Kerajinan Tangan Unik dari Gorontalo - Eksplorasi Seni Sulam dan DIY
Kopiah Keranjang
Saat ke Gorontalo, mampirlah ke pusat oleh-oleh untuk membeli songkok atau dalam bahasa setempat dikenal dengan istilah kopiah keranjang. Bagi penduduk setempat, mengenakan kopiah keranjang adalah kebanggaan tersendiri karena kopiah ini merupakan identitas kebudayaan mereka.
Sementara bagi wisatawan, kopiah keranjang merupakan cinderamata yang tak boleh dilewatkan. Bukan hanya karena benda ini sangat khas, namun juga karena bentuknya sangat unik.
Kopiah keranjang memang berbeda dari model kopiah kebanyakan karena terbuat dari anyaman rumput liar ( mintu ). Alhasil, permukaannya nampak kasar dan punya banyak rongga. Anda tertarik membelinya ?
Kerajinan Tangan dari Gorontalo
Gorontalo merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di bagian utara Pulau Sulawesi. Selain terkenal dengan keindahan alamnya yang menakjubkan, provinsi ini juga memiliki kekayaan budaya yang khas.
Salah satu aspek budaya yang menarik perhatian adalah kerajinan tangan Gorontalo. Kerajinan tangan dari Gorontalo memiliki ciri khas yang unik dan menarik. Bahan baku yang digunakan untuk membuat kerajinan tangan ini berasal dari alam seperti kayu, bambu, dan rotan.
Keindahan dan keunikan dari kerajinan tangan Gorontalo menjadikannya sebagai salah satu pilihan oleh-oleh yang populer bagi wisatawan yang berkunjung ke daerah ini.
Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang beragam kerajinan tangan yang berasal dari Gorontalo serta apa saja yang membuatnya begitu menarik.
Rekomendasi 9 Oleh-Oleh Gorontalo yang Khas dan Wajib Dibawa
Supaya Anda tidak perlu repot mencari-cari informasi yang berserakan di internet, kami membuat daftar oleh-oleh Gorontalo yang sayang sekali kalau dilewatkan begitu saja saat Anda berkunjung ke sana.
Kain Karawo
Tidak hanya dari dalam negeri, penyuka kain karawo juga banyak yang berasal dari luar negeri. Cara pengerjaannya yang unik keunikan cara pengerjaan, motifnya yang elok, dan kualitas yang bagus menjadi daya tarik sendiri bagi mereka.
Salah satu motif yang paling terkenal adalah kain SBY yang dipakai oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika berkunjung ke Gorontalo. Kain motif ini dijual dengan harga Rp 900.000. Karawo yang berbahan katun, sutra, dan dobby dihargai sekitar Rp 700.000 hingga Rp 1,2 juta, sedangkan yang berbahan sifon dibanderol Rp 200.000. Namun, ada juga kain yang dibuat menjadi kipas dengan harga Rp 30.000 dan kerudung seharga Rp 75.000.
Dalam bahasa Gorontalo, 'karawo' berarti sulaman tangan, sedangkan seni membuatnya disebut 'makarawo'. Ini merupakan kerajinan tangan yang diwariskan secara turun-temurun sejak zaman Kerajaan Gorontalo. Dengan membelinya sebagai oleh-oleh Gorontalo, artinya Anda turut melestarikan kearifan lokal yang bernilai tinggi.
Kopiah Keranjang/Songkok Gorontalo
Dalam bahasa daerah Gorontalo, penutup kepala yang satu ini disebut upiya karanji. Bahan bakunya berupa kulit kayu pohon mintu. Pohon sejenis rotan ini disinyalir hanya tumbuh dalam hutan-hutan di Gorontalo. Jumlah pengrajinnya pun sangat terbatas dan biasanya tinggal di desa, tetapi kopiah ini dapat dibeli di berbagai toko oleh-oleh Gorontalo yang tersebar di pusat kota.
Pada masa hidupnya, Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur sering memakai kopiah keranjang khas Gorontalo. Selain itu, Presiden Joko Widodo pun mengenakannya ketika berkunjung ke Gorontalo.
Miniatur Rumah Adat Khas gorontalo
Kerajinan tangan miniatur rumah adat khas Gorontalo adalah jenis kerajinan tangan yang menggambarkan bangunan tradisional khas Gorontalo. Rumah adat Gorontalo dikenal dengan sebutan “Tambu” atau “Tombulu” dan memiliki ciri khas atap yang berbentuk melengkung menyerupai tanduk kerbau.
Miniatur rumah adat Gorontalo biasanya dibuat dengan menggunakan bahan dasar kayu, rotan, dan daun kelapa atau alang-alang sebagai atapnya. Selain itu, miniatur rumah adat Gorontalo juga sering dihiasi dengan ukiran atau lukisan yang menggambarkan keindahan dan keunikannya.
Proses pembuatan miniatur rumah adat Gorontalo memerlukan keterampilan tinggi dan kesabaran dalam mengolah bahan-bahan dasar menjadi sebuah miniatur yang detail dan menyerupai aslinya.
Miniatur rumah adat Gorontalo ini biasanya dijadikan sebagai benda hias atau pajangan yang dapat memperindah rumah atau kantor, serta sebagai oleh-oleh khas Gorontalo bagi para wisatawan yang berkunjung ke daerah ini.
Selain itu, miniatur rumah adat Gorontalo juga menjadi bukti kekayaan dan keunikan budaya Gorontalo yang terus dilestarikan dan diapresiasi oleh masyarakat luas.
Kerajinan tangan miniatur rumah adat Gorontalo merupakan salah satu contoh nyata dari kemampuan seni rupa dan kerajinan tangan yang dimiliki oleh masyarakat Gorontalo.
Pia Gorontalo
Siapkan budget Anda karena Gorontalo punya banyak ragam pia yang bisa dipilih untuk oleh-oleh. Tak perlu membeli semuanya, cukup pilih merk pia yang paling legendaris saja. Misalnya Pia Putra Kusuma atau Pia Saronde. Kedua pia ini memang sudah lama menjadi incaran para wisatawan. Peminatnya universal, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Meski sama-sama menawarkan rasa yang lezat, namun keduanya memiliki tampilan yang cukup berbeda. Pia Putra Kusuma memiliki tampilan cenderung kering dan bertekstur renyah, sementara Pia Saronde memiliki tampilan cenderung basah dan bertekstur lembut. Mau pilih yang mana ?
Tags: kerajinan