Seni Sulam Bali - Keindahan Kerajinan Tangan Tradisional untuk DIY yang Memukau
Daftar Oleh-Oleh Khas Bali Yang Murah, Terkenal, Tahan Lama, Dan Wajib Dibeli
Ini dia oleh-oleh khas Bali yang paling terkenal dan tentu saja tahan lama yaitu Kaos Joger. Siapa seh yang tak kenal Joger? Hampir setiap wisatawan yang berkunjung ke Bali selalu memburu kaos yang satu ini. Tak heran jika ada istilah belum ke Bali kalau belum mampir ke Joger.
Kaos Joger terkenal akan kata-katanya yang unik dan kritis. Dengan slogan “pabrik kata-kata”, menjadikan Joger sebagai salah satu ikon Bali. Tak hanya kaos, di pusat oleh-oleh Joger, Anda bisa menemukan aksesoris khas Bali lainnya seperti sandal, mug, tas dan gantungan kunci.
Untuk harganya bervariasi dan sesuai dengan kualitas barangnya. Misalnya kaos, dibanderol dengan harga sekitar lebih dari Rp. 100.000,-. Alamat toko oleh-oleh Joger ada di jalan raya Kuta dan jalan Raya Denpasar – Bedugul KM 37,5.
Oya, menurut info yang saya dapat, Joger yang asli ini hanya dijual di pulau Bali, tak menerima pesanan online. Jadi, jangan sampai terlewatkan saat liburan ke Bali. Dan satu lagi, tak usah malu jika Anda ingin tertawa begitu membaca kalimat-kalimat iseng di tokonya.
Salak Bali
Tak hanya Jogja yang terkenal dengan salak pondohnya, Bali juga terkenal akan salak Balinya yang sering diburu para wisatawan untuk oleh-oleh. Ada 2 jenis salak Bali yang dapat Anda bawa pulang yaitu salak biasa (rasanya asem kecut dengan tektur isi daging buah yang tebal) dan salak gula pasir (rasanya manis, tektur isi daging buah lebih tipis dari salak bali biasa).
Salak gula pasir adalah kultivar salak Bali. Seperti namanya, salak ini paling manis dibanding dua jenis salak lainnya meski ukurannya paling mungil. Bentuknya agak bulat dan terdapat semacam duri-duri kecil pada kulitnya. Biasanya salak Bali diijual dalam kemasan berupa besek yang isinya 5 kg.
Musim salak gula pasir sekitar bulan Februari. Jika sedang musim, harga per kilogram dengan isi sekitar 18 buah salak Rp 13.000-25.000. Namun kalau sedang tak musim, harganya bisa mencapai Rp 60.000-90.000/kg.
Di pasar Sindhu, Sanur, Denpasar, jika sedang tak musim salak gula pasir bisa dipesan dua hari sebelumnya. Namun, Anda juga bisa langsung membelinya di toko-toko oleh-oleh di Bandara Internasional Ngurah Rai dengan harga Rp 80.000 per bungkus ukuran 900 gram.
Lukisan Kamasan
Tak hanya disuguhkan dengan pemandangan yang cantik, wisatawan Bali pun disuguhkan lukisan-lukisan yang indah di sepanjang jalan Kuta, Sanur, Nusa Dua, Seminyak, dan juga pasar seni.
Lukisan di sana disebut dengan lukisan gaya kamasan karena muncul pada masa keemasan kerajaan Bali Kuno. Tema-tema dari lukisan ini pun bermacam-macam seperti kisah tentang kehidupan dewa-dewa, bangsawan, serta dongen-dongen binatang.
Warna yang digunakan untuk lukisan kamasan terbuat dari bahan-bahan alami seperti warna hitam menggunakan arang. Warna biru menggunakan rumput taum, babakan kayu sunti untuk warna merah, warna putih menggunakan tulang yang dihancurkan, dan minyak kemiri untuk warna kuning.
Pada awalnya lukisan ini tidak untuk diperjualbelikan tetapi hanya untuk pajangan atau hiasan di tempat-tempat suci. Para pelukis menjadi pekerja tetap untuk para raja dan bangsawan Bali.
Daya Tarik Pasar Seni Ubud
Beragam kerajinan tradisional
Pasar Seni Ubud menawarkan beragam kerajinan tradisional Bali yang dibuat oleh para seniman lokal. Anda dapat menemukan patung, lukisan, kerajinan tangan, dan banyak lagi. Selain itu, pasar ini juga menawarkan suasana pasar tradisional yang autentik, dengan pedagang yang ramah dan suasana yang menyenangkan.
- Patung
Di Ubud Art Market, Anda dapat menemukan patung-patung khas Bali yang dibuat dari berbagai jenis bahan seperti kayu, batu, dan tanah liat. Patung-patung ini dapat digunakan sebagai hiasan rumah atau sebagai kenang-kenangan dari Bali. - Lukisan
Pasar Seni Ubud juga menawarkan beragam lukisan yang dibuat oleh seniman lokal. Anda dapat menemukan lukisan tradisional Bali yang menggambarkan kebudayaan dan kekayaan alam Bali. - Kerajinan tangan
Pasar ini juga memiliki beragam kerajinan tangan yang dibuat oleh seniman lokal seperti kerajinan kulit, kerajinan batik, kerajinan perak, kerajinan tembikar, kerajinan tenun dan masih banyak lagi.
Pedagang yang ramah
Pedagang di Pasar Seni Ubud umumnya ramah dan selalu siap untuk menjawab pertanyaan Anda. Mereka juga akan senang untuk bernegosiasi dengan Anda dan membantu Anda menemukan barang yang Anda cari.
Suasana Pasar yang khas
Ubud Art Market juga menawarkan suasana pasar tradisional yang autentik. Anda dapat merasakan suasana pasar yang hidup dan sibuk, dengan pedagang yang ramah dan siap membantu Anda dalam mencari barang yang Anda inginkan. Pasar ini juga menawarkan pemandangan yang indah dari sekitar pasar. Anda dapat merasakan hawa pasar seni yang khas Bali dan menikmati suasana yang menyenangkan.
Harga yang bervariasi
Harga barang di Pasar Seni Ubud bervariasi tergantung pada kualitas dan jenis barang yang Anda cari. Anda dapat menemukan barang yang murah atau mahal, tergantung pada keinginan dan budget Anda.
Pia Legong Dan Pia Eiji
Selain Pie Susu, ada satu lagi oleh oleh makanan khas Bali yang terkenal dan tahan lama, namanya Pia Legong. Makanan ringan khas Bali ini dibuat tanpa menggunakan mesin dan hanya dalam jumlah terbatas untuk menjaga kualitas rasa. Tersedia sedikitnya tiga varian rasa yaitu keju, cokelat dan kacang hijau.
Rasanya yang enak dan kulitnya yang renyah tidak keras, membuat kue ini banyak diburu oleh wisatawan. Harga Pia Legong Bali sekitar Rp. 90.000,- per dosnya (isinya sekitar 8 buah). Lokasi dan alamat Pia Legong terletak di Jl. By pass Ngurah Rai, Ruko Kuta Megah 15 Kuta, Bali.
Oya, bagi Anda penggemar kue pia, saya ingin sedikit memberikan info tentang kue pia yang enak selain pia Legong ini. Ada 2 pia lain yang perlu Anda coba yaitu pia Mangkok yang merupakan andalan oleh-oleh khas Malang dan bakpia pathuk ikonnya kuliner Jogja . Untuk bakpia Jogja yang enak dan recommended adalah bakpia pathuk 25, 75, kurniasari, dan bakpia pojok.
Selain Pia Legong, ada juga Pia Eiji yang cukup terkenal dengan cita rasa enak. Varian isi / rasanya ada coklat, kacang hijau, dan keju. Anda bisa membeli Pia Eiji dibeberapa outletnya di Jl. Raya Kuta No.93a, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Jl. Bedahulu VII No.7, Dauh Puri Kaja, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali, dan Jl. By Pass Ngurah Rai No.39, Kuta, Kabupaten Badung, Bali.
Tags: kerajinan