Kerajinan Sulam Tradisional Maluku - Keindahan dalam Jarum dan Kreativitas
3. Tari Salai Jin
Tari tradisional yang satu ini kerap kali dinilai sebagai tarian yang sarat akan magis. Pasalnya, tarian ini sering kali digunakan sebagai media komunikasi, oleh nenek moyang masyarakat Ternate dengan bangsa Jin, untuk meminta pertolongan dan menyelesaikan permasalahan hidup manusia.
Oleh sebab itu, tidak heran apabila tarian ini diberi nama tari Salai Jin. Karena, di dalam tarian ini memang mengandung unsur Jin.
Terlebih, melibatkan bangsa Jin dalam tarian sudah menjadi ciri khas dari tari tradisional Maluku yang satu ini.
(Baca Juga: Daftar Kesenian Tradisional Khas Aceh)
2. Tari Lenso
Berikutnya ada tari Lenso, yang masuk sebagai kesenian tradisional khas Maluku. Tari yang memiliki tema serupa dengan tari Tide-Tide ini, awalnya dibuat sebagai perekat hubungan persaudaraan dan kekerabatan masyarakat Maluku dalam berkehidupan sosial.
Tari tradisional ini diciptakan pada saat bangsa Portugis masuk ke Maluku pada 1612. Maka dari itu, nama “Lenso” yang digunakan pada tarian ini pun berasal dari bahasa Portugis, yang artinya sapu tangan.
Di mana, sapu tangan sendiri merupakan properti utama yang digunakan para penari saat menarikan tarian ini. Selain itu, sapu tangan yang digunakan pun umumnya berwarna merah ataupun putih.
Tags: kerajinan maluku