... Kerajinan Khas Bangka Belitung: 10 Ide Kerajinan Tangan DIY yang Mudah

Kerajinan Jarum Tradisional Bangka Belitung - Keindahan DIY dan Keterampilan Rajut Lokal

Batik Batak

DOK. WONDERFUL IMAGE Motif awan larat (bagian belakang, berwarna merah) menjadi motif batik Batam yang paling terkenal.

Bergeser ke arah tenggara, batik juga bisa dijumpai di Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Batik Batam atau batik Kepri identik dengan budaya dari suku Melayu. Hal ini tidak mengherankan karena mayoritas penduduk Kepri berasal dari suku Melayu. Dari sekian banyak jenis batik Batam, motif awan larat merupakan corak yang paling terkenal. Diberitakan Tribunbatam.id, Kamis (29/10/2020), motif awan larat biasa dipakai untuk membuat tekat, yakni sejenis kerajinan khas Melayu yang digunakan untuk hiasan pelaminan pengantin. Baca juga: Berandai-andai, seperti Apa Gaya Traveling Pascapandemi? Motif tersebut memiliki makna kelemahlembutan budi, kearifan, dan sifat tahu diri. Sifat-sifat ini biasanya ditanamkan oleh leluhur suku Melayu kepada keturunannya. Selain motif awan larat, terdapat jenis corak lain yang patut diketahui, yaitu motif kasih bersambut, bunga hutan, dan rajung bersusun.

DOK. SHUTTERSTOCK Batik Babel identik dengan batik pesisir yang menyimbolkan corak binatang dan tumbuhan.

Tari Campak

Tari campak merupakan tarian Bangka Belitung yang menceritakan tentang kegembiraan dari pergaulan remaja di daerah tersebut. Tarian biasanya dibawakan oleh penari pria dan wanita dengan ekspresi dan gerakan yang semuanya menggambarkan ekspresi kegembiraan. Tarian ini lebih sering ditampilkan dalam acara menyambut tamu besar, pernikahan dan beberapa acara penting lainnya.

Sebenarnya, tarian ini berasal dari Kepulauan Riau yang kemudian dibawa sekaligus dikembangkan di Bangka Belitung oleh Nek Campak sehingga tarian ini lebih dikenal dengan sebutan tari campak. Di zaman penjajahan Portugis, tarian ini mengalami akulturasi budaya yang terlihat dari kostum, gerakan dan juga musik pengiring yang tampak seperti gaya Eropa meski budaya lokal masih sangat terlihat dalam tarian ini seperti kostum untuk penari pria, beberapa alat musik pengiring bergaya melayu dan juga alunan pantun.

Untuk kostum para penari juga merupakan perpaduan dari budaya Eropa dan juga Melayu. Penari wanita akan memakai pakaian ala Eropa berupa gaun dan sepatu hak tinggi. Sedangkan untuk busana pria terlihat seperti busana Melayu yakni celana panjang, kemeja, peci dan selendang. Untuk sekarang, tarian ini sudah menjadi salah satu ikon kesenian tradisional Bangka Belitung yang juga ditampilkan pada pesta rakyat.

Tari Beripat

Beripat beregong merupakan seni pertunjukan dari Bangka Belitung yang memperlihatkan kejantanan pria ketika saling memukul dengan menggunakan rotan. Kata ripat berarti memukul dan gong menjadi alat musik yang mengiring tarian ini. Nantinya, penilaian akan dilakukan dengan melihat siapa yang paling sedikit mendapatkan bekas pukulan dan itu yang menjadi pemenangnya.

Awalnya, permainan ini berfungsi untuk mempererat hubungan antar kampung, memupuk sportivitas dan juga sebagai permainan. Tarian diperkirakan sudah ada sejak Kerajaan Badau yakni Kerajaan pertama yang ada di Belitung. Menurut cerita, dulu dikatakan ada seorang gadis yang sangat cantik sehingga banyak pria yang ingin mempersunting gadis tersebut khususnya pemuda berilmu tinggi. Ini kemudian membuat orang tua sang gadis kesulitan untuk memutuskan siapa yang pantas mendampingi anaknya.

Para peminang lalu bertanding ilmu dengan menggunakan rotan sebagai alat pemukul yang akhirnya menjadi inspirasi tarian ini. Ketika akan dipertunjukkan, seorang Dukun kampung dibantu dengan juru pisah dan pencatat akan memimpin tarian yang dilakukan pada malam hari ini.

Kerajinan Tangan Khas Bangka Belitung

Selain makanan yang lezat, Bangka Belitung juga memiliki kerajinan khas yang menarik. Saat Anda berkunjung ke Bangka Belitung, tidak afdol jika tidak membeli kerajinan khas dari pulau indah ini. Apabila Anda masih asing dengan kerajinan khas Bangka Belitung, berikut kami akan menjelaskannya untuk Anda:

1. Kain Cual

Kerajinan khas Bangka Belitung yang paling iconic adalah kain cual. Berbeda dengan batik yang menjadi ikon di beberapa kota di Pulau Jawa, kain cual memiliki corak tersendiri. Kain ini menawarkan warna-warni corak, ukiran, dan kualitas yang dapat dijadikan oleh-oleh khas Bangka Belitung.

Beberapa motif kain cual yang populer melibatkan flora dan fauna, seperti ubur-ubur, merak, bebek, kembang setangkai, kembang rumping. Kembang rukem, kembang setaman, kembang kenanga, dan motif Gajah Mada 2003.

Ada sembilan motif asli yang sudah resmi dipatenkan oleh pemerintah Bangka Belitung dan diakui secara nasional. Susunan motif kain tenun cual dan teknik tenun yang digunakan merupakan perpaduan budaya China dan Melayu yang masih melekat dalam karya kain cual.

Sebagai oleh-oleh khas Bangka Belitung, harga kain cual bervariasi. Mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah per meter, tergantung pada kualitas dan tingkat kesulitan motif yang dipilih.

2. Songkok atau Kopiah Resam

Tanaman resam ini melimpah tumbuh tidak hanya di hutan Bangka, tetapi juga dapat dijumpai di kebun-kebun, tepi jalan, dan berbagai lokasi lainnya. Resam memiliki kemiripan dengan paku pakuan, namun berbeda dengan paku tembok atau paku besi. Habitatnya terdapat di dataran rendah dan sedang.

Kemunculan tanaman resam yang tersebar luas memberikan inspirasi untuk membuat kopiah resam. Proses pembuatannya membutuhkan waktu yang cukup lama, melibatkan tahap pemilihan resam berkualitas, proses pengeringan, hingga penganyaman. Keseluruhan proses ini memerlukan ketekunan dan kesabaran yang luar biasa.

Pewter Sourvenir Antik dari Timah

Pewter Sourvenir Antik dari Timah adalah salah satu kerajinan tangan yang menarik dan istimewa dari Bangka Belitung. Kerajinan ini terbuat dari bahan pewter, logam campuran yang mengandung timah sebagai komponen utamanya.

Bangka Belitung terkenal dengan kekayaan sumber daya timahnya, dan kerajinan tangan ini merupakan salah satu hasil dari pemanfaatan logam berharga tersebut. Pewter Sourvenir Antik dari Timah memiliki desain yang khas dan antik, dengan bentuk-bentuk yang menggambarkan kekayaan alam, budaya, dan warisan sejarah daerah tersebut.

Kerajinan tangan ini melibatkan proses pengecoran logam menggunakan cetakan yang dirancang dengan hati-hati, kemudian diukir dan dipoles secara manual untuk mencapai detail dan kilau yang memukau.

Pewter Sourvenir Antik dari Timah sangat populer sebagai souvenir atau pajangan, karena keindahannya yang memancarkan kekayaan dan keanggunan.

Keahlian pengrajin lokal dalam mengolah logam timah menjadi kerajinan seni ini memperlihatkan dedikasi mereka terhadap pelestarian tradisi dan keterampilan yang diwariskan secara turun temurun.

Pewter Sourvenir Antik dari Timah menjadi simbol kebanggaan bagi masyarakat Bangka Belitung serta merupakan bukti nyata dari keragaman budaya dan keindahan alam yang dimiliki oleh kepulauan ini.


Tags: kerajinan beli

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia