Kerajinan Jarum Khas Gresik - Eksplorasi Seni Sulaman dan Kerajinan Tangan DIY
Sejarah Batik Gresik
Menurut sejarahnya, kegiatan membatik di Kabupaten Gresik ini sudah ada sebelum era industri masuk ke Kabupaten ini yang ditandai dengan hadirnya pabrik semen dan juga pabrik pupuk. Namun, kegiatan membatik ini lama-kelamaan tergerus oleh arus industri yang pada saat itu berkembang sangat pesat. Dampaknya, masyarakat di Kabupaten Gresik lebih senang menjadi buruh pabrik dikarenakan penghasilannya pasti ketimbang menekuni profesi sebagai pembatik yang penghasilannya tidak menentu. Batik Gresik kemudian digiatkan kembali oleh Sanggar Rumpaka Mulya yang letaknya berada di Wringinanom Gresik.
Batik Gresik mempunyai berbagai macam motif, salah satu motifnya yang paling populer dan terkenal yaitu batik motif Loh Bandeng. Motif Loh Bandeng atau motif ikan bandeng ini merupakan motif bergambarkan ikan khas Gresik, sebab Gresik mayoritas penduduknya bermatapencaharian sebagai para petani tambak ikan bandeng.
Tidak hanya itu saja, bahkan setiap tahun tepatnya pada 2 hari sebelum hari raya Idul Fitri masyarakat di Kabupaten Gresik mempunyai budaya yang sangat khas yakni mengadakan festival pasar bandeng. Selain motif Loh Bandeng, batik Gresik juga mempunyai beberapa motif lainnya, seperti motif rusa bawean, motif bakau, motif Sekar Pudak, Mahkota Giri Kedaton, Betoyo Guci, dan lain sebagainya.
Anyaman Tikar Pandan Pulau Bawean
Salah satu pulau yang termasuk dalam wilayah Kabupaten Gresik adalah Pulau Bawean. Di pulau ini, ada sebagian masyarakatnya yang mengembangkan kerajinan dengan bahan dasar daun pandan.
Daun pandan yang dikumpulkan oleh para pengrajin dianyam dengan teknik dan cara tertentu sehingga menghasilkan produk tikar yang memiliki motif menarik.
Meskipun produk tikar adalah yang populer, namun ada juga produk lain yang diproduksi dari bahan daun pandan di Pulau Bawean ini. Diantaranya adalah tempat tisu dan keranjang baju.
Kamu yang senang dengan kerajinan, pasti tertarik untuk memilih buah karya para pengrajin ini dan membawanya pulang.
Oke, itulah 10 oleh-oleh khas Gresik yang mungkin bisa menjadi referensi bagi Kamu yang mencari oleh-oleh. Mudah-mudahan, tulisan ini bermanfaat ya!
Aksesoris Khas Gresik
Ada berbagai aksesoris menarik buatan warga lokal yang bisa Anda bawa pulang. Beberapa aksesoris tersebut adalah gelang, kalung, cincin, tas dan banyak lagi.
Harganya sendiri bermacam-macam tergantung dari ukuran, kualitas dan kesulitannya. Pastikan Anda membelikan juga hiasan tersebut untuk orang-orang terkasih, seperti keluarga atau pasangan.
Nah, itulah rekomendasi oleh-oleh khas Gresik terpopuler yang bisa Anda pilih. Pastikan Anda memiliki budget dan waktu yang cukup untuk lebih puas berkeliling mencari buah tangan yang Anda inginkan.
Agar perjalanan bisa lebih mudah, jangan ragu untuk gunakan paket city tour dari Salsa Wisata. Selain harga yang terjangkau, pelayanan maksimal sudah pasti Anda dapatkan sehingga liburan jadi lebih menyenangkan.
Kue Pudak
Selain kue jubung, oleh-oleh manis khas Gresik lainnya yang bisa Kamu bawa pulang adalah kue pudak. Kue ini memiliki rasa manis yang lezat.
Bedanya, jika jubung berbahan dasar ketan hitam, kue pudak bahan dasarnya tepung beras dan sagu.
Keduanya diolah dengan campuran gula pasir, gula jawa, serta santan. Selain itu, ditambahkan juga aroma daun pandan yang membuat kue ini wangi dan menggugah selera.
Pembungkus pudak sama dengan pembungkus jubung, yakni dibuat dari pelepah daun pinang yang sudah melalui proses pengeringan.
Karena eksistensi kue pudak yang digemari oleh banyak orang yang datang ke Gresik, maka salah satu sebutan dari kota ini juga adalah Kota Pudak.
Tags: kerajinan