... Kerajinan Lima Menit: Ide Mudah dan Cepat untuk Rajut dan DIY

Kerajinan Lima Menit - Kreativitas Instan dalam Dunia Jahitan DIY

15 Kerajinan dari Plastik yang Mudah, Unik & Inovatif

Plastik merupakan barang paling susah diurai sehingga menjadi limbah yang paling banyak mencemari lingkungan. Akibatnya banyak daerah di Indonesia mulai melarang penggunaan plastik sekali pakai dan menggantinya dengan tas atau daun. Namun, mengelola limbah dengan membuat kerajinan dari plastik ternyata juga sedang banyak dilakukan karena bisa memberikan dampak ekonomi.

Salah satu kerajinan yang bisa dijumpai misalnya tas dari bungkus detergen, baju dari bungkus shampo sampai asbak dari lintingan plastik bekas. Kerajinan dari plastik bekas tersebut tak hanya mudah tapi bisa menjadi sumber pemasukan tambahan karena bisa memiliki nilai jual di masyarakat.

Nah, supaya tak penasaran dengan kerajinan dari plastik dan cara pembuatannnya. Yuk, simak ulasan dan inspirasi kerajinan plastik di bawah ini.

Teknik Membuat Kerajinan dari Limbah Kertas

Langkah awal untuk membuat kerajinan adalah memilah kertas. Pemilahan dilakukan untuk memilih jenis kertas yang sesuai dengan rencana pembuatan produk kerajinan.

Selain pemilahan, perlu juga mempersiapkan bahan-bahan pendukung seperti lem, pewarna, dan alat-alat untuk membuat kerajinan. Alat-alat yang sering digunakan, antara lain gunting, pemotong, kuas, sumpit, stik kayu, dan tusuk gigi.

Misalnya, untuk membuat bunga kertas diperlukan teknik lipat dan gulung. Teknik yang sama dapat digunakan untuk membuat kerajinan lainnya, seperti sandal dan wadah tisu.

Sifat kertas yang mudah dibentuk itu tidak menutup munculnya teknik alternatif yang lain. Teknik pengerjaan yang unik dapat menjadi nilai lebih dari sebuah kerajinan tangan dari limbah kertas.

Contoh Kerajinan dari Limbah Kertas dan Teknik Membuatnya

Limbah kertas dapat dimanfaatkan menjadi kerajinan unik yang memiliki nilai seni dan ekonomi yang tinggi, seperti menjadi tisu, bunga hias, dan lain-lain.

tirto.id - Indonesia termasuk negara penghasil limbah terbanyak di dunia, termasuk limbah kertas. Limbah yang menumpuk dapat mencemari lingkungan. Salah satu solusi untuk mengurangi limbah adalah melakukan daur ulang. Misalnya, mendaur ulang limbah kertas menjadi kerajinan tangan yang bernilai ekonomis.

Dengan demikian, kerajinan tangan dari limbah dapat dikembangkan menjadi usaha kecil menengah. Untuk mendapatkan hasil kerajinan yang menarik, maka perlu mengeksplorasi ide serta memperhatikan ketersediaan bahan baku, modal, dan tenaga yang dibutuhkan.

Namun, tidak semua limbah dapat didaur ulang. Melansir penjelasan dari bukuPrakarya VII (2017) terbitan Kemdikbud, limbah dibagi dua berdasarkan sifatnya, yakni limbah organik dan limbah organik.

Limbah organik adalah limbah yang mudah terurai atau membusuk secara alami, sedangkan limbah anorganik sulit bahkan tidak mudah terurai atau membusuk secara alami.

Mainan edukatif

Selain bisa dibuat untuk membuat mainan edukatif ternyata botol plastik bisa digunakan juga untuk membuat perhiasan anting bekas. Kerajinan dari plastik dan cara pembuatannya manik-manik ini sangat mudah. Kamu hanya perlu menyiapka barang-barang bekas, botol plastik, cat khusus akrilik, kawat, gunting, lilin dan stiker berlian dan spidol.

Kemudian cara membuatnnya yang pertama gambar pola kelopak bunga di atas kertas, potong botol plastik mengikuti ukuran sama sesuai pola kelopak. Untuk membuat satu bunga, Sedulur membutuhkan lima kelopak. Selanjutnya rapikan potongan pada ujung kelopak dan gunakan gunting untuk membuat kelopak melengkung.

Jika kelopak sudah terbentuk, selanjutnya lakukan proses tumpang tindik ima kelopak untuk membentuk bunga. Kemudian untuk menyatukannya, maka lelehkan ujung kelopak di atas lilin. Lalu cat beri warna dasar terlbih dahulu seperti warna dasar putih dan tambahkan warna kontras. Baru kemudian lobangi ujung bunga dan dikaitkan denga kawat kecil dan tekuk kawatnya. Anting botol plastik siap mempercantik kamu.

Melukis dengan gelembung

funlearningforkids.com

Hampir setiap anak suka bermain gelembung, dan tak sedikit juga dari mereka yang suka ekgiatan mewarnai. Jadi mengapa tidak kita gabungkan saja aktivitas ini Ma?

Mama dapat menggunakan bahan-bahan tidak beracun seperti sabun cuci piring, cat yang bisa dicuci, sedotan, dan cangkir. Kemudian ambil selembar kertas karton dan letakkan di bawah atau samping cangkir untuk menyerap warna dari gelembung.

Minta si Kecil meniupkan gelembung di atas kertas, ia tentu akan antusias melihat betapa uniknya lukisan gelembung yang ia buat, karena setiap pola gelembung juga akan berbeda.

Dorong anak untuk memadupadankan warna dan bahkan melapisi desain gelembung di bagian lain kertas agar mendapatkan tampilan yang lebih unik.

Namun pastikan agar anak sudah cukup usia, untuk mencegahnya meminum air gelembung dari sedotan. Jika aktivitas ini dilakukan oleh balita yang lebih kecil, Mama dapat menggunakan mainan peniup gelembung otomatis.

Editors' Pick


Tags: kerajinan menit

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia