Kerajinan DIY Jakarta - Menemukan Keindahan dalam Seni Jahit dan Kreativitas Sendiri
Produk dari Kulit Menjadikan Anda Semakin Stylish
Saat ini, tidak sedikit orang yang menyukai produk-produk yang berbahan dasar kulit. Penyebabnya tidak lain karena produk kulit dapat menjadikan seseorang semakin percaya diri. Pasalnya mereka bisa tampak semakin stylish. Sebagai contoh, ketika mengenakan sepatu kulit kualitas terbaik, penampilan Anda akan terkesan elegan.
Adanya rasa percaya diri sangat penting untuk tampil di depan publik. Sebab, public speaking yang baik didasarkan atas rasa percaya diri tersebut. Yang mana percaya diri ditunjang dari penampilan. Penampilan yang baik akan mendorong Anda untuk senantiasa percaya diri.
Terkadang, penggunaan barang-barang murah bisa membuat orang minder. Pasalnya, produk murah seringkali buruk kualitasnya. Akan tetapi, tidak dengan pengrajin kulit murah yang juga memperhatikan kualitasnya. Murah disini merujuk pada harga yang rasional, sehingga mereka tetap memperhatikan kualitas dari produk.
Karena itu, pengrajin kulit murah tersebut akan membuat Anda tampil semakin fashionable. Bukan hanya itu, kenyamanan juga menjadi komponen penting dalam berpakaian. Produk yang dihasilkan tidak akan merusak kenyamanan Anda saat memakainya. Oleh karenanya, meskipun dikenakan seharian. Bisa dipastikan Anda akan tetap nyaman.
Kampung Pengrajin Batik Betawi di Jakarta
Motif batik yang diciptakan masyarakat Terogong ada sekitar 40 corak. Semuanya terbagi atas tiga kelompok, yaitu ikon Kota Jakarta, flora, dan fauna.
Hingga kini produksi kain Batik Betawi Terogong masih dilakukan secara konvensional dan jumlah produksinya setiap bulan bisa mencapai 100-200 potong. Coba saja berkunjung ke sini untuk melihat secara langsung proses pembuatannya.
Ciri Khas dan Makna yang Terkandung pada Kerajinan Batik
Awalnya, motif yang digunakan pada batik khas Betawi persis seperti batik dari pesisir utara Pulau Jawa, yaitu pesisiran. Tapi kemudian, mulai berkembang dengan dipengaruhi kebudayaan Tionghoa dan Timur Tengah.
Batik khas Betawi banyak menggunakan warna dasar cerah. Corak pada motifnya juga banyak menggambarkan budaya Betawi, seperti misalnya Ondel-ondel, tarian Jail-jali, Sungai Ciliwung, Tanjidor hingga Peta Ceila.
Setiap warna, corak dan motif batik tersebut memiliki makna yang berbeda dan dalam yang menggambarkan nilai-nilai kehidupan masyarakat Betawi, serta harapan mereka akan keseimbangan alam semesta dan kehidupan yang sejahtera di dunia.
Secara umum, batik banyak digunakan sebagai busana resmi. Misalnya, seragam atau acara formal di kantor atau sekolah, pernikahan, khitanan, acara kebudayaan, dan sebagainya.
Artikel Terkait: Fakta Menarik Kain Sasirangan Khas Banjar, Asal Usul hingga Arti Warnanya
15 Rekomendasi Souvenir Khas di Daerah Jakarta Yang Antimainstream, Wajib Untuk Oleh-oleh Liburanmu!
Jakarta adalah Ibukota Negara Indonesia sekaligus Kota Metropolitan terbesar di Nusantara. Transmigran dari berbagai daerah berkumpul menjadi satu di Jakarta untuk mengadu nasib.
Tak hanya dijadikan sebagai tempat mencari nafkah, Jakarta pun sering didatangi untuk berlibur bersama orang-orang terkasih.
Serangkaian aktivitas liburan pasti tak jauh-jauh dari mengunjungi tempat-tempat wisata baik bersejarah maupun modern dan mencicipi kuliner khas hits nan kekinian.
Bingung pengen cari oleh-oleh tahan lama?Coba aja beli souvenir khas Jakarta yang akan kami bahas ini. Penasaran? Simak rangkumannya berikut ini.
Pengelolaan Sampah dari Hulu ke Hilir
Sejumlah petugas membersihkan sampah di kolam penampungan air kawasan Muara Angke, Jakarta. Foto: Pemprov DKI Jakarta
Kepala Dinas LH DKI Jakarta Asep Kuswanto menyadari bahwa lingkungan kawasan perusahaan tentu sangat banyak. Jika seluruh sampah di DKI Jakarta tidak lebih dulu dipilah dan dikelola dengan benar, kawasan Bantar Gebang akan segera penuh.tinggal menghitung hari
“Kewajiban pengelolaan sampah di kawasan dan perusahaan,termasuk sampah plastik, pelaku usaha wajib mengelolanya,” kata Asep kepada Kumparan.
Konsep tersebut adalah penanganan dan pengelolaan sampah di hulu. Lalu bagaimana dengan di hilir yang melibatkan masyarakat langsung?
Sejak 2020, Pemprov DKI menerapkan kebijakan zero waste, dengan tidak menggunakan kantong plastik kresek lagi. Pemprov DKI mengarahkan masyarakat untuk menggunakan wadah daur ulang yang tidak membuat sampah semakin menumpuk.
Dari Hulu ke Hilir Penanganan Sampah Jakarta
Keterbatasan lahan di pembuangan akhir Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, membuat Pemprov DKI Jakarta harus berpikir cermat tentang cara memanfaatkan lahan yang tersisa dengan baik dan benar.
Sampah masyarakat Jakarta mencapai 7.500-7.800 ton per hari yang berakhir di Bantar Gebang. Tak heran bila sampah Jakarta menjadi pemasok utama di sana. Namun yang menjadi masalah adalah kian hari lahan Bantar Gebang kian terbatas.
Mengurangi penggunaan sampah adalah salah satu solusi. Mungkin memang terdengar sulit, tetapi bukan berarti mustahil untuk dilakukan. Ini yang kemudian menjadi keinginan besar Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, untuk mengurangi penggunaan sampah dari hulu hingga ke hilir.
Tags: kerajinan jakarta