Kerajinan Sulam Khas Aceh - Eksplorasi Kecantikan dan Keterampilan
Kembang Loyang
Sekilas, camilan ini sangat mirip dengan kembang goyang yang menjadi makanan khas Jakarta. Tapi ternyata ada hal membuat makanan ini berbeda terutama dari bentuk, adonan, dan rasanya.
Kemudian cetakan berbentuk kembang dicelupkan kedalam adonan sedikit baru selanjutnya digoreng. Beberapa tempat di Aceh kadan menambahkan biji wijen ke dalam adonan agar memiliki tekstur dan tambahan rasa.
Hidangan ini biasa tersaji ketika lebaran atau saat bersantai bersama keluarga. Anda bisa mendapatkan dengan mudah jajanan satu ini di toko-toko camilan khas Aceh.
Biasanya, satu kemasan kembang loyang berukuran 100 gr dijual seharga Rp7.000,00 saja. Harganya yang murah dan tahan dalam waktu yang lama membuat hidangan satu ini wajib masuk daftar oleh-oleh khas Aceh berupa makanan.
Ija Kroeng
Sebagai pakaian yang sangat mencerminkan umat Islam Indonesia, sarung selalu diminati banyak orang, salah satunya yang dari Aceh, Ija Kroeng. Selain dapat digunakan dalam kegiatan ibadah utamanya sholat dan mengaji, sarung juga menjadi alat serbaguna, untuk selimut misalnya. Kelebihan dari Ija Kroeng adalah jenis sarung ini dibuat dengan metode home made dan menggunakan kain katun seluruhnya sebagai bahan baku pembuatan.
Bahkan katun tersebut di datangkan langsung dari India namun proses penenunannya dilakukan di daerah Tangerang sebelum nantinya dikirim ke Aceh untuk dijadikan sarung serta dipasarkan ke konsumen. Sarung ini diproduksi dengan warna utama hitam dan putih dan sangat cocok bagi orang dewasa maupun anak-anak.
Harga dari oleh-oleh khas Aceh ini tidak mahal-mahal amat, yakni berkisar 117 ribu untuk anak-anak dan 162 ribu bagi orang dewasa. Ada juga versi limited edition pada hari-hari tertentu seperti Idul Fitri dengan memberi sentuhan warna yang berbeda dari sebelumnya, yaitu hijau pupus, merah bata, dan abu-abu muda dengan harga yang lebih mahal tentunya.
Tags: kerajinan aceh