Kerajinan Listrik Sederhana - Merajut Kreativitas dengan Keajaiban DIY
Cara Kerja Bel Listrik
Saat saklar ditekan dalam keadaan on hingga menutup rangkaian yang sebelumnya sudah di hubungkan ke sumber arus listrik (baterai atau adaptor), maka arus listrik mengalir dari sumber arus listrik menuju interuptor (sekrup pada batang kayu) melalui kawat tembaga.
Lalu arus dilanjutkan menuju ke lempengan baja dan selanjutnya menuju ke kumparan (paku yang dililitkan kawat tembaga).
Dengan arus listrik yang mengalir lewat kumparan maka paku berubah menjadi magnet dan menarik lempengan logam atau besi tipis yang dilekatkan pada lempengan baja.
Di lempengan logam atau besi kemudian dilekatkan dengan lempengan besi yang berfungsi untuk pemukul bel.
Dengan tertariknya lempengan logam dan lempengan baja maka kawat pemukul bergetar dan memukul bel atau lonceng hingga berbunyi.
Di saat yang sama hubungan lempengan baja dengan interuptor terputus sehingga arus listrik akan berhenti mengalir.
Terhentinya arus listrik akan menyebabkan paku kumparan kehilangan sifat magnetnya. Hasilnya, lempengan baja kembali ke posisi awal.
Lempengan baja kembali terhubung dengan interuptor dan arus listrik mengalir kembali, sifat magnet pada kumparan muncul lagi. Demikian seterusnya hingga saklar dimatikan atau dalam keadaan off.
Pembangkit Listrik Tenaga Air Sederhana: Mengalirkan Energi dengan Santai!
Pembangkit listrik tenaga air sederhana mungkin terdengar serius dan rumit. Namun, jangan salah! Teknologi ini sebenarnya bisa menjadi hal yang menyenangkan dan bermanfaat bagi kita semua. Mari kita simak bersama bagaimana cara kerjanya dengan santai.
Pertama-tama, mari kita bayangkan kita sedang berada di tepi sungai yang mengalir tenang. Suara gemericik air yang menenangkan membuat hati ini merasa damai. Siapa sangka, dibalik keindahan alam ini, terdapat energi yang tak terkira besar.
Dengan menggunakan pembangkit listrik tenaga air sederhana, kita bisa mengubah energi air menjadi listrik dengan mudah. Caranya? `Dengan memanfaatkan turbin air yang berputar saat air mengalir. Turbin ini akan menggerakkan generator listrik dan menghasilkan daya listrik yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan sehari-hari.`
Sederhana, bukan? Namun, jangan salah sangka. Walaupun teknologi ini terdengar simpel, pembangkit listrik tenaga air sederhana memiliki dampak yang besar dalam memenuhi kebutuhan energi kita sehari-hari. Dengan memanfaatkan energi alam yang terbarukan, kita dapat mengurangi polusi dan menghemat bahan bakar fosil yang semakin langka.
Bahkan, di beberapa desa terpencil, pembangkit listrik tenaga air sederhana menjadi solusi sempurna untuk kekurangan pasokan listrik. Desa-desa ini dapat mengalirkan tenaga listrik ke seluruh rumah tangga tanpa harus tergantung pada pembangkit listrik jarak jauh. Dengan energi terbarukan yang ada di sekitar kita, kemandirian energi menjadi lebih terwujud.
Tidak hanya itu, pembangkit listrik tenaga air sederhana juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan. Dengan beralih ke sumber daya alam yang tidak terbatas, biaya produksi listrik menjadi lebih terjangkau dan stabil. Hal ini akan berdampak positif bagi masyarakat dan perekonomian secara keseluruhan.
3 Langkah Cara Membuat Bel Listrik Sederhana dan Cepat!
Bel listrik sederhana adalah alat yang bisa menghasilkan bunyi dengan memanfaatkan gaya elektromagnetik. Suara tersebut dihasilkan dari benturan pemukul dan lonceng, pemukul bergerak dengan ditarik oleh lilitan yang berubah jadi magnet saat dialiri listrik.
Dalam cara membuat bel listrik sederhana fisika ini ada dua bagian utama yang harus diperhatikan yaitu, kumparan yang terbuat dari sebuah paku yang dililit kawat dan sumber bunyinya bisa menggunakan lonceng sepeda.
Nah jika kamu ingin membuat bel listrik sederhana, maka tulisan kami kali ini mungkin akan membantumu karena kali ini kami akan membahas tentang alat bahan dan cara membuat bel listrik sederhana. Langsung saja kita masuk ke pembahasannya.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Alat serta bahan-bahan yang digunakan dalam membuat bel listrik sederhana ini berasal dari barang-barang bekas yang umumnya dapat ditemukan dengan mudah di sekitar kita. Atau kalau pun ada bahan yang tidak kamu temukan dalam keadaan bekas, bahan tersebut masih bisa kamu beli dengan harga murah.
Untuk sumber dayanya, kita akan menggunakan listrik sekitar 9 hingga 18 volt. Jika lebih dari itu kumparan yang kita buat bisa terlalu panas. Sebaliknya jika terlalu kecil, kerja dari bel buatanmu tidak akan optimal atau bahkan tidak bekerja sama sekali.
Berikut alat dan bahan yang harus kamu siapkan untuk membuat sebuah bel listrik sederhana:
Bahan-bahan
- Selembar papan kayu berukuran 30 x 25 cm dan tebal sekitar 1 cm.
- Kawat tembaga dengan diameter 1 mm dan panjang kurang lebih 11 m.
- Satu buah saklar (bisa menggunakan saklar lampu rumah bekas)
- Sumber daya listrik, bisa menggunakan satu buah baterai 9 volt, beberapa baterai dipasang seri dengan total tegangan 9-18 volt atau adaptor yang rentang tegangannya 9-18 volt.
- Satu paku besi 9 inci (paku usuk).
- Sekrup atau paku kecil (paku triplek) secukupnya.
- Lembaran aluminium bisa menggunakan kemasan bekas minuman kaleng.
- Sepotong kayu dengan diameter sekitar 1-1,5 cm (sebesar spidol besar).
- Satu buah sekrup ukuran 1,5 inci.
- Satu buah bel atau lonceng (bisa menggunakan bel sepeda bekas).
- Pelat besi tipis berukuran 1×15 cm
- Pelat baja tipis berukuran 1 x 7 cm (bisa menggunakan cutter bekas).
Alat-alat
- Tang
- Tang pemotong
- Palu
- Obeng minus ukuran kecil
- Obeng plus ukuran kecil
- Pisau kecil atau pisau lipat
- Gunting
- Solder dan tinolnya
- mistar
- pensil
Inspirasi Kerajinan Tangan yang Bisa Dibuat Sendiri di Rumah
Anting Unik dari Botol Plastik
Memanfaatkan kerajinan tangan dengan menggunakan bahan-bahan bekas kita gunakan dan mudah di dapat di sekitar rumah, salah satunya bisa kita jadikan aksesoris seperti anting-anting unik.
Anting berikut dibuat menggunakan 2 botol plastik bekas dengan warna yang berbeda, lem serbaguna, lilin, benang dan juga gunting.
Anda dapat memotong botol bekas dengan ukuran kecil dalam bentuk persegi panjang 2 buah dan memotong lebih kecil lagi dalam bentuk persegi sebanyak 2 buah. Kemudian ambil botol dengan warna lain lalu potong botol tersebut membentuk persegi panjang. Untuk setiap sisi persegi dan persegi panjang dapat Anda panaskan agar tidak membuat sisi yang tajam.
Hiasan Berbentuk Kepala Rusa dari Kardus
Nah salah satu contoh kerajinan tangan lainnya yang memiliki nilai sempurna ialah membuat hiasan kepala rusa dari kardus bekas. Jika Anda sering belanja dan punya banyak kardus bekas yang menumpuk, Anda bisa memanfaatkannya untuk membuat kreasi kerajinan tangan seperti ini.
Alat-alat yang Anda butuhkan adalah kardus, lem, gunting, dan gambar berpola kepala rusa. Anda bisa mencari contoh pola dan gambar kepala rusa di internet sebagai bahan acuan kreasi Anda. Cetak gambar tersebut lalu potong sesuai pola.
Pot Gantung dari Botol Bekas
Selanjutnya jika Anda memiliki botol bekas di rumah, Anda bisa mengkreasikannya menjadi sebuah pot dengan hiasan yang lucu dan unik. Misalnya pot berbentuk kelinci atau kucing atau sesuai keinginan Anda.
Alat-alat yang dibutuhkan sangat sederhana di antaranya botol bekas, cutter, kuas dan cat. Anda dapat memotong botol bekas menggunakan cutter sesuai dengan panjang yang Anda inginkan dan membentuk pola kuping kelinci atau kucing.
Tags: kerajinan sederhana