Kerajinan Jarum Khas Riau - Keindahan Budaya Dalam Karya Sulam dan DIY
Ragam dan Makna Motif Batik Riau
Motif batik Riau sendiri terdiri dari flora dan florist. Hal itu sebagai wujud bahwa keberagaman hayati atau kekayaan alam di Riau masih terjaga.
Tidak hanya itu, ada banyak motif batik lainnya yang terkenal. Seperti batik motif tabur dengan pucuk rebung.
Selain pucuk rebung, nama motif lainnya pun terbilang cukup unik. Ada motif itik pulang petang, bunga kiambang, kuntum bujang, kuntum bersusun hingga tampuk manggis. Berikut ini adalah beberapa motif batik riau yang terkenal. Berikut ulasannya.
1. Motif Awan Larat
Motif ini biasanya dikaitkan dengan kelembutan, kebijaksanaan, dan pengetahuan diri. Karakteristik ini adalah pendidikan moral dasar yang diperkenalkan oleh orang tua Riau kepada anak-anak mereka.
Bunga dan kuncup adalah simbol cinta, kemurnian, ketulusan, kerendahan hati, persahabatan, dan persaudaraan. Orang tua berharap saran yang terkandung dalam motif ini dapat selalu diingat dan dipraktikkan oleh anak-anak mereka.
2. Motif Tabir Tanjung
Bunga Tanjung adalah jenis bunga pohon ceri, yang banyak ditemukan di Indonesia. Diadopsi dari tekstil tenun Riau (Songket), motif ini berarti ketulusan, keramahan, dan sikap ramah terhadap tamu.
3. Motif Pucuk Rebung Riau
Pucuk Rebung melambangkan tekad hati dalam mencapai tujuan, keberuntungan, dan harapan. Ini juga mewakili hati dan semangat persatuan yang terbuka di masyarakat Riau.
Motif ini diklasifikasikan sebagai motif Melayu, yang mewakili pohon bambu yang tidak mudah roboh, bahkan ketika terkena angin kencang.
4. Motif Kasih Tak Sampai
‘Kasih Tak Sampai’ adalah ungkapan dalam bahasa Indonesia yang merujuk pada dua arti berbeda, yakni “cinta dalam kesabaran” dan “cinta tak berbalas”.
Dalam konteks Batik Riau, motif ini berarti kasih sayang orang tua terhadap anak. Orang tua Riau diharapkan tidak merusak dan menunjukkan cinta yang berlebihan kepada anak-anak mereka untuk membangun mental dan ketahanan yang kuat.
Rumah Tenun Wan Fitri
Instagram.com/tenun_wan_fitri
Nah, salah satu tempat penghasil kerajinan Riau yang paling terkenal adalah, Rumah Tenun Wan Fitri ini yang berlokasi di Jalan Kayumanis (Subrantas Lama), No. 44 Kelurahan Tirta Siak, Kota Pekanbaru, Riau.
Riau dikenal dengan songket Melayunya. Maka tak heran, kain tenun khas Riau ini selalu terlihat berseni tinggi dengan corak-corak yang rumit namun menawan. Dan bagi yang belum tahu, hasil karya Rumah Tenun Wan Fitri ini, pernah dipakai oleh para presiden Indonesia. Mulai dari BJ Habibie, Susilo Bambang Yudhoyono, hingga Joko Widodo, pernah memakai hasil karya rumah tenun ini.
Itulah lima rekomendasi tempat belanja kerajinan di Riau. Jangan lupa mampir saat kamu berkesampatan pergi ke Riau. Namun selalu perhatikan protokol kesehatan yang ada ya.
Kerajinan Tangan dari Riau dan Penjelasannya
23 11 2022 · 11 Kerajinan Bahan Baku Rotan Khas Kota Pekanbaru Pekanbaru yang merupakan ibu kota propinsi Riau mempunyai buah tangan menarik yang masih jarang di lirik buah tangan ini ialah kerajinan rotan Para pengrajin rotan ini menjadikan komponen dalam perkembangan kota Pada tahun 1992 para pengrajin yang berasal dari Sumatera Barat dan Cirebon Jawa Barat membuka show room di tepi Jalan Yos Sudarso Rumbai Pelan pelan jalan ini di kenal dengan show room kaki lima pengrajin rotan
Blog Arpa Souvenir Khas Kepulauan Riau , Sumber : arpabattousai.blogspot.com
Wujud Kebudayaan di Provinsi Riau
Budaya Riau hampir sama dengan kebudayaan di Sumatera, Malaysia, dan Singapura. Hal ini disebabkan karena wilayah mereka yang berdekatan, menjadikan suku kebudayaan khas daerah Riau didominasi oleh suku Melayu.
Berikut akan dijelaskan mengenai kebudayaan yang dianut oleh masyarakat Riau.
#1 Rumah Adat khas Budaya Riau
Rumah adat daerah ini dinamakan Selaso Jatuh Kembar. Rumah ini merupakan tempat tinggal yang digunakan oleh para datuk atau pemangku adat. Rumah adat ini menjadi salah satu unsur kebudayaan Kepulauan Riau.
Dengan aksen-aksen yang menghiasi rumah adat ini semuanya berhiaskan ukiran. Dengan ukirannya yang mempunyai corak berbeda-beda antara yang satu dengan yang lainnya.
Di dalam rumah adat ini, dilengkapi pula dengan Balai Adat. Dimana ruangan ini dipergunakan untuk melakukan pertemuan dan musyawarah.
Sumber: pelajarindo.com – https://bit.ly/3yLNitH
#2 Pakaian Adat Menjadi Bukti Budaya Riau
Dengan adanya pakaian adat, menunjukan bukti bahwa melayu Riau mempunyai kebudayaan yang maju. Karena memiliki pakaian adat yang bermacam-macam sesuai dengan kebutuhan.
Untuk pria menggunakan pakaian adat berupa baju Kurung Cekak Musang atau biasa disebut dengan baju Kurung Belanga.
Tampilan bentuk busana ini mirip dengan baju muslin yang dipadukan dengan celana panjang yang longgar. Kemudian dilengkapi dengan sarung dan kopyah.
Sedangkan untuk wanita menggunakan gaun berupa baju Kurung Kebaya Laboh. Kedua pakaian adat ini merupakan salah satu warisan kebudayaan Riau yang sering digunakan pada saat upacara adat atau pernikahan.
Tags: kerajinan