... Kerajinan Menempel Juga Disebut: Panduan Lengkap dan Ide Kreatif untuk Karya Sulam dan DIY!

Kerajinan Menempel - Seni Kreatif dalam Dunia Sulam dan DIY

Bahan Seni Patung

Untuk pembuatan patung biasanya menggunakan material bahan di bawah ini :


Material pembuatan patung memiliki tekstur yang lunak, empuk, dan mudah dibentuk. Contohnya, tanah liat, plastisin, dan lain sebagainya.


Material pembuatan patung tidak lunak, tidak juga keras. Misalnya kayu sengon, kayu randu, kayu waru, dan lain sebagainya.


Material pembuatan patung memiliki tekstur yang keras, misalnya kayu jati, kayu ulin, batu marmer, batu andesit, batu granit, dan lain sebagainya.

Itulah Jenis-Jenis Patung berdasarkan Tujuan, Bentuk, dan Jenisnya

Demikian referensi jenis patung berdasarkan tujuan, bentuk, dan jenisnya beserta contoh lengkapnya. Ada beragam jenis patung yang pastinya setiap jenis patung tersebut memiliki teknik pembuatan patung yang berbeda-beda pula. Sekian dan terima kasih atas kunjungannya, semoga bermanfaat.

Teknik Pembuatan Patung

Pada dasarnya, terdapat dua teknik dalam pembuatan patung, yaitu teknik subtraktif (teknik mengurangi bahan seperti memahat, memotong, menatah) dan teknik adiktif (metode membentuk model dengan cara mencatak atau mengecor).

Namun, seiring perkembangan zaman, ada banyak teknik pembuatan patung guna membuat patung seperti yang Anda inginkan. Di bawah ini terdapat 6 teknik patung yang populer dipakai. Berikut diantaranya :


Teknik pahat atau ukir merupakan teknik pembuatan patung dengan cara mengurangi material patung untuk membuat bentuk patung yang diinginkan. Teknik ini diaplikasikan pada bahan material patung yang bertekstur keras seperti kayu, batu, tanah liat dan tulang.


Teknik merakit adalah teknik membuat patung yang mirip dengan teknik menyusun leggo atau puzzle, yaitu dengan cara merakit bahan menjadi satu, kemudian menggabungkannya menjadi satu bagian utuh yang diinginkan.


Teknik butsir merupakan salah satu teknik pembuatan patung dengan cara mengurangi material patung yang sifatnya lunak seperti tanah liat, gypsum, malam, dan material lainnya sehingga dapat terbentuk patung yang bernilai estetik.


Teknik cor yang digunakan untuk membuat patung ini dilakukan dengan cara mencairkan bahan material pembuatan patung, kemudian menuangkannya ke dalam cetakan dan menunggu sampai patung tersebut mengeras kembali. Teknik ini memang cukup sering digunakan dalam membuat patung.

2. Teknik Potong

Teknik potong adalah teknik yang dilakukan untuk memisahkan bahan kerajinan tangan menjadi dua bagian atau lebih. Teknik potong juga berfungsi untuk membentuk produk kerajinan agar sesuai dengan yang diinginkan.

Sebagai contoh, ketika ingin membuat bingkai dari kayu, maka pengrajin harus memotong kayu menjadi empat bagian untuk membentuk bingkai.

Teknik potong biasanya dilakukan dengan alat atau benda tajam. Beberapa alat yang biasa digunakan untuk melakukan teknik potong antara lain gunting, cutter, pisau, gergaji, silet, dan sebagainya.

Selain itu, menurut Nandang Subarnas dalam Terampil Berkreasi (2006) mengrajin juga bisa memanfaatkan alat-alat bantu seperti penggaris busur derajat, atau jangka untuk membantu agar bahan bisa dipotong dalam ukuran yang tepat.

Seni Tempel Kolase

Pengertian kolase adalah karya seni artistik yang berasal dari berbagai macam bahan seperti kayu, kertas, kaca, logam, kain, dan sebagainya. Karya seni ini dibuat dengan cara menempelkan beberapa bahan pada permukaan gambar. Seni Kolase memang memadukan bahan dasar yang dapat dirangkai menjadi seni yang indah dan enak dipandang.

Karya seni kolase tidak terlalu mempertunjukan penggunakan materialnya. maka dari itu memiliki sifat yang berlawanan dengan seni cetak, seni lukis, ataupun seni pahat. Biasanya ketika duduk di bangku SD atau menginjak SMP siswa akan diminta membuat contoh kolase seperti pada gambar di bawah.

Contoh Seni Tempel Kolase

Mengacu pada pengertian di atas dapat kita simpulkan bahwa hasil karya kolase berasal dari beberapa bahan yang berbeda. Maka dari itu warna yang dihasilkan pun berasal dari warna asli bahan bahan tersebut. Jika pada seni lukis, warna yang digunakan menggunakan cat air yang berwarna warni. Maka pada seni kolase, warna yang digunakan menggunakan warna asli dari bahan yang digunakan.

Meskipun bahan bahan tersebut merupakan hasil rakitan namun seni kolase tetap memperlihatkan bentuk gambar yang mudah dikenali. Seni kolase dapat berbentuk seni dua dimensi maupun seni tiga dimensi. Selain pengertian kolase, adapula unsur unsur rupa yang terkandung dalam seni tempel tersebut. Berikut beberapa unsur rupa dalam kolase yaitu:

  1. Bintik dan titik
  2. Garis
  3. Bidang
  4. Warna

Tags: kerajinan menempel

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia