Kerajinan Sulam Tradisional Toraja - Kecantikan dan Kreativitas dalam Karya Jarum dan Benang
7. Ukiran Khas Toraja
Toraja dikenal sebagai suku dengan seribu budaya dan memiliki banyak keunikan. Selain dikenal dengan tradisi budayanya, Toraja juga memiliki kesenian di bidang seni rupa, salah satunya adalah ukiran khas Toraja. Ukiran Toraja merupakan kesenian ukir Melayu yang menjadi ciri khas suku bangsa Toraja.
Ukiran Toraja dicetak menggunakan alat ukir khusus dan dibuat di atas sebuah papan kayu, jendela, pintu, dan tiang rumah adat. Terdapat 130 jenis ukiran atau disebut juga dengan passura’ dalam bahasa Toraja, dengan empat dasar ukiran diantaranya Pa’ Barre Allo, Pa’ Tedong, Pa’ Sussu’, serta Pa’ Manuk Londong.
Ukiran Toraja bisa kamu lihat langsung di rumah Tongkonan yang menjadi rumah adat suku Toraja. Selain itu, jika kamu ingin membawa kesenian ini menjadi buah tangan, kamu pun bisa membeli Ukiran Toraja ini.
Menggali Lebih Dalam: Tradisi dan Ritual Sehari-Hari
Toraja, sebuah masyarakat yang kaya akan tradisi dan adat istiadat, mengundang kita untuk menjelajahi keunikan kehidupan sehari-hari mereka. Setiap langkah, setiap momen, diisi dengan makna mendalam yang melibatkan unsur budaya yang kental.
Dalam setiap pernikahan di Tanah Toraja, terdapat simbol-simbol unik yang menggambarkan kekayaan budaya mereka. Ritual pemilihan pasangan hidup tidak sekadar pertemuan dua jiwa, tetapi juga melibatkan kedua keluarga.
Dengan penuh kehormatan, mereka mempersiapkan prosesi adat yang sarat makna, termasuk pemberian harta seserahan yang simbolis. Pernikahan di Toraja bukan hanya tentang dua individu, melainkan penyatuan dua keluarga dengan segala kelembutan dan kebijaksanaan yang dimiliki oleh masyarakat ini.
Pada upacara pernikahan, tongkonan menjadi saksi bisu perayaan yang meriah. Setiap langkah dipenuhi dengan keindahan dan keharmonisan, menciptakan kenangan abadi bagi pasangan dan keluarga mereka.
Adat istiadat pernikahan Toraja mencerminkan bukan hanya kebersamaan dua manusia, tetapi juga kebersamaan dua keluarga yang membawa serta warisan budaya yang melekat pada setiap tradisi.
5. Bannang-Bannang
Bannang-Bannang merupakan salah satu cemilan khas Sulawesi Selatan yang juga dijual di Tana Toraja. Kue ini disebut juga sebagai Kue Rambut karena bentuknya seperti rambut yang silang menyilang dan sulit dipisahkan. Dalam bahasa Makassar, Bannang-Bannang artinya adalah benang-benang. Kue ini memiliki rasa yang manis dan gurih.
Tak hanya sekadar kue, Bannang-Bannang dimaknai sebagai simbol dari hubungan yang saling mengait satu sama lain. Maka dari itulah kue Bannang-Bannang selalu dihidangkan dalam upacara pernikahan di Sulawesi Selatan karena kue ini erat kaitannya dengan hubungan keluarga yang dipersatukan dalam upacara pernikahan.
Kain tenun
https://www.google.co.id/amp/s/kerajinanindonesia.id
Satu lagi kain Nusantara yang bisa kamu temui di Sulawesi Selatan adalah kain tenun. Kain ini pembuatannya masih tradisional dan beberapa diantaranya merupakakan kain sutra.
Kain tenun yang cukup terkenal di Sulawesi Selatan adalah tenun Sengkang dan tenun Toraja. Masing-masing kain tenun tersebut memiliki ciri khasnya dan bisa kamu aplikasikan untuk memenuhi selera fashionmu.
Bukan hanya makanan khas, berbagai cendera mata yang unik dan berfilosofi bisa menjadi oleh-oleh dari Sulawesi Selatan. Kerajinan tangan dari manik-manik sampai kayu bisa menambah nilai estetika ketika dipajang dalam ruangan maupun dikenakan. Sementara kain tenun bisa kamu kenakan sebagai item fashion.
Selamat berburu cendera mata di atas!
Tags: kerajinan toraja