Kerajinan Kayu Mahoni - Seni Rajut dan DIY yang Memukau
Jenis-Jenis Kayu untuk Kerajinan Kayu
Tahukah kamu bahwa tidak semua jenis kayu dapat digunakan sebagai bahan utama kerajinan kayu? Kayu yang digunakan sebagai bahan kerajinan haruslah dari jenis kayu yang tahan lama, kuat serta tidak mudah lapuk jika terkena kelembaban yang tinggi.
Apalagi ada banyak pengrajin yang masih memilih kayu sebagai bahan pembuatan berbagai jenis kerajinan, karena lebih kuat jika dibanding dengan produk lainnya. Tergantung pada tingkat kesulitan serta jenis kayu yang digunakan untuk menentukan harga, mulai dari kayu dengan harga yang terjangkau hingga kayu dengan harga ratusan juta rupiah.
Jenis kayu yang digunakan untuk kerajinan kayu juga memiliki jenis yang beragam. Masing-masing kayu memiliki keunikan tersendiri, mulai dari serat, tekstur, berat, serta daya tahan. Berikut ini beberapa jenis kayu yang kerap digunakan untuk kerajinan kayu.
1. Kerajinan Kayu Snorkeling
Rosewood atau Kayu Sonokeling memiliki serat-serat yang sangat unik dan khas. Warnanya juga tampak lebih hitam yang kemudian menjadikan kayu ini mampu diolah menjadi karya tangan yang menarik untuk dilihat sebab serat yang indah dan tampak mewah.
Dengan warna gelap dan kualitasnya yang tinggi, jenis kayu ini kerap dipilih sebagai bahan furniture. Untuk Pengolahannya sendiri akan lebih baik jika menggunakan mesin, sebab akan cukup sulit dikerjakan jika dipahat dengan menggunakan tangan.
2. Kerajinan Kayu Akasia
Kayu Akasia jika diamati sekilas sesungguhnya memiliki serat dan warna menyerupai kayu jati. Perbedaan utamanya adalah pada tekstur dari kayu yang jauh lebih lembut serta mudah dibentuk menjadi berbagai kerajinan kayu.
Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring
Jenis Kayu Digunakan Untuk Kerajinan
Pada penjelasan diatas kita sudah mengetahui bukan apa yang dimaksud dengan kerajinan dari kayu dan juga contoh-contohnya. Tapi, apakah kalian sudah tahu apa saja jenis kayu yang bisa digunakan untuk membuat semua kerajinan tersebut?
Jika belum, maka penjelasan berikut ini bisa membantu kalian mengenali jenis kayu apa saja yang bisa dijadikan sebagai kerajinan. Jadi tunggu apalagi, yuk simak penjelasan berikut ini!
1. Kayu Akasia
Kayu akasia merupakan salah satu kayu yang bisa kalian jadikan pilihan sebagai kerajinan, dimana kayu ini mempunyai beberapa kelebihan diantaranya sebagai berikut!
- Kayu akasia mempunyai bentuk yang mirip dengan kayu jati.
- Kayu akasia mempunyai warna yang kecoklatan sehingga bisa menambah nilai estetika dalam sebuah kerajinan.
- Kayu akasia mudah untuk diproses, hal ini dikarenakan memang kayu ini mempunyai serat yang unik.
2. Kayu Jati
Kayu jati, merupakan jenis kayu yang paling banyak diminati untuk membuat sebuah kerajinan, hal ini dikarenakan kayu tersebut mempunyai beberapa kelebihan diantaranya adalah sebagai berikut!
- Kayu jati lebih awet jika dibandingkan dengan kayu jenis yang lainnya.
- Kayu jati mempunyai bentuk yang tidak mudah retak.
- Kayu jati bisa digunakan sebagai bahan untuk membuat mebel.
- Kayu jati mempunyai warna coklat muda.
- Kayu jati mempunyai tekstur yang cukup kasar.
- Kayu jati mempunyai serat yang lurus.
3. Kayu Mahoni
Karakteristik Kayu Mahoni
Meskipun terlihat sama, semua jenis kayu pasti memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Jika Anda menginginkan furniture yang terbuat dari kayu mahoni, Anda tentu harus mengenal karakteristiknya terlebih dahulu. Nantinya, Anda dapat mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya sebelum menentukan pilihan terbaik.
Jenis Serat Kayu yang Menyerupai Jati
Sumber : The Golf Club
Kayu mahoni memiliki karakter serat kayu yang lurus, sangat mirip dengan kayu jati. Itulah sebabnya jenis kayu ini sangat cocok dijadikan sebagai pengganti jati. Serat lurus tersebut membuatnya mudah diolah dan dimodifikasikan menjadi beragam model tanpa mengurangi keindahannya.
Semakin Tua, Warnanya Semakin Matang
Mahoni yang masih muda memiliki warna yang pucat sehingga warna tersebut kurang menarik untuk furniture atau kebutuhan lainnya. Namun, warna kayu tersebut akan semakin matang dan menarik ketika kayu semakin tua. Mahoni yang sudah berusia di atas 20 tahun memiliki warna merah hati yang menyolok. Warnanya tampak sangat natural sehingga tidak membutuhkan banyak polesan tambahan.
BACA JUGA: 7 Fakta Kayu Jati Belanda dan KarakteristiknyaJenis Finishing yang Beragam
Sumber : Wood Workers Source
Jika Anda ingin mempertahankan kesan warna mahoni yang kuat dan tajam, Anda bisa menggunakan bahan finishing yang terbuat dari water acrylic based. Bahan tersebut akan memperkuat tampilan asli mahoni tanpa sentuhan warna lainnya. Pilihlah tipe warna mahogany untuk menghasilkan tampilan alami terbaik. Anda bisa mengaplikasikannya pada kayu dengan cara dioles menggunakan ball, disemprot, atau dioles dengan kuas.
Kayu Mahoni: Karakteristik, Kegunaan, Plus & Minus
Kayu mahoni merupakan salah satu jenis kayu yang tak asing lagi di Indonesia, terutama dalam penggunaannya sebagai material furniture. Karena kayu yang satu ini memang memiliki habitat di daerah tropis. Kayu mahoni memang tidak sekuat kayu jati. Namun, kualitasnya tetap unggul dan dianggap cocok menjadi pengganti jati sebab harganya lebih ekonomis.
Kayu mahoni sebenarnya banyak ditemui di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Jenis kayu ini cukup populer dijadikan material furniture karena masa tanamnya yang cukup singkat dan harga yang tidak terlalu mahal. Kayu mahoni juga memiliki tekstur yang lebih lunak dari kayu lainnya sehingga mudah untuk dibentuk, dan ciri khas tone warnanya yang kemerahan. Ingin tahu lebih banyak mengenai karakter, kelebihan, kekurangan, dan penggunaan kayu mahoni pada furniture rumah? Yuk, simak di bawah!
Tags: kerajinan kayu