Kerajinan Kulit Garut - Seni Sulaman Jarum dan DIY yang Memukau
Pesan Tas di Kaobiqa Leather
Sebagai salah salah satu pengrajin tas kulit lokal, kami sangat ingin mengedepankan hasil dan kualitas dari tas yang kami buat. Dengan pengalaman kami yang sudah hampir 10 tahun dalam produksi tas berbahan kulit asli, kami saat ini sudah banyak di percaya oleh beberapa perusahaan maupun instansi pemerintahaan.
Jika anda ingin melihat dan memesan langsung kepada kami, anda bisa langsug berkunjung ke tempat produksi kami yang berada di kp sukarame, kec. karangpawitan, kab. garut, jawa barat. Namun bagi anda yang berada di luar kota Garut dan ingin memesan langsung tas kulit langsung dari pengrajin tas kulit, kami siap membantu dan bekerjsama dengan anda untuk memperoduksi tas asli kulit yang anda inginkan dan anda butuhkan.
0896-5658-6168
atau klik di bawah ini :
Dan kami siap memberikan tas dengan kualitas terbaik namun dengan harga yang bersahabat, karena anda akan memesan langsung dari salah satu pengrajin tas kulit garut berpengalaman.
Bagikan informasi tentang Pengrajin Tas Kulit Garut kepada teman atau kerabat Anda.
Inilah Beberapa Daerah Penghasil Kerajinan Kulit di Indonesia
Produk kerajinan kulit menjadi salah satu komoditas yang bisa diekspor dari Indonesia. Produk kulit asli seperti tas kulit, sepatu, dompet, jaket dan lainnya memang memiliki ciri khas tersendiri dan terdapat beberapa daerah penghasil kerajinan kulit di Indonesia. Bahan kulit menampilkan warna yang menarik, tampilan yang elegan dan memang tampak mewah dibandingkan barang lainnya.
Di Indonesia, terdapat banyak produsen produk kulit. Produsen ini tersebar di beberapa daerah. Kulit yang menjadi bahan bakunya pun berbeda-beda. Nah, daerah mana saja di Indonesia yang dikenal sebagai sentra kerajinan produk kulit?
Produk Pakaian Dunia
Perlu sobat Turisian ketahui, sentra kerajinan kulit di Sukaregang ini namanya bahkan sudah terkenal sampai ke mancanegara lho.
Dan menariknya lagi, banyak sekali produk pakaian dunia yang saat ini beredar luas di pasaran internasional berasal dar Garut. Utamanya, dalam hal material kulit asli ternyata kebanyakan di produksi dari Garut, Jawa Barat.
Siapkanlah dirimu untuk mengelilingi 99 toko kerajinan kulit yang berderet di sepanjang Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Gagak Lumayung.
Jika dijajarkan, deretan sentra kerajinan kulit tersebut terbentang sepanjang kurang lebih dua kilometer.
Di sini juga terdapat setidaknya 8 pabrik penyamakan kulit yang terbilang cukup besar. Mereka memproduksi ragam kerajinan berbahan kulit.Seperti tas, sepatu, dompet, topi, celana, ikat pinggang, gantungan kunci dan jaket kulit tentunya.
Setiap jenis kerajinan tangan tersebut dibanderol dengan harga yang cukup beragam. Mulai dari Rp 100.000 hingga diatas Rp 5.000.000. Harga tersebut tergantung dari desain serta banyaknya material kulit yang digunakan.
Industri jaket kulit
Di rumah produksi tersebut, kalian akan disuguhkan dengan pemandangan dari kesibukan aktivitas para pengrajin yang sedang sibuk dalam melakukan tugas masing-masing.
Ada bagian yang bertugas untuk memotong bahan, membuat tali selempang, membuat pola hingga menjahit.
Pokoknya disini sobat Turisian berkesempatan untuk bisa melihat rumitnya proses pembuatan semua produk berbahan dasar kulit tersebut secara langsung.
Industri jaket kulit di Sukaregang ini merupakan industri rumahan. Maka mulai dari kulit yang baru dikuliti hingga proses penjahitan rampung bisa disaksikan oleh wisatawan yang datang.
Dalam satu bulan, industri di sini bisa memproduksi sekitar 2.000 jaket melalui serangkaian proses tertentu.
Diawali dengan pemilihan bahan kulit yang berkualitas wahid, membuat pola, memotong bahan dan kemudian menjahit, namun pembuatan tas berbahan dasar kulit bisa jauh lebih rumit dari tas bahan biasa.
Kerumitan terbesar dari pembuatan tas kulit terletak pada proses penjahitannya, teknik menjahit serta alat jahit yang digunakan jauh berbeda dengan cara mengerjakan tas biasa.
Bahkan, sedikit kesalahan dalam proses penjahitan bisa berakibat fatal pada permukaan tas hingga menjadi rusak, maka dari itu seorang penjahit kulit harus memiliki dasar, skill serta pengalaman yang mumpuni.
Sayangnya, para pengrajin Kulit dari Sukaregang justru lebih mengandalkan pasar konsumen dari luar Kota Garut, sebab saat ini tidak begitu banyak warga asli Garut yang datang langsung ke toko.
Daerah Sentra Kerajinan Kulit di Indonesia
Daerah penghasil kerajinan kulit di Indonesia berikut ini memanfaatkan leather yang merupakan hasil penyamakan sebagaimana yang diterangkan tadi. Biasanya tiap daerah penghasil kerajinan kulit ini memproses kulit yang berbeda atau menggunakan kulit yang berbeda yaitu mulai dari kulit sapi, kambing, domba dan lainnya. Berikut beberapa daerah yang terkenal,
1. Yogyakarta
Biasanya Yogyakarta terkenal dengan berbagai produk batiknya. Namun bukan hanya itu, Yogyakarta juga terkenal akan produk-produk berbahan dasar kulit. Salah satu tempat untuk melihat berbagai produk kulit di Yogyakarta adalah Desa Manding. Desa yang terletak di Kabupaten Bantul ini sudah memproduksi berbagai produknya sejak tahun 1940an.
Di sini bisa ditemukan beragam kerajinan kulit seperti dompet, tas, sepatu hingga jaket. Kerajinan kulit Mading sempat menjadi lebih populer pada 1970an hingga 1980an. Kini terdapat sekitar 42 rumah produksi dan 48 showroom penjualan kerajinan kulit di Mading. Salah satu produsen yang dikenal di Jogja adalah Aleta Leather yang juga memproduksi paket seminar kit.
2. Garut
Industri kulit yang terdapat di Garut berada di Sukaregang. Usaha ini sudah dimulai sekitar tahun 70-an. Berkat Desa ini, Garut bisa dibilang adalah daerah penghasil produk kulit yang paling terkenal di Indonesia. Banyak produk jaket, sepatu, hingga tas kulit yang dihasilkan dari Garut.
Dengan kualitas yang bagus dan harga yang bersaing, produk kulit dari Sukaregang menjadi favorit masyarakat. Mayoritas pengrajin kulit di daerah ini menggunakan kulit asli, seperti kulit domba, sapi, dan kerbau, yang pemakaiannya disesuaikan untuk produk yang akan dibuat.
3. Magetan
Industri kulit di Magetan mungkin merupakan salah satu yang tertua di Indonesia. Munculnya kerajinan kulit di daerah ini konon berlangsung sejak 1830, tepatnya saat Perang Diponegoro berakhir. Industri kulit Magetan mencapai kejayaannya pada tahun 1950-1960an.
Tags: kerajinan kulit