... Kerajinan Kayu Mahoni: 7 Proyek DIY untuk Hobi Sulaman Jarum Anda

Kerajinan Kayu Mahoni - Seni Rajut dan DIY yang Memukau

Habitat Pohon Mahoni

Cakupan pertumbuhan mahoni sungguh luas, pohon ini mampu hidup di tanah yang memiliki kadar air rendah hingga tanah yang gersang.

Bahkan, pohon mahoni dapat bertahan di lingkungan dengan tanah yang kadang-kadang tergenang air.

Tanaman mahoni juga tumbuh subur di daerah payau yang berada di dekat pantai yang selalu diberi berlimpah sinar matahari.

Pohon mahoni mampu tumbuh di daerah dengan ketinggian berkisar antara 0 hingga 1500 meter di atas permukaan laut, di mana curah hujan berkisar antara 1600 hingga 4000 milimeter setiap tahunnya, dan suhu yang cocok berkisar antara 11 hingga 36 derajat Celsius. Iklim yang paling sesuai bagi pertumbuhan mahoni adalah tipe iklim A hingga D.

Berkat sifat adaptasinya yang luar biasa, mahoni seringkali ditanam sebagai pohon peneduh di pinggir jalan.

Sebagai contoh sejarah, pada masa pemerintahan Hindia Belanda, mahoni dan pohon asam banyak ditanam di sepanjang jalan Dendels yang membentang dari Anyer hingga Panarukan.

Pengertian Kerajinan Dari Kayu

Sebelum kita membahas contoh-contoh dari kerajinan kayu, alangkah lebih baiknya kita mengetahui terlebih dahulu bukan apa yang dimaksud dengan kerajinan dari kayu?

Jadi, kerajinan yang berasal dari kayu ini merupakan sebuah kegiatan yang digunakan untuk menghasilkan berbagai macam benda yang menarik dengan bahan dasar kayu.

Tentunya tidak semua orang bisa membuat kerajinan dari bahan kayu ini, melainkan orang-orang yang sudah ahli dalam membuatnya.

Kualitas dari kerajinan tersebut pun juga tergantung kepada kayu yang digunakan, apabila kayu yang digunakan semakin bagus maka semakin baik pula kualitas kerajinan yang dihasilkan.

Hal yang perlu kalian perhatikan adalah kerajinan dari kayu ini bisa memikat perhatian masyarakat loh, baik masyarakat lokal hingga mancanegara. Hal ini tentunya karena kerajinan memang didukung dengan kreatifitas dan juga nilai yang sangat tinggi.

Morfologi Pohon Mahoni

Pohon mahoni, tumbuhan berbatang keras dengan ukuran yang begitu besar, mampu mencapai ketinggian luar biasa, hingga 40 meter dengan diameter batang mencapai 120 cm.

Mahoni menampilkan batang yang tak lain adalah keanggunan silindrisnya, penuh dengan cabang-cabang yang melingkar, dan tanpa cela.

Kulit batang pohon mahoni muda memancarkan keabu-abuan yang halus, namun seiring waktu, berubah menjadi cokelat kehitaman dengan alur-alur dangkal yang menyerupai sisik yang dengan mudah mengelupas.

Mahoni memamerkan sistem perakaran yang unik, akarnya berwujud tunggang yang tenggelam dalam tanah yang kekurangan air, namun berani menyentuh permukaan tanah yang lebih lembap.

Mereka berkilau dalam hijau muda ketika masih muda, dan seiring waktu, berubah menjadi hijau kecokelatan yang menggoda saat tua.

Di musim kemarau, pohon mahoni mengikuti kebijaksanaan pohon jati dengan menggugurkan daun-daunnya, upaya bijaksana untuk mengurangi penguapan.

Segepok daun dari pohon mahoni ini dapat dijadikan bahan berharga untuk menciptakan pupuk kompos secara alami.

Ketika pohon mahoni beranjak menuju usia 7 atau 8 tahun, ia memutuskan saat yang tepat untuk membunga dan berbuah.

Cangkang mahoni begitu keras, dan ketika dibuka, biji-biji mahoni pun terungkap, menyuguhkan rasa yang amat pahit, dipercaya memiliki manfaat untuk pengobatan berbagai penyakit.

Biji-biji itu tersebar dengan begitu banyaknya, berbentuk pipih, dan memperlihatkan warna cokelat kehitaman yang mendalam.

Penyebaran alami biji-biji ini terjadi ketika buah mahoni tua meledak dengan kemegahan dan menyebarkan biji-bijinya yang terbawa angin, menghampiri tempat-tempat baru untuk berakar dan tumbuh.

Kekurangan Kayu Mahoni

Di samping berbagai kelebihannya, kayu mahoni juga memiliki beberapa kekurangan. Mendapatkan kayu mahoni yang benar-benar matang dan berkualitas tidaklah mudah. Dalam masa pertumbuhannya, pohon mahoni sangat rentan terhadap hama sehingga sulit untuk mendapatkan mahoni yang tua atau matang dan berkualitas. Proses pengeringan dan pengolahannya dalam oven untuk menjadi kayu mahoni yang berkualitas tinggi pun lama.

Selain itu, spektrum warna mahoni begitu beragam, tergantung usia dari kayu mahoni. Meskipun hal ini dapat dianggap sebagai kelebihan, warna yang beragam akan memberikan kesulitan saat menginginkan satu tipe warna tertentu dalam jumlah besar.


Bahan finishing beragam

Serat mahoni yang halus dan lurus akan menghasilkan penampilan akhir kayu mahoni yang klasik dan anggun. Agar penampilan makin memesona, Anda dapat melapisi kayu mahoni dengan bahan pelapis atau finishing kayu tipe bening. Gunakan pelapis berbasis air atau water-based untuk penampilan natural yang segar dan kuat. Kayu mahoni dikenal sebagai material yang sangat ramah terhadap material pelapis atau cat sehingga berbagai bahan finishing dapat digunakan untuk melapisinya.

Walaupun termasuk kayu keras, mahoni mudah diolah. Jika Anda memiliki kegemaran woodworking atau carpentry, mahoni merupakan salah satu pilihan jenis kayu yang ideal karena sifatnya yang ramah terhadap perkakas manual. Anda dapat mengolahnya dengan peralatan ukuran besar ataupun kecil.

Selain itu, kayu mahoni dapat dipaku atau disekrup dengan mudah, tanpa khawatir pecah atau retak. Diukir pun menawan, tak heran jika industri ukir lokal menggunakan kayu ini sebagai salah satu bahan utamanya.


Tags: kerajinan kayu

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia