Kerajinan Cantik dari Toples Plastik - Ide Kreatif untuk Kerajinan Tangan dan DIY
Kerajinan Tangan yang Menawan dan Bermanfaat
Ketika berbicara tentang kerajinan tangan dari toples plastik, kemungkinan ide yang terlintas di pikiran Anda adalah keranjang penyimpanan atau hiasan meja. Ya, memang dua hal tersebut menjadi pilihan favorit. Namun, jangan terbatasi pada itu saja! Banyak ide kreatif lainnya yang bisa Anda coba.
Misalnya, Anda bisa mencoba mengubah toples plastik menjadi pot bunga gantung yang unik. Anda hanya perlu menambahkan tali atau anyaman rotan pada toples tersebut, lalu mengisinya dengan tanah dan menanam bunga di dalamnya. Hasilnya adalah dekorasi yang menawan untuk taman atau balkon Anda.
Selain itu, Anda juga bisa menjadikan toples plastik sebagai tempat pensil atau perhiasan. Dengan melabeli dan menghias toples tersebut sesuai selera, Anda bisa memiliki wadah unik yang tidak hanya berguna, tetapi juga memberikan sentuhan personal pada meja kerja atau meja rias Anda.
Contoh Kerajinan Limbah Plastik serta Bahan, Alat, & Cara Pembuatan
Berikut ini 2 contoh kerajinan limbah plastik beserta bahan, alat, dan cara pembuatan. Dua contoh itu ialah kerajinan dompet dan cermin.
tirto.id - Dewasa ini, penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari sudah mencapai level mengkhawatirkan. Akibat dari kebiasaan masyarakat sekaligus perilaku pembuangan sampah yang buruk, limbah plastik saat ini sudah menjadi masalah yang memicu kerusakan lingkungan.
Limbah plastik bisa memicu masalah lingkungan karena ia merupakan sampah sampah anorganik yang tidak bisa terurai dengan mudah oleh mikroorganisme. Dibutuhkan waktu berpuluh-puluh tahun untuk menguraikan sampah plastik agar bisa menyatu dengan tanah.
Maka itu, penting untuk mengurangi penggunaan plastik. Selain itu, penanganan limbah plastik bisa dengan cara mengolahnya menjadi bahan karya kerajinan yang bermanfaat sekaligus menarik.
Berbagai jenis bahan plastik yang selama ini kerap dibuang menjadi sampah sebenarnya bisa didaur ulang kembali menjadi bahan kerajinan. Cara mengolahhnya bisa dengan teknik anyaman, jahit, tempel, sambung, dan lainnya.
Membuat Tas dari Kemasan Bekas
Alat dan bahan yang diperlukan :
- 4 kemasan plastik 450 ml dengan corak dan warna yang senada (2 buah untuk sisi depan dan belakang, 2 buah lagi untuk sisi kiri dan kanan).
- 50 cm bisban dengan ukuran lebar 3 cm untuk tali tas.
- 1 meter bisban dengan ukuran lebar 2 cm.
- 4 cm perekat.
- 30 cm renda katun sebagai pemanis.
- Jarum (ukuran 16) dan benang jahit berwarna senada.
Langkah cara membuat tas dari plastik bekas :
- Bersihkan noda kemasan plastik dengan kertas tisu basah, kalau tidak ampuh, rendam dengan air hangat selama 30 menit.
- Gunting 2 buah kemasan dengan ukuran sesuai yang diinginkan. Tapi, usahakan potongan kedua kemasan plastik memiliki ukuran yang sama.
- Gunting 2 kemasan lain (untuk sisi kiri dan kanan) menjadi dua bagian lebarnya (7cm). Jahit bisban di sisi masing-masing kemasan yang sudah dipotong.
- Pasang dan jahit perekat dengan memakai mesin jahit pada bagian plastik yang akan digunakan sebagai penutup tas.
- Pasang dan jahit bisban dengan lebar 3cm pada bagian permukaan plastik (sisi kanan dan kiri), untuk digunakan sebagai tali tas.
- Kemudian pasang dan jahit renda katun sekaligus bisban pada sisi atas lembar kemasan plastik. Lakukan langkah ini pada kemasan plastik untuk sisi depan dan belakang.
- Sambungkan kedua kemasan plastik yang sudah dipotong berukuran 7cm (untuk sisi kiri dan kanan tas). Sehingga membentuk lembaran panjang.
- Hubungkan dan sambung dengan jahitan mesin, bagian tadi (no.7) dengan lembaran plastik untuk sisi depan dan belakang.
- Lalu pasang bisban pada seluruh tepinya. Tas pun sudah siap untuk digunakan.
Cara yang sama juga bisa Anda lakukan untuk tas yang berukuran lebih besar, lho. Tinggal ganti ukurannya saja.
Kekurangan Kerajinan Tangan dari Toples Plastik
1. Rentan terhadap goresan. Toples plastik memiliki kecenderungan untuk tergores jika tidak dirawat dengan baik. Hindari menggunakan sikat kasar atau benda tajam saat membersihkan toples plastik.
2. Tidak tahan panas. Beberapa toples plastik tidak tahan terhadap suhu tinggi, sehingga tidak cocok digunakan untuk menyimpan makanan panas atau dalam proses memasak.
3. Terbatas dalam kegunaan. Meskipun toples plastik dapat digunakan untuk menyimpan berbagai macam barang, namun ada beberapa barang yang tidak cocok disimpan dalam toples plastik seperti bahan makanan yang mudah tengik atau terkontaminasi dengan bau plastik.
4. Dapat pecah jika terjatuh. Toples plastik memiliki kemungkinan untuk pecah jika terjatuh dari ketinggian yang cukup tinggi.
5. Tidak ramah lingkungan. Toples plastik umumnya sulit untuk didaur ulang dan dapat menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan jika dibuang secara sembarangan.
FAQ #1: Apakah toples plastik tahan terhadap panas?
Jawaban: Beberapa toples plastik tidak tahan terhadap suhu tinggi, sehingga tidak cocok digunakan untuk menyimpan makanan panas atau dalam proses memasak. Pastikan membaca petunjuk penggunaan sebelum menggunakan toples plastik untuk tujuan tertentu.
FAQ #2: Bagaimana cara membersihkan toples plastik yang tergores?
Jawaban: Anda dapat mencoba menggunakan pasta gigi atau baking soda yang dicampur dengan air hangat untuk menghilangkan goresan pada toples plastik. Gosok goresan dengan lembut menggunakan spons atau kain lembut, lalu bilas dengan air bersih.
FAQ #3: Bisakah toples plastik digunakan untuk menyimpan makanan dalam kulkas?
Jawaban: Ya, toples plastik umumnya aman untuk digunakan dalam kulkas. Pastikan toples dalam keadaan bersih sebelum digunakan dan rapat agar makanan tetap segar.
FAQ #4: Apakah semua toples plastik bebas dari BPA (Bisphenol A)?
Jawaban: Tidak semua toples plastik bebas dari BPA. Pastikan membaca label atau informasi produk sebelum membeli toples plastik.
Tags: kerajinan dari plastik