... Kerajinan Khas Bangka Belitung: 10 Ide Kerajinan Tangan DIY yang Mudah

Kerajinan Jarum Tradisional Bangka Belitung - Keindahan DIY dan Keterampilan Rajut Lokal

Batik Belitung

Batik Belitung memiliki ciri khas motif dan warna yang berbeda dengan batik dari daerah lain di Indonesia.

Motif-motif yang terinspirasi dari alam dan kearifan lokal menjadi daya tarik utama dari batik Belitung. Busana batik, aksesoris, dan barang-barang lain yang dihiasi dengan batik Belitung.

Pilihan menggunakan batik Belitung merupakan pilihan yang populer di kalangan masyarakat setempat maupun pengunjung.

Yang membuat batik Belitung berbeda dengan daerah lainnya terletak pada motifnya yang khas. Motif yang dipilih mulai dari flora dan fauna khas Belitung dan ikon daerah setempat seperti perahu dan kater.

Harga Batik Belitung dijual seharga Rp250.000 untuk ukuran 2,3 m x 1,15 m dengan satu motif warna.

Sedangkan dengan motif kombinasi yang terdiri dari tiga warna dengan cap dan tulis seharga Rp300.000. dan yang paling mahal Rp1,5 juta dengan batik sutera motif keremunting.

Batik Madura

Kebanyakan motif batik daerah menyimbolkan budaya dan watak masyarakat setempat. Hal ini juga terdapat pada batik Madura. Batik Madura identik dengan warna dan corak yang berani serta tegas sebagai cerminan watak masyarakat Madura. Warna pada batik Madura didominasi oleh kelir merah, hijau, kuning, dan biru. Warna-warna ini dipertegas dengan corak batik Madura yang didominasi oleh titik-titik putih yang menggambarkan butiran garam sebagai komoditas khas Pulau Madura. Adapun beberapa motif yang layak untuk dikoleksi meliputi motif lancor, poncowarno, serat kayu, serat batu, dan mata keteran.

DOK. SHUTTERSTOCK Inspirasi motif batik Bali berasal dari lingkungan alam, budaya, serta pengaruh dari luar daerah yang divisualisasikan sebagai motif naturalis, dekoratif, dan abstrak.

Tari Campak

Tari campak merupakan tarian Bangka Belitung yang menceritakan tentang kegembiraan dari pergaulan remaja di daerah tersebut. Tarian biasanya dibawakan oleh penari pria dan wanita dengan ekspresi dan gerakan yang semuanya menggambarkan ekspresi kegembiraan. Tarian ini lebih sering ditampilkan dalam acara menyambut tamu besar, pernikahan dan beberapa acara penting lainnya.

Sebenarnya, tarian ini berasal dari Kepulauan Riau yang kemudian dibawa sekaligus dikembangkan di Bangka Belitung oleh Nek Campak sehingga tarian ini lebih dikenal dengan sebutan tari campak. Di zaman penjajahan Portugis, tarian ini mengalami akulturasi budaya yang terlihat dari kostum, gerakan dan juga musik pengiring yang tampak seperti gaya Eropa meski budaya lokal masih sangat terlihat dalam tarian ini seperti kostum untuk penari pria, beberapa alat musik pengiring bergaya melayu dan juga alunan pantun.

Untuk kostum para penari juga merupakan perpaduan dari budaya Eropa dan juga Melayu. Penari wanita akan memakai pakaian ala Eropa berupa gaun dan sepatu hak tinggi. Sedangkan untuk busana pria terlihat seperti busana Melayu yakni celana panjang, kemeja, peci dan selendang. Untuk sekarang, tarian ini sudah menjadi salah satu ikon kesenian tradisional Bangka Belitung yang juga ditampilkan pada pesta rakyat.

Tari Sepen

Tari sepen merupakan tarian adat Bangka Belitung yang memiliki unsur pencak silat dalam tariannya. Tarian ini sangat kental dengan budaya Melayu dan bisa terlihat dari busana para penari, gerakan dan juga pengiring yang biasanya dilakukan dalam acara menyambut tamu besar yang sedang berkunjung ke Bangka Belitung.

Untuk gerakan dalam tarian Bangka Belitung ini terlihat sangat lincah khususnya pada gerakan tangan dan kaki. Selain itu, setiap gerakan dalam tarian ini juga memiliki makna yang mendalam. Gerakan akan didominasi dengan gerakan bertepuk tangan yang kemudian juga diserasikan dengan alunan alat musik pengiring. Sedangkan untuk formasi para penari akan terlihat berpindah pindah namun tetap rapi sehingga akan terlihat indah untuk dilihat.

Tarian ini biasanya dilakukan oleh wanita secara berpasangan dan juga bisa ditampilkan berpasangan antara pria dan wanita. Gerakan yang ditampilkan para penari akan terlihat sama sama lincah dan dinamis sesuai dengan musik meski hanya ditarikan oleh wanita saja atau berpasangan dengan pria.

Untuk alat musik pengiring yang biasa digunakan dalam tarian tradisional Bangka Belitung tentunya beriramakan melayu dengan rebana, gendang, akordeon, rebana dan beberapa alat musik lainnya. Para wanita umumnya menggunakan baju lengan panjang, celana panjang dan kain untuk menutupi area pinggang. Sedankan untuk area kepala menggunakan kerudung namun juga bisa tidak yang didominasi dengan warna cerah untuk memperlihatkan suasana gembira.


Tags: kerajinan beli

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia