Seni Kerajinan Kaca Datar - Panduan dan Inspirasi DIY
Teknik Pembuatan Kerajinan Bahan Limbah
Teknik Membentuk
- Teknik gulung (pilin) cara pembentukan dengan tangan langsung. Teknik Ini dapat digunakan untuk membuat benda kerajinan yang terbuat dari limbah kertas atau plastik.
- Teknik lebur ini digunakan apabila sang pengrajin ingin mendaur ulang kaleng, besi, kaca, dan lainnya. (limbah anorganik) menjadi bentuk yang baru.
- Teknik cetak cara membentuknya biasanya menggunakan mesin atau alat bantu. Biasanya bahan limbah (anorganik: Kaleng, kaca, besi, dan lainnya) dilrburkan atau dilelehkan terlebih dahulu, kemudian dibentuk atau dicetak kembali.
Teknik Menganyam
- Teknik menganyam ini dapat digunakan untuk membuat benda kerajinan dari bahan limbah organik maupun anorganik dengan karakteristik tertentu (lunak, lentur). Contoh: keranjang, tikar, topi, taplak, tas, hiasan dinding, dan sebagainya.
Teknik Sobek
- Teknik ini digunakan untuk membuat benda kerajinan dari bahan limbah kertas. Contohnya: origami. anyaman (kertas dilipat-lipat sebelum dianyam), dan benda kerajinan lainnya.
Teknik Lipat
- Teknik ini dapat digunakan untuk membuat benda kerajinan dari bahan limbah kertas. Contohnya: Origami, anyaman (kertas dilipat-lipat sebelum dianyam), dan benda kerajinan lainnya.
Teknik Bubur
- Teknik ini dapat anda gunakan untuk membuat benda kerajinan dari bahan limbah kertas, yaitu limbah kertas yang dibuat menjadi bubur kertas (bahan dasar kerajinan).
Teknik Menjahit
Teknik Memotong
- Teknik ini bisa digunakan untuk membuat benda kerajinan dari bahan limbah maupun anorganik.
TEKNIK MELUKIS KACA
Pada bagian ini ada beberapa teknik lukis kaca yang akan dibahas satu per satu.
1. Menggunakan Outliner
Teknik melukis kaca yang yang pertama adalah menggunakan outliner dan cat khusus kaca.
Outliner selalu memiliki corong/mulut yang panjang, berbentuk seperti bentuk mulut lem UHU atau Castol. Mulut yang panjang tersebut berfungsi agar tempat keluarnya cat outline mudah diarahkan.
Proses membuat outline atau garis harus dilakukan dengan cermat. Garis outline tidak boleh terputus, karena bisa menyebabkan cat meluber keluar jika ada celah.
Perlu dicatat bahwa cat outliner hanya bisa didapat di toko khusus cat/alat lukis dan cukup mahal harganya.
Teknik lukis kaca ini bisa digunakan untuk media yang berukuran besar ataupun kecil.
Kelemahan metode outliner ini adalah hanya bisa dipakai pada permukaan yang datar dan dalam posisi ditidurkan/direbahkan. Cara melukis kaca ini seperti meneteskan cat. Jika kaca tidak datar (dalam posisi miring atau berdiri) maka cat akan meluber ke mana-mana.
Cara melukis kaca ini jugalah yang biasanya digunakan oleh pengrajin Bali untuk membuat lukisan kaca yang rumit.
Kerajinan Dari Limbah Kertas
Kerajinan dari limbah kertas juga sangat banyak jumlahnya. Kertas-kertas ini diperoleh dari buku-buku yang sudah tidak dipakai.
Koran bekas bisa digunakan untuk berbagai keperluan, seperti bungkus makanan, bungkus kado, alas lemari, dan lainnya.
Namun limbah koran tidak hanya berfungsi sebagai pembungkus saja. Seperti halnya limbah lunak lainnya, kertas koran juga dapat dibuat menjadi kerajinan dari limbah kertas yang sangat unik seperti keranjang dari kertas koran.
Nah teknik pembuatan keranjang dari koran bekas ini kurang lebihnya sama dengan cara membuat keranjang dari limbah kulit jagung.
Berikut di bawah ini adalah bahan yang perlu ana persiapkan sebelum membuat keranjang ini cara membuatnya tidak terlalu sulit hanya seperti kerajinan dari limbah jerami:
- Korang bekas
- Lem tembak
- Gunting
Cara Membuatnya:
- Gunting beberapa koran bekas menjadi beberapa setrip koran
- Lipat sebuah setrip kertas secara memanjang sehingga setrip menjadi lebih tebal, lebarnya mengecil namun panjangnya tetap sama. Lakukan hal yang sama pada setrip yang lainnya.
- Gulung setrip-setrip tersebut satu per satu. Lem bagian ujung gulung agar tidak terlepas kembali.
- Rangkai gulungan-gulungan setrip kertas koran tersebut sehingga membentuk keranjang yang anda inginkan. Jangan lupa untuk memberi lem untuk semua rangkaiannya.
Apabila menginginkan keranjang dengan warna tertentu, anda dapat mengecat kertas koran tersebut atau mencelupkannya pada pewarna takstil, lalu menjemurnya sehingga kering sebelum dirangkai menjadi sebuah keranjang.
Seni Lukis Kaca (Pengertian, Sejarah Kerajinan di Cirebon & Keunikannya)
Seni lukis kaca dianggap sebagai salah satu cabang seni lukis yang sempat populer di Indonesia.
Seni lukis kaca Cirebon dibuat dengan cara terbalik menggunakan media lembaran kaca. Jenis lukisan kaca Cirebon sendiri terkenal bernuansa Islami, disebabkan awal perkembangannya yang kental dengan pengaruh Wali Songo.
Berbeda dengan kaca patri yang digunakan sebagai kaca jendela hias, lukisan kaca Cirebon lebih memiliki peran spiritual bagi pemiliknya. Lukisan kaca Cirebon biasanya berhiaskan kaligrafi ayat Al-Quran, memiliki makna mengingatkan pemiliknya pada ajaran agama Islam.
Di artikel ini, kami akan menulis tentang seni lukis kaca dari sudut teoritis yaitu tentang pengertian lukisan kaca dan sejarahnya.
Jika Anda mencari cara membuat kerajinan lukis kaca, alat dan bahan lukisan kaca ataupun contoh lukisan kaca, Anda bisa melihatnya pada artikel kami lainnya melalui tautan berikut: Cara Membuat Kaca Hias.
Proses Penciptaan Karya Kerajinan Yang Baik & Berkualitas
1. Yang Pertama Adalah Menentukan Barang.
Menentukan bahan dasar dan fungsi kerajinan yang akan dibuat bagian sangat penting, karena bahan dasar yang digunakan sangat berpengaruh terhadap fungsi dari sebuah produk kerajinan dan demikian pula sebaliknya.
2. Yang Kedua Adalah Menggali Ide Dari Berbagai Sumber.
Penggalian ide dari berbagai sumber diperlukan sebagai bahan referensi atau tolak ukur dalam proses penciptaan suatu karya dan dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan suatu karya kerajinan inovatif model baru.
3. Yang Ketiga Adalah Membuat Beberapa Sketsa Karya & Menentukan Sebuah Karya Terbaik.
Dalam proses pembuatan suatu karya kerajinan dibutuhkan adanya sketsa yang jelas hingga dapat mempermudah dan mempercepat pengerjaannya.
4. Yang Keempat Adalah Menyiapkan Bahan Dan Alat.
Alat dan bahan disiapkan sesuai dengan kebutuhan. Sesuai dengan kebutuhan yang dimaksud di sini adalah disesuaikan dengan jenis, fungsi, dan model produk yang akan dibuat.
6. Yang Keenam Adalah Mengevaluasi Karya
Dengan melakukan evaluasi maka anda dapat diketahui berbagai kekurangan serta kelemahan selama proses pembuatan karya kerajinan yang akhirnya dapat dipergunakan sebagai tolak ukur atau sebagai dasar untuk melakukan perbaikan dan pembenahan dalam proses pembuataan yang berikutnya sehingga benar-benar dapat menghasilkan karya kerajinan yang baik dan berkualitas.
Ya mungkin hanya itu yang saya tulus jika anda ingin bertanya atau berkomentar anda bisa langsung tulis di kolom bawah ini, dan jangan lupa baca.
Semoga bermanfaat bagi anda.
TERIMAKASIH
Tags: kerajinan