... 10 Ide Kerajinan Khas Kediri untuk Dicoba di Rumah - Panduan DIY

Kerajinan Khas Kediri - Pesona Seni Sulam dan Kreativitas DIY

Batik Bolleches

Batik Bolleches merupakan motif khas kediri yang motifnya berupa bulatan-bulatan dan titik-titik. Kata bolleches (Bahasa Belanda) pada nama batik sendiri artinya adalah kumpulan titik-titik atau bola-bola kecil yang diterapkan dengan motif bunga tertentu atau motif legenda tertentu.

Batik Bolleches ini dibuat sekitar pada tahun 1980, sesudah menggali dari sisi sejarah, peninggalan arkeologis, dan perkembangan masyarakat di Kabupaten Kediri, sehingga pada akhirnya lahirlah Busana Kediren, yaitu berupa Batik Bolleches dengan nama “Garuda Muka”. Batik ini merupakan motif batik yang sangat diminati, sebab motifnya yang sangat elegen dan cocok dengan kepribadian masyarakat Kediri yang ramah dan lembut.

Tahu Takwa

Tahu Takwa adalah tahu kuning khas kota Kediri.

Dibanding dengan variant ahu lainnya, tahu kuning punya keunggulan lebih padat, namun saat digoreng memberikan tekstur lebih krispi bila dimakan.

Warna kuning yang ada di tahu takwa berasal dari kunyit yang memang ditambahkan saat proses pembuatan.

Yang menjadi ciri khas di tahu takwa adalah bunga pekak.

Bunga pekak ini memberikan aroma wangi pada tahu takwa sehingga ia punya ciri khas khusus. Banyak sentra-sentra perajin tahu takwa ini di Kediri.

Tahu pun bisa diperoleh secara mudah saat Anda berkunjung ke kota Kediri. Tahu Takwa cocok untuk dijadikan makanan ringan atau snack jajanan saat berkumpul dengan keluarga.

Selain tahu takwa yang bisa dibawa pulang, Anda juga bisa mencicipi tahu pong yang sudah matang di Kediri.

Tahu tersebut disuguhkan bersama cabe rawit saat hangat-hangat.

Ada juga kuliner stik tahu, olahan tahu yang berbentuk stik layaknya kentang goreng.

Desa Banyumulek

Desa Banyumulek adalah desa yang terletak di Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Desa Banyumulek merupakan sentra industri gerabah di Pulau Lombok sejak tahun 1990-an, di mana 80% penduduknya terjun dalam pekerjaan tersebut. Karya gerabah desa Banyumulek yang dihasilkan sangat bervariasi seperti vas bunga, gentong, celengan, kap lampu, hiasan dinding, dan lain sebagainya. Selain itu terdapat juga produk khas yang hanya anda bisa temui di Desa Banyumulek, yaitu Kendhil Maling.

Kendhil Maling memiliki bentuk yang unik yaitu lubang yang berada pada dasar Kendhil, lubang tersebut digunakan untuk memasukan air ke dalam kendhil. Filosofi dari kendi tersebut adalah seperti cara aneh seorang maling untuk memasuki sebuah rumah (lewat atap atau jendela, bukan lewat pintu). Uniknya, desain yang ada pada Kendhil Maling tidak membuat air yang ada dalam kendhil keluar saat kendhil tersebut diletakkan kembali.

Gerabah yang dihasilkan terbuat dari tanah liat dan air yang dengan mudah didapat di daerah sekitar desa. Begitu juga dengan pewarna yang digunakan, pewarna yang digunakan adalah pewarna alami seperti biji asam yang melalui proses pemasakan terlebih dahulu. Namun akhir-akhir ini, beberapa pengrajin juga mulai untuk menggunakan bahan pewarna buatan yang diperoleh dari desa tetangga.

Hasil kerajinan gerabah Desa Banyumulek ternyata sudah merambah sampai ke pasar internasional. Misalnya New Zeland dan beberapa negara di Eropa. Di desa ini, Anda bisa membawa pulang hasil seni tersebut dengan harga yang bervariatif. Tergantung dari bentuk, ukuran, motif hiasan, serta tingkat kesulitan saat proses pembuatannya.

Selain melihat hasil seni yang bewarna-warni tersebut, Anda juga bisa belajar dan ikut serta dalam proses pembuatannya. Anda akan terkejut pada saat peroses awal pembuatan gerabah. Karena para pengerajin tidak pernah menggunakan alat bantu ukur untuk menentukan diameter gerabah. Selain itu, alat-alat yang digunakan terbilang sederhana. Semuanya dilakukan dengan hati. Sehingga para pengerajin gerabah Desa Banyumulek ini mampu menghasilkan hasil seni yang berkualitas dan mengagumkan.

Oleh-oleh Souvenir Khas Kediri

Selain makanan atau camilan, Anda juga bisa membeli souvenir sebagai oleh-oleh khas Kediri. Berikut ini daftar souvenir yang bisa Anda bawa pulang sebagai buah tangan dari Kediri.

Souvenir dari Bambu

Kediri memiliki kerajinan dari bambu yang biasa dijadikan sebagai souvenir. Masyarakat Kediri menjadikan bambu sebagai bahan kerajinan yang unik, seperti piring, kap lampu, lampu duduk dan banyak lagi.

Souvenir dari bambu ini akan sangat indah jika menjadi pajangan rumah, karena memberi kesan natural. Anda bisa mendapatkannya di toko souvenir yang ada di Kediri. Anda juga bisa langsung mendatangi pengrajinnya di Desa Ringinsari dan Desa Pehkulon.

Souvenir Tempurung Kelapa

Jika Anda ingin mencari oleh-oleh khas Kediri, bisa membeli souvenir tempurung kelapa di Desa Burengan dan Brumbung. Karena banyaknya tempurung kelapa di desa tersebut, masyarakatnya pun memanfaatkan tempurung kelapa untuk dijadikan sebagai souvenir yang cantik.

Kerajinan tempurung kelapa ini bisa Anda jadikan pajangan rumah, mulai dari mangkok, gelas, sendok, gayung dan lainnya. Selain di desa Burengan dan Brumbung, Anda juga bisa mendapatkan aneka kerajinan ini di berbagai toko souvenir, seperti di Pasar Tugu.

Souvenir Jenitri

Souvenir ini merupakan kerajinan yang dibuat menggunakan biji pohon jenitri. Para kelompok pengrajin kota Kediri menghasilkan berbagai kerajinan tangan, seperti gelang, kalung, tasbih dan gantungan kunci.

Tenun Ikat Bandar

Tak Cuma batik, Kediri juga memiliki kain khas berupa tenun. Salah satu yang paling terkenal adalah tenun Ikat Bandar. Bandar adalah sebuah daerah yang menjadi pusat sentra pengrajin kain tenun ikat yang ada di Kediri. Para pelancong tidak akan kesulitan menemukan tenun ikat Bandar ini saat berkunjung ke sana.

Seperti batik, kain tenun ikat bandar ini juga punya beberapa motif menarik seperti misalnya adalah motif kawung, ceplok, motif es lilin, motif kali brantas, dan motif kuncup. Kain Tenun Ikat Bandar dihargai cukup mahal, akan tetapi tetap disenangi karena kualitasnya yang baik. Keunggulan lainnya adalah tidak menggunakan benang sintetis.


Tags: kerajinan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia