Seni Sulam Bali - Keindahan Kerajinan Tangan Tradisional untuk DIY yang Memukau
5 Kerajinan Tangan Khas Bali dan Penjelasannya
Bali terkenal dengan pantainya yang sangat canti. Keindahan alam di Pulau Bali mampu menarik banyak turis Internasional. Jika kamu berkunjung ke Bali kamu bisa membawa benda-benda kerajinan tangan khas Bali di bawah ini untuk keluarga di rumah.
Pusat industri seni ukir patung kayu khas Bali berada di Gianyar. Ukiran kayu Gianyar sudah tidak diragukan lagi. Turis-turis mancanegara yang datang ke Bali tidak hanya menikmati indahnya Pulau Dewata tetapi juga tertarik dengan proses pembuatan seni ukir mereka. Ukiran Gianyar terkenal dengan khasnya, detailnya yang rapi, serta bahan baku yang berkualitas tinggi.
Proses pembuatannya pun memakan waktu cukup lama yakni antara 1 hingga 4 bulan. Tak heran jika hasil karya mereka dihargai hingga puluhan juta rupiah. Harga yang dibandrol menyesuaikan dengan ukuran patung, tingkat kerumitan pahatan, dan juga kualitas kayu.
Umumnya kayu yang digunakan para pengrajin adalah kayu suar yang didapatkan dari Jawa dan Kalimantan. Namun tak jarang juga menggunakan kayu lain seperti meranti, waru, sonokeling, ebony, dan bonggol jati. Sedangkan kayu lokal yang digunakan adalah kayu panggal buaya.
Bentuk dari patung-patung Gianyar sangat beragam mulai dari dewa-dewa, binatang, hingga makhluk mitologi seperti naga.
5. Kain Endek
Kain endek adalah jenis kain tenun khas Bali yang paling banyak peminatnya. Kain ini awal mula berkembang di desa Gelgel Klungkung tepatnya pada masa kerajaan Dalem Waturenggong. Kain-kain ini kemudian terus berkembang dan menyebar ke desa-desa sekitarnya.
Kata Endek berasal dari bahasa Bali yang arti nya berdiam atau tidak berubah. Nam ini didapat dari proses pembuatannya yaitu pada bagian kain diikat kemudian dicelup. Benang-benang yang diikat tidak berubah warna sehingga disebut dengan ”ngendek”.
Kain ini dianggap oleh masyarakat Bali sebagai identitas mereka bahkan sejak tahun 2011 kain endek digunakan sebagai seragam untuk acara pemilihan putra dan putri duta endek.
Motif kain endek bermacam-macam bahkan ada yang dianggap sakral yaitu motif patra dan motif encak saji. Motif-motif tersebut hanya digunakan pada kegiatan-kegiatan keagamaan. Selai itu ada motif-motif tertentu lainnya seperti motif yang hanya boleh digunakan oleh bangsawan dan sesepuh. Sementara itu untuk kegiatan-kegiatan lainnya motif kain endek yang digunakan adalah motif alam.
Pasar Seni Ubud, Pusat Belanja Kerajinan Khas dan Unik di Bali
Pasar Seni Ubud adalah salah satu pasar terkenal di Bali yang menyediakan beragam kerajinan tradisional yang dibuat oleh seniman lokal. Pasar ini terletak di Jalan Sukawati, Ubud dan merupakan tempat yang tepat untuk menikmati pengalaman belanja kerajinan khas Bali serta menikmati suasana pasar seni yang autentik.
Dalam artikel ini, kami akan memberikan informasi tentang Pasar Seni Ubud, termasuk apa yang dapat Anda harapkan saat mengunjungi pasar ini, tips bernegosiasi, rekomendasi item yang dibeli, dan panduan untuk berkunjung ke pasar ini.
Kami juga akan memberikan tips untuk membuat pengalaman belanja Anda di Pasar Seni Ubud menjadi lebih menyenangkan. Jadi, jika Anda ingin menikmati pengalaman belanja kerajinan tradisional Bali yang autentik, jangan lupa untuk mengunjungi Pasar Seni Ubud saat Anda berada di Bali.
Tags: kerajinan