"Jejak Sejarah Kerajinan Gerabah - Asal Usulnya!"
Gerabah: Pengertian, Sejarah, Proses Pembuatan, dan Contoh
ilustrasi membuat gerabah (pexels.com/Antoni Shkraba)
Saat ke pasar tradisional, pernahkah kamu melihat alat kebutuhan rumah tangga yang terbuat dari tanah liat? Jika pernah, itu artinya yang kamu lihat adalah gerabah. Gerabah adalah hasil dari kerajinan tangan yang dibuat oleh masyarakat di daerah tertentu dan didistribusikan ke beberapa lokasi untuk dijual.
Beberapa contoh gerabah adalah periuk, kendi, dan lain-lain. Untuk memahami mengenai pengertian gerabah, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Sentra Keramik Plered, Kerajinan Keramik Purwakarta Yang Indah dan Unik
Sentra Keramik Plered merupakan salah satu tempat wisata yang selalu ramai dikunjungi untuk kamu yang ingin menyaksikan, bahkan membeli kerajinan khas andalan Purwakarta yang satu ini.
Karena memiliki keindahan dan keunikan yang berbeda dengan yang lainnya, kerajinan keramik dari Purwakarta ini sampai menembus pasar internasional.
Maka tak heran, jika Sentra Keramik Plered selalu ramai dikunjungi wisatawan, pelajar, bahkan kolektor barang-barang keramik, yang sedang memburu keramik khas Purwakarta ini.
Oleh karena itu, didirikanlah Museum Keramik Plered, sebagai salah satu tempat wisata edukasi dan budaya dalam hal memberikan informasi tentang gerabah atau keramik khas Purwakarta.
Pengertian dan Selayang Pandang Sejarah
Merupakan perkakas yang terbuat dari tanah liat yang dilakukan dengan diawali proses pembentukan dan dibakar agar bentuk bisa bertahan lama dan digunakan untuk berbagai kebutuhan. Secara harfiah, berdasarkan penjelasan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertianya adalah alat dapur yang digunakan untuk memasak dan lain sebagainya, yang dibuat dari tanah liat dengan cara dibakar.
Oleh karena itu biasanya alat ini sangat mengandung nilai seni, budaya dan sejarah yang tinggi. Bisa digunakan juga sebagai alat yang antik. Bagi Sedulur yang ingin berbeda dan eksentrik, Sedulur bisa menggunakan alat-alat ini untuk penggunaan kebutuhan dapur dan kebutuhan sehari-hari.
Teknik pembuatan tembikar dari masa tersebut masih sangat sederhana, yaitu dengan teknik tangan dan pembakaran tradisional. Pembakaran tradisional adalah pembakaran secara terbuka, dalam lubang dangkal beralas tanah liat dengan api rerumputan menyala. Teknik pembuatan tembikar seperti itu masih digunakan sampai sekarang oleh sebagian perajin keramik di Indonesia.
Untuk mendapatkan tembikar yang menarik, maka salah satu yang dilakukan oleh pembuat tembikar adalah dengan memberikan motif hias pada tembikar. Pada tembikar yang digunakan untuk rumah tangga biasanya bermotif sederhana atau polos, sedangkan untuk kepentingan lain tentunya memerlukan motif yang lebih menarik.
Hal yang membedakan penggunaan wadah untuk berbagai kebutuhan dibedakan dengan motif dan hiasan luarnya. Karena kerajinan gerabah berasal dari tanah liat, ketahanannya sangat lama. Semakin lama dibakar semakin tahan, semakin lama digunakan akan semakin kuat. Oleh karena itu, dalam setiap pertemuan arkeologis, gerabah salah satu peninggalan yang banyak ditemukan.
Tags: kerajinan dari