... Panduan Lengkap Kerajinan Tangan dari Luar Negeri: Inspirasi Needlework dan DIY!

Kerajinan Jarum dan DIY dari Seluruh Dunia

Meneropong Potensi Ekspor Kerajinan dan Kriya di Tahun 2023

Indonesia diberkahi sumber daya alam melimpah dan budaya yang beragam sehingga produk kerajinan dengan kriya di dalamnya mampu berkembang sangat pesat. Bahkan Kemenperin begitu mendukung perkembangan sektor kerajinan tanah air lantaran pertumbuhannya yang terus meningkat, sekaligus nilai ekonominya makin tinggi. Kriya pun dipandang mampu menggerakkan pelaku IKM (Industri Kecil dan Menengah) karena keunggulan skala produksi dan kentalnya budaya Indonesia.

Industri kerajinan yang merupakan bagian dari sektor kreatif memiliki pengaruh yang cukup besar dalam perekonomian nasional. Dilaporkan pada periode Januari-September 2022 kemarin, nilai ekspor kerajinan Indonesia menyentuh US$725,54 juta yang artinya meningkat 6,94 persen dibandingkan periode sama di tahun 2021. Raihan ini akhirnya menjadikan Indonesia sebagai salah satu produsen kerajinan terbesar di dunia.

Hal ini tentu menjadi kabar menggembirakan bagi Sahabat Wirausaha yang kini tengah menggeluti bisnis kerajinan dan kriya. Apalagi Kemenperin saat ini begitu aktif mendukung perluasan akses pasar bagi pelaku IKM kerajinan. Seiring dengan pandemi COVID-19 yang semakin terkontrol, produk-produk kategori kerajinan memang semakin diminati oleh masyarakat global. Tak ayal, kategori kerajinan bisa jadi sasaran empuk penghasil cuan untuk UMKM produsen maupun pelaku ekspornya di tahun ini. Namun sebelumnya, pahami dulu standar-standar ekspor produk kriya dan kerajinan berikut ini.

Tips Meningkatkan Ekspor Kerajinan Khas Indonesia

Untuk meningkatkan pengiriman produk kerajinan tangan ke luar negeri, sebenarnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan:

1. Marketplace

Mendirikan sebuah marketplace yang khusus untuk menampung kerajinan tangan dari Indonesia. Agar warga dari luar negeri lebih mudah melakukan pembelian kerajinan tangan, pembuatan marketplace khusus ini bisa dilakukan.

Selain itu, pembuatan marketplace yang menampung barang dari luar negeri akan membuat berkurangnya makelar-makelar atau broker dalam kegiatan jual beli.

2. Modal

Adanya kemudahan peminjaman modal. Sekarang ini, pemerintah memang sudah memberikan kemudahan untuk peminjaman modal.

Namun tetap saja, untuk mencairkan modal tersebut, dibutuhkan berbagai macam syarat yang membuat pengusaha UKM kesulitan. Padahal, jika mereka diberi modal yang cukup, kerajinan khas Indonesia lebih mudah menembus pasar.

3. Asah Kemampuan Ekspor

Semakin mengasah kemampuan di bidang ekspor. Perdagangan luar negeri sekarang lebih mudah ditembus secara online, namun pengetahuan ini tidak diperoleh secara instan.

Tentu saja dibutuhkan pengalaman dan banyak membaca informasi yang berhubungan dengan ekspor produk ke luar negeri.

Sejumlah Standar Ekspor Untuk Produk Kerajinan dan Kriya Indonesia

Hanya saja kalau kalian ingin produk kerajinan yang dihasilkan bisa diminati orang-orang di luar negeri, sejumlah hal berikut ini harus diperhatikan, agar memenuhi standar pasar ekspor:

  1. Bagi produk kerajinan berbahan material kayu, rotan atau bambu yang didapatkan dari lingkungan dan melalui proses penebangan, wajib mengantongi SVLK (Sertifikasi Verifikasi Legalitas Kayu) untuk memastikan memang tidak menggunakan material alam yang dilindungi, dilarang oleh negara serta proses produksi yang merusak lingkungan
  2. Untuk produk-produk kerajinan dan kriya yang berbahan dasar logam, besi atau material non alam lainnya hingga daur ulang, wajib dipastikan memenuhi standar keamanan yang ditetapkan oleh masing-masing negara tujuan. Material yang ramah lingkungan adalah keharusan karena bagaimanapun juga gaya hidup berkelanjutan saat ini wajib diterapkan kepada seluruh masyarakat dunia
  3. Produk kerajinan yang dihasilkan haruslah lolos uji kesehatan dan memang menggunakan bahan yang aman bagi tubuh, tidak terkontaminasi polusi dan lainnya . Biasanya proses ini bahkan wajib dilakukan baik saat Sahabat Wirausaha tengah mengirimkan sampel ke importir, hingga produk sudah siap untuk dipasarkan di negara tujuan
  4. Sesuaikan produk kerajinan yang hendak ditawarkan dan dipasarkan dengan demografi masyarakat di negara tujuan. Misalkan saja menjual selimut tebal dari bulu angsa tentu tidak akan cukup menarik masyarakat negara tropis yang cenderung terkena sinar matahari sepanjang tahun. Begitu pula, kriya yang ditawarkan di negara-negara Eropa, sudah pasti punya perbedaan karakter dengan produk kerajinan yang beredar di kawasan Afrika
  5. Bicara soal lingkup ekspor yang melibatkan produk dalam jumlah besar, penting bagi setiap calon eksportir untuk memenuhi syarat produksi. Pasokan barang haruslah ready stock supaya tidak mengecewakan retailer luar negeri. Namun harus diingat, kuantitas yang dihasilkan wajib tetap sesuai dengan kualitas yang ditetapkan
  6. Bagi eksportir produk kategori kerajinan dan kriya, ada sejumlah syarat administrasi yang wajib dipenuhi mulai dari TDP (Tanda Daftar Perusahaan), Badan Usaha, SIUP, NPWP dan Pemberitahuan Ekspor Barang yang ditujukan kepada pihak Bea Cukai. Bukan hanya itu saja, Sahabat Wirausaha juga ada baiknya mempersiapkan Certificate of Origin dan Sertifikat Mutu kepada Kemenperin dan Kemendag
  7. Meskipun produk kerajinan bukanlah kuliner, para eksportir tetap harus memenuhi sejumlah syarat kesehatan yang diminta instansi negara tujuan. Untuk bisa menyesuaikan standar dengan produk ekspor lainnya, ada baiknya melakukan evaluasi untuk packaging yang dipakai. Jangan sampai produk dari Indonesia tampak rapi, tapi di negara lain ada cacat produksi

Sekilas tentang Kerajinan

Poin pertama yang akan dibahas sebelum kamu mengetahui kerajinan Indonesia yang laku di luar negeri, yaitu informasi dasar dari kerajinan itu sendiri.

Pada dasarnya, kerajinan merupakan proses membuat suatu produk, yang memfokuskan pada fungsi dari produk itu sendiri, apakah untuk dipakai atau dijadikan pajangan dengan nilai estetika yang tinggi.

Selain itu, kerajinan juga dapat dikatakan sebagai usaha yang dilakukan secara konstan dengan teguh, gigih, cekatan, dedikasi tinggi, serta memiliki daya juang untuk maju dalam membuat suatu karya.

Nah dari semua definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa kerajinan merupakan suatu proses pembuatan produk, yang dilakukan secara konstan dengan penuh kegigihan, serta menekankan fungsi dari produk kerajinan tersebut.

Suatu kerajinan secara umum akan dibanderol dengan harga yang sangat mahal, apabila kualitas bahan yang digunakan tinggi dan proses pembuatannya rumit.

Sehingga, semakin baik dan tinggi kualitas bahan yang digunakan suatu produk, serta tingkat kesulitan pembuatan yang tinggi, maka harga yang dibanderol untuk satu buah kerajinan pun akan semakin mahal.

Dan untuk fungsinya, kerajinan memiliki dua fungsi, yaitu fungsi pakai dan fungsi hias. Maksud dari fungsi pakai, yaitu sebuah produk kerajinan akan lebih mengedepankan aspek fungsional, yang berguna dalam membantu pekerjaan sehari-hari.

Sementara, fungsi hias lebih mengedepankan aspek estetika atau keindahan, dibandingkan fungsi produknya.

Dengan begitu, produk kerajinan dengan fungsi estetika, biasanya tidak bisa digunakan untuk membantu pekerjaan sehari-hari, karena memang dibuat hanya untuk hiasan saja seperti misalnya patung dan miniatur.

(Baca Juga: 15 Kerajinan dari Kayu)

Tags: kerajinan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia