Keindahan Kerajinan Khas Lampung dalam Seni Jahit dan DIY
Sejarah Batik Lampung
Batik Lampung sendiri muncul karena gagasan salah satu penduduk Jawa yang lama menetap di Lampung yaitu Gatot Kartiko. Dengan ide kreatifnya dalam mengembangkan corak atau motif batik dari kain tenun, yaitu kain tapis dan siger.
Keberadaan batik lampung dikembangkan atas dasar bisnis yang menonjolkan ciri khas daerah dari kota lampung itu sendiri seperti halnya pada batik jember yang dibuat karena faktor bisnis yang dipadu dengan ciri khas kota tersebut.
Perkembangan batik lampung cukup pesat ketika mulai dikenakan oleh Mantan gubernut lampung bapak Sjachroedin Z.P. Batik lampung makin populer saat dikenakan oleh mantan presiden RI yang sangat mencintai batik indonesia yaitu bapak Susilo Bambang Yudhoyono ketika menghadiri acara HIMPI di Lampung.
Jenis-jenis motif kain tenun khas Lampung
Kain tapis khas Lampung memiliki beberapa jenis motif yang indah. Apalagi motif yang dibuatnya dalam bentuk tenun songket yang berhiaskan benang emas dan perak. Beda halnya pada kain tenun yang bercorak kotak dan berlubang yang merupakan kain strimin. Berikut ini beberapa jenis-jenis motif kain tenun khas Lampung.
Jenis kain tapis raja medal ini sering dikenakan oleh para pengantin khususnya mempelai wanita. Motif yang ada pada tapis raja medal ini berupa motif ayam dan juga pucuk rebung atau anakan bambu.
Jenis kain tapis tuha ini biasanya dikenakan untuk menghadiri acara pernikahan adat. Yang mana lebih banyak dipakai oleh pengiring pengantin. Motif yang terdapat pada kain tapis ini berupa corak hewan atau binatang.
Jenis kain tapis laut silung juga masih dikenakan sebagai pakaian untuk menghadiri acara pernikahan. Lebih tepatnya dikenakan oleh para kerabat pengantin.
Jenis kain tapis laut linau dikenakan seperti halnya tapis laut sinung, yakni pakaian yang dipakai saat mengiring pengantin di hari pernikahan.
Jenis kain tapis balak menjadi kain yang dipakai kalangan wanita. Yang mana dipakai saat mengadakan gelar adat saat upacara di daerah asalnya.
Jenis kain tapis bintang perak kebanyakan dipakai oleh kaum wanita saat menghadiri acara adat khas Lampung. Yang mana pada kain tapis ini terdapat motif unik, yakni bentuk bintang yang tersusun secara geometris.
Jenis kain tapis cucuk andak ini dikenakan oleh para wanita yang sudah memiliki gelar. Dimana kain tapis ini dipakai saat mengadakan acara pernikahan ataupun pagelaran adat setempat.
Jenis kain tapis ini dikenakan bukan untuk wanita, melainkan untuk kaum pria. Pemakaiannya lebih sering saat menghadiri upacara adat setempat.
Jenis kain tapis ini populer dan sering dikenakan untuk pembuatan baju pengantin mempelai wanita saat menikah. Selain itu, tapis ini juga bisa dipakai saat menggelar acara adat dan juga sering dipakai oleh para penari tradisional Lampung.
Tags: kerajinan lampu