Kerajinan DIY Jakarta - Menemukan Keindahan dalam Seni Jahit dan Kreativitas Sendiri
Pengelolaan Sampah dari Hulu ke Hilir
Sejumlah petugas membersihkan sampah di kolam penampungan air kawasan Muara Angke, Jakarta. Foto: Pemprov DKI Jakarta
Kepala Dinas LH DKI Jakarta Asep Kuswanto menyadari bahwa lingkungan kawasan perusahaan tentu sangat banyak. Jika seluruh sampah di DKI Jakarta tidak lebih dulu dipilah dan dikelola dengan benar, kawasan Bantar Gebang akan segera penuh.tinggal menghitung hari
“Kewajiban pengelolaan sampah di kawasan dan perusahaan,termasuk sampah plastik, pelaku usaha wajib mengelolanya,” kata Asep kepada Kumparan.
Konsep tersebut adalah penanganan dan pengelolaan sampah di hulu. Lalu bagaimana dengan di hilir yang melibatkan masyarakat langsung?
Sejak 2020, Pemprov DKI menerapkan kebijakan zero waste, dengan tidak menggunakan kantong plastik kresek lagi. Pemprov DKI mengarahkan masyarakat untuk menggunakan wadah daur ulang yang tidak membuat sampah semakin menumpuk.
Tumblr Bottle❤️
Kamu penyuka sesuatu bernuansa tumblr?wajib beli souvenir ini. Tumbler Bottle dengan tema Jakarta bisa jadi oleh-oleh istimewa dan berkesan. Mengingat tema tumblr saat ini sedang ngetren maka cinderamata ini sangat cocok untuk kamu generasi milenials. Harga Tumblr Bottle ini macam-macam,tergantung bahan dan ukuran. Rata-rata berkisar antara 35-150ribu.
Penggemar barang-barang vintage? Wajib nih beli buah tangan satu ini. Membeli barang antik dan kuno mungkin jarang terpikirkan oleh orang-orang kebanyakan. Tapi jika kamu pengoleksi barang-barang bahela ini pasti akan merasakan kepuasan tersendiri jika memilikinya.
Di daerah Menteng atau lebih tepatnya di Jl. Surabaya, banyak terdapat toko yang menjual barang-barang antik ini. Mulai dari perabotan rumah, lukisan, maupun koin kuno. Variasi harganya mulai dari puluhan sampai jutaan rupiah.
Pengelolaan Sampah di Lingkungan Perumahan
Sampah residu rumah tangga jika diakumulasikan dari suatu wilayah juga tidak kalah banyak dengan sampah di gedung-gedung bertingkat.
Ke depannya, DLH tengah menyiapkan konsep untuk membuat bank sampah induk berbadan hukum. Asep ingin bank sampah induk bisa berupa BLUD (Badan Layanan Umum Daerah, BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), PT (Perseroan Terbatas), Koperasi, dan yayasan. Karena itu, DLH membuka peluang kepada masyarakat peduli sampah yang ingin berkolaborasi mengelola sampah.
Sampah hasil pengelolaan RDF di ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat, Kamis (23/6/2022). Foto: Haya Syahira/kumparan
“Pemprov DKI membuka peluang kolaborasi kepada seluruh stakeholder untuk membantu pengelola sampah di RW atau Bank Sampah. Melalui platform KSBB (Kolaborasi Sosial Berskala Besar) Persampahan, stakeholders dapat memberikan berupa sarana prasarana, pelatihan, kampanye, konten edukasi, dan lain-lain yang terkait dengan bidang persampahan,” jelas Asep.
Selain bermanfaat bagi lingkungan, pengelolaan sampah juga dapat memiliki sisi ekonomis yang berpeluang menjadi sumber penghasilan masyarakat.
Tags: kerajinan jakarta