Seni Sulam dan DIY - Eksplorasi Kerajinan Khas Sulawesi Tengah
Jenis dan Harga Kerajinan Kayu Hitam Palu
Kerajinan kayu hitam Palu memiliki berbagai jenis dan harga yang bervariasi. Beberapa jenis kerajinan yang populer adalah:
- Gantungan kunci
Kerajinan ini berbentuk hewan, tumbuhan, atau simbol yang bisa digunakan sebagai hiasan kunci. Kerajinan ini memiliki harga sekitar Rp 5.000 pe biji. - Pajangan
Kayu hitam juga bisa digunakan untuk kerajinan dekoratif. Seperti patung, topeng, atau hiasan dinding yang bisa digunakan sebagai hiasan rumah. Kerajinan ini memiliki harga sekitar Rp 50.000 hingga Rp 500.000 per buah, tergantung ukuran dan tingkat kesulitan. - Jam
Banyak juga dijumpai kerajinan kayu hitam dalam bentuk jam dinding atau jam meja. Keduanya berfungsi selain sebagai alat penunjuk waktu juga untuk hiasan. Kerajinan ini memiliki harga sekitar Rp 100.000 hingga Rp 1.000.000 per buah, tergantung ukuran dan desain. - Kotak perhiasan
Kerajinan yang satu ini berbentuk kotak. Fungsinya untuk menyimpan perhiasan atau barang-barang kecil lainnya. Kerajinan ini memiliki harga sekitar Rp 50.000 hingga Rp 300.000 per buah, tergantung ukuran dan motif. - Tas
Dunia fashion tak mau ketinggalan berinovasi menggunakan kayu hitam. Terdapat kerajinan kayu hitam yang berbentuk tas wanita. Pastinya bisa digunakan untuk membawa barang-barang sehari-hari. Kerajinan ini memiliki harga sekitar Rp 200.000 hingga Rp 500.000 per buah, tergantung ukuran dan model.
Tempat Membeli Kerajinan Kayu Hitam Palu
Jika Kawanjo tertarik untuk membeli kerajinan kayu hitam Palu, cobalah mengunjungi beberapa tempat berikut:
- Toko Sumber Urip Eboni
Toko ini merupakan salah satu toko kerajinan kayu hitam terbesar dan terlengkap di Palu. Toko ini memiliki dua cabang, yaitu di Jalan Raya Palu-Donggala KM 9 dan di Jalan Raya Palu-Parigi KM 15. - Pasar Inpres Palu
Pasar ini merupakan salah satu pasar tradisional terbesar di Palu. Pasar ini menjual berbagai macam barang, termasuk kerajinan kayu hitam. Pasar ini berlokasi di Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur. - Toko Online
Selain rekomendasi di atas, Kawanjo juga bisa membeli kerajinan kayu hitam Palu melalui toko online atau market place. Ketik saja kata kuncinya dan temukan toko yang pas.
Kain tenun
https://www.google.co.id/amp/s/kerajinanindonesia.id
Satu lagi kain Nusantara yang bisa kamu temui di Sulawesi Selatan adalah kain tenun. Kain ini pembuatannya masih tradisional dan beberapa diantaranya merupakakan kain sutra.
Kain tenun yang cukup terkenal di Sulawesi Selatan adalah tenun Sengkang dan tenun Toraja. Masing-masing kain tenun tersebut memiliki ciri khasnya dan bisa kamu aplikasikan untuk memenuhi selera fashionmu.
Bukan hanya makanan khas, berbagai cendera mata yang unik dan berfilosofi bisa menjadi oleh-oleh dari Sulawesi Selatan. Kerajinan tangan dari manik-manik sampai kayu bisa menambah nilai estetika ketika dipajang dalam ruangan maupun dikenakan. Sementara kain tenun bisa kamu kenakan sebagai item fashion.
Selamat berburu cendera mata di atas!
Tradisi dan Kain Tenun Donggala
Suku Donggala sering memakai kain tenun ini untuk keperluan perlengkapan pakaian adat Suku Pamona dan Suku Kaili. Konon, tenun ikat Donggala terlebih dulu ada sebelum Suku Bugis bermigrasi ke Donggala.
Menurut legenda tradisi Donggala zaman dahulu, kain tenun ini adalah hasil kerajinan dari wanita asli Donggala yang mendapat keahlian dari Dewa Tomanurun. Menurut legenda Dewa Tomanurun turun dari langit ke bumi dan mulai mengajarkan beberapa kepandaian – kepandaian yang potensial seperti halnya menenun kain.
Kegiatan menenun ini dilakukan banyak kaum wanita di suku Donggala sebagai selingan saja. Disamping itu juga melakukan kegiatan lain seperti mengasuh anak dan juga mengelola rumah. Para suami mereka melakukan kegiatan melaut dalam jangka waktu yang cukup lama, istri sibuk dengan kegiatan menenun. Aktifitas ini dapat menjadi kegiatan mengisi waktu luang istri yang ditinggal melaut oleh suami mereka.
Dalam tradisi Donggala, kain tenun ini memiliki makna yang mendalam. Karena melalui kegiatan menenun inilah para istri mencurahkan isi hatinya dan emosi mereka selama suami mereka
berlayar. Inilah sebabnya banyak tenun di berbagai daerah yang erat kaintannya dengan kondisi dan situasi tata kehidupan masyarakat setempat.
Penulis : Nur Aziz
Batik Bomba
Batik Bomba adalah kerajinan tangan yang berasal dari suku Kaili, salah satu suku adat yang mendiami wilayah Kota Palu. Kata bomba sendiri berasal dari bahasa Minahasa yang dimaknai sebagai keterbukaan atau kebersamaan, dua nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Palu.
Proses pembuatan batik Bomba tidak banyak berubah sejak dahulu. Dengan menggunakan kain sutra pilihan, batik ditenun menggunakan alat tenun tradisional. Untuk menggambarkan corak atau motifnya, tinta yang digunakan pun adalah pewarna alami yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Sementara itu, alat-alat membatik seperti canting dan cetakan kayu juga digunakan dalam proses pembuatan batik khas Palu ini.
Kain batik biasanya dihias dengan berbagai bentuk motif yang menggambarkan kebudayaan Kota Palu, Donggala, dan Provinsi Sulawesi Tengah pada umumnya. Motif batik Bomba yang banyak dibuat meliputi motif bunga cengkih, rumah adat souraja, burung maleo, rumah adat Kalli, lekatu, serta motif sambulugana yang merupakan perpaduan tumbuhan pinang dan sirih.
Batik Bomba kerap digunakan sebagai simbolis dalam berbagai perayaan dan upacara adat, termasuk dalam acara pernikahan. Batik Bomba dengan motif sambulugana, misalnya, biasa digunakan sebagai persembahan simbolis untuk meminang pengantin wanita.
Tags: kerajinan lawe