Kerajinan Tangan Memukau dari Kalimantan Utara - Seni Sulam dan DIY
Macam Macam Kerajinan dari Daun
1. Kerajinan Dari Daun Kering Bentuk Kucing
Mengapa tidak mencoba membuat kerajinan kucing yang unik dengan menggunakan dedaunan? Kumpulkan dedaunan yang berwarna dan bentuk menarik, lalu susunlah secara kreatif untuk menciptakan lukisan kucing alami.
Gantungkan di dinding atau letakkan di meja sebagai dekorasi yang unik dan ramah lingkungan. Selain itu, membuat kerajinan dari dedaunan juga dapat memberi sentuhan alam pada ruanganmu.
2. Kerajinan Dari Daun Kering Bentuk Kambing
Tambahkan detail seperti tanduk dari cabang kecil dan mata untuk memberikan sentuhan lebih hidup. Hasilnya akan menjadi dekorasi alami yang menawan, cocok untuk ditempatkan di ruang tamu atau taman.
3. Kerajinan Dari Daun Kering Bentuk Merak
Mengapa tidak mencoba menciptakan kerajinan berbentuk merak yang cantik dari dedaunan? Ambil dedaunan besar dan berwarna mencolok, lalu susun dengan cermat untuk membentuk corak indah seperti bulu merak.
Tambahkan sentuhan kreatif dengan menggunakan kelopak bunga sebagai hiasan ekor panjang merak. Hasilnya akan menjadi karya seni alam yang elegan, cocok untuk dijadikan hiasan dinding yang memukau di rumahmu.
4. Kerajinan Dari Daun Kering Bentuk Gajah
Kerajinan ini tidak hanya menciptakan dekorasi alam yang unik, tetapi juga memberikan sentuhan eksotis dan menarik di ruanganmu.
5. Kerajinan Dari Daun Kering Bentuk Ayam Macan
Pernak – pernik khas Banjar
Kerajinan tangan Pernak-pernik khas Banjar dari Kalimantan Selatan merupakan koleksi barang-barang hiasan dan aksesori yang menggambarkan keindahan dan kekayaan budaya masyarakat Banjar.
Pernak-pernik ini mencakup berbagai jenis produk, seperti anyaman, ukiran, bordir, serta karya seni dekoratif lainnya.
Salah satu bentuk pernak-pernik yang terkenal adalah anyaman bambu atau rotan yang digunakan untuk membuat keranjang, tempat penyimpanan, dan hiasan dinding.
Pengrajin terampil menghasilkan anyaman yang rumit dan detail, menggabungkan teknik tradisional dengan sentuhan kreativitas modern.
Selain itu, ukiran kayu juga menjadi bagian penting dari pernak-pernik Banjar, dengan motif-motif yang menggambarkan budaya dan kearifan lokal.
Bordir juga menjadi bagian penting dalam pernak-pernik khas Banjar. Teknik bordir yang rumit digunakan untuk menghias kain, pakaian, dan aksesori lainnya dengan motif dan pola yang indah.
Pernak-pernik Banjar juga dikenal dengan pemakaian warna-warna cerah dan kombinasi yang harmonis, mencerminkan kegembiraan dan kehidupan yang penuh warna dalam budaya Banjar.
Pernak-pernik khas Banjar bukan hanya mengekspresikan keindahan estetika, tetapi juga mengandung makna simbolis dan nilai budaya yang dalam.
Setiap produk mengandung cerita dan warisan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi. Masyarakat Banjar menganggap pernak-pernik ini sebagai bagian penting dari identitas dan kebanggaan budaya mereka.
Pernak-pernik khas Banjar juga memberikan kontribusi ekonomi bagi masyarakat setempat, meningkatkan pendapatan dan mempertahankan kelestarian kerajinan tangan tradisional yang berharga.
12 Kesenian Tradisional Kalimantan Utara
Alat Musik
Kesenian tradisional Kalimantan Utara yang pertama adalah alat musik. Seperti yang diketahui, alat musik Kalimantan Utara sangat beragam.
Ada alat musik yang bentuknya menyerupai gendang, ada yang bentuknya menyerupai saron pada gamelan Jawa dan lain sebagainya.
Semua alat musik tradisional tersebut tentu memiliki alunan nada dan fungsi yang berbeda. Lantas, apa saja alat musik yang masuk ke dalam kesenian tradisional Kalimantan Utara? Berikut ulasannya.
1. Alat Musik Jatung Utang
Alat musik pertama yang menjadi kesenian tradisional Kalimantan Utara adalah Jatung Utang. Alat musik yang memiliki bentuk seperti saron pada gamelan ini, merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Suku Dayak Kenyah.
Di mana, Suku Dayak Kenyah sendiri hingga kini sudah tersebar di seluruh wilayah Kalimantan, termasuk Kalimantan Utara.
Maka dari itu, tidak heran apabila alat musik ini masuk ke dalam kesenian tradisional Kalimantan Utara.
Alat musik yang juga disebut sebagai, geng galeng atau ting galing ini dibuat dari beberapa batangan kayu lempung dengan panjang sekitar 20-50 cm dan lebar sekitar 5-10 cm.
Masing-masing batangan kayu tersebut, nantinya akan dirangkai dan diikat menggunakan tali rotan.
Sehingga, susunan kayu dari alat musik ini menghasilkan bunyi yang berbeda-beda yang sangat indah.
Meski jatung utang kerap kali disebut sebagai geng galeng, namun penyebutan ini nyatanya dipengaruhi oleh posisi alat musik ini dimainkan.
Apabila alat musik dimainkan saat berdiri dengan posisi alat musik horizontal, maka alat musik ini disebut dengan jatung utang.
Tetapi jika alat musik dimainkan saat duduk dengan posisi alat musik sedikit vertikal, maka alat musik ini disebut dengan geng galeng.
Perlu diketahui, jatung utang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat pemukul bernama petit.
Dan biasanya, jatung utang dimainkan bersama dengan alat musik sambe’ untuk mengiringi beberapa lagu daerah dan tarian Suku Dayak Kenyah.
Tags: kerajinan kalimantan