... Koleksi Inspiratif: Panduan Kerajinan Khas Banten untuk Kreativitas Rajutan DIY

Kecantikan Warisan - Kerajinan Jarum Khas Banten untuk DIY Anda

E. Upacara Tradisional Daerah Banten

Berbagai upacara adat tradisional masih ada dan dilaksanakan oleh masyarakat Banten hingga saat ini. Upacara adat tersebut antara lain upacara adat yang berhubungan dengan daur hidup serta upacara adat yang berhubungan dengan aktifitas manusia dan lingkungannya. Jenis upacara yang berhubungan dengan daur hidup diantaranya seperti upacara pada masa kehamilan, kelahiran, kanak-kanak, masa dewasa, masa perkawinan, dan masa kematian.

masyarakat Baduy juga mengenal tiga upacara adat yang berkaitan dengan kegiatan perladangan, yaitu ngawalu, ngalaksa, dan seba. Sebagai bagian dari Adat Kasepuhan Banten Kidul, masyarakat Baduy juga mengikuti upacara Seren Taun. Inilah upacara terbesar dalam tradisi Adat Kasepuhan Banten Kidul sebagai bentuk rasa syukur masyarakat banten Kidul atas hasil panen yang berlimpah. Seren Taun menjadi puncak dari rangkaian panjang ritual berladang yaitu ngaseuk, sapang jadian pare, salametan pare nyiram (mapag pare beukah), sawenan, mipit pare, nganjaran (ngabukti), dan panggokan.

Keunikan Batik Banten

Batik Banten mempunyai ciri khas di pola hias gerabah klasik dan juga keramik lokal klasik yang berasal dari peninggalan Kerajaan Banten. Motif batik banten umumnya banyak menceritakan tentang sejarah banten dan juga mengandung filosofi yang biasanya diambil dari nama bangunan, gelar, tempat, dan nama ruang dari situs kerajaan Banten.

NoGambarDeskripsi
1 Motif Batik Banten Dataluya

Datulaya merupakan nama motif batik banten yang diambil dari nama tempat tinggal Sultan Maulana Hasanuddin atau tata ruang keluarga yang letaknya berada di Kesultanan Banten.

Kaibonan merupakan nama motif batik banten yang diambil dari nama bangunan pagar yang mengelilingi Keraton Istana Banten

Kapurban merupakan nama motif batik banten yang diambil dari nama gelar yang khusus diberikan kepada Pangeran Purba didalam penyebaran ajaran agama Islam

Kawangsan merupakan nama motif batik banten yang diambil dari nama gelar yang diberikan kepada Pangeran Wangsa didalam penyebaran ajaran agama lslam

Kesatriaan merupakan nama motif batik banten yang diambil dari nama sebuah perkampungan tempat belajarnya agama dipesantren di lingkungan Kesultanan Banten.

Langenmaita merupakan nama motif batik banten yang diambil dari tempat berlabuhnya kebahagiaan didalam mengarungi samudra cinta dengan kapal pesiar atau dermaga.

Mandalikan merupakan nama motif batik banten yang diambil dari nama gelar yang diberikan kepada Pangeran Aria Mandalika didalam penyebaran ajaran agama lslam

Memoloan merupakan nama motif batik banten yang diambil dari nama sebuah kontruksi bangunan atap menara masjid dan juga pendopo Kesultanan Banten.

Pamaranggen merupakan nama motif batik banten yang diambil dari nama tempat dimana para Pengrajin Keris dan juga asesoris keris di lingkungan Kesultanan Banten.

A. Bahasa Daerah Banten

Bahasa Sunda adalah bahasa yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Banten, terutama wilayah Banten Selatan yang mayoritas didominasi oleh masyarakat dari suku Sunda. Namun, ada perbedaan dialek dari bahasa Sunda aslinya di Priangan. Bahasa banten memiliki dialek bahasa Sunda yang terdengar kasar. Hal ini sesuai dengan karakter orang Banten yang tegas dan keras selaras kondisi alamnya di sekitar pesisir pantai.

Suku Jawa yang beanyak bermukim di Banten Utara menggunakan bahasa Jawa dialek Banten dalam pergaulan sehari-harinya. Begitupula mayarakat yang berasal dari Lampung menggunakan bahasa Lampung dialek Sunda-Banten sebagai bahasa sehari-harinya. Bahasa Indonesia sebagai bahasa Nasional lebih banyak digunakan oleh masyarakat perkotaan, terutama masyarakat Banten Timur (Kota Tangerang).

Rengginang

Rengginang kerap dijadikan guyonan oleh masyarakat luas, salah satunya seperti ini: “Kalengnya Kh*ng Guan, isinya Rengginang”. Lucu memang, tapi memang faktanya seperti itu.

Rengginang sendiri adalah panganan favorit semua orang, apakah kamu termasuk?

Biasanya rengginang dihidangkan begitu saja tanpa didampingi apa-apa. Rasanya yang enak ditambah teksturnya yang renyah membuat semua orang ketagihan saat mencobanya.

Rengginang yang sudah digoreng hingga matang umumnya mempunyai warna putih.

Tapi sekarang kita bisa dengan mudah menemukan rengginang dengan bermacam-macam varian warna dan rasa, semisal warna hitam kecokelatan dan rasa udang.

Makanan Khas Banten

Kalau kamu lagi di Banten, kamu wajib banget cobain yang namanya Sate Bandeng. Makanan ini beda dari sate-sate lain yang biasa kamu temuin. Bandeng yang dipakai tuh gede dan empuk banget, terus diolah sedemikian rupa sampai duri-durinya hilang.

Dibungkus daun pisang dan dipanggang sampai aromanya bikin ngiler, rasanya gurih dan manis. Apalagi kalau dicocol pakai sambal kecap yang pedas, beuh, lidah kamu dijamin langsung joget.

Selain Sate Bandeng, ada juga yang namanya Rabeg. Rabeg ini sejenis gulai kambing tapi versi Banten. Kuahnya tuh kental banget, kaya rempah, dan gurih parah. Daging kambingnya lembut, bumbunya meresap sampai ke tulang-tulang.

Biasanya sih dimakan pakai nasi hangat biar makin jos. Jadi kalau kamu lagi main ke Banten, jangan lupa buat nyicipin dua makanan ini, biar pengalaman kuliner kamu makin lengkap

Sesuai dengan tema yang selalu MakananOlehOleh.com bahas, pada kesempatan ini kamu akan diajak berkenalan dengan makanan khas Banten yang bisa menggoyang lidah.

Penasaran? Berikut ini daftar kuliner khas Banten yang terkenal.


Tags: kerajinan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia