"Seni Kerajinan Keramik - Kreativitas dari Bahan Baku Alam"
Bahan Membuat Keramik
Dalam membuat keramik terdapat bahan-bahan tertentu yang dipergunakan oleh pembuat keramik, ada 3 macam bahan, berikut penjelasannya:
1. Tanah Liat
Didalam tanah liat terdapat empat kandungan utama diantaranya kaolinite, montmorillinote, halloysite dan illite. Dengan adanya perbedaan antara kandungan tanah maka akan menghasilkan sifat yang berbeda pula.
Sifat yang penting dalam tanah liat disebut plastisitas yang artinya kemampuan dibentuk tanpa mudah retak, kemampuan dilebur (fusibilitas), bahan baku pasir (kwarsa) dan sebagai bahan non plastik (fungsi).
2. Pasir
Pasir berfungsi sebagai bahan pengisi, namun jika penambahan terlalu banyak silika, maka pasir maka akan menyebabkan keretakan pada saat pembakaran berlangsung.
3. Feldspar
Feldspar berfungsi sebagai bahan pengikat dalam pembuat keramik serta menurunkan temperatur pembakaran. Ada beberapa jenis bahan feldspar yang diantaranya adalah K-feldspar, Na-feldspar dan Ca-feldspar.
Proses Pembuatan Keramik
Dalam proses pembuatan keramik ada 5 tahapan yang harus dilalui, yaitu sebagai berikut.
1. Pengolahan Bahan
Dalam tahapan ini para pengrajin akan mencampurkan bahan tanah liat dengan material yang lain termasuk air.
Didalam pengolahan bahan ini ada proses-proses tertentu yang harus dilakukan, antara lain:
2. Pembentukan
Dalam proses pembentukan ini ada 3 teknik yang kerap digunakan diantaranya adalah:
Teknik pijit tekan (pinching) merupakan teknik yang paling populer dikalangan para pengarajin keramik. Pada teknik ini pembentukan badan keramik dilakukan secara manual.
Cara menggunakan teknik yaitu, tanah liat cukup dipijit tekan dari bentuk bola menjadi bentuk yang diinginkan dengan menggunakan jari-jari tangan.
Teknik pilin (coiling) adalah teknik pembentukan badan keramik secara manual. Cara menggunakan teknik ini tanah liat digulung hingga terbentuk pilinan tanah.
Teknik lempengan (slabbing) adalah pembentukan badan keramik dengan cara membentuk lempengan rol. Lempengan kerap digunakan untuk membuat sebuah keramik yang berbentuk persegi/ silinder.
Teknik putar atau disebut juga teknik pilin merupakan proses pembentukan badan keramik menggunakan alat putar kaki (kickwheel).
Keramik yang dibuat menggunakan teknik putar biasanya menghasilkan bentuk yang simetris.
Pembuatan keramik menggunakan teknik ini mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi dibanding teknik lain.
Oleh karena itu diperlukan waktu yang tidak sebentar dalam melatih jari-jari agar terebntuk feeling dalam waktu membuat keramik.
Dalam teknik ini keramik tidak dibentuk secara langsung dengan tangan. Melainkan menggunakan bantuan cetakan yang dibuat dari gipsum.
Contoh Produk Kerajinan dari Bahan Keramik
Source : Freepik
Seni kerajinan dari bahan keramik tidak pernah kehilangan peminatnya. Terlebih, produk-produk dari keramik selalu memiliki penggemar dan memiliki daya tarik tersendiri yang tidak pernah lengkang oleh waktu.
Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), kerajinan keramik adalh karya seni buatan tangan manusia di mana tanah liat sebagai bahan pembuatannya. Saat hendak menciptakan produk dari bahan keramik, Pins memerlukan material lain seperti pasir, kaolin atau tanah liat putih, bahan pengikat, dan sebagainya.
Saat Pins sudah menguasai teknik pembuatan keramik, maka ada banyak sekali produk yang dapat dihasilkan. Mulai dari peralatan rumah tangga hingga elemen dekorasinya, seperti:
- Vas bunga keramik
- Piring
- Gelas
- Piring hias
- Gelas hias
- Jam keramik
- Guci
Selain menarik dari sisi estetika, produk dari keramik memiliki nilai seni dan nilai jual yang tinggi. Jadi, cocok untuk para kolektor. Apakah kamu tertarik menguasai teknik-teknik dalam pembuatan kerajinan dari bahan keramik?
Semoga artikel ini dapat membantumu, ya!
Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini.
Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!
Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.
Contoh Kerajinan dari Bahan Alam
Kerajinan dari bahan alam mencerminkan kekayaan alam Indonesia yang melimpah. Inilah beberapa contoh kerajinan menakjubkan yang diciptakan dari berbagai bahan alam:
Bahan Lunak Alam
1. Kerajinan dari Tanah Liat
Kerajinan dari tanah liat adalah bagian integral dari kekayaan seni dan kerajinan Indonesia. Tanah liat, dengan sifat-sifatnya yang elastis dan plastis, memungkinkan pembuatan berbagai jenis kerajinan seperti gerabah, genteng, keramik, dan banyak lagi, baik sebagai hiasan maupun perabotan rumah tangga. Proses pembuatan kerajinan ini masih mengandalkan keterampilan tangan manusia dan sering mengikuti metode tradisional.
Tahapan Pembuatan Kerajinan dari Tanah Liat:
Contoh Kerajinan Dari Tanah Liat:
A. Kerajinan Keramik
Kerajinan keramik adalah seni mengolah tanah liat menjadi produk dengan berbagai proses. Teknik yang digunakan mencakup pijit, butsir, pili, pembakaran, dan glasir. Hasilnya adalah produk kerajinan yang indah dan sering digunakan sebagai barang hias.
Keramik modern dengan desain inovatif, seperti piring, mangkok, dan vas, diproduksi dengan menggunakan teknik kerajinan tanah liat.
B. Kerajinan Gerabah
Gerabah, meskipun memiliki kualitas bahan yang mirip dengan keramik, memiliki karakteristik yang berbeda. Gerabah umumnya digunakan untuk pembuatan periuk, belanga, tempat air, dan lain-lain. Produk gerabah memiliki permukaan yang lebih kasar dibandingkan dengan keramik.
Gerabah tradisional Indonesia, seperti gerabah Kasongan di Yogyakarta, terkenal dengan bentuk dan coraknya yang khas.
Tags: kerajinan dari bahan yang