Kerajinan Kayu Mahoni - Seni Rajut dan DIY yang Memukau
Bahan finishing beragam
Serat mahoni yang halus dan lurus akan menghasilkan penampilan akhir kayu mahoni yang klasik dan anggun. Agar penampilan makin memesona, Anda dapat melapisi kayu mahoni dengan bahan pelapis atau finishing kayu tipe bening. Gunakan pelapis berbasis air atau water-based untuk penampilan natural yang segar dan kuat. Kayu mahoni dikenal sebagai material yang sangat ramah terhadap material pelapis atau cat sehingga berbagai bahan finishing dapat digunakan untuk melapisinya.
Walaupun termasuk kayu keras, mahoni mudah diolah. Jika Anda memiliki kegemaran woodworking atau carpentry, mahoni merupakan salah satu pilihan jenis kayu yang ideal karena sifatnya yang ramah terhadap perkakas manual. Anda dapat mengolahnya dengan peralatan ukuran besar ataupun kecil.
Selain itu, kayu mahoni dapat dipaku atau disekrup dengan mudah, tanpa khawatir pecah atau retak. Diukir pun menawan, tak heran jika industri ukir lokal menggunakan kayu ini sebagai salah satu bahan utamanya.
Morfologi Pohon Mahoni
Pohon mahoni, tumbuhan berbatang keras dengan ukuran yang begitu besar, mampu mencapai ketinggian luar biasa, hingga 40 meter dengan diameter batang mencapai 120 cm.
Mahoni menampilkan batang yang tak lain adalah keanggunan silindrisnya, penuh dengan cabang-cabang yang melingkar, dan tanpa cela.
Kulit batang pohon mahoni muda memancarkan keabu-abuan yang halus, namun seiring waktu, berubah menjadi cokelat kehitaman dengan alur-alur dangkal yang menyerupai sisik yang dengan mudah mengelupas.
Mahoni memamerkan sistem perakaran yang unik, akarnya berwujud tunggang yang tenggelam dalam tanah yang kekurangan air, namun berani menyentuh permukaan tanah yang lebih lembap.
Mereka berkilau dalam hijau muda ketika masih muda, dan seiring waktu, berubah menjadi hijau kecokelatan yang menggoda saat tua.
Di musim kemarau, pohon mahoni mengikuti kebijaksanaan pohon jati dengan menggugurkan daun-daunnya, upaya bijaksana untuk mengurangi penguapan.
Segepok daun dari pohon mahoni ini dapat dijadikan bahan berharga untuk menciptakan pupuk kompos secara alami.
Ketika pohon mahoni beranjak menuju usia 7 atau 8 tahun, ia memutuskan saat yang tepat untuk membunga dan berbuah.
Cangkang mahoni begitu keras, dan ketika dibuka, biji-biji mahoni pun terungkap, menyuguhkan rasa yang amat pahit, dipercaya memiliki manfaat untuk pengobatan berbagai penyakit.
Biji-biji itu tersebar dengan begitu banyaknya, berbentuk pipih, dan memperlihatkan warna cokelat kehitaman yang mendalam.
Penyebaran alami biji-biji ini terjadi ketika buah mahoni tua meledak dengan kemegahan dan menyebarkan biji-bijinya yang terbawa angin, menghampiri tempat-tempat baru untuk berakar dan tumbuh.
Karakteristik Kayu Mahoni
Meskipun terlihat sama, semua jenis kayu pasti memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Jika Anda menginginkan furniture yang terbuat dari kayu mahoni, Anda tentu harus mengenal karakteristiknya terlebih dahulu. Nantinya, Anda dapat mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya sebelum menentukan pilihan terbaik.
Jenis Serat Kayu yang Menyerupai Jati
Sumber : The Golf Club
Kayu mahoni memiliki karakter serat kayu yang lurus, sangat mirip dengan kayu jati. Itulah sebabnya jenis kayu ini sangat cocok dijadikan sebagai pengganti jati. Serat lurus tersebut membuatnya mudah diolah dan dimodifikasikan menjadi beragam model tanpa mengurangi keindahannya.
Semakin Tua, Warnanya Semakin Matang
Mahoni yang masih muda memiliki warna yang pucat sehingga warna tersebut kurang menarik untuk furniture atau kebutuhan lainnya. Namun, warna kayu tersebut akan semakin matang dan menarik ketika kayu semakin tua. Mahoni yang sudah berusia di atas 20 tahun memiliki warna merah hati yang menyolok. Warnanya tampak sangat natural sehingga tidak membutuhkan banyak polesan tambahan.
BACA JUGA: 7 Fakta Kayu Jati Belanda dan KarakteristiknyaJenis Finishing yang Beragam
Sumber : Wood Workers Source
Jika Anda ingin mempertahankan kesan warna mahoni yang kuat dan tajam, Anda bisa menggunakan bahan finishing yang terbuat dari water acrylic based. Bahan tersebut akan memperkuat tampilan asli mahoni tanpa sentuhan warna lainnya. Pilihlah tipe warna mahogany untuk menghasilkan tampilan alami terbaik. Anda bisa mengaplikasikannya pada kayu dengan cara dioles menggunakan ball, disemprot, atau dioles dengan kuas.
Kekurangan Kayu Mahoni
Di samping berbagai kelebihannya, kayu mahoni juga memiliki beberapa kekurangan. Mendapatkan kayu mahoni yang benar-benar matang dan berkualitas tidaklah mudah. Dalam masa pertumbuhannya, pohon mahoni sangat rentan terhadap hama sehingga sulit untuk mendapatkan mahoni yang tua atau matang dan berkualitas. Proses pengeringan dan pengolahannya dalam oven untuk menjadi kayu mahoni yang berkualitas tinggi pun lama.
Selain itu, spektrum warna mahoni begitu beragam, tergantung usia dari kayu mahoni. Meskipun hal ini dapat dianggap sebagai kelebihan, warna yang beragam akan memberikan kesulitan saat menginginkan satu tipe warna tertentu dalam jumlah besar.
Tags: kerajinan kayu