Kerajinan Khas Kediri - Pesona Seni Sulam dan Kreativitas DIY
Tahu Takwa
Tahu Takwa adalah tahu kuning khas kota Kediri.
Dibanding dengan variant ahu lainnya, tahu kuning punya keunggulan lebih padat, namun saat digoreng memberikan tekstur lebih krispi bila dimakan.
Warna kuning yang ada di tahu takwa berasal dari kunyit yang memang ditambahkan saat proses pembuatan.
Yang menjadi ciri khas di tahu takwa adalah bunga pekak.
Bunga pekak ini memberikan aroma wangi pada tahu takwa sehingga ia punya ciri khas khusus. Banyak sentra-sentra perajin tahu takwa ini di Kediri.
Tahu pun bisa diperoleh secara mudah saat Anda berkunjung ke kota Kediri. Tahu Takwa cocok untuk dijadikan makanan ringan atau snack jajanan saat berkumpul dengan keluarga.
Selain tahu takwa yang bisa dibawa pulang, Anda juga bisa mencicipi tahu pong yang sudah matang di Kediri.
Tahu tersebut disuguhkan bersama cabe rawit saat hangat-hangat.
Ada juga kuliner stik tahu, olahan tahu yang berbentuk stik layaknya kentang goreng.
Sambel Tumpang
Sambal Tumpang adalah semacam sayur yang dihasilkan dari proses fermentasi kedelai.
Sambel ini adalah salah satu makanan khas Kediri.
Tempe semangit (tempe kemarin) adalah bahan utamanya, Anda bahkan bisa membuat sambal tumpang sendiri, yakni dengan menghaluskan tempe semangit, kemudian tambah santan dan gula, dan aduk hingga merata.
Di Kediri sendiri, sambel tumpeng disajikan bersama Nasi.
Atau biasa disebut juga dengan menu pecel tumpeng.
Cita rasa sambal tumpang sangat khas, yang berasal dari aroma tempe semangit yang jadi campurannya.
Jika Anda berniat wisata kuliner di Kediri, maka jangan lewatkan untuk mencicipi Sambal Tumpang.
Tenun Ikat Bandar
Tak Cuma batik, Kediri juga memiliki kain khas berupa tenun. Salah satu yang paling terkenal adalah tenun Ikat Bandar. Bandar adalah sebuah daerah yang menjadi pusat sentra pengrajin kain tenun ikat yang ada di Kediri. Para pelancong tidak akan kesulitan menemukan tenun ikat Bandar ini saat berkunjung ke sana.
Seperti batik, kain tenun ikat bandar ini juga punya beberapa motif menarik seperti misalnya adalah motif kawung, ceplok, motif es lilin, motif kali brantas, dan motif kuncup. Kain Tenun Ikat Bandar dihargai cukup mahal, akan tetapi tetap disenangi karena kualitasnya yang baik. Keunggulan lainnya adalah tidak menggunakan benang sintetis.
Pengrajin di Lombok
Untuk Anda yang sudah mulai terbiasa dengan pantai dan gili di Lombok, tidak ada salahnya untuk mencoba sensasi baru berwisata ke tempat-tempat yang memproduksi kerajinan di Lombok. Untuk kerajinan, beberapa tempat di Lombok dikenal dengan kerajinan tenun, bambu, anyaman dan juga gerabah seperti di Desa Banyumulek.
Untuk kerajinan seperti kain tenun khas Lombok, Anda dapat menemukannya di Desa Sade dan Sukarara. Terutama Desa Sade, dikenal sebagai lokasi desa wisata yang paling menjadi representasi dari suku Sasak yang merupakan suku asli setempat. Namun Desa Sukarara juga dapat menjadi pilihan untuk melihat produk kerajinan tenun khas Lombok.
Untuk kerajinan anyaman, terdapat Desa Beleka. Berbagai jenis anyaman dapat Anda temukan di Desa Beleka, Lombok Tengah, mulai dari peralatan rumah tangga, pernak-pernik dekorasi, hiasan dinding, dan masih banyak anyaman lainnya. Bahan dasar dari pembuatan anyaman tersebut adalah rotan dan ketek.
Untuk kerajinan lainnya yaitu produk kerajinan dari bambu, Anda bisa ke Desa Mambalan Gunung Sari. Anda akan menemukan penduduk setempat yang terdiri dari para pengrajin bambu. Berbagai jenis kerajinan dapat Anda temukan diantaranya seperti tempat tidur, kursi, meja, paga, dudukan lampu, tempat duduk, dan masih banyak lagi kerajinan lainnya.
Tags: kerajinan