... 10 Kerajinan Khas Bali DIY yang Menakjubkan: Panduan dan Inspirasi

Seni Sulam Bali - Keindahan Kerajinan Tangan Tradisional untuk DIY yang Memukau

Pie Susu

Bagi Anda yang sedang berburu oleh-oleh khas Bali yang berupa makanan, jangan sampai melewatkan Pie Susu. Pie susu punya bentuk ceper, lalu bagian pinggirannya agak keras. Yang manis legit tentu saja di bagian tengah karena ada fla susu yang rasanya creamy banget. Semanis wingko babat yang merupakan oleh-oleh khas Semarang .

Adonan tepung dan susu dibakar dalam oven. Lalu dikemas dalam plastik satuan. Rasanya legit di tengah dan rasa polos tepung di pinggir. Secara keseluruhan teksturnya begitu lembut dan lumer di lidah. Rasa manis juga berpadu apik, sehingga tidak terasa terlalu manis menghentak.

Pie Susu termasuk salah satu oleh oleh makanan khas Bali yang menjadi favorit wisatawan. Selain pie susu original, ada juga pie susu dengan rasa beragam. Pie susu tersedia dalam berbagai topping seperti keju, almond, kismis dan choco chips.

Dilansir dari travel.kompas.com, ternyata ada banyak merek Pie Susu yang beredar di Bali. Tetapi merek yang paling terkenal adalah “Pie Susu Asli Enaaak” yang sudah ada sejak tahun 1989. Sesuai namanya, rasanya memang benar-benar enak. Agak susah mendapatkan Pie Susu merek ini di toko-toko bebas.

Toko pusatnya berada di Jalan Nangka Selatan Nomor 163, Denpasar. Namun, walau datang langsung, bukan jaminan Anda bisa langsung membelinya. Jika nekat langsung datang tanpa memesan, sebaiknya datang di pagi hari. Saat itu, masih ada beberapa stok Pie Susu yang tersedia. Kalau datang siang, sudah dipastikan stok Pie Susu sudah habis.

Cabang lainnya ada di Jalan Wahidin Nomor 35, Denpasar, dan Jalan Dewi Sri VIII Blok B-8, Pertokoan Kuta Plaza. Harga per kotak Rp 25.000 untuk isi 10 buah. Paling laku tentu saja rasa original. Pie Susu yang dibeli sebaiknya langsung dimasukkan ke kulkas agar awet dan bisa tahan hingga seminggu.

Selain, Pie Susu Asli “Enaaak”, pilihan merek lain bisa Pie Susu Dhian. Alamat pie susu dhian Bali berada di Jalan Nangka, tak jauh dari “Pie Susu Asli Enaak”. Nah, jika berlibur ke Bali, jangan lupa segera pesan Pie Susu sebelum kehabisan.

Daya Tarik Pasar Seni Ubud

Beragam kerajinan tradisional

Pasar Seni Ubud menawarkan beragam kerajinan tradisional Bali yang dibuat oleh para seniman lokal. Anda dapat menemukan patung, lukisan, kerajinan tangan, dan banyak lagi. Selain itu, pasar ini juga menawarkan suasana pasar tradisional yang autentik, dengan pedagang yang ramah dan suasana yang menyenangkan.

  • Patung
    Di Ubud Art Market, Anda dapat menemukan patung-patung khas Bali yang dibuat dari berbagai jenis bahan seperti kayu, batu, dan tanah liat. Patung-patung ini dapat digunakan sebagai hiasan rumah atau sebagai kenang-kenangan dari Bali.
  • Lukisan
    Pasar Seni Ubud juga menawarkan beragam lukisan yang dibuat oleh seniman lokal. Anda dapat menemukan lukisan tradisional Bali yang menggambarkan kebudayaan dan kekayaan alam Bali.
  • Kerajinan tangan
    Pasar ini juga memiliki beragam kerajinan tangan yang dibuat oleh seniman lokal seperti kerajinan kulit, kerajinan batik, kerajinan perak, kerajinan tembikar, kerajinan tenun dan masih banyak lagi.

Pedagang yang ramah

Pedagang di Pasar Seni Ubud umumnya ramah dan selalu siap untuk menjawab pertanyaan Anda. Mereka juga akan senang untuk bernegosiasi dengan Anda dan membantu Anda menemukan barang yang Anda cari.

Suasana Pasar yang khas

Ubud Art Market juga menawarkan suasana pasar tradisional yang autentik. Anda dapat merasakan suasana pasar yang hidup dan sibuk, dengan pedagang yang ramah dan siap membantu Anda dalam mencari barang yang Anda inginkan. Pasar ini juga menawarkan pemandangan yang indah dari sekitar pasar. Anda dapat merasakan hawa pasar seni yang khas Bali dan menikmati suasana yang menyenangkan.

Harga yang bervariasi

Harga barang di Pasar Seni Ubud bervariasi tergantung pada kualitas dan jenis barang yang Anda cari. Anda dapat menemukan barang yang murah atau mahal, tergantung pada keinginan dan budget Anda.


Tags: kerajinan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia