Kerajinan Lima Menit - Kreativitas Instan dalam Dunia Jahitan DIY
Dinding tutup botol plastik
Kegunaan botol plastik tak hanya dimanfaatkan untuk pot tanaman. Namun tutup botol plastik, ternyata bisa dimanfaatkan untuk keperluan membuat hiasan dinding keren dan pastinya kece. Jika Sedulur berencana membuat hiasan bertema bunga, maka buatlah pola menggunakan pensil. Kerajinan bunga dari plastik tutup botol air mineral ini sangat mudah.
Sebab, kamu hanya perlu mengumpulkan tutup botol plastik air mineral dan kemudian tempelkan pada dinding yang sudah kamu buat pola bunga tersebut. Gunakan lem perekat seperti lem korea atau lem castol untuk merekatkan tutup botol pada dinding tembok kamu Sedulur.
Melukis dengan gelembung
funlearningforkids.com
Hampir setiap anak suka bermain gelembung, dan tak sedikit juga dari mereka yang suka ekgiatan mewarnai. Jadi mengapa tidak kita gabungkan saja aktivitas ini Ma?
Mama dapat menggunakan bahan-bahan tidak beracun seperti sabun cuci piring, cat yang bisa dicuci, sedotan, dan cangkir. Kemudian ambil selembar kertas karton dan letakkan di bawah atau samping cangkir untuk menyerap warna dari gelembung.
Minta si Kecil meniupkan gelembung di atas kertas, ia tentu akan antusias melihat betapa uniknya lukisan gelembung yang ia buat, karena setiap pola gelembung juga akan berbeda.
Dorong anak untuk memadupadankan warna dan bahkan melapisi desain gelembung di bagian lain kertas agar mendapatkan tampilan yang lebih unik.
Namun pastikan agar anak sudah cukup usia, untuk mencegahnya meminum air gelembung dari sedotan. Jika aktivitas ini dilakukan oleh balita yang lebih kecil, Mama dapat menggunakan mainan peniup gelembung otomatis.
Editors' Pick
Contoh Kerajinan dari Limbah Kertas dan Teknik Membuatnya
Limbah kertas dapat dimanfaatkan menjadi kerajinan unik yang memiliki nilai seni dan ekonomi yang tinggi, seperti menjadi tisu, bunga hias, dan lain-lain.
tirto.id - Indonesia termasuk negara penghasil limbah terbanyak di dunia, termasuk limbah kertas. Limbah yang menumpuk dapat mencemari lingkungan. Salah satu solusi untuk mengurangi limbah adalah melakukan daur ulang. Misalnya, mendaur ulang limbah kertas menjadi kerajinan tangan yang bernilai ekonomis.
Dengan demikian, kerajinan tangan dari limbah dapat dikembangkan menjadi usaha kecil menengah. Untuk mendapatkan hasil kerajinan yang menarik, maka perlu mengeksplorasi ide serta memperhatikan ketersediaan bahan baku, modal, dan tenaga yang dibutuhkan.
Namun, tidak semua limbah dapat didaur ulang. Melansir penjelasan dari bukuPrakarya VII (2017) terbitan Kemdikbud, limbah dibagi dua berdasarkan sifatnya, yakni limbah organik dan limbah organik.
Limbah organik adalah limbah yang mudah terurai atau membusuk secara alami, sedangkan limbah anorganik sulit bahkan tidak mudah terurai atau membusuk secara alami.
Apa Itu Kerajinan dari Kertas Lipat?
Pengertian Kertas Lipat
Kerajinan dari kertas lipat, atau origami, berasal dari bahasa Jepang “ori” yang berarti lipat dan “kami” yang berarti kertas. Seni ini melibatkan teknik melipat kertas menjadi berbagai bentuk, seperti hewan, tumbuhan, dan objek lainnya, tanpa menggunakan gunting atau lem. Origami memiliki daya tarik universal karena kemampuannya untuk menciptakan karya seni yang rumit hanya dengan memanfaatkan selembar kertas.
Sejarah Kertas Lipat
Origami pertama kali muncul di Jepang pada abad ke-17, namun sejarahnya dapat dilacak kembali ke Tiongkok pada abad ke-1. Awalnya, seni kertas lipat digunakan dalam upacara keagamaan, namun seiring berjalannya waktu, menjadi hiburan populer yang menyebar ke seluruh dunia.
Makna Seni dalam Kerajinan Kertas Lipat
Kerajinan dari kertas lipat memiliki makna lebih dari sekadar karya seni visual. Proses melipat yang detail dan sabar mencerminkan kesabaran dan ketekunan. Selain itu, origami juga mengajarkan tentang keindahan kesederhanaan dan bahwa kehidupan bisa berubah dengan setiap lipatan.
Teknik Membuat Kerajinan dari Limbah Kertas
Langkah awal untuk membuat kerajinan adalah memilah kertas. Pemilahan dilakukan untuk memilih jenis kertas yang sesuai dengan rencana pembuatan produk kerajinan.
Selain pemilahan, perlu juga mempersiapkan bahan-bahan pendukung seperti lem, pewarna, dan alat-alat untuk membuat kerajinan. Alat-alat yang sering digunakan, antara lain gunting, pemotong, kuas, sumpit, stik kayu, dan tusuk gigi.
Misalnya, untuk membuat bunga kertas diperlukan teknik lipat dan gulung. Teknik yang sama dapat digunakan untuk membuat kerajinan lainnya, seperti sandal dan wadah tisu.
Sifat kertas yang mudah dibentuk itu tidak menutup munculnya teknik alternatif yang lain. Teknik pengerjaan yang unik dapat menjadi nilai lebih dari sebuah kerajinan tangan dari limbah kertas.
Tags: kerajinan menit