Kerajinan Khas Kediri - Pesona Seni Sulam dan Kreativitas DIY
Tahu Takwa
Tahu Takwa adalah tahu kuning khas kota Kediri.
Dibanding dengan variant ahu lainnya, tahu kuning punya keunggulan lebih padat, namun saat digoreng memberikan tekstur lebih krispi bila dimakan.
Warna kuning yang ada di tahu takwa berasal dari kunyit yang memang ditambahkan saat proses pembuatan.
Yang menjadi ciri khas di tahu takwa adalah bunga pekak.
Bunga pekak ini memberikan aroma wangi pada tahu takwa sehingga ia punya ciri khas khusus. Banyak sentra-sentra perajin tahu takwa ini di Kediri.
Tahu pun bisa diperoleh secara mudah saat Anda berkunjung ke kota Kediri. Tahu Takwa cocok untuk dijadikan makanan ringan atau snack jajanan saat berkumpul dengan keluarga.
Selain tahu takwa yang bisa dibawa pulang, Anda juga bisa mencicipi tahu pong yang sudah matang di Kediri.
Tahu tersebut disuguhkan bersama cabe rawit saat hangat-hangat.
Ada juga kuliner stik tahu, olahan tahu yang berbentuk stik layaknya kentang goreng.
Batik Bolleches
Batik Bolleches merupakan motif khas kediri yang motifnya berupa bulatan-bulatan dan titik-titik. Kata bolleches (Bahasa Belanda) pada nama batik sendiri artinya adalah kumpulan titik-titik atau bola-bola kecil yang diterapkan dengan motif bunga tertentu atau motif legenda tertentu.
Batik Bolleches ini dibuat sekitar pada tahun 1980, sesudah menggali dari sisi sejarah, peninggalan arkeologis, dan perkembangan masyarakat di Kabupaten Kediri, sehingga pada akhirnya lahirlah Busana Kediren, yaitu berupa Batik Bolleches dengan nama “Garuda Muka”. Batik ini merupakan motif batik yang sangat diminati, sebab motifnya yang sangat elegen dan cocok dengan kepribadian masyarakat Kediri yang ramah dan lembut.
Tenun Ikat Bandar
Tak Cuma batik, Kediri juga memiliki kain khas berupa tenun. Salah satu yang paling terkenal adalah tenun Ikat Bandar. Bandar adalah sebuah daerah yang menjadi pusat sentra pengrajin kain tenun ikat yang ada di Kediri. Para pelancong tidak akan kesulitan menemukan tenun ikat Bandar ini saat berkunjung ke sana.
Seperti batik, kain tenun ikat bandar ini juga punya beberapa motif menarik seperti misalnya adalah motif kawung, ceplok, motif es lilin, motif kali brantas, dan motif kuncup. Kain Tenun Ikat Bandar dihargai cukup mahal, akan tetapi tetap disenangi karena kualitasnya yang baik. Keunggulan lainnya adalah tidak menggunakan benang sintetis.
Desa Banyumulek, Sentra Kerajinan Gerabah di Lombok
Mengunjungi desa wisata dengan daya tarik produk kerajinan bisa menjadi salah satu aktivitas yang bermanfaat. Bukan hanya dapat merasakan sensasi berwisata dengan mengunjungi suatu tempat dan melihat keindahannya saja, namun juga mengetahui berbagai informasi seputar produk kerajinannya. Di Lombok, Anda bisa berkunjung ke desa Banyumulek yang terkenal dengan berbagai produk kerajinan gerabahnya.
Di Indonesia, desa wisata dengan produk kerajinan khasnya sebenarnya terdapat di banyak lokasi. Seperti Kasongan di Jogja yang juga merupakan sentra kerajinan gerabah, Kotagede di Jogja yang merupakan sentra kerajinan perak, Cepogo di Boyolali yang merupakan sentra pengrajin kerajinan tembaga dan banyak destinasi desa wisata lainnya. Nah, Apakah di Lombok yang terkenal dengan destinasi wisata baharinya juga terdapat desa wisata?
Tags: kerajinan