... 10 Ide Kerajinan Khas Kediri untuk Dicoba di Rumah - Panduan DIY

Kerajinan Khas Kediri - Pesona Seni Sulam dan Kreativitas DIY

Desa Banyumulek, Sentra Kerajinan Gerabah di Lombok

Mengunjungi desa wisata dengan daya tarik produk kerajinan bisa menjadi salah satu aktivitas yang bermanfaat. Bukan hanya dapat merasakan sensasi berwisata dengan mengunjungi suatu tempat dan melihat keindahannya saja, namun juga mengetahui berbagai informasi seputar produk kerajinannya. Di Lombok, Anda bisa berkunjung ke desa Banyumulek yang terkenal dengan berbagai produk kerajinan gerabahnya.

Di Indonesia, desa wisata dengan produk kerajinan khasnya sebenarnya terdapat di banyak lokasi. Seperti Kasongan di Jogja yang juga merupakan sentra kerajinan gerabah, Kotagede di Jogja yang merupakan sentra kerajinan perak, Cepogo di Boyolali yang merupakan sentra pengrajin kerajinan tembaga dan banyak destinasi desa wisata lainnya. Nah, Apakah di Lombok yang terkenal dengan destinasi wisata baharinya juga terdapat desa wisata?

Kopi Brontoseno

Selain kuliner khas, Kediri juga memiliki minuman yang cukup terkenal, yakni Kopi Brontoseno. Ini adalh merk dagang yang memang sudah terkenal sejak 1956.

Kpi Brontoseno menjadi pilihan kopi bubuk yang bisa dibawa pulang untuk oleh-oleh. Beberapa produk kopi brontoseno antara lain adalah kopi bubuk sachet, kopi botol, kopi gelas dan kopi kue.

Menurut Wikipedia, kopi Brontoseno termasuk jenis kopi house-blend kopi robusta. Bagi para pecinta kopi, kopi ini pun dinilai memiliki cita rasa tersendiri.

Kelebihan utamanya yakni ampas kopinya yang halus. Bahkan ampas kopi Brontoseno dapat dibuat gambar oleh seniman cethe karena kehalusan ampasnya. Tentu, kopi ini menjadi salah satu oleh-oleh khas Kediri yang cukup laris dipasaran.

Desa Banyumulek

Desa Banyumulek adalah desa yang terletak di Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Desa Banyumulek merupakan sentra industri gerabah di Pulau Lombok sejak tahun 1990-an, di mana 80% penduduknya terjun dalam pekerjaan tersebut. Karya gerabah desa Banyumulek yang dihasilkan sangat bervariasi seperti vas bunga, gentong, celengan, kap lampu, hiasan dinding, dan lain sebagainya. Selain itu terdapat juga produk khas yang hanya anda bisa temui di Desa Banyumulek, yaitu Kendhil Maling.

Kendhil Maling memiliki bentuk yang unik yaitu lubang yang berada pada dasar Kendhil, lubang tersebut digunakan untuk memasukan air ke dalam kendhil. Filosofi dari kendi tersebut adalah seperti cara aneh seorang maling untuk memasuki sebuah rumah (lewat atap atau jendela, bukan lewat pintu). Uniknya, desain yang ada pada Kendhil Maling tidak membuat air yang ada dalam kendhil keluar saat kendhil tersebut diletakkan kembali.

Gerabah yang dihasilkan terbuat dari tanah liat dan air yang dengan mudah didapat di daerah sekitar desa. Begitu juga dengan pewarna yang digunakan, pewarna yang digunakan adalah pewarna alami seperti biji asam yang melalui proses pemasakan terlebih dahulu. Namun akhir-akhir ini, beberapa pengrajin juga mulai untuk menggunakan bahan pewarna buatan yang diperoleh dari desa tetangga.

Hasil kerajinan gerabah Desa Banyumulek ternyata sudah merambah sampai ke pasar internasional. Misalnya New Zeland dan beberapa negara di Eropa. Di desa ini, Anda bisa membawa pulang hasil seni tersebut dengan harga yang bervariatif. Tergantung dari bentuk, ukuran, motif hiasan, serta tingkat kesulitan saat proses pembuatannya.

Selain melihat hasil seni yang bewarna-warni tersebut, Anda juga bisa belajar dan ikut serta dalam proses pembuatannya. Anda akan terkejut pada saat peroses awal pembuatan gerabah. Karena para pengerajin tidak pernah menggunakan alat bantu ukur untuk menentukan diameter gerabah. Selain itu, alat-alat yang digunakan terbilang sederhana. Semuanya dilakukan dengan hati. Sehingga para pengerajin gerabah Desa Banyumulek ini mampu menghasilkan hasil seni yang berkualitas dan mengagumkan.

Tas Batik

Kolektor tas mari merapat ke Kota Kediri untuk berburu Tas Batik Kediri yang khas.

Produk tas kediri banyak diminati karena coraknya yang unik dan warna yang bervariasi.

Ada banyak motif yang bisa diaplikasikan di tas batik kediri, seperti motif batik khas kediri.

Misalnya adalah motif batik dermo yang merupakan bagian dari batik kediri.

Atau ada juga motif kuda lumping yang menggambarkan seni asal Jawa Timur.

Selain tas, sebenarnya batik Kediri juga bisa diaplikasikan di baju, kaos, atau sepatu.

Pengrajin batik Kediri semakin berinovasi untuk semakin menarik perhatian pembeli baik dari wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Batik Bolleches

Batik Bolleches merupakan motif khas kediri yang motifnya berupa bulatan-bulatan dan titik-titik. Kata bolleches (Bahasa Belanda) pada nama batik sendiri artinya adalah kumpulan titik-titik atau bola-bola kecil yang diterapkan dengan motif bunga tertentu atau motif legenda tertentu.

Batik Bolleches ini dibuat sekitar pada tahun 1980, sesudah menggali dari sisi sejarah, peninggalan arkeologis, dan perkembangan masyarakat di Kabupaten Kediri, sehingga pada akhirnya lahirlah Busana Kediren, yaitu berupa Batik Bolleches dengan nama “Garuda Muka”. Batik ini merupakan motif batik yang sangat diminati, sebab motifnya yang sangat elegen dan cocok dengan kepribadian masyarakat Kediri yang ramah dan lembut.


Tags: kerajinan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia