... Kerajinan Kulit Garut: Panduan Lengkap & Inspirasi DIY

Kerajinan Kulit Garut - Seni Sulaman Jarum dan DIY yang Memukau

Produk Pakaian Dunia

Perlu sobat Turisian ketahui, sentra kerajinan kulit di Sukaregang ini namanya bahkan sudah terkenal sampai ke mancanegara lho.

Dan menariknya lagi, banyak sekali produk pakaian dunia yang saat ini beredar luas di pasaran internasional berasal dar Garut. Utamanya, dalam hal material kulit asli ternyata kebanyakan di produksi dari Garut, Jawa Barat.

Siapkanlah dirimu untuk mengelilingi 99 toko kerajinan kulit yang berderet di sepanjang Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Gagak Lumayung.

Jika dijajarkan, deretan sentra kerajinan kulit tersebut terbentang sepanjang kurang lebih dua kilometer.

Di sini juga terdapat setidaknya 8 pabrik penyamakan kulit yang terbilang cukup besar. Mereka memproduksi ragam kerajinan berbahan kulit.Seperti tas, sepatu, dompet, topi, celana, ikat pinggang, gantungan kunci dan jaket kulit tentunya.

Setiap jenis kerajinan tangan tersebut dibanderol dengan harga yang cukup beragam. Mulai dari Rp 100.000 hingga diatas Rp 5.000.000. Harga tersebut tergantung dari desain serta banyaknya material kulit yang digunakan.

Berburu Oleh-oleh di Sentra Kerajinan Kulit Sukaregang Garut

TURISIAN.com – Kerajinan tangan berbahan dasar kulit bisa dijadikan oleh-oleh yang bernilai tinggi. Dan sobat Turisian bisa menemukan aneka jenis kerajinan tangan dari kulit yang berkualitas tinggi.

Dikenal sebagai salah satu daerah dengan produksi kulit hewan yang tinggi. Garut memiliki daerah wisata Sukaregang sebagai sentra industri kulit yang kualitasnya cukup mumpuni.

Sentra kerajinan kulit Sukaregang Garut ini memproduksi ragam jenis kerajinan tangan berbahan dasar kulit hewan asli. Mulai dari gantungan kunci, tas, sepatu hingga jaket.

Dikutip TURISIAN.com- dari ayobandung.com pada Kamis, 7 April 2022, sentra industri kulit ini terletak di Kampung Sukaregang, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Lokasi tersebut terhitung cukup strategis, karena hanya berjarak sekitar satu kilometer dari Alun-alun Kota Garut.

Situ Bagendit

Situ Bagendit terletak cukup dekat dari terminal Garut, hanya sekitar 4-5 KM saja. lokasinya berada di kecamatan Banyuresmi, dan tepat berada dipinggir jalan raya sehingga ngga bakalan terlewat. Disini kita bisa berkeliking situ/danau dengan perahu kayuh (bebek-bebekan) ataupun menggunakan rakit. Di waktu weekend, ada juga warung yang buka di tengah situ lho.. rada unik juga.

Untuk menuju lokasi, arahkan kendaraan ke terminal Garut- Banyuresmi. Lokasi situ berada di sebelah kiri kira-kira 5 KM dari terminal.

Jika menggunakan kendaraan umum, naik angkot jurusan garut – banyuresmi dari terminal, berhenti di gerbang masuk situ bagendit. Bisa juga naik delman dari terminal guntur.

Teras Cimanuk

Jalan menuju ke Garut cukup mudah kok. Insya Allah ngga bakal nyasar jika menggunakan kendaraan pribadi ataupun umum.

Tergantung dari tempat wisata yang akan anda kunjungi, ada beberapa alternatif rute ke Garut yang bisa anda gunakan.

1. Jalan Ke Pusat Kota Garut

Rute menuju pusat kota Garut cukup mudah. Jika menggunakan kendaraan pribadi, anda bisa keluar di gerbang tol Cileunyi lalu arahkan kendaraan ke jalan raya Bandung – Garut. Di jalan cagak Nagreg, silahkan belok kanan dan ikuti terus jalan ini sampai ke pusat kota Garut.

Rute alternatif ke Garut lainnya, bisa via rute Bandung – Majalaya – Ibun – Kamojang – Samarang – Garut. Rute ini bisa juga anda gunakan kalau terjebak macet saat mudik lewat Garut menuju ke Bandung.

Tempat Wisata Yang Bisa Dikunjungi

Menggunakan rute ini cocok jika anda ingin mengunjungi tempat wisata yang tidak begitu jauh dari pusat kota Garut. Tempat yang bisa dengan muudah anda kunjungi antara lain , Candi cangkuang (sebelum Garut), area Cipanas, Situ bagendit, kawah Talaga Bodas, kawasan Darajat, kawasan Kamojang, gunung Papandayan, curug Orok, dan juga Curug Sang Hyang Taraje.

Menggunakan Angkutan Umum

Jika menggunakan angkutan umum, anda bisa naik bis jurusan Garut dari terminal leuwi panjang dan terminal Cicaheum Garut. Selain itu juga bisa naik bis (Primajasa/karunia bakti) dari jakarta ( terminal lebak bulus, dan kampung rambutan).

Alternatif lainnya adalah menggunakan kendaraan omprengan seperti Elf dan suzuki carry. Biasanya ada di terminal leuwi panjang dan Cicaheum Bandung.

2. Jalan Ke Garut Selatan

Rute ini cocok digunakan jika tujuan utama anda mengunjungi pantai-pantai yang ada di sepanjang jalur pantai selatan di wilayah Garut. Rute ini direkomendasikan menggunakan kendaraan pribadi (mobil-motor) karena angkutan umum yang tersedia masih sedikit.

Daerah Sentra Kerajinan Kulit di Indonesia

Daerah penghasil kerajinan kulit di Indonesia berikut ini memanfaatkan leather yang merupakan hasil penyamakan sebagaimana yang diterangkan tadi. Biasanya tiap daerah penghasil kerajinan kulit ini memproses kulit yang berbeda atau menggunakan kulit yang berbeda yaitu mulai dari kulit sapi, kambing, domba dan lainnya. Berikut beberapa daerah yang terkenal,

1. Yogyakarta

Biasanya Yogyakarta terkenal dengan berbagai produk batiknya. Namun bukan hanya itu, Yogyakarta juga terkenal akan produk-produk berbahan dasar kulit. Salah satu tempat untuk melihat berbagai produk kulit di Yogyakarta adalah Desa Manding. Desa yang terletak di Kabupaten Bantul ini sudah memproduksi berbagai produknya sejak tahun 1940an.

Di sini bisa ditemukan beragam kerajinan kulit seperti dompet, tas, sepatu hingga jaket. Kerajinan kulit Mading sempat menjadi lebih populer pada 1970an hingga 1980an. Kini terdapat sekitar 42 rumah produksi dan 48 showroom penjualan kerajinan kulit di Mading. Salah satu produsen yang dikenal di Jogja adalah Aleta Leather yang juga memproduksi paket seminar kit.

2. Garut

Industri kulit yang terdapat di Garut berada di Sukaregang. Usaha ini sudah dimulai sekitar tahun 70-an. Berkat Desa ini, Garut bisa dibilang adalah daerah penghasil produk kulit yang paling terkenal di Indonesia. Banyak produk jaket, sepatu, hingga tas kulit yang dihasilkan dari Garut.

Dengan kualitas yang bagus dan harga yang bersaing, produk kulit dari Sukaregang menjadi favorit masyarakat. Mayoritas pengrajin kulit di daerah ini menggunakan kulit asli, seperti kulit domba, sapi, dan kerbau, yang pemakaiannya disesuaikan untuk produk yang akan dibuat.

3. Magetan

Industri kulit di Magetan mungkin merupakan salah satu yang tertua di Indonesia. Munculnya kerajinan kulit di daerah ini konon berlangsung sejak 1830, tepatnya saat Perang Diponegoro berakhir. Industri kulit Magetan mencapai kejayaannya pada tahun 1950-1960an.


Tags: kerajinan kulit

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia