Kerajinan Sulam Khas Aceh - Eksplorasi Kecantikan dan Keterampilan
Batik❤️
Nah terakhir ada Batik Aceh. Bukan hanya kain songketnya saja yang bisa dijadikan sebagai oleh-oleh, tapi Batik Aceh juga patut dipertimbangkan lho. Jika berbicara kualitas, ngga kalah dengan daerah-daerah lain.
Bahkan Batik Aceh Memiliki ciri khas tersendiri, terletak di motifnya. Setiap motif memiliki nilai filosofis dan makna sangat tinggi, sebut saja beberapa motif yang terkenal ada Awan bergerak, Pintu Aceh, Rencong, Pucuk Rebung, dan Bunga Jempa. Motif-motif tersebut sangatlah mempesona.
Itu dia beberapa souvenir khas Aceh yang bisa kamu bawa pulang kerumah untuk diberikan kepada keluarga, kerbat terdekat, ataupun rekan kantor. Atau kamu juga ingin membelinya untuk dijadikan koleksi pribadi juga bisa. Semoga artikel kami ini dapat sedikit membantumu ya !
Oleh-Oleh Khas Aceh Perlu Dilirik
Berikut ini ada beberapa rekomendasi oleh-oleh khas Aceh yang bisa kita bawa pulang ke kampung halaman.
Mendengar kata rencong mungkin sebagian orang sudah merasa tidak asing lagi. Apalagi rencong sendiri menjadi julukan bagi Aceh.
Seperti yang kita tau, rencong merupakan senjata khas Aceh yang memiliki nilai tinggi. Senjata ini menyerupai bentuk seperti belati. Biasanya pada zaman dulu, rencong selalu dibawa oleh para raja dan bangsawan yang mana melambangkan harkat kehormatan bagi pemegangnya.
Saat ini, kita bisa memiliki rencong sebagai oleh-oleh khas Aceh yang dapat ditemukan di beberapa pusat oleh-oleh. Berbagai jenis rencong bisa wisatawan bawa pulang mulai dari rencong yang terbuat dari kayu, besi putih, kuningan, hingga emas. Harga rencong ini pun menyesuaikan kualitasnya yakni dibanderol mulai dari Rp 50.000.
Perhiasan Pinto Aceh
Pinto aceh adalah motif perhiasaan yang awal mulanya ditemukan oleh seniman asal Aceh kala itu, Mahmud Ibrahim yang juga ahli pandai besi. Mahmud Ibrahim membuat karyanya karena terinspirasi dari monumen peninggalan raja Aceh, Iskandar Muda yang berbentuk monumen. Ada juga yang mengatakan bahwa bangunan tersebut menjadi tempat keluar masuknya para permaisuri dan dayang raja dari dan ke sungai di dekat monumen tersebut.
Saking indahnya pinto aceh, pada masa awal pembuatannya harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan tidak sembarang orang dapat membuatnya. Hal ini karena perlu adanya keterampilan membuat pinto aceh yang tinggi. Sedikit demi sedikit banyak yang mampu membuatnya, bahkan tidak hanya orang Aceh sendiri, luar Aceh khususnya Jawa juga sanggup membuatnya.
Asal rencong memang dari daerah Pinto Khop, namun karena keindahannya, kini dapat ditemukan di berbagai tempat yang dapat dijadikan sebagai oleh-oleh khas Aceh. Jangan khawatir jika motif pinto aceh yang hanya itu-itu saja, karena sekarang terdapat berbagai bentuk pinto aceh berupa aksesoris seperti cincin, kalung, gelang, peniti, bahkan dibuat varian baru pada kemeja, jilbab, hingga kopiah.
Tags: kerajinan aceh