Kerajinan Sulam Tradisional Manado - Karya Seni Jarum yang Memikat
7 Oleh-Oleh Khas Manado Selain Makanan
Oleh-oleh khas Manado selain makanan tentu akan menjadi daftar panjang bagi Anda yang berkunjung ke sini. Pasalnya, oleh-oleh tentu akan menjadi pengingat dan memberikan banyak kegembiraan bagi keluarga yang menunggu di rumah.
Banyak oleh-oleh khas Manado yang bisa dibawa pulang selain makanan. Manado memang terkenal dengan makanan tradisionalnya, akan tetapi memang hal ini juga mengandung risiko basi terlebih saat menempuh perjalanan yang cukup jauh.
Lalu apa saja ya oleh-oleh khas Manado selain makanan? Yuk simak ulasan di bawah ini!
Tarian [ sunting | sunting sumber ]
Dari seluruh bentuk kesenian Minahasa, tari-tarian adalah kesenian yang paling banyak jenisnya dan sangat bervariasi. Sejak dahulu, tari-tarian sudah menjadi bagian dari kehidupan orang Minahasa. Selain menari dan berdansa, mereka juga dikenal senang menyanyi. Hingga kini, seni tari di Minahasa cenderung mengadopsi banyak pola-pola kesenian dari luar yang kini menjadi ciri khas tradisional Minahasa. Begitu pula dengan alat musik pengiring tarian juga bersentuhan dengan budaya dari luar Minahasa. Adapun jenis-jenis tarian di Minahasa diantaranya:
Tari Maengket [ sunting | sunting sumber ]
Tarian maengket ini terdiri dari tiga babak, yaitu maowey kamberu, marambak dan lalayaan. [4]
- Marambak adalah tarian dengan semangat gotong-royong. Tarian ini sering diadakan pada acara syukuran memiliki rumah baru. Kebiasaan suku Minahasa yang saling membantu dalam membuat rumah yang baru, ketika rumah tersebut selesai dibangun maka diadakan pesta naik rumah baru atau dalam bahasa Minahasa disebut “rumambak” yang berarti menguji kekuatan rumah baru. Biasanya seluruh masyarakat kampung diundang dalam syukuran ini. [5]
- Lalayaan adalah tari yang melambangkan bagaimana proses mencari jodoh oleh pemuda-pemudi Minahasa pada zaman dahulu. Tari ini juga disebut tari pergaulan muda-mudi zaman dahulu kala di Minahasa. [6]
- Maowey Kamberu adalah suatu tarian yang dibawakan pada acara syukuran kepada Tuhan Yang Maha Esa karena memperoleh hasil pertanian terutama tanaman padi yang berlipat ganda. [7][8]
Tari Kabasaran [ sunting | sunting sumber ]
Tari Kabasaran merupakan simbol Keberanian Suku Minahasa. Tarian ini awalnya merupakan tarian perang. [9] Tarian Kabasaran hanya dilakukan oleh Waranei yaitu penjaga keamanan desa di Minahasa sekaligus prajurit perang. Dalam kesehariannya mereka dikenal sebagai rakyat biasa namun ketika daerah Minahasa terancam oleh serangan musuh, penari Kabasaran prajurit perang. [10] Berdasarkan adat Minahasa, tidak semua lelaki Minahasa dapat menjadi penari Kabasaran. Yang menjadi penari biasanya keturunan dari sesepuh penari Kabasaran. Karena sifatnya yang turun temurun itulah setiap penari Kabasaran memiliki sebuah senjata warisan. Senjata warisan ini harus dibawa oleh penari ketika pertunjukan tari Kabasaran dimulai. Para penari mengenakan pakaian tenun khas Minahasa berwarna merah dan rias wajah yang terlihat garang. [11] Ketika pertunjukan dimulai, gerak tari Kabasaran dipimpin oleh seorang Tombolu, pemimpin pertunjukan. Seorang Tombolu dipilih berdasarkan kesepakatan para sesepuh adat. Ketika pertunjukan berlangsung, tidak tampak sedikit-pun senyum di wajah para penari. Mulai dari awal pertunjukan, gerakan penari Kabasaran terlihat energik dan menggambarkan sifat keprajuritan. Gerakan mereka semakin terlihat dinamis ketika tabuhan gong dan kulintang terdengar begitu keras. Dengan membawa pedang di tangan kanan dan tombak di tangan kiri, para penari Kabasaran terlihat seperti orang yang hendak berperang. Sesekali, penari Kabasaran mengayunkan kedua senjata yang ada di tangan mereka sambil melompat dan mengayunkan senjata. Mereka-pun memperlihatkan gerakan berjalan maju-mundur dengan penuh semangat. Di daerah Minahasa, gerak tari Kabasaran dijadikan simbol keperkasaan dan keberanian warga Minahasa melawan musuh. Gerak tari Kabasaran terlihat garang namun sesaat sebelum pertunjukan usai, para penari Kabasaran menarikan gerak yang terlihat begitu riang. Gerakan di penghujung pertunjukan ini menjadi simbol kebebasan penari Kabasaran dari rasa amarah usai berperang melawan musuh. Tarian ini umumnya terdiri dari tiga babak (sebenarnya ada lebih dari tiga, hanya saja, sekarang ini sudah sangat jarang dilakukan). [12] Babak – babak tersebut terdiri dari:
- Babak pertama disebut Cakalele, yang berasal dari kata “saka” yang artinya berlaga, dan “lele” artinya berkejaran melompat – lompat.
- Babak kedua ini disebut Kumoyak, yang berasal dari kata “koyak” artinya, mengayunkan senjata tajam pedang atau tombak turun naik, maju mundur untuk menenteramkan diri dari rasa amarah ketika berperang.
- Babak ketiga disebut Lalaya’an. Pada bagian ini para penari menari bebas riang gembira melepaskan diri dari rasa berang seperti menari “Lionda” dengan tangan dipinggang dan tarian riang gembira lainnya.
10. Batik
Bisa dibilang Batik Manado merupakan souvenir baru dari ibu kota Sulawesi Utara ini. Biasanya corak dari batik Manado meliputi corak coral reef ataupun sea shell. Corak ini memiliki makna akan keanekaragaman hayati di Manado. Motif lainnya adalah motif lilin. Motif lilin merupakan simbol kehidupan masyarakat yang rukun satu sama lain.
Corak terakhir adalah garis zig zag. Corak ini memiliki arti kehidupan bermasyarakat yang penuh semangat dan dinamis. Tak hanya itu, motif zig zag juga memberikan ilustrasi bahwa Manado adalah kota pantai. Kamu bisa membeli batik Manado untuk souvenir bagi keluarga atau teman pencinta batik.
14. Anyaman Bambu
Anyaman bambu adalah salah satu kerajinan tangan khas Manado yang cukup diminati. Peminatnya tak hanya dari kalangan lokal tapi juga mancanegara, lho. Bahkan eksistensinya sejajar dengan kain Bentenan.
Kamu bisa memilih anyaman bambu khas Manado dalam bentuk lampion, tutup saji, tapian beras, keranjang buah, dan masih banyak lagi. Untuk membelinya pun mudah. Ini karena kerajinan anyaman tanah liat ini berada di sepanjangan jalan Manado-Tomohon, bahkan di tempat jual oleh-oleh.
Kalau kamu ingat ada anggota keluarga atau teman yang memiliki rumah dengan tema rustic atau tradisional, cocok sekali memberikan kerajinan anyaman bambu sebagai souvenir sekaligus hadiah. Menarik, bukan?
10 Referensi Cinderamata Khas Daerah Manado Ini Tidak Boleh Ketinggalan Dalam Daftar Belanjaanmu!
Manado adalah sebuah kota yang cukup terkenal dengan keindahan alamnya, jadi tak heran jika sering dijadikan tujuan wisata oleh para travelers.
Sebut saja wisata yang paling populer adalah Taman Laut Bunaken, dengan keeksotisan alam bawah lautnya amat menakjubkan. Jadi tak heran lokasi ini menjadi tempat paling favorit para penyelam, bahkan bukan wisatawan lokal aja lho, mancanegara juga.
Tapi bukan hanya sekedar keindahan alamnya aja lho yang bisa kita nikmatin, Manado juga punya beberapa oleh-oleh khas dari makanan, minuman, sampai pernak-pernik, dan souvenir.
Berikut ini kami akan rangkum beberapa rekomendasi souvenir khas Manado yang cantik, unik, dan murah. Yuk simak !
Tags: kerajinan