Kerajinan Jarum Tradisional NTT - Keindahan dan Kreativitas dalam Seni Rajut Lokal
2.Motif Liris Kupang
Motif Liris Kupang ditandai dengan garis-garis geometris dan hiasan tenun ikat di ujungnya. Motif geometris bisa berupa garis beralur vertikal, horizontal, maupun diagonal atau miring. Makna batik ini melambangkan ketabahan dan solidaritas masyarakat NTT.
3.Motif Kuda Kupang
Foto: KREASI BATIK KUPANG Creation of Batik Kupang
Motif batik Kuda Kupang memiliki ciri khas corak daerah Kupang yang kuat dan berkarakter. Guratan motifnya didominasi geometris yang indah dengan makna filosofis yang mendalam.
Motif ini merupakan simbol tentang hubungan kekeluargaan, kerukunan dan kebersamaan warga masyarakat serta harapan untuk terus melestarikan budaya setempat. Kerukunan masyarakat Kupang diharapkan membawa manfaat berupa kemakmuran dan kejayaan bagi masyarakat setemat serta bangsa dan negara
4.Motif Pucuk Mekar
Pucuk Mekar merupakan motif batik yang mengambil inspirasi dari hujan. Daerah Nusa Tenggara Timur umumnya kering dan hujan selalu membawa berkah tersendiri bagi masyarakat setempat. Motif ini merupakan simbol penggambaran rasa syukur dan kebahagiaan atas anugerah turunnya hujan dari Yang Maha Kuasa.
5.Motif Teguh Bersatu.
Kerajinan Kayu Cendana
Keterampilan dari warga lokal NTT tak terhenti dari kemampuan tenun dan penjalin atau anyaman saja. Beberapa pernak pernik terbaiknya terbuat dari bahan utama kayu Cendana. Kayu cendana sendiri dikenal karena warna, tekstur, dan kemudahannya untuk dibentuk menjadi kerajinan yang beragam.
Alhasil, pernak pernik dari kayu ini pun tersedia dalam bentuk tasbih, gelang, kipas, dan berbagai macam miniatur yang unik. Karena keberagaman dan sumber daya kayu cendana yang melimpah, hasil kerajinan ini pun mulai dikenal pasar. Bahkan, produknya mencakup rosario dan tasbih yang sudah tersebar di tanah Jakarta, Surabaya, Manado, hingga luar negeri.
Macam-Macam Baju Adat NTT
Sudah dijelaskan sebelumnya, ada empat baju adat NTT yang akan dijelaskan berikut ini.
Baju Adat Suku Dawan
Suku Dawan menyebar di beberapa daerah antara lain Kabupaten Belo, Kabupaten Kupang, dan Timor. Nama baju adat NTT yang dimiliki suku ini dikenal dengan pakaian Amarasi. Baju adat ini merupakan peninggalan kerajaan, dan namanya diambil dari salah satu daerah di Kabupaten Kupang.
Sampai saat ini, suku Dawan menjaga dan melestarikan warisan leluhur ini dengan sangat baik. Salah satunya dengan mengenakan pakaian adat dalam perayaan atau pesta. Terdapat perbedaan Amarasi yang dikenakan oleh pria dan wanita.
Amarasi yang dikenakan oleh pria terdiri dari selimut tenun dan pakaian tubuh atau biasanya menggunakan baju Bodo. Aksesoris tambahan lainnya antara lain kalung rumbai lengkap dengan keran, ikat kepala berhias mutiara sebagai mahkota, serta gelang muti salak.
Sementara untuk wanita, amarasi terdiri dari kebaya, saring tenun, dan selendang. Penghias kepala yang dikenakan antara lain gelang di kepala, sisir emas, dan jepit rambut. Sedangkan aksesoris pelengkapnya kalung muti salak.
Untuk wanita, penggunaan Amarasi sedikit lebih detail. Wanita membutuhkan dua lembar kain tenun untuk menutupi seluruh bagian badan. Kain tenun pertama disebut dengan tais yang dipasangkan dari atas dada hingga mata kaki. Kain tenun kedua diselempangkan di dada membentuk huruf V.
Baju Adat Suku Helong
Sebagian besar suku Helong bermukim di Kabupaten Kupang, Pulau Flores, dan Pulau Semau. Menurut beberapa sumber suku ini berasal dari Pulau Halong di Maluku. Mata pencaharian suku ini antara lain berkebun, berburu binatang, mencari ikan, serta membuat kerajinan tangan.
Jawada Makanan Manis Asli NTT
Secara tampilan, Jawada adalah oleh oleh kuliner seperti mie goreng kering dengan bentuk segitiga. Ukurannya cukup besar, sehingga cocok untuk camilan. Menariknya, meski bentuknya berserabut seperti mie atau rambut tapi rasanya manis layaknya gula jawa. Hal tersebut karena oleh oleh khas NTT ini terbuat dari tepung, santan, gula jawa, serta air nira.
Membawa oleh oleh sudah menjadi hal yang tak bisa dilupakan saat berkunjung ke pulau ini. Tentunya opsi yang bisa digunakan beragam dan Anda bebas memilih sesuai dengan keinginan. Terdapat deretan oleh oleh kuliner khas seperti Jawada dan Se’i. Atau bawa pulang kain tenun asli NTT dan beberapa kerajinan tangan asyik untuk koleksi di rumah.
Baca juga seputar khas NTT :
- Mengenal 6 Jenis Alat Musik Khas NTT Beserta Fungsinya
- 7 Minuman Khas NTT Tidak Boleh Dilewatkan, Dari yang Segar Hingga Hangat!
- Mendalami 4 Budaya yang Menjadi Ciri Khas NTT, Salah Satunya Se’i Sapi
- Mengenal Fakta Menarik Seputar Komodo Sebagai Hewan Khas NTT yang Jarang Diketahui
Tenun Nusa Tenggara Timur
Masyarakat di Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang penuh budaya dan kaya akan keberagaman. Salah satunya ditandai dengan cara berpakaian. Salah satu hal yang paling berpengaruh terhadap cara berpakaian ialah bahan dasar berpakaian. Jika di masyarakat Jawa terdapat batik maka di masyarakat lainnya khususnya masyarakat Nusa Tenggara Timur terdapat kain tenun. Meski secara administratif gugusan-gugusan pulau di wilayah tersebut berada dibawah satu pemerintahan namun tak berarti budaya yang juga homogen. Beranekaragamnya suku yang ada menyebabkan tiap suku dan etnis memiliki bahasanya masing-masing yang mempunyai ratusan dialek lebih. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa terdapat beragamnya motif yang ada pada tenunan. Tiap wilayah dan suku masing-masing mempunyai keunikan yang khusus dibanding dengan daerah, contohnya seperti menampilkan legenda, mitos dan hewan masing-masing daerah. Ada juga yang bertujuan untuk menggambarkan penghayatan akan karya Tuhan yang besar.
Tags: kerajinan