Kerajinan Kayu Mahoni - Seni Rajut dan DIY yang Memukau
Jenis Kayu Digunakan Untuk Kerajinan
Pada penjelasan diatas kita sudah mengetahui bukan apa yang dimaksud dengan kerajinan dari kayu dan juga contoh-contohnya. Tapi, apakah kalian sudah tahu apa saja jenis kayu yang bisa digunakan untuk membuat semua kerajinan tersebut?
Jika belum, maka penjelasan berikut ini bisa membantu kalian mengenali jenis kayu apa saja yang bisa dijadikan sebagai kerajinan. Jadi tunggu apalagi, yuk simak penjelasan berikut ini!
1. Kayu Akasia
Kayu akasia merupakan salah satu kayu yang bisa kalian jadikan pilihan sebagai kerajinan, dimana kayu ini mempunyai beberapa kelebihan diantaranya sebagai berikut!
- Kayu akasia mempunyai bentuk yang mirip dengan kayu jati.
- Kayu akasia mempunyai warna yang kecoklatan sehingga bisa menambah nilai estetika dalam sebuah kerajinan.
- Kayu akasia mudah untuk diproses, hal ini dikarenakan memang kayu ini mempunyai serat yang unik.
2. Kayu Jati
Kayu jati, merupakan jenis kayu yang paling banyak diminati untuk membuat sebuah kerajinan, hal ini dikarenakan kayu tersebut mempunyai beberapa kelebihan diantaranya adalah sebagai berikut!
- Kayu jati lebih awet jika dibandingkan dengan kayu jenis yang lainnya.
- Kayu jati mempunyai bentuk yang tidak mudah retak.
- Kayu jati bisa digunakan sebagai bahan untuk membuat mebel.
- Kayu jati mempunyai warna coklat muda.
- Kayu jati mempunyai tekstur yang cukup kasar.
- Kayu jati mempunyai serat yang lurus.
3. Kayu Mahoni
Morfologi Pohon Mahoni
Pohon mahoni, tumbuhan berbatang keras dengan ukuran yang begitu besar, mampu mencapai ketinggian luar biasa, hingga 40 meter dengan diameter batang mencapai 120 cm.
Mahoni menampilkan batang yang tak lain adalah keanggunan silindrisnya, penuh dengan cabang-cabang yang melingkar, dan tanpa cela.
Kulit batang pohon mahoni muda memancarkan keabu-abuan yang halus, namun seiring waktu, berubah menjadi cokelat kehitaman dengan alur-alur dangkal yang menyerupai sisik yang dengan mudah mengelupas.
Mahoni memamerkan sistem perakaran yang unik, akarnya berwujud tunggang yang tenggelam dalam tanah yang kekurangan air, namun berani menyentuh permukaan tanah yang lebih lembap.
Mereka berkilau dalam hijau muda ketika masih muda, dan seiring waktu, berubah menjadi hijau kecokelatan yang menggoda saat tua.
Di musim kemarau, pohon mahoni mengikuti kebijaksanaan pohon jati dengan menggugurkan daun-daunnya, upaya bijaksana untuk mengurangi penguapan.
Segepok daun dari pohon mahoni ini dapat dijadikan bahan berharga untuk menciptakan pupuk kompos secara alami.
Ketika pohon mahoni beranjak menuju usia 7 atau 8 tahun, ia memutuskan saat yang tepat untuk membunga dan berbuah.
Cangkang mahoni begitu keras, dan ketika dibuka, biji-biji mahoni pun terungkap, menyuguhkan rasa yang amat pahit, dipercaya memiliki manfaat untuk pengobatan berbagai penyakit.
Biji-biji itu tersebar dengan begitu banyaknya, berbentuk pipih, dan memperlihatkan warna cokelat kehitaman yang mendalam.
Penyebaran alami biji-biji ini terjadi ketika buah mahoni tua meledak dengan kemegahan dan menyebarkan biji-bijinya yang terbawa angin, menghampiri tempat-tempat baru untuk berakar dan tumbuh.
Manfaat Pohon Mahoni
Tak perlu diragukan lagi, pohon mahoni merupakan sumber keajaiban alam yang menakjubkan.
Kecantikannya yang luar biasa dan keragaman manfaatnya membuatnya menjadi elemen penting dalam ekosistem kita.
Dengan segala kebaikan yang tersembunyi di dalamnya, berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa kita peroleh dari pohon mahoni:
1. Pohon Peneduh
Tumbuhan mahoni sering ditemukan tumbuh di tepi jalan sebagai peneduh yang tak hanya indah tapi juga bermanfaat.
Keberadaannya taklah kebetulan belaka, melainkan membawa sejuta manfaat. Mahoni, dengan kemampuan menyerap polutan sekitarnya, mampu mengurangi tingkat polusi udara di sekitarnya hingga 47% hingga 69%.
Akar mahoni, selain sebagai fondasi kokoh, juga menjadi penjaga air, menjadikannya pelindung bagi daerah tangkapan air.
Sejarah panjang penggunaan mahoni sebagai peneduh jalan melibatkan Hindia Belanda, terutama dalam tata ruang Anyer hingga Panarukan yang dirancang oleh Daendels.
Hingga kini, pohon mahoni masih menjadi pilihan utama untuk menciptakan rindang di sepanjang jalan-jalan di Jawa, Bali, dan Lombok. Kecuali keindahannya, mahoni juga terbukti tangguh terhadap serangan hama dan penyakit, ditambah dengan struktur yang kokoh dan tahan lama.
Purworejo, Jawa Tengah memiliki sebuah destinasi menarik yang menjadikan mahoni sebagai daya tarik utamanya.
Dikenal sebagai “Lorong Mahoni,” tempat ini dipenuhi oleh pohon-pohon mahoni yang menjulang di kedua sisi jalannya.
Lokasi yang memikat ini sering dijadikan tempat untuk ber-swafoto oleh masyarakat sekitar, bahkan menjadi latar belakang yang sempurna untuk foto prewedding.
2. Pengobatan
Biji mahoni, dengan rasa pahit yang memikat, ternyata adalah suatu ajaib alami yang menyembunyikan kekuatan obat di dalamnya.
Pengertian Kerajinan Dari Kayu
Sebelum kita membahas contoh-contoh dari kerajinan kayu, alangkah lebih baiknya kita mengetahui terlebih dahulu bukan apa yang dimaksud dengan kerajinan dari kayu?
Jadi, kerajinan yang berasal dari kayu ini merupakan sebuah kegiatan yang digunakan untuk menghasilkan berbagai macam benda yang menarik dengan bahan dasar kayu.
Tentunya tidak semua orang bisa membuat kerajinan dari bahan kayu ini, melainkan orang-orang yang sudah ahli dalam membuatnya.
Kualitas dari kerajinan tersebut pun juga tergantung kepada kayu yang digunakan, apabila kayu yang digunakan semakin bagus maka semakin baik pula kualitas kerajinan yang dihasilkan.
Hal yang perlu kalian perhatikan adalah kerajinan dari kayu ini bisa memikat perhatian masyarakat loh, baik masyarakat lokal hingga mancanegara. Hal ini tentunya karena kerajinan memang didukung dengan kreatifitas dan juga nilai yang sangat tinggi.
Tags: kerajinan kayu