbedaan tepung terigu sebenarnya hanya dibedakan berdasarkan nilai gluten (protein padi-padian) di dalamnya. Kadar protein tersebut yang akan memberikan perbedaan yang besar saat tepung terigu dijadikan adonan. Berikut jenis tepung dan perbedaannya.
1. Tepung terigu protein rendah
Jenis yang pertama adalah tepung terigu protein rendah. Kandungan gluten di dalamnya hanya sekitar 6โ8 persen saja. Hal ini membuat tepung terigu protein rendah tidak memiliki daya serap air yang tinggi Tepung terigu yang satu ini dibuat dari gandum lunak yang punya tekstur sangat halus.
Adonan yang dibuat dari tepung terigu protein rendah sangat sulit diuleni dan sangat tidak elastis. Adonan tepung terigu protein rendah pun akan sangat sulit mengembang. Karena itu, tepung terigu jenis ini sering dipakai untuk membuat kue kering. Biarpun begitu, kue kering yang dihasilkan pun lebih renyah dan sangat lembut.
Bukan hanya itu, kue kering yang dibuat dengan tepung terigu rendah protein juga bisa tahan lama. Sebagian produk tepung malah mengklaim, kue kering yang dibuat dengannya bisa bertahan hingga enam bulan. Karena sifatnya yang sedikit menyerap air, kue yang dibuat pun menjadi tidak mudah berjamur.
Selain kue kering, tepung terigu protein rendah juga bisa dijadikan bahan baku untuk membuat kue yang memiliki tekstur lembut. Sebut saja Japanese cheese cake atau ogura cake . Kamu pun bisa memanfaatkannya untuk membuat gorengan dan kerupuk, loh.
Mengingat banyak UMKM yang bergerak dalam usaha makanan kue kering, produk ini pun menjadi cukup mudah didapatkan. Berikut sederet rekomendasi merek tepung terigu protein rendah di pasaran:
- Sriboga Pita Merah
- Sriboga Yokozuna Tepung Terigu
- Bogasari Kunci Biru
- Bogasari Lencana Merah
- Bogasari Hana Emas
- Bogasari Jawara Tepung Terigu Ekonomis
Tags: kerajinan dari