Kerajinan DIY Jakarta - Menemukan Keindahan dalam Seni Jahit dan Kreativitas Sendiri
Pengelolaan Sampah di Lingkungan Perumahan
Sampah residu rumah tangga jika diakumulasikan dari suatu wilayah juga tidak kalah banyak dengan sampah di gedung-gedung bertingkat.
Ke depannya, DLH tengah menyiapkan konsep untuk membuat bank sampah induk berbadan hukum. Asep ingin bank sampah induk bisa berupa BLUD (Badan Layanan Umum Daerah, BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), PT (Perseroan Terbatas), Koperasi, dan yayasan. Karena itu, DLH membuka peluang kepada masyarakat peduli sampah yang ingin berkolaborasi mengelola sampah.
Sampah hasil pengelolaan RDF di ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat, Kamis (23/6/2022). Foto: Haya Syahira/kumparan
“Pemprov DKI membuka peluang kolaborasi kepada seluruh stakeholder untuk membantu pengelola sampah di RW atau Bank Sampah. Melalui platform KSBB (Kolaborasi Sosial Berskala Besar) Persampahan, stakeholders dapat memberikan berupa sarana prasarana, pelatihan, kampanye, konten edukasi, dan lain-lain yang terkait dengan bidang persampahan,” jelas Asep.
Selain bermanfaat bagi lingkungan, pengelolaan sampah juga dapat memiliki sisi ekonomis yang berpeluang menjadi sumber penghasilan masyarakat.
Asal-usul Terciptanya Batik Betawi
Tiap kain tradisional memiliki makna filosofisnya sendiri yang tertuang dalam warna dan coraknya, begitu juga dengan kain batik asal Betawi.
Motif Batik Betawi Ondel-ondel (Image: Lifestyle Okezone)
Batik Betawi mulai dikerjakan di abad ke-19 di Batavia. Entah siapa yang pertama kali menciptakannya, tapi rumah mode Met Zellar dan Van Zuylen yang waktu itu menjadi satu penghasil batik paling popular di kalangan masyarakat kelas atas Batavia, keturunan Belanda, China dan pribumi elit.
Melansir Museum Nusantara, pusat produksi batik di masa itu ada di wilayah Tanah Abang, mulai dari Karet Tengsin, Kebayoran hingga Tebet.
Waktu itu pengusahanya didominasi oleh orang-orang keturunan Tionghoa. Seiring berjalannya waktu, pengrajin batik di Jakarta semakin banyak, hingga masuk ke perkampungan-perkampungan Betawi. Salah satu wilayah yang masih eksis memproduksi Batik khas Betawi adalah Kampung Batik Betawi Terogong, Jakarta.
Artikel Terkait: Kain Ulos, Si Penghangat Tubuh yang Menjadi Benda Sakral dalam Adat
Produk dari Kulit Menjadikan Anda Semakin Stylish
Saat ini, tidak sedikit orang yang menyukai produk-produk yang berbahan dasar kulit. Penyebabnya tidak lain karena produk kulit dapat menjadikan seseorang semakin percaya diri. Pasalnya mereka bisa tampak semakin stylish. Sebagai contoh, ketika mengenakan sepatu kulit kualitas terbaik, penampilan Anda akan terkesan elegan.
Adanya rasa percaya diri sangat penting untuk tampil di depan publik. Sebab, public speaking yang baik didasarkan atas rasa percaya diri tersebut. Yang mana percaya diri ditunjang dari penampilan. Penampilan yang baik akan mendorong Anda untuk senantiasa percaya diri.
Terkadang, penggunaan barang-barang murah bisa membuat orang minder. Pasalnya, produk murah seringkali buruk kualitasnya. Akan tetapi, tidak dengan pengrajin kulit murah yang juga memperhatikan kualitasnya. Murah disini merujuk pada harga yang rasional, sehingga mereka tetap memperhatikan kualitas dari produk.
Karena itu, pengrajin kulit murah tersebut akan membuat Anda tampil semakin fashionable. Bukan hanya itu, kenyamanan juga menjadi komponen penting dalam berpakaian. Produk yang dihasilkan tidak akan merusak kenyamanan Anda saat memakainya. Oleh karenanya, meskipun dikenakan seharian. Bisa dipastikan Anda akan tetap nyaman.
Dari Hulu ke Hilir Penanganan Sampah Jakarta
Keterbatasan lahan di pembuangan akhir Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, membuat Pemprov DKI Jakarta harus berpikir cermat tentang cara memanfaatkan lahan yang tersisa dengan baik dan benar.
Sampah masyarakat Jakarta mencapai 7.500-7.800 ton per hari yang berakhir di Bantar Gebang. Tak heran bila sampah Jakarta menjadi pemasok utama di sana. Namun yang menjadi masalah adalah kian hari lahan Bantar Gebang kian terbatas.
Mengurangi penggunaan sampah adalah salah satu solusi. Mungkin memang terdengar sulit, tetapi bukan berarti mustahil untuk dilakukan. Ini yang kemudian menjadi keinginan besar Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, untuk mengurangi penggunaan sampah dari hulu hingga ke hilir.
Tags: kerajinan jakarta