Kerajinan Khas Kediri - Pesona Seni Sulam dan Kreativitas DIY
Informasi Perjalanan
Akses menuju desa Banyumulek sangatlah mudah. Jika Anda menginap di daerah Kota Mataram, Anda akan membutuhkan waktu sekitar 20 menit perjalanan menggunakan kendaraan untuk sampai di Desa Banyumulek. Untuk lebih mudah mengetahui lokasi, Anda dapat menggunakan map atau menggunakan jasa sewa mobil. Ketika sampai di lokasi, akan tempat dengan jelas tanda desa Banymulek.
Untuk berkunjung, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya retribusi masuk seperti kunjungan ke lokasi wisata. Namun disarankan berkunjung pada waktu antara 08.00 hingga 16.00 WITA. Karena pada jam tersebut berbagai sentra kerajinan gerabah masih buka dan melayani pengunjung.
Selain menikmati kunjungan, melihat berbagai bentuk kerajinan gerabah yang khas, tentu saja Anda juga dapat membeli dan membawanya pulang sebagai oleh-oleh. Namun sebagaimana diketahui, produk kerajinan gerabah merupakan produk yang mudah pecah. Maka, untuk perjalanan jauh Anda perlu berhati-hati untuk membawanya.
Itu dia berbagai informasi tentang berbagai tempat sentra kerajinan di Lombok dan sekitarnya seperti kerajinan kain tenun, kerajinan anyaman, kerajinan bambu serta kerajinan gerabah. Lebih khusus lagi, informasi seputar Desa Banyumulek yang menjadi sentra kerajinan produk gerabah di Lombok.
Simak terus berbagai informasi lainnya seputar obyek wisata di Lombok dan paket wisata Lombok di halaman firstlomboktour.com. Jaga kesehatan Anda agar tetap sehat selama melakukan perjalanan dan menikmati aktivitas wisata di Lombok.
Sambel Tumpang
Sambal Tumpang adalah semacam sayur yang dihasilkan dari proses fermentasi kedelai.
Sambel ini adalah salah satu makanan khas Kediri.
Tempe semangit (tempe kemarin) adalah bahan utamanya, Anda bahkan bisa membuat sambal tumpang sendiri, yakni dengan menghaluskan tempe semangit, kemudian tambah santan dan gula, dan aduk hingga merata.
Di Kediri sendiri, sambel tumpeng disajikan bersama Nasi.
Atau biasa disebut juga dengan menu pecel tumpeng.
Cita rasa sambal tumpang sangat khas, yang berasal dari aroma tempe semangit yang jadi campurannya.
Jika Anda berniat wisata kuliner di Kediri, maka jangan lewatkan untuk mencicipi Sambal Tumpang.
Oleh-oleh Makanan Khas Kediri
Setiap kota pasti memiliki makanan khasnya masing-masing, begitupun dengan Kediri. Saat Anda berkunjung ke Kediri, wajib beli oleh-oleh makanan berikut ini:
Tahu Takwa
Tahu takwa adalah tahu berwarna kuning khas kediri dan mempunyai struktur yang lebih padat. Namun, saat digoreng rasanya akan sangat gurih dan krispi.
Tahu takwa ini tersedia dalam 2 varian, yaitu masih mentah dan matang. Jika Anda berasal dari daerah yang jauh dari Kediri dan ingin membawa tahu takwa sebagai oleh-oleh, sebaiknya membeli yang mentah.
Tahu Pong
Selain tahu takwa, ada juga tahu pong yang bisa Anda bawa sebagai oleh-oleh khas Kediri. Tahu pong ini kosong pada bagian tengahnya dan biasa digoreng kemudian dinikmati bersama cabai rawit atau sambal petis.
Tahu ini memiliki cita rasa gurih, asin dan sedikit krispi. Bagi pecinta tahu wajib mencobanya dan membawa pulang sebagai oleh-oleh untuk keluarga atau teman. Untuk membelinya, Anda bisa mengunjungi gerai tahu pong terdekat di Kediri.
Stik Tahu
Jangan heran kalau Kediri disebut sebagai kota tahu, karena kota ini kaya akan kuliner dari olahan tahu. Stik tahu sendiri dibuat dengan bahan dasar tahu yang diolah melalui proses penggorengan.
Stik tahu memiliki bentuk pipih segi panjang dan bercita rasa gurih, asin dan renyah. Anda bisa membeli stik tahu untuk dijadikan sebagai oleh-oleh khas Kediri dan menikmatinya bersama teman atau keluarga tercinta.
Batik Bolleches
Batik Bolleches merupakan motif khas kediri yang motifnya berupa bulatan-bulatan dan titik-titik. Kata bolleches (Bahasa Belanda) pada nama batik sendiri artinya adalah kumpulan titik-titik atau bola-bola kecil yang diterapkan dengan motif bunga tertentu atau motif legenda tertentu.
Batik Bolleches ini dibuat sekitar pada tahun 1980, sesudah menggali dari sisi sejarah, peninggalan arkeologis, dan perkembangan masyarakat di Kabupaten Kediri, sehingga pada akhirnya lahirlah Busana Kediren, yaitu berupa Batik Bolleches dengan nama “Garuda Muka”. Batik ini merupakan motif batik yang sangat diminati, sebab motifnya yang sangat elegen dan cocok dengan kepribadian masyarakat Kediri yang ramah dan lembut.
Tags: kerajinan