... 10 Ide Kerajinan Khas Kediri untuk Dicoba di Rumah - Panduan DIY

Kerajinan Khas Kediri - Pesona Seni Sulam dan Kreativitas DIY

Tahu Takwa

Tahu Takwa adalah tahu kuning khas kota Kediri.

Dibanding dengan variant ahu lainnya, tahu kuning punya keunggulan lebih padat, namun saat digoreng memberikan tekstur lebih krispi bila dimakan.

Warna kuning yang ada di tahu takwa berasal dari kunyit yang memang ditambahkan saat proses pembuatan.

Yang menjadi ciri khas di tahu takwa adalah bunga pekak.

Bunga pekak ini memberikan aroma wangi pada tahu takwa sehingga ia punya ciri khas khusus. Banyak sentra-sentra perajin tahu takwa ini di Kediri.

Tahu pun bisa diperoleh secara mudah saat Anda berkunjung ke kota Kediri. Tahu Takwa cocok untuk dijadikan makanan ringan atau snack jajanan saat berkumpul dengan keluarga.

Selain tahu takwa yang bisa dibawa pulang, Anda juga bisa mencicipi tahu pong yang sudah matang di Kediri.

Tahu tersebut disuguhkan bersama cabe rawit saat hangat-hangat.

Ada juga kuliner stik tahu, olahan tahu yang berbentuk stik layaknya kentang goreng.

Desa Banyumulek, Sentra Kerajinan Gerabah di Lombok

Mengunjungi desa wisata dengan daya tarik produk kerajinan bisa menjadi salah satu aktivitas yang bermanfaat. Bukan hanya dapat merasakan sensasi berwisata dengan mengunjungi suatu tempat dan melihat keindahannya saja, namun juga mengetahui berbagai informasi seputar produk kerajinannya. Di Lombok, Anda bisa berkunjung ke desa Banyumulek yang terkenal dengan berbagai produk kerajinan gerabahnya.

Di Indonesia, desa wisata dengan produk kerajinan khasnya sebenarnya terdapat di banyak lokasi. Seperti Kasongan di Jogja yang juga merupakan sentra kerajinan gerabah, Kotagede di Jogja yang merupakan sentra kerajinan perak, Cepogo di Boyolali yang merupakan sentra pengrajin kerajinan tembaga dan banyak destinasi desa wisata lainnya. Nah, Apakah di Lombok yang terkenal dengan destinasi wisata baharinya juga terdapat desa wisata?

Desa Banyumulek

Desa Banyumulek adalah desa yang terletak di Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Desa Banyumulek merupakan sentra industri gerabah di Pulau Lombok sejak tahun 1990-an, di mana 80% penduduknya terjun dalam pekerjaan tersebut. Karya gerabah desa Banyumulek yang dihasilkan sangat bervariasi seperti vas bunga, gentong, celengan, kap lampu, hiasan dinding, dan lain sebagainya. Selain itu terdapat juga produk khas yang hanya anda bisa temui di Desa Banyumulek, yaitu Kendhil Maling.

Kendhil Maling memiliki bentuk yang unik yaitu lubang yang berada pada dasar Kendhil, lubang tersebut digunakan untuk memasukan air ke dalam kendhil. Filosofi dari kendi tersebut adalah seperti cara aneh seorang maling untuk memasuki sebuah rumah (lewat atap atau jendela, bukan lewat pintu). Uniknya, desain yang ada pada Kendhil Maling tidak membuat air yang ada dalam kendhil keluar saat kendhil tersebut diletakkan kembali.

Gerabah yang dihasilkan terbuat dari tanah liat dan air yang dengan mudah didapat di daerah sekitar desa. Begitu juga dengan pewarna yang digunakan, pewarna yang digunakan adalah pewarna alami seperti biji asam yang melalui proses pemasakan terlebih dahulu. Namun akhir-akhir ini, beberapa pengrajin juga mulai untuk menggunakan bahan pewarna buatan yang diperoleh dari desa tetangga.

Hasil kerajinan gerabah Desa Banyumulek ternyata sudah merambah sampai ke pasar internasional. Misalnya New Zeland dan beberapa negara di Eropa. Di desa ini, Anda bisa membawa pulang hasil seni tersebut dengan harga yang bervariatif. Tergantung dari bentuk, ukuran, motif hiasan, serta tingkat kesulitan saat proses pembuatannya.

Selain melihat hasil seni yang bewarna-warni tersebut, Anda juga bisa belajar dan ikut serta dalam proses pembuatannya. Anda akan terkejut pada saat peroses awal pembuatan gerabah. Karena para pengerajin tidak pernah menggunakan alat bantu ukur untuk menentukan diameter gerabah. Selain itu, alat-alat yang digunakan terbilang sederhana. Semuanya dilakukan dengan hati. Sehingga para pengerajin gerabah Desa Banyumulek ini mampu menghasilkan hasil seni yang berkualitas dan mengagumkan.

Pengrajin di Lombok

Untuk Anda yang sudah mulai terbiasa dengan pantai dan gili di Lombok, tidak ada salahnya untuk mencoba sensasi baru berwisata ke tempat-tempat yang memproduksi kerajinan di Lombok. Untuk kerajinan, beberapa tempat di Lombok dikenal dengan kerajinan tenun, bambu, anyaman dan juga gerabah seperti di Desa Banyumulek.

Untuk kerajinan seperti kain tenun khas Lombok, Anda dapat menemukannya di Desa Sade dan Sukarara. Terutama Desa Sade, dikenal sebagai lokasi desa wisata yang paling menjadi representasi dari suku Sasak yang merupakan suku asli setempat. Namun Desa Sukarara juga dapat menjadi pilihan untuk melihat produk kerajinan tenun khas Lombok.

Untuk kerajinan anyaman, terdapat Desa Beleka. Berbagai jenis anyaman dapat Anda temukan di Desa Beleka, Lombok Tengah, mulai dari peralatan rumah tangga, pernak-pernik dekorasi, hiasan dinding, dan masih banyak anyaman lainnya. Bahan dasar dari pembuatan anyaman tersebut adalah rotan dan ketek.

Untuk kerajinan lainnya yaitu produk kerajinan dari bambu, Anda bisa ke Desa Mambalan Gunung Sari. Anda akan menemukan penduduk setempat yang terdiri dari para pengrajin bambu. Berbagai jenis kerajinan dapat Anda temukan diantaranya seperti tempat tidur, kursi, meja, paga, dudukan lampu, tempat duduk, dan masih banyak lagi kerajinan lainnya.


Tags: kerajinan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia