... 10 Kerajinan Khas Bali DIY yang Menakjubkan: Panduan dan Inspirasi

Seni Sulam Bali - Keindahan Kerajinan Tangan Tradisional untuk DIY yang Memukau

Tips Berbelanja di Pasar Seni Ubud

Untuk membuat pengalaman belanja Anda di Pasar Seni Ubud menjadi lebih menyenangkan, berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda ikuti:

Tips bernegosiasi

Bernegosiasi adalah hal yang umum dilakukan di pasar-pasar di Bali, termasuk di Ubud Art Market. Namun, untuk mendapatkan harga yang wajar, Anda perlu tahu cara bernegosiasi yang tepat. Berikut adalah beberapa tips bernegosiasi di Pasar Seni Ubud:

  1. Bersikaplah ramah dan sopan
    Pedagang di Ubud Art Market umumnya ramah dan sopan. Dengan bersikap yang sama, Anda dapat menciptakan suasana yang nyaman dan membuat pedagang lebih siap untuk bernegosiasi.
  2. Jangan tergesa-gesa
    Bernegosiasi memerlukan waktu dan kesabaran. Jangan terlalu tergesa-gesa untuk membeli barang dan jangan ragu untuk melihat barang di tempat lain sebelum membuat keputusan akhir.
  3. Bernegosiasi dengan baik
    Selalu bernegosiasi dengan baik dan sopan. Jangan terlalu keras atau terlalu lembut dalam bernegosiasi. Ingatlah bahwa pedagang juga ingin mendapatkan keuntungan.
  4. Gunakan bahasa yang baik
    Gunakan bahasa yang baik dan jelas saat bernegosiasi. Jangan menggunakan bahasa yang kasar atau tidak sopan.
  5. Bernegosiasi dengan angka
    Saat bernegosiasi, selalu gunakan angka dan pastikan Anda memiliki dasar harga yang baik.
  6. Jangan terlalu keras kepala
    Jangan terlalu keras kepala dalam bernegosiasi. Ingatlah bahwa pedagang juga ingin mendapatkan keuntungan dan Anda harus memberikan ruang untuk kedua belah pihak untuk bernegosiasi.
  7. Jangan takut untuk pergi
    Jika Anda merasa tidak puas dengan harga yang ditawarkan, jangan takut untuk pergi dan mencari di tempat lain.

5. Kain Endek

Kain endek adalah jenis kain tenun khas Bali yang paling banyak peminatnya. Kain ini awal mula berkembang di desa Gelgel Klungkung tepatnya pada masa kerajaan Dalem Waturenggong. Kain-kain ini kemudian terus berkembang dan menyebar ke desa-desa sekitarnya.

Kata Endek berasal dari bahasa Bali yang arti nya berdiam atau tidak berubah. Nam ini didapat dari proses pembuatannya yaitu pada bagian kain diikat kemudian dicelup. Benang-benang yang diikat tidak berubah warna sehingga disebut dengan ”ngendek”.

Kain ini dianggap oleh masyarakat Bali sebagai identitas mereka bahkan sejak tahun 2011 kain endek digunakan sebagai seragam untuk acara pemilihan putra dan putri duta endek.

Motif kain endek bermacam-macam bahkan ada yang dianggap sakral yaitu motif patra dan motif encak saji. Motif-motif tersebut hanya digunakan pada kegiatan-kegiatan keagamaan. Selai itu ada motif-motif tertentu lainnya seperti motif yang hanya boleh digunakan oleh bangsawan dan sesepuh. Sementara itu untuk kegiatan-kegiatan lainnya motif kain endek yang digunakan adalah motif alam.


Tags: kerajinan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia