... Panduan Praktis: 10 Kerajinan Khas Maluku yang Mudah Dibuat Sendiri

Kerajinan Sulam Tradisional Maluku - Keindahan dalam Jarum dan Kreativitas

5. Tari Bambu Gila

Tidak berbeda jauh dengan tari Salai Jin, tari bambu gila yang berasal dari Ternate ini nyatanya juga menjadi tarian yang sarat akan magis. Hal itu dikarenakan tarian yang satu ini melibatkan kekuatan supranatural.

Tarian yang juga dikenal sebagai permainan rakyat Maluku ini, dibawakan oleh tujuh orang penari yang memegang sebatang bambu. Kemudian, bambu tersebut diberi mantra-mantra oleh seorang dukun.

Kompaknya gerakan para penari, sebagai lambang kebersamaan serta gotong royong, yang tertanam di dalam budaya masyarakat Maluku.

12. Tari Loliyana

Kesenian tradisional yang terakhir adalah tari Loliyana. Tari yang juga dikenal dengan tari Panen Lola ini, merupakan tari kreasi yang mengangkat upacara panen lola ke dalam bentuk pertunjukan tari.

Pertunjukan tersebut sejatinya menggunakan tradisi dan kebudayaan masyarakat Kepulauan Teon Nila Serua sebagai patokan.

(Baca Juga: Kesenian Tradisional Khas Jawa Timur)

Itulah 12 kesenian tradisional khas Maluku yang mungkin belum kamu ketahui. Kamu bisa mencari informasi menarik lainnya dari buku, baik buku digital maupun konvensional.

Jika kamu menggunakan buku digital dan ingin berlangganan, kamu bisa memakai kartu kredit sebagai metode pembayaran agar proses transaksi lebih mudah.

Kamu jangan khawatir apabila belum memiliki kartu kredit. Langsung saja ajukan di CekAja.com. Karena di sana, tersedia berbagai macam produk kartu kredit yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan. Jadi, tunggu apalagi? Yuk ajukan sekarang!

Kerajinan Tempat Pinang dan Sirih (kabilano)

Kerajinan Tempat Pinang dan Sirih (Kabilano) adalah salah satu kerajinan tangan khas Maluku Utara yang terbuat dari bahan dasar kayu. Kayu yang digunakan untuk membuat kerajinan ini biasanya berasal dari jenis kayu Nantu yang hanya tumbuh di daerah Maluku Utara.

Proses pembuatan Kerajinan Tempat Pinang dan Sirih (Kabilano) dimulai dengan memilih kayu yang berkualitas dan dipotong dengan ukuran tertentu.

Kerajinan Tempat Pinang dan Sirih (Kabilano) dihiasi dengan berbagai motif tradisional seperti motif daun, bunga, dan binatang laut yang berasal dari kearifan lokal masyarakat Maluku Utara.

Kerajinan Tempat Pinang dan Sirih (Kabilano) memiliki nilai estetika yang tinggi dan merupakan bagian dari tradisi adat dan budaya Maluku Utara. Tempat pinang dan sirih merupakan simbol dari kesatuan, persatuan, dan keharmonisan dalam kehidupan masyarakat Maluku Utara.

Oleh karena itu, Kerajinan Tempat Pinang dan Sirih (Kabilano) menjadi salah satu produk unggulan yang menarik minat wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut.

Selain itu, kerajinan ini juga dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat lokal karena dijadikan sebagai produk komersial yang dijual di pasar lokal maupun internasional.

9. Tari Katreji

Tari yang dikenal sebagai tari pergaulan ini, umumnya dibawakan di beberapa acara besar, seperti pernikahan adat, penyambutan tamu serta upacara pelantikan Kepala Desa, Gubernur dan Bupati.

Selain itu, tari tradisional ini juga memiliki keunikan tersendiri dibanding tari-tari tradisional Maluku lainnya, karena merupakan hasil perpaduan dua budaya, yaitu budaya Eropa (Belanda dan Portugis) dengan budaya Maluku.

Tari katreji dibawakan oleh sekitar 12 penari pria dan wanita yang berpasangan, dengan ekspresi ceria dan bersemangat.

Para penari tersebut tentunya mengenakan kostum tradisional Maluku, dengan balutan kebaya dan rok panjang untuk wanita, serta satu pasang baju dan celana berwarna putih untuk penari laki-laki.


Tags: kerajinan maluku

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia