... Kerajinan Khas Cirebon: 10 Ide Kreasi DIY Sulaman & Rajutan yang Memukau1 / 2

Kerajinan Jarum Khas Cirebon - Memperindah Rumah dengan Sentuhan Kreatif Anda

Anyaman Rajapolah

Rajapolah adalah nama dari sebuah kecamatan yang ada di Tasikmalaya. Di sana banyak sekali toko-toko kerajinan tangan di sepanjang jalan. Tidak heran jika tempat ini dijadikan sebagai pusat industry rumahan khususnya untuk kerajinan anyaman dan kompor.

Produk yang ditawarkan pun berbagai macam mulai dari tas, dompet, miniatur becak, miniatur mobil, gelang, wadah pensil, topi, dll. Hal yang menarik adalah kerajinan-kerajinan tersebut dijual dengan harga murah namun dapat bertahan lama.

Bahan baku yang digunakan pu cukup unik seperti mendong yaitu rerumputan yang ada di sekitar rawa-rawa. Warga memanfaatkan tanaman liar ini menjadi sesuatu yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu bahan baku anyaman lainnya yaitu bambu, pandan, dan enceng gondok. Saat ini setidaknya ada 50 kios yang menjual anyaman-anyaman tersebut.

Gadungan

Yang satu ini adalah keripik yang terbuat dari umbi gadung. Gadung dicampur dengan kelapa sehingga rasanya sangat gurih. Gadungan adalah cemilan yang wajib Anda beli ketika berkunjung ke Cirebon. Mengingat rasanya yang enak dan renyah, satu bungkus gadungan saja rasanya kurang untuk dimakan sendiri.

Anda harus membeli beberapa bungkus agar lebih puas menikmati keripik gadung ini. Juga, Gadungan sudah banyak dijual di toko oleh-oleh yang tersebar di Cirebon. Bahkan keripik gadungan sudah banyak dijual di sejumlah situs belanja online.

10 jajanan khas Cirebon ini membuat wisata kuliner Anda di kota tersebut jadi semakin menyenangkan. Selain menyediakan empal gentong, Cirebon juga memiliki berbagai jajanan yang bisa memanjakan lidah dan perut Anda. Punya rekomendasi jajanan lainnya dari Kota Cirebon? Tulis rekomendasi Anda di kolom komentar, ya!

SEJARAH LUKISAN KACA DAN SENI LUKIS KACA CIREBON

Sejarah lukisan kaca dimulai pada abad ke-14 ketika ditemukannya lempengan kaca. Pada saat yang kurang lebih bersamaan, di wilayah Italia pun ditemukan cara pembuatan cat. Seni lukis pun dieksplorasi dan dari sinilah seni lukis kaca lahir ke dunia.

Pada abad ke-17, kaca menyebar ke benua Asia lewat Iran, India, China, Jepang dan kemudian Indonesia. Kerajinan lukisan kaca diperkirakan pertama kali memasuki Indonesia melalui pedagang China yang berniaga ke daerah Cirebon.

Cirebon memiliki nilai khusus karena merupakan wilayah yang memiliki pelabuhan di bagian Utara Jawa. Pedagang dari Arab dan China banyak singgah di sana sehingga tempat tersebut memiliki terpaan terhadap budaya luar yang tinggi.

Seni lukisan kaca diperkirakan masuk ke Cirebon saat masa pemerintahan Panembahan Ratu.

Pelukis kaca Cirebon pada zaman dahulu enggan menorehkan nama dan tahun pembuatan lukisannya. Hal ini membuat peneliti kesulitan untuk mengetahui tahun pasti asal lukisan kaca Cirebon.

Seorang peneliti asal Prancis, Jerome Samuel, menuturkan hasil penelitiannya pada tahun 2017 kemarin. Lukisan kaca sebagai seni dekoratif menjadi populer di kalangan masyarakat Jawa pada abad ke-18 dan ke-19.

Salah satu bukti pasti keberadaan kaca di Indonesia adalah dari catatan transaksi VOC. Bukti tersebut berupa adanya catatan impor barang kaca dari Eropa yang tertera pada laporan tahunan VOC di Batavia. Benda-benda kaca tersebut digunakan sebagai hadiah khusus untuk raja dan sultan di Indonesia.

Sementara bukti lainnya berasal dari catatan perjalanan seorang penjelajah Jerman tentang hobi melukis kaca yang dimiliki Sultan Sumenep pada tahun 1850an.


Tags: kerajinan cirebon

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia