... Panduan Kerajinan Khas Toraja: 10 Ide DIY Sulam dan Rajut

Kerajinan Sulam Tradisional Toraja - Kecantikan dan Kreativitas dalam Karya Jarum dan Benang

5. Bannang-Bannang

Bannang-Bannang merupakan salah satu cemilan khas Sulawesi Selatan yang juga dijual di Tana Toraja. Kue ini disebut juga sebagai Kue Rambut karena bentuknya seperti rambut yang silang menyilang dan sulit dipisahkan. Dalam bahasa Makassar, Bannang-Bannang artinya adalah benang-benang. Kue ini memiliki rasa yang manis dan gurih.

Tak hanya sekadar kue, Bannang-Bannang dimaknai sebagai simbol dari hubungan yang saling mengait satu sama lain. Maka dari itulah kue Bannang-Bannang selalu dihidangkan dalam upacara pernikahan di Sulawesi Selatan karena kue ini erat kaitannya dengan hubungan keluarga yang dipersatukan dalam upacara pernikahan.

3. Miniatur Rumah Adat Tongkonan

Tongkonan merupakan nama dari rumah adat masyarakat suku Toraja. Rumah ini terlihat sangat unik dengan atap melengkung ke atas mirip seperti perahu yang terdiri atas susunan bambu. Ciri khas lain dari Rumah Tongkonan yaitu adanya tanduk kerbau pada bagian depan rumah. Rumah Tongkonan berasal dari kata “tongkon” yang artinya duduk bersama-sama.

Rumah Tongkonan dibagi menjadi dua jenis sesuai fungsi dan peranan masyarakat sekitarnya. Ada Tongkonan Karua dan Tongkonan A’Pa’. Hal unik lainnya dari Rumah Tongkonan adalah rumah ini digunakan oleh masyarakat yang turunaannya memegang peranan penting dalam masyarakat adat setempat.

Ketika keluyuran ke Tana Toraja, kamu bisa melihat langsung rumah Tongkonan yang unik ini secara langsung. Namun, bisa juga membawanya pulang dalam bentuk miniatur. Jika kamu suka mengoleksi miniatur rumah adat, maka wajib membawa oleh-oleh yang satu ini. Miniatur Rumah Tongkonan bisa kamu temukan di sini sesuai dengan jenisnya.

1. Kopi Toraja

Kopi khas Toraja satu ini, sudah dikenal di seluruh Indonesia, bahkan kenikmatannya sudah terkenal hingga mancanegara. Kopi Toraja ditanam di lereng Gunung Sesean dengan ketinggian antara 1.400 – 2.100 meter di atas permukaan laut. Tempat penanaman yang berada di dataran tinggi inilah yang membuat rasa dari Kopi Toraja sangat khas dan nikmat.

Kopi Toraja memiliki tingkat keasaman yang rendah, lembut, serta terdapat cita rasa floral dan fruity. Kopi Toraja merupakan jenis kopi Arabica yang sering disebut sebagai “queen of coffee”. Nikmatnya Kopi Toraja karena tingkat keasamannya rendah, jadi tidak membuat mual ketika diminum. Ditambah lagi kopi ini tampak lebih bening dibandingkan kopi lainnya.

8. Kain Tenun Toraja

Tenun merupakan kerajinan khas dari Indonesia Timur, salah satunya di Tana Toraja. Tenun Toraja sudah dikenal hingga mancanegara. Motifnya yang rumit, dan desain sistematis membuat kain Tenun Toraja terlihat sangat unik dan indah. Kain Tenun biasanya dibuat oleh perempuan suku Toraja

Tenun Toraja digunakan juga dalam upacara adat. Pelestarian tenun tak kalah pentingnya dengan pelestarian budaya di Tana Toraja. Kain Tenun juga menjadi salah satu oleh-oleh yang paling banyak diminati wisatawan. Biasanya kain tenun dijadikan sebagai pakaian, hiasan, hingga aksesoris seperti gelang.

Itulah 8 oleh-oleh Khas Toraja yang bisa kamu bawa pulang. Ternyata, bukan hanya Kopi Toraja dan Kain Tenun saja yang bisa dijadikan sebagai buah tangan. Ada makanan ringan, hingga kerajinan tangan yang sangat sayang untuk dilewatkan. Jalan-jalan ke Tana Toraja, jangan lupa bawa oleh-oleh, ya!


Tags: kerajinan toraja

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia