... 6 Kerajinan Khas Jawa yang Menginspirasi: Panduan DIY dan Pola Sulaman Terbaik!

Kecantikan Warisan - Kerajinan Jarum Khas Jawa untuk Inspirasi DIY

Kerajinan Daun Kering❤️

Terakhir ada Kerajinan Daun kering yang dijual dengan harga 8ribu sampai jutaan rupiah. Kerajinan asal Ngagel Mulyo ini berhasil menembus Pasar Internasional loh. Hasil kerajinan Daun Kering berupa kotak tissue, vas bunga, tas, dan kipas. Bisa didapatkan di toko souvenir yang ada di Surabaya.

Jadi itulah beberapa souvenir khas Surabaya yang bisa kamu beli untuk dijadikan buah tangan. Bisa diberikan untuk keluarga,saudara, ataupun teman kantor. Atau ingin dijadikan sebagai koleksi sendiri juga bisa.

Souvenir khas Surabaya memang sangat banyak jenisnya, tapi daftar diatas adalah yang paling diminati dan diincar oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Cobalah untuk mencintai produk lokal, sehingga kamu akan lebih menghargai sebuah karya dan turut andil dalam melestarikan kearifannya.

Payung Geulis

Payung geulis adalah souvenir khas dari daerah Tasikmalaya. Payung ini digunakan digunakan dalam berbagai acara seni tradisional di Jawa Barat. Payung ini juga seringkali digunakan sebagai dekorasi ruangan. Bahkan pada tahun 1926 para noni Belanda banyak yang menggunakan payung ini.

Geulis dalam bahasa Sunda berarti “cantik” sehingga payung geulis memiliki arti payung cantik. Payung geulis terbuat dari bahan kertas dan kain yang bermotif. Motifnya terbagi menjadi dua macam yaitu motif geometris dan non geometris.

Pada motif geometris gambar yang menonjol adalah gambar garis lurus, lengkung, dan patah-patah. Sedangkan motif non geometris menonjolkan gambar seperti manusia, tumbuhan, ataupun manusia. Rangka dari payung ini terbuat dari bambu.

Untuk menambah kesan menarik bagian dalam payung diberi benang warna-warni. Namun payung ini mengalami penurunan peminat pada tahun 1955 hingga 1968. Pada saat itu Indonesia menganut sistem ekonomi terbuka.

Dengan begitu produk-produk luar negeri dapat masuk ke Indonesia termasuk produk payung import. Hal ini menggeser posisi payung geulis dan membuat pengrajin payung geulis mengalami kebangkrutan.

Mengetahui hal pemerintah kota Tasikmalaya tidak tinggal diam. Para pengrajin diberi bantuan berupa peralatan dan bahan untuk meningkatkan kualitas produk payung geulis mereka.

Payung geulis pun berangsur-angsur mulai kembali diminati pada tahun 1980 an. Hingga saat ini belum ada inovasi maupun modifikasi terhadap payung geulis sehingga bentuk payung ini masih sangat asli.


Tags: kerajinan jawa

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia