Kerajinan Kulit Garut - Seni Sulaman Jarum dan DIY yang Memukau
31 Tempat Wisata di GARUT Yang Hits Terbaru
Mau berlibur ke Garut? Silahkan baca panduan wisata ke Garut yang kami sajikan disini. Anda bisa temukan apa saja tempat wisata di Garut, cara menuju lokasi, hal yang bisa dilakukan di Garut, oleh-oleh khas Garut, dan lain sebagainya.
Garut merupakan kabupaten yang terletak tidak jauh dari kota Bandung. Kota ini sudah cukup dikenal sejak zaman kolonial sebagai salah satu tujuan tetirah/istirahat.
Tempat wisata di Garut cukup beragam, mulai dari wisata air panas, wisata air terjun, wisata gunung, sampai wisata pantai di Garut semuanya tersedia. Akses menuju Garut dari dari Bandung cukup mudah, hanya sekitar 2 jam saja anda sudah bisa sampai.
Tujuan wisata populer di kota Garut mulai dari gunung, sampai dengan pantai. Tapi karena areanya yang luas, sepertinya tidak mungkin untuk bisa mengunjungi semua tempat wisata di Garut dalam 1 hari saja.
Berburu Oleh-oleh di Sentra Kerajinan Kulit Sukaregang Garut
TURISIAN.com – Kerajinan tangan berbahan dasar kulit bisa dijadikan oleh-oleh yang bernilai tinggi. Dan sobat Turisian bisa menemukan aneka jenis kerajinan tangan dari kulit yang berkualitas tinggi.
Dikenal sebagai salah satu daerah dengan produksi kulit hewan yang tinggi. Garut memiliki daerah wisata Sukaregang sebagai sentra industri kulit yang kualitasnya cukup mumpuni.
Sentra kerajinan kulit Sukaregang Garut ini memproduksi ragam jenis kerajinan tangan berbahan dasar kulit hewan asli. Mulai dari gantungan kunci, tas, sepatu hingga jaket.
Dikutip TURISIAN.com- dari ayobandung.com pada Kamis, 7 April 2022, sentra industri kulit ini terletak di Kampung Sukaregang, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Lokasi tersebut terhitung cukup strategis, karena hanya berjarak sekitar satu kilometer dari Alun-alun Kota Garut.
Menerima Custom Tas Kulit Perusahaan Dan Perorangan
Selain pesanan dari perorangan, toko, maupun pesanan khusus dari perusahaan swasta dan instansi pemerintahaan, kami pun menerima pemesanan dalam jumlah satuan dari perorangan dengan desain sesuai permintaan (custom).
Saat ini kami sudah banyak dipercaya dan bekerjasama dengan berbagai Perusahaan swasta, Instansi pemerintah, hingga Universitas- universitas dalam memproduksi tas kulit, baik untuk kebutuhan karyawan, souvenir dan lainnya.
Dalam satu bulan, kami memproduksi sekitar 500 – 1.000 pcs tas kulit dengan model yang beragam. Baik itu model yang pernah kami produksi maupun model tas dengan model dari pemesan sendiri (custom).
Untuk menjaga kualitas dan ketepatan waktu pengerjaan, k ami pun bekerjasama dengan para pengrajin tas kulit lokal yang ada di garut. Yang tentu nya hasil pengerjaan nya sudah sesuai dengan standar kami, sehingga jika ada pemesanan yang sangat banyak waktu pengerjaan pun lebih maksimal dan kualitas pun tetap terjaga.
Sebelum Memesan Produk Tas Kulit Buatan Kami, Silahkan Lihat dan Baca Tahan Proses Produksinya
Jika di bandingkan dengan pembuatan tas pada umum nya yang berbahan kain maupun plastik, proses tas dengan bahan kulit hewan ini tentu memiliki tingkat kesulitan yang jauh lebih tinggi.
Dan agar anda lebih paham mengenai proses pembuatan dari sebuah tas berbahan kulit, berikut ini kami berikan sedikit informasi mengenai proses pembuatna tas dari awal hingga akhir yang biasa kami lakukan di tempat produksi kami yang berada di daerah Garut.
Di setiap proses pembuatan tas berbahan kulit sapi asli ini, semua di kerjakan oleh para pengrajin tas yang sudah sangat berpengalaman.
Proses Pembuatan Leather
1. Tahap persiapan
Pada tahap ini akan dilakukan yang namanya curing. Dalam bahasa Indonesia tahapan ini disebut penggaraman. Kulit yang diberi garam akan mampu membersihkan berbagai bakteri yang menyebabkan pembusukan. Sehingga akan lebih awet melalui tahapan selanjutnya.
Proses penggaraman ada beberapa jenis. Pada jenis welt-salting, kulit ditaburi garam dan dipres dengan alat selama 30 hari. Lain halnya dengan brine-curing (larutan air-garam), kulit diaduk dalam kolam air asin selama 16 jam. Proses curing juga bisa dilakukan dalam kondisi suhu sangat rendah. Penyamakan kulit dilanjutkan ke tahap beamhouse.
2. Tahan pre-tanning
3. Tahap tanning
Ada beberapa metode tanning yang biasa digunakan untuk menyamak kulit. Penggolongan ini berdasarkan bahan penyamak yang digunakan. Beberapa jenis tanning dalam industri kulit penyamakan dengan mineral/logam (Mineral tanning, chrome tanning), penyamakan nabati (Vegetable Tanning), penyamakan sintetis (Synthetic Tanning), penyamakan minyak (Oil Tanning), penyamakan kombinasi (Combination Tanning).
4. Tahap finishing
Proses finishing menggunakan kombinasi perlakuan pelapisan (coating). Misalnya saja aplikasi teknik padding, spraying, atau roller coating. Beberapa proses mekanik seperti buffing, staking dan embossing juga dilakukan untuk mendapatkan kulit dengan spesifikasi tertentu.
Tujuan dari tahap finishing adalah meminimalkan cacat tanpa menghilangkan keindahan asli kulit, memunculkan efek mengkilap (gloss) pada tingkatan tertentu, memastikan bahwa kulit lebut, bisa di mal dan dapat dilipat, memberikan pelindung tambahan pada permukaan kulit, membuat permukaan kulit mudah dibersihkan dan memberikan efek tambahan seperti tampak antik dan klasik.
Tags: kerajinan kulit