... 7 Kerajinan Khas Papua Barat yang Dapat Anda Buat Sendiri: Panduan DIY dan Pola Jahit

"Ragam Kreatif Papua Barat - Pesona Kerajinan Khas"

Lukisan di Atas Kulit Kayu

Lukisan kayu di atas kulit kayu ini sudah menjadi tradisi sejak tahun 1600 an. Kerajinan tangan ini berpusat di kampung Asei, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura. Tradisi ini dilakukan secara turun menurun dan tidak sembarang orang boleh melakukan tradisi ini. Pada awalnya, tradisi ini merupakan simbol sekaligus peringatan terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan di desa tersebut. Mereka menggunakan kayu-kayu ini sebagai pakaian mereka.

Lukisan ini memiliki motif seperti ikan, burung cendrawasih, buaya, tifa, dan karang. Namun seiring berjalannya waktu tradisi ini mulai menghilang karena masyarakat beralih ke pakaian bahan kain. Beruntungnya sejak tahun 1975 tradisi ini dilestarikan kembali oleh seorang antropologi Papua bernama Corry Ohee. Kerajinan ini bahkan menjadi kerajinan tangan yang bernilai tinggi. Peminatnya pun tidak hanya dari domestik tetapi juga mancanegara.

4 Kerajinan Tangan khas Papua Beserta Penjelasannya

Kerajinan tangan adalah kerajinan yang dalam pengerjaannya menggunakan tangan. Setiap daerah biasanya memiliki kerajinan tangan yang khas dan tidak dapat ditemukan di tempat lain. Tak terkecuali daerah Papua. Wilayah paling timur Indonesia ini mempunyai kerajinan khas yang unik, diantaranya adalah

Noken adalah tas rajut yang terbuat dari serat kayu maupun benang kasur warna-warni. Cara menggunakan tas ini juga sangat unik. Masyarakat Papua menggunakan tas ini dengan cara diselempangkan di kepala. Tas selempang ini terdiri dari berbagai macam ukuran. Tas yang berukuran kecil biasanya digunakan untuk menyimpan dompet ataupun alat sekolah. Tas yang lebih besar mampu menyimpan barang seberat 20 kg.

Kedua noken tersebut memiliki perbedaan yaitu pada noken Raja Ampat terbuat dari daun pandan pesisir, ilalang rawa, dan juga kulit kayu. Noken Raja ampat memiliki bentuk seperti totebag modern yaitu berbentuk kotak. Noken ini memiliki warna alam yang unik dan bervariasi, teksturnya pun kaku saat digunakan. Noken ini juga dilengkapi dengan penutup. Cara menggunakan noken Raja Ampat yaitu dengan digantungkan di leher dan menghadap ke depan.

Sedangkan noken Wamena dibuat dari akar anggrek dan juga daun pandan besar. Bentuknya pun sangat unik yaitu seperti kantong banyak juga yang mengatakan seperti jaring penangkap ikan. Noken Wamena juga lebih fleksibel. Cara menggunakannya pun berbeda dari tas biasanya, masyarakat Wamena menggunakan tas ini dengan cara diikat ke kepala kemudian menggantung ke belakang punggung.


Tags: kerajinan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia