Kerajinan Jarum dan DIY dari Seluruh Dunia
Sekilas tentang Kerajinan
Poin pertama yang akan dibahas sebelum kamu mengetahui kerajinan Indonesia yang laku di luar negeri, yaitu informasi dasar dari kerajinan itu sendiri.
Pada dasarnya, kerajinan merupakan proses membuat suatu produk, yang memfokuskan pada fungsi dari produk itu sendiri, apakah untuk dipakai atau dijadikan pajangan dengan nilai estetika yang tinggi.
Selain itu, kerajinan juga dapat dikatakan sebagai usaha yang dilakukan secara konstan dengan teguh, gigih, cekatan, dedikasi tinggi, serta memiliki daya juang untuk maju dalam membuat suatu karya.
Nah dari semua definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa kerajinan merupakan suatu proses pembuatan produk, yang dilakukan secara konstan dengan penuh kegigihan, serta menekankan fungsi dari produk kerajinan tersebut.
Suatu kerajinan secara umum akan dibanderol dengan harga yang sangat mahal, apabila kualitas bahan yang digunakan tinggi dan proses pembuatannya rumit.
Sehingga, semakin baik dan tinggi kualitas bahan yang digunakan suatu produk, serta tingkat kesulitan pembuatan yang tinggi, maka harga yang dibanderol untuk satu buah kerajinan pun akan semakin mahal.
Dan untuk fungsinya, kerajinan memiliki dua fungsi, yaitu fungsi pakai dan fungsi hias. Maksud dari fungsi pakai, yaitu sebuah produk kerajinan akan lebih mengedepankan aspek fungsional, yang berguna dalam membantu pekerjaan sehari-hari.
Sementara, fungsi hias lebih mengedepankan aspek estetika atau keindahan, dibandingkan fungsi produknya.
Dengan begitu, produk kerajinan dengan fungsi estetika, biasanya tidak bisa digunakan untuk membantu pekerjaan sehari-hari, karena memang dibuat hanya untuk hiasan saja seperti misalnya patung dan miniatur.
(Baca Juga: 15 Kerajinan dari Kayu)
Macam-macam Kerajinan Khas dari Indonesia
Kerajinan dari Indonesia ada berbagai macam, bahkan terdapat sentra kerajinan yang sudah tersebar hingga di berbagai daerah Indonesia.
1. Kerajinan batik
Batik menjadi budaya Indonesia. Di era modern, kain batik bukan hanya seperti kain tradisional, namun sudah berubah menjadi seni dengan berbagai macam corak khas.
Kerajinan tangan ini bisa memikat hati negara lain karena memiliki motif unik yang berasal dari berbagai macam daerah. Apalagi masih ditambah dengan sentuhan warna sehingga menambah kecantikan kain.
Bahkan, di berbagai kesempatan banyak artis luar negeri, yang tampil di depan publik dengan menggunakan pakaian dari kain batik.
2. Ukir kayu
Karya dari Indonesia selalu menonjolkan sebuah keindahan dan kerumitan, baik pada desain atau pada motif. Namun, inilah nilai yang menjadi sebuah daya tarik.
Ukiran kayu juga demikian. Kayu dari Indonesia sangat berkualitas karena berada di negara tropis. Bukan hanya itu, pahatan yang dibuat juga sangat bagus.
Kota yang terkenal dengan seni ukir kayunya adalah jepara. Hasil ukiran dari kota ini mulai dari patung, kaligrafi dan yang lainnya berhasil menembus pasar Eropa.
3. Wayang
Terkenal sebagai tradisi budaya Jawa, ternyata masyarakat luar negeri juga tertarik dengan kerajinan khas Indonesia ini.
Dulunya, wayang sangat identik dengan hal mistis. Namun dengan perkembangan jaman, wayang menhjadi hiasan interior rumah karena bentuknya yang sangat artistik dan unik.
Masyarakat luar negeri sangat kagum dengan hasil karya ini, sehingga turis yang datang ke Indonesia biasanya membawa wayang sebagai cenderamata.
4. Anyaman bambu
Anyaman bambu dibuat dengan menggunakan tangan secara manual. Namun meskipun demikian, hasil dari anyaman ini tetap saja berkualitas dan sangat rapi.
Ini Alasan Kerajinan dari Indonesia Semakin Mendunia
Ada berbagai macam alasan mengapa produk kerajinan Indonesia menjadi semakin mendunia. Berikut alasannya:
1. Kriya Unik
Kriya Indonesia mempunyai citarasa dan sentuhan seni yang tinggi. Kita bisa melihat, produk-produk kriya yang berasal dari Indonesia, semuanya mempunyai sentuhan seni sangat tinggi.
Bahkan, tidak sedikit seni yang memiliki arti atau filosofi makna yang mendalam. Sehingga karya tersebut tidak hanya sengaja dibuat, namun juga sarat akan makna.
Produk seperti inilah yang sangat sulit untuk ditandingi bahkan ditiru oleh bangsa lain. Apalagi untuk penikmat seni, tentu saja mereka lebih menyukai karya yang benar-benar memiliki makna.
2. Testimoni Turis
Pengalaman turis yang melakukan pembelian produk di Indonesia. Tidak sedikit turis luar negeri yang berkunjung ke Indonesia setiap tahunnya.
Ketika kembali ke negara asal, biasanya mereka membawa buah tangan. Buah tangan inilah yang menjadi contoh jika produk dari Indonesia benar-benar berkualitas dan tidak kalah dengan bangsa lain.
3. Harga Terjangkau
Di banderol dengan harga yang terjangkau. Selain memiliki kualitas bagus, hasil karya seni dari Indonesia juga memiliki harga bersaing bahkan tergolong lebih murah dibandingkan dengan produksi dari negara lain.
Contohnya saja untuk kain batik dengan kualitas tinggi sudah bisa diperoleh dengan harga Rp 1 juta per meter. Padahal mungkin di negara lain bisa di banderol dengan harga jutaan.
Dengan kualitas yang sama-sama bagus, tentu saja pembeli lebih memilih produk dengan harga lebih terjangkau.
4. Detail
Pengerjaan secara mendetail. Semua produk karya seni Indonesia dikerjakan secara unik dan detail, Anda bisa melihat dari produk tas rajut.
Sejumlah Standar Ekspor Untuk Produk Kerajinan dan Kriya Indonesia
Hanya saja kalau kalian ingin produk kerajinan yang dihasilkan bisa diminati orang-orang di luar negeri, sejumlah hal berikut ini harus diperhatikan, agar memenuhi standar pasar ekspor:
- Bagi produk kerajinan berbahan material kayu, rotan atau bambu yang didapatkan dari lingkungan dan melalui proses penebangan, wajib mengantongi SVLK (Sertifikasi Verifikasi Legalitas Kayu) untuk memastikan memang tidak menggunakan material alam yang dilindungi, dilarang oleh negara serta proses produksi yang merusak lingkungan
- Untuk produk-produk kerajinan dan kriya yang berbahan dasar logam, besi atau material non alam lainnya hingga daur ulang, wajib dipastikan memenuhi standar keamanan yang ditetapkan oleh masing-masing negara tujuan. Material yang ramah lingkungan adalah keharusan karena bagaimanapun juga gaya hidup berkelanjutan saat ini wajib diterapkan kepada seluruh masyarakat dunia
- Produk kerajinan yang dihasilkan haruslah lolos uji kesehatan dan memang menggunakan bahan yang aman bagi tubuh, tidak terkontaminasi polusi dan lainnya . Biasanya proses ini bahkan wajib dilakukan baik saat Sahabat Wirausaha tengah mengirimkan sampel ke importir, hingga produk sudah siap untuk dipasarkan di negara tujuan
- Sesuaikan produk kerajinan yang hendak ditawarkan dan dipasarkan dengan demografi masyarakat di negara tujuan. Misalkan saja menjual selimut tebal dari bulu angsa tentu tidak akan cukup menarik masyarakat negara tropis yang cenderung terkena sinar matahari sepanjang tahun. Begitu pula, kriya yang ditawarkan di negara-negara Eropa, sudah pasti punya perbedaan karakter dengan produk kerajinan yang beredar di kawasan Afrika
- Bicara soal lingkup ekspor yang melibatkan produk dalam jumlah besar, penting bagi setiap calon eksportir untuk memenuhi syarat produksi. Pasokan barang haruslah ready stock supaya tidak mengecewakan retailer luar negeri. Namun harus diingat, kuantitas yang dihasilkan wajib tetap sesuai dengan kualitas yang ditetapkan
- Bagi eksportir produk kategori kerajinan dan kriya, ada sejumlah syarat administrasi yang wajib dipenuhi mulai dari TDP (Tanda Daftar Perusahaan), Badan Usaha, SIUP, NPWP dan Pemberitahuan Ekspor Barang yang ditujukan kepada pihak Bea Cukai. Bukan hanya itu saja, Sahabat Wirausaha juga ada baiknya mempersiapkan Certificate of Origin dan Sertifikat Mutu kepada Kemenperin dan Kemendag
- Meskipun produk kerajinan bukanlah kuliner, para eksportir tetap harus memenuhi sejumlah syarat kesehatan yang diminta instansi negara tujuan. Untuk bisa menyesuaikan standar dengan produk ekspor lainnya, ada baiknya melakukan evaluasi untuk packaging yang dipakai. Jangan sampai produk dari Indonesia tampak rapi, tapi di negara lain ada cacat produksi
Tips Meningkatkan Ekspor Kerajinan Khas Indonesia
Untuk meningkatkan pengiriman produk kerajinan tangan ke luar negeri, sebenarnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan:
1. Marketplace
Mendirikan sebuah marketplace yang khusus untuk menampung kerajinan tangan dari Indonesia. Agar warga dari luar negeri lebih mudah melakukan pembelian kerajinan tangan, pembuatan marketplace khusus ini bisa dilakukan.
Selain itu, pembuatan marketplace yang menampung barang dari luar negeri akan membuat berkurangnya makelar-makelar atau broker dalam kegiatan jual beli.
2. Modal
Adanya kemudahan peminjaman modal. Sekarang ini, pemerintah memang sudah memberikan kemudahan untuk peminjaman modal.
Namun tetap saja, untuk mencairkan modal tersebut, dibutuhkan berbagai macam syarat yang membuat pengusaha UKM kesulitan. Padahal, jika mereka diberi modal yang cukup, kerajinan khas Indonesia lebih mudah menembus pasar.
3. Asah Kemampuan Ekspor
Semakin mengasah kemampuan di bidang ekspor. Perdagangan luar negeri sekarang lebih mudah ditembus secara online, namun pengetahuan ini tidak diperoleh secara instan.
Tentu saja dibutuhkan pengalaman dan banyak membaca informasi yang berhubungan dengan ekspor produk ke luar negeri.
Tags: kerajinan