Kerajinan Kayu Mahoni - Seni Rajut dan DIY yang Memukau
Bahan finishing beragam
Serat mahoni yang halus dan lurus akan menghasilkan penampilan akhir kayu mahoni yang klasik dan anggun. Agar penampilan makin memesona, Anda dapat melapisi kayu mahoni dengan bahan pelapis atau finishing kayu tipe bening. Gunakan pelapis berbasis air atau water-based untuk penampilan natural yang segar dan kuat. Kayu mahoni dikenal sebagai material yang sangat ramah terhadap material pelapis atau cat sehingga berbagai bahan finishing dapat digunakan untuk melapisinya.
Walaupun termasuk kayu keras, mahoni mudah diolah. Jika Anda memiliki kegemaran woodworking atau carpentry, mahoni merupakan salah satu pilihan jenis kayu yang ideal karena sifatnya yang ramah terhadap perkakas manual. Anda dapat mengolahnya dengan peralatan ukuran besar ataupun kecil.
Selain itu, kayu mahoni dapat dipaku atau disekrup dengan mudah, tanpa khawatir pecah atau retak. Diukir pun menawan, tak heran jika industri ukir lokal menggunakan kayu ini sebagai salah satu bahan utamanya.
Karakteristik Kayu Mahoni
Meskipun terlihat sama, semua jenis kayu pasti memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Jika Anda menginginkan furniture yang terbuat dari kayu mahoni, Anda tentu harus mengenal karakteristiknya terlebih dahulu. Nantinya, Anda dapat mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya sebelum menentukan pilihan terbaik.
Jenis Serat Kayu yang Menyerupai Jati
Sumber : The Golf Club
Kayu mahoni memiliki karakter serat kayu yang lurus, sangat mirip dengan kayu jati. Itulah sebabnya jenis kayu ini sangat cocok dijadikan sebagai pengganti jati. Serat lurus tersebut membuatnya mudah diolah dan dimodifikasikan menjadi beragam model tanpa mengurangi keindahannya.
Semakin Tua, Warnanya Semakin Matang
Mahoni yang masih muda memiliki warna yang pucat sehingga warna tersebut kurang menarik untuk furniture atau kebutuhan lainnya. Namun, warna kayu tersebut akan semakin matang dan menarik ketika kayu semakin tua. Mahoni yang sudah berusia di atas 20 tahun memiliki warna merah hati yang menyolok. Warnanya tampak sangat natural sehingga tidak membutuhkan banyak polesan tambahan.
BACA JUGA: 7 Fakta Kayu Jati Belanda dan KarakteristiknyaJenis Finishing yang Beragam
Sumber : Wood Workers Source
Jika Anda ingin mempertahankan kesan warna mahoni yang kuat dan tajam, Anda bisa menggunakan bahan finishing yang terbuat dari water acrylic based. Bahan tersebut akan memperkuat tampilan asli mahoni tanpa sentuhan warna lainnya. Pilihlah tipe warna mahogany untuk menghasilkan tampilan alami terbaik. Anda bisa mengaplikasikannya pada kayu dengan cara dioles menggunakan ball, disemprot, atau dioles dengan kuas.
Pohon Mahoni: Asal, Sebaran, Morfologi, Habitat, dan Manfaatnya
Tak hanya jati, mahoni adalah jenis pohon yang begitu populer di tengah masyarakat Indonesia.
Pohon yang bisa kita jumpai di berbagai sudut, mulai dari sisi jalan yang memberikan teduh, hutan kota, hingga di perkebunan.
Mahoni, pohon penghasil kayu keras, memiliki kualitas yang memikat, meski sedikit berada di bawah jati bila melihat dari sisi kekuatan, daya tahan, serta coraknya.
Oleh sebab itulah, mahoni menjadi pilihan utama para pengrajin mebel dan menjadi primadona kedua dalam perdagangan kayu.
Menariknya, pohon mahoni bukanlah asli dari Indonesia, namun datang dari wilayah Hindia Barat.
Dari seluruh bagian pohon ini, kita dapat memetik beragam manfaat mulai dari batang yang kuat, getah yang berharga, biji yang berpotensi, daun yang beragam kegunaannya, hingga jasa lingkungan yang amat berarti.
Tidaklah mengherankan jika mahoni dianggap sebagai salah satu pohon yang patut dibudidayakan.
Kekurangan Kayu Mahoni
Terkadang, dalam memilih kayu untuk furnitur rumah Anda, penting untuk memahami bahwa meskipun memiliki banyak keunggulan yang luar biasa, kayu juga tidak luput dari kelemahan.
Oleh karena itu, kita harus mempertimbangkan beberapa kekurangan yang mungkin ada saat kita memilih kayu mahoni ini untuk menghiasi rumah kita.
1. Proses Mengeringkan Lama
Kayu mahoni, selain kerap kali diserang oleh hama, juga memiliki sifat-sifat yang memerlukan waktu yang relatif lama dalam proses pengeringannya.
Kelemahan ini mungkin menghasilkan kualitas kayu jati yang lebih rendah. Kayu mahoni yang sepenuhnya kering akan menunjukkan kekuatan dan daya tahan yang lebih baik.
2. Mudah Diserang Hama
Pohon mahoni tropis sering kali menjadi mangsa parasit dan serangga yang ganas saat mengalami fase perkembangannya.
Inilah alasan mengapa mencari kayu mahoni yang matang bisa menjadi tantangan yang sesungguhnya. Ironisnya, pohon mahoni itu sendiri makin kokoh dan menawan ketika usianya memasuki puluhan tahun.
Dalam tahun-tahun tersebut, mahoni memamerkan keindahan yang begitu eksklusif, memancarkan kekuatan yang tak tertandingi dalam alam.
3. Mudah Berjamur di Area Outdoor
Jamur dalam lingkungan terbuka dengan cepat menyerang kayu mahoni, menyebabkan pertumbuhan jamur yang lebih cepat daripada yang terjadi pada kayu jati.
Maka dari itu, sangat disarankan untuk menggunakan kayu mahoni ini di dalam ruangan yang terlindung dari segala kondisi cuaca ekstrim.
Apabila kayu jenis ini terpapar kelembaban, maka pertumbuhan jamur akan berlangsung lebih cepat.
Tags: kerajinan kayu