Kerajinan Listrik Sederhana - Merajut Kreativitas dengan Keajaiban DIY
Kesimpulan
Bel listrik adalah sebuah alat yang bisa menghasilkan suara dari adanya perubahan energi listrik menjadi magnet yang akan menimbulkan energi gerak yang berfungsi sebagai sumber penghasil suara.
Alat dan bahan-bahan yang dipakai dignakan dalam membuat bel listrik ini berasal dari barang-barang bekas yang dapat ditemukan dengan mudah di sekitar kita atau juga bisa membelinya dengan harga murah.
Karena itu buat yang ingin tahu mengenai Cara Membuat Bel Listrik sudah dijelaskan dengan lengkap seperti bahasan di atas.
Orang juga bertanya
- Conveyor Adalah: 15+ Macam, Cara Merawat, & Istilah
- Valve Adalah: Bagian, Klasifikasi, 13 Macam dan Fungsinya
- Boiler Adalah: Pengertian, 11 Komponen & Perawatannya
- Relay: Pengertian, 3 Sifat, Cara Mengukur Relay
- Fungsi Turbo: Pengertian, 3 Komponen, & Cara Perawatan
- Vending Machine Adalah: Sejarah hingga 20+ Modelnya Terbaru
- Mikrokontroler Adalah: 2 Fungsi, Komponen, & Cara Kerjanya
- Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
- Cara Membuat Bel Listrik Sederhana
- 1. Pembuatan Kumparan
- 2. Pembuatan Pemukul Bel
- 3. Proses Perangkaian
- Orang juga bertanya
3 Langkah Cara Membuat Bel Listrik Sederhana dan Cepat!
Bel listrik sederhana adalah alat yang bisa menghasilkan bunyi dengan memanfaatkan gaya elektromagnetik. Suara tersebut dihasilkan dari benturan pemukul dan lonceng, pemukul bergerak dengan ditarik oleh lilitan yang berubah jadi magnet saat dialiri listrik.
Dalam cara membuat bel listrik sederhana fisika ini ada dua bagian utama yang harus diperhatikan yaitu, kumparan yang terbuat dari sebuah paku yang dililit kawat dan sumber bunyinya bisa menggunakan lonceng sepeda.
Nah jika kamu ingin membuat bel listrik sederhana, maka tulisan kami kali ini mungkin akan membantumu karena kali ini kami akan membahas tentang alat bahan dan cara membuat bel listrik sederhana. Langsung saja kita masuk ke pembahasannya.
Apa Itu Pembangkit Listrik Tenaga Air Sederhana?
Pembangkit listrik tenaga air sederhana adalah sistem yang menggunakan energi kinetik air untuk menghasilkan listrik. Sistem ini umumnya terdiri dari turbin air, generator, dan peralatan pendukung lainnya. Air yang mengalir akan memutar turbin, yang kemudian menggerakkan generator untuk menghasilkan listrik. Pembangkit listrik tenaga air sederhana dapat digunakan di berbagai skala, mulai dari rumah tangga hingga pembangkit listrik skala besar.
Pembangkit listrik tenaga air sederhana bekerja berdasarkan prinsip konversi energi mekanik menjadi energi listrik. Berikut adalah penjelasan lengkap tentang cara kerja pembangkit listrik tenaga air sederhana:
1. Pengumpulan dan Pengalihan Aliran Air
Pertama, air dikumpulkan dari sumbernya, seperti sungai, dan dialirkan melalui saluran penyampaian menuju pembangkit listrik. Saluran ini bisa berupa parit terbuka atau pipa tertutup tergantung pada kondisi geografis dan skala sistem. Garis saluran harus dirancang sedemikian rupa untuk memaksimalkan aliran air ke turbin.
2. Turbin Air
Aliran air dari saluran masuk ke turbin air yang terletak di dalam pembangkit listrik. Turbin air terdiri dari kincir, dan ketika air mengalir melaluinya, kincir akan berputar. Rotasi kincir mengubah energi kinetik air menjadi energi mekanik.
3. Generator
Energi mekanik yang dihasilkan oleh turbin air kemudian dikonversi menjadi energi listrik oleh generator. Generator terdiri dari kumparan kawat yang berputar di dalam medan magnet. Kincir turbin yang berputar akan menghasilkan gerakan pada kumparan kawat, menghasilkan arus listrik yang terkumpul di terminal generator.
4. Sistem Distribusi Listrik
Arus listrik yang dihasilkan oleh generator akan dialirkan melalui sistem distribusi listrik. Sistem ini terdiri dari transformator, rangkaian kabel, dan peralatan pendukung lainnya. Listrik dapat didistribusikan ke berbagai tempat, seperti rumah tangga, pabrik, atau jaringan listrik umum.
Inspirasi Kerajinan Tangan yang Bisa Dibuat Sendiri di Rumah
Anting Unik dari Botol Plastik
Memanfaatkan kerajinan tangan dengan menggunakan bahan-bahan bekas kita gunakan dan mudah di dapat di sekitar rumah, salah satunya bisa kita jadikan aksesoris seperti anting-anting unik.
Anting berikut dibuat menggunakan 2 botol plastik bekas dengan warna yang berbeda, lem serbaguna, lilin, benang dan juga gunting.
Anda dapat memotong botol bekas dengan ukuran kecil dalam bentuk persegi panjang 2 buah dan memotong lebih kecil lagi dalam bentuk persegi sebanyak 2 buah. Kemudian ambil botol dengan warna lain lalu potong botol tersebut membentuk persegi panjang. Untuk setiap sisi persegi dan persegi panjang dapat Anda panaskan agar tidak membuat sisi yang tajam.
Hiasan Berbentuk Kepala Rusa dari Kardus
Nah salah satu contoh kerajinan tangan lainnya yang memiliki nilai sempurna ialah membuat hiasan kepala rusa dari kardus bekas. Jika Anda sering belanja dan punya banyak kardus bekas yang menumpuk, Anda bisa memanfaatkannya untuk membuat kreasi kerajinan tangan seperti ini.
Alat-alat yang Anda butuhkan adalah kardus, lem, gunting, dan gambar berpola kepala rusa. Anda bisa mencari contoh pola dan gambar kepala rusa di internet sebagai bahan acuan kreasi Anda. Cetak gambar tersebut lalu potong sesuai pola.
Pot Gantung dari Botol Bekas
Selanjutnya jika Anda memiliki botol bekas di rumah, Anda bisa mengkreasikannya menjadi sebuah pot dengan hiasan yang lucu dan unik. Misalnya pot berbentuk kelinci atau kucing atau sesuai keinginan Anda.
Alat-alat yang dibutuhkan sangat sederhana di antaranya botol bekas, cutter, kuas dan cat. Anda dapat memotong botol bekas menggunakan cutter sesuai dengan panjang yang Anda inginkan dan membentuk pola kuping kelinci atau kucing.
Cara Kerja Bel Listrik
Saat saklar ditekan dalam keadaan on hingga menutup rangkaian yang sebelumnya sudah di hubungkan ke sumber arus listrik (baterai atau adaptor), maka arus listrik mengalir dari sumber arus listrik menuju interuptor (sekrup pada batang kayu) melalui kawat tembaga.
Lalu arus dilanjutkan menuju ke lempengan baja dan selanjutnya menuju ke kumparan (paku yang dililitkan kawat tembaga).
Dengan arus listrik yang mengalir lewat kumparan maka paku berubah menjadi magnet dan menarik lempengan logam atau besi tipis yang dilekatkan pada lempengan baja.
Di lempengan logam atau besi kemudian dilekatkan dengan lempengan besi yang berfungsi untuk pemukul bel.
Dengan tertariknya lempengan logam dan lempengan baja maka kawat pemukul bergetar dan memukul bel atau lonceng hingga berbunyi.
Di saat yang sama hubungan lempengan baja dengan interuptor terputus sehingga arus listrik akan berhenti mengalir.
Terhentinya arus listrik akan menyebabkan paku kumparan kehilangan sifat magnetnya. Hasilnya, lempengan baja kembali ke posisi awal.
Lempengan baja kembali terhubung dengan interuptor dan arus listrik mengalir kembali, sifat magnet pada kumparan muncul lagi. Demikian seterusnya hingga saklar dimatikan atau dalam keadaan off.
Tags: kerajinan sederhana