... 10 Ide Kerajinan Khas Kediri untuk Dicoba di Rumah - Panduan DIY

Kerajinan Khas Kediri - Pesona Seni Sulam dan Kreativitas DIY

Tenun Ikat Bandar

Tak Cuma batik, Kediri juga memiliki kain khas berupa tenun. Salah satu yang paling terkenal adalah tenun Ikat Bandar. Bandar adalah sebuah daerah yang menjadi pusat sentra pengrajin kain tenun ikat yang ada di Kediri. Para pelancong tidak akan kesulitan menemukan tenun ikat Bandar ini saat berkunjung ke sana.

Seperti batik, kain tenun ikat bandar ini juga punya beberapa motif menarik seperti misalnya adalah motif kawung, ceplok, motif es lilin, motif kali brantas, dan motif kuncup. Kain Tenun Ikat Bandar dihargai cukup mahal, akan tetapi tetap disenangi karena kualitasnya yang baik. Keunggulan lainnya adalah tidak menggunakan benang sintetis.

Tas Batik

Kolektor tas mari merapat ke Kota Kediri untuk berburu Tas Batik Kediri yang khas.

Produk tas kediri banyak diminati karena coraknya yang unik dan warna yang bervariasi.

Ada banyak motif yang bisa diaplikasikan di tas batik kediri, seperti motif batik khas kediri.

Misalnya adalah motif batik dermo yang merupakan bagian dari batik kediri.

Atau ada juga motif kuda lumping yang menggambarkan seni asal Jawa Timur.

Selain tas, sebenarnya batik Kediri juga bisa diaplikasikan di baju, kaos, atau sepatu.

Pengrajin batik Kediri semakin berinovasi untuk semakin menarik perhatian pembeli baik dari wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Informasi Perjalanan

Akses menuju desa Banyumulek sangatlah mudah. Jika Anda menginap di daerah Kota Mataram, Anda akan membutuhkan waktu sekitar 20 menit perjalanan menggunakan kendaraan untuk sampai di Desa Banyumulek. Untuk lebih mudah mengetahui lokasi, Anda dapat menggunakan map atau menggunakan jasa sewa mobil. Ketika sampai di lokasi, akan tempat dengan jelas tanda desa Banymulek.

Untuk berkunjung, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya retribusi masuk seperti kunjungan ke lokasi wisata. Namun disarankan berkunjung pada waktu antara 08.00 hingga 16.00 WITA. Karena pada jam tersebut berbagai sentra kerajinan gerabah masih buka dan melayani pengunjung.

Selain menikmati kunjungan, melihat berbagai bentuk kerajinan gerabah yang khas, tentu saja Anda juga dapat membeli dan membawanya pulang sebagai oleh-oleh. Namun sebagaimana diketahui, produk kerajinan gerabah merupakan produk yang mudah pecah. Maka, untuk perjalanan jauh Anda perlu berhati-hati untuk membawanya.

Itu dia berbagai informasi tentang berbagai tempat sentra kerajinan di Lombok dan sekitarnya seperti kerajinan kain tenun, kerajinan anyaman, kerajinan bambu serta kerajinan gerabah. Lebih khusus lagi, informasi seputar Desa Banyumulek yang menjadi sentra kerajinan produk gerabah di Lombok.

Simak terus berbagai informasi lainnya seputar obyek wisata di Lombok dan paket wisata Lombok di halaman firstlomboktour.com. Jaga kesehatan Anda agar tetap sehat selama melakukan perjalanan dan menikmati aktivitas wisata di Lombok.

Desa Banyumulek

Desa Banyumulek adalah desa yang terletak di Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Desa Banyumulek merupakan sentra industri gerabah di Pulau Lombok sejak tahun 1990-an, di mana 80% penduduknya terjun dalam pekerjaan tersebut. Karya gerabah desa Banyumulek yang dihasilkan sangat bervariasi seperti vas bunga, gentong, celengan, kap lampu, hiasan dinding, dan lain sebagainya. Selain itu terdapat juga produk khas yang hanya anda bisa temui di Desa Banyumulek, yaitu Kendhil Maling.

Kendhil Maling memiliki bentuk yang unik yaitu lubang yang berada pada dasar Kendhil, lubang tersebut digunakan untuk memasukan air ke dalam kendhil. Filosofi dari kendi tersebut adalah seperti cara aneh seorang maling untuk memasuki sebuah rumah (lewat atap atau jendela, bukan lewat pintu). Uniknya, desain yang ada pada Kendhil Maling tidak membuat air yang ada dalam kendhil keluar saat kendhil tersebut diletakkan kembali.

Gerabah yang dihasilkan terbuat dari tanah liat dan air yang dengan mudah didapat di daerah sekitar desa. Begitu juga dengan pewarna yang digunakan, pewarna yang digunakan adalah pewarna alami seperti biji asam yang melalui proses pemasakan terlebih dahulu. Namun akhir-akhir ini, beberapa pengrajin juga mulai untuk menggunakan bahan pewarna buatan yang diperoleh dari desa tetangga.

Hasil kerajinan gerabah Desa Banyumulek ternyata sudah merambah sampai ke pasar internasional. Misalnya New Zeland dan beberapa negara di Eropa. Di desa ini, Anda bisa membawa pulang hasil seni tersebut dengan harga yang bervariatif. Tergantung dari bentuk, ukuran, motif hiasan, serta tingkat kesulitan saat proses pembuatannya.

Selain melihat hasil seni yang bewarna-warni tersebut, Anda juga bisa belajar dan ikut serta dalam proses pembuatannya. Anda akan terkejut pada saat peroses awal pembuatan gerabah. Karena para pengerajin tidak pernah menggunakan alat bantu ukur untuk menentukan diameter gerabah. Selain itu, alat-alat yang digunakan terbilang sederhana. Semuanya dilakukan dengan hati. Sehingga para pengerajin gerabah Desa Banyumulek ini mampu menghasilkan hasil seni yang berkualitas dan mengagumkan.

Oleh-oleh Khas Kediri

Mendengar Namanya saja, kita sudah bergidik akan bagaimana rupa dan rasa keripik bekicot. Nyatanya, kuliner itu ada dan menjadi salah satu ikon Kota Kediri.

Keripik Bekicot memiliki rasa yang gurih serta manis.

Bekicot yang sudah dibersihkan, dipotong kecil-kecil kemudian digoreng hingga kering. Jangan khawatir untuk melahapnya, karena jika sudah matang tidak berbentuk seperti bekicot yang masih hidup.

Mengapa dibuat keripik? Jawabannya adalah karena agar produk bertahan lebih lama, sehingga bisa dibawa pulang dan dijadikan oleh-oleh.

Keripik Bekicot sudah banyak tersedia di toko oleh-oleh di Kota Kediri. Selain keripik, ada pula sate bekicot yang unik serta memiliki cita rasa khas.

Anda bisa mencobanya saat berkunjung ke kota Kediri.


Tags: kerajinan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia