Karya Seni Kulit Sidoarjo - Keajaiban Keterampilan Sulam dan Kerajinan DIY
1. Tas kulit
Jika Sedulur menyukai aksesoris fashion dari kulit, atau ingin beli hiasan dari kulit, Sedulur bisa datang ke kawasan Tanggulangin. Daerah ini sudah sangat terkenal sebagai sentra kerajinan kulit di Sidoarjo. Berbagai macam barang mulai dari dompet, topi, sepatu, ikat pinggang bahkan koper.
Beberapa aksesoris dari kulit di atas bisa Sedulur dapatkan di Sidoarjo. Harganya juga bervariasi mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Jika tertarik, Sedulur bisa meminta sopir dari tempat rental mobil terdekat untuk mengantar ke sentra kulit di Sidoarjo.
Selain berbelanja di sentra kulit Sidoarjo, Sedulur juga bisa menikmati wisata edukasi serta wisata budaya yang khas Sidoarjo sebagai bagian dari berlibur.
Bahan Kerajinan Kulit
Seperti yang dijelaskan sebelumnya jika membuat kerajinan ini diperlukan bahan baku kulit. Beberapa kulit hewan yang akan dijelaskan pada poin ini sampai sekarang masih kerap digunakan sebagai material dasar pembuatan kerajinan ini.
Mungkin Anda bertanya-tanya kenapa harus kulit hewan tertentu yang digunakan untuk membuat kerajinan kulit. Nah jawaban akan pertanyaan tersebut akan ada juga pada penjelasan di bawah ini.
1. Kulit Sapi
Kulit sapi menjadi salah satu kulit hewan yang kerap digunakan untuk membuat suatu kerajinan seperti jaket. Salah satu alasannya adalah karena kulit sapi terlihat cukup lebar. Selain itu kulit sapi juga memiliki beberapa kelebihan.
Berikut adalah beberapa kelebihan yang dimiliki oleh kulit sapi ketika dimanfaatkan dalam pembuatan kerajinan seperti jaket.
Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring
Dari segi harga, kulit sapi memiliki harga yang cukup terjangkau dibandingkan dengan kulit hewan lainnya.
Ketersediaan kulit sapi sampai saat ini masih mudah ditemukan dan jumlahnya juga cukup banyak.
Dibandingkan dengan kulit hewan lainnya. Kulit sapi memiliki karakteristik yang lebih baik, lebih tahan lama dan lebih keras.
Selain itu kulit sapi juga memiliki daya tahan yang cukup kuat terhadap serangan air ataupun debu.
Jaket motor kulit kebanyakan menggunakan kulit sapi sebagai bahan dasarnya. Kebanyakan jaket kulit sapi digunakan untuk aktifitas outdoor. Sebab dilihat dari sifatnya, jaket kulit sapi bisa memberikan perlindungan terhadap pengaruh cuaca dan juga udara.
Memiliki sifat yang terbilang keras membuat jaket kulit sapi harus selalu dibiasakan untuk digunakan.
2. Kulit Bison
Dilihat dari karakteristiknya, kulit bison memiliki karakteristik yang cukup mirip dengan kulit sapi. Pasalnya dari segi kekuatan dan ketahanan, kulit bison memiliki kesamaan dengan kulit sapi.
Namun kulit bison memiliki keunikan tersendiri yang tak dimiliki oleh kulit sapi. Seperti pola alami kulit bison yang tak dimiliki oleh kulit sapi. Selain itu kulit bison juga begitu simpel.
Sekilas Mengenai Sidoarjo
Sidoarjo merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Ia adalah salah satu penyangga utama Kota Surabaya dan termasuk dalam kawasan Gerbangkertosusila. Luas wilayahnya sekitar 714,24 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sekitar 2 juta jiwa.
Nama Sidoarjo sendiri berasal dari kata “sidokare” yang berarti ‘air yang tenang’. Nama ini menggambarkan kondisi alam Sidoarjo yang berada di delta Sungai Brantas dan memiliki banyak tambak ikan dan udang.
Secara geografis, Sidoarjo berbatasan dengan beberapa wilayah, yaitu:
- Utara: berbatasan dengan Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik
- Timur: berbatasan dengan Selat Madura
- Selatan: berbatasan dengan Kabupaten Pasuruan
- Barat: berbatasan dengan Kabupaten Mojokerto
Proses Pembuatan Leather
1. Tahap persiapan
Pada tahap ini akan dilakukan yang namanya curing. Dalam bahasa Indonesia tahapan ini disebut penggaraman. Kulit yang diberi garam akan mampu membersihkan berbagai bakteri yang menyebabkan pembusukan. Sehingga akan lebih awet melalui tahapan selanjutnya.
Proses penggaraman ada beberapa jenis. Pada jenis welt-salting, kulit ditaburi garam dan dipres dengan alat selama 30 hari. Lain halnya dengan brine-curing (larutan air-garam), kulit diaduk dalam kolam air asin selama 16 jam. Proses curing juga bisa dilakukan dalam kondisi suhu sangat rendah. Penyamakan kulit dilanjutkan ke tahap beamhouse.
2. Tahan pre-tanning
3. Tahap tanning
Ada beberapa metode tanning yang biasa digunakan untuk menyamak kulit. Penggolongan ini berdasarkan bahan penyamak yang digunakan. Beberapa jenis tanning dalam industri kulit penyamakan dengan mineral/logam (Mineral tanning, chrome tanning), penyamakan nabati (Vegetable Tanning), penyamakan sintetis (Synthetic Tanning), penyamakan minyak (Oil Tanning), penyamakan kombinasi (Combination Tanning).
4. Tahap finishing
Proses finishing menggunakan kombinasi perlakuan pelapisan (coating). Misalnya saja aplikasi teknik padding, spraying, atau roller coating. Beberapa proses mekanik seperti buffing, staking dan embossing juga dilakukan untuk mendapatkan kulit dengan spesifikasi tertentu.
Tujuan dari tahap finishing adalah meminimalkan cacat tanpa menghilangkan keindahan asli kulit, memunculkan efek mengkilap (gloss) pada tingkatan tertentu, memastikan bahwa kulit lebut, bisa di mal dan dapat dilipat, memberikan pelindung tambahan pada permukaan kulit, membuat permukaan kulit mudah dibersihkan dan memberikan efek tambahan seperti tampak antik dan klasik.
Tags: kerajinan kulit sidoarjo