Seni Ukir Batu - Inspirasi dan Panduan DIY untuk Kerajinan Patung
8. Batu Alfabet
Konsepnya masih mirip dengan poin-poin sebelumnya, yakni melukis atau memberi warna pada batu. Hanya saja, di sini yang ditorehkan pada batu berupa huruf-huruf alfabet. Oleh karenanya, agar serinya komplit, butuh 26 buah batu untuk setiap hurufnya.
Kerajinan dari batu bergambarkan huruf ini bisa digunakan sebagai media belajar bagi yang memiliki anak balita. Untuk meningkatkan minat, ajak anak untuk ikut memberikan warna pada batu. Jadikan momen pelukisan batu sebagai bonding time bersama anak sekaligus aktivitas yang mengasah kreativitas pada anak.
Selain batu alfabet, konsep ini juga bisa diterapkan untuk proses belajar membaca yang lain. Misalnya saja untuk pengenalan pada angka, tanda baca, rambu lalu lintas, pengenalan huruf hijaiyah, dan sebagainya. Satu tips penting yang bisa dilakukan yaitu serahkan pemilihan warna pada anak agar proses menjadi lebih menyenangkan bagi mereka.
6. Melukis di Batu Full Color
Corak full color memiliki kesan ceria dan semarak, yang biasanya diidentikkan dengan corak-corak Asia, khususnya Timur Tengah, serta Afrika Utara. Meski demikian, gaya-gaya bohemian juga tak jarang menggunakan warna-warna seperti ini.
Tak ada pattern khusus, meski sekilas tampak demikian. Yang diperlukan hanyalah keselarasan corak dan warna yang dipilih. Semakin ramai corak dan warna, maka akan semakin tampak menarik. Warna-warna terang pun kerap kali dipilih karena memberikan nuansa yang ramai dan bahagia.
Bentuk batu yang paling cocok digunakan adalah batu-batu yang berbentuk bulat dengan permukaan yang cukup datar. Pemberian coraknya pun cukup dengan metode titik menggunakan warna-warna yang dipilih. Merah, hijau, kuning, serta warna-warna cerah lainnya bisa digunakan untuk membuat kerajinan batu yang satu ini.
16+ Kerajinan dari Batu yang Mudah dan Sederhana Dibuat
Kerajinan dari Batu – Kerajinan dari batu bukanlah hal baru lagi. Pada awal peradaban, khususnya pada zaman batu, manusia menggunakan batu untuk berbagai keperluan, termasuk sebagai media menulis dan menggambar. Lukisan-lukisan di dinding-dinding batu membantu manusia modern dalam membaca peradaban yang dulu pernah berkembang.
Oleh karenanya, kerajinan dari batu masih memiliki banyak peminat hingga sekarang. Terlebih lagi, seiring dengan perkembangan zaman serta tingkat kreativitas yang kian meningkat, batu pun kian banyak disulap sebagai barang kerajinan.
Mulai dari yang memanfaatkan warna alami yang dimiliki oleh batu itu sendiri, maupun yang lebih menitikberatkan pada bentuknya. Kerajinan yang dihasilkan pun bisa dijadikan sebagai hiasan untuk rumah, atau bahkan diberikan sebagai barang cinderamata. Selain itu, tak menutup kemungkinan sebagai sebuah peluang bisnis. Berikut beberapa ide kerajinan yang bisa dibuat dari batu:
3. Standing Succulent Garden
Succulent garden atau taman kering cukup populer bagi beberapa kalangan tertentu. Ciri khas dari taman seperti ini yaitu tanaman yang ditanam cenderung jenis-jenis tanaman yang tidak membutuhkan banyak penyiraman. Beragam jenis kaktus seringkali dimanfaatkan untuk membuat succulent garden seperti ini.
Bentuknya bisa bermacam-macam, mulai dari yang kecil seukuran gelas untuk hiasan meja, atau bahkan menyulap halaman dengan konsep taman kering. Satu hal lain selain tanaman yang hanya memerlukan sedikit air untuk taman seperti ini adalah penggunaan batu untuk mempercantik taman.
Bagi yang ingin mencoba sedikit unik, bisa mencoba untuk membuat taman seperti ini secara vertikal untuk dijadikan sebagai hiasan rumah. Caranya yaitu dengan menyusun batu-batu kecil pada bingkai sebagai latar. Kemudian, pasang pot kecil untuk tempat menanam tanaman. Taman gantung kecil pun sudah bisa mempercantik rumah.
Jual Cobek Batu Asli Produksi Raka Art Stone Muntilan Magelang
Siapa yang tidak mengenal cobek? Cobek merupakan peralatan dapur tradisional yang berfungsi untuk menumbuk atau menghaluskan bumbu dan bahan-bahan lainnya.
Meskipun jaman sudah modern dan sudah ada blender peranan cobek tetap tak tergantikan sepenuhnya, misalnya saat kita membuat sambal.
Cobek Batu Asli Produksi Raka Art Stone
Sambal yang dihaluskan menggunakan cobek mempunyai cita rasa tersendiri jika dibandingkan dengan cara diblender. Sambal yang dihaluskan secara manual rasanya tentu rasanya lebih enak. Betuk kan, rasanya lebih enak? Anda dapat mencoba sendiri, apakah rasanya berbeda atau tidak?
Nah, jika Anda ingin menghaluskan dengan cobek, ada baiknya pastikan terlebih dahulu cobek yang dipakai merupakan cobek asli bukan cetakan semen. Cobek batu alam asli terbuat dari bahan baku batu alam gunung berapi atau batu lava yang diambil dari lereng Gunung Merapi.
Batu lava yang digunakan untuk membuat cobek bisa bervariasi, bisa berwarna kehitaman, kemerahan, keabuan, sampai kebiruan.
Saat ini, masih banyak orang yang sering kali salah paham tentang warna batu alam lava. Kesalahpahaman tersebut ada yang beranggapan bahwa kalau batu berwarna hitam itu pasti bagus. Ini salah, sebab warna tidak menentukan keras dan bagusnya kualitas batu untuk dibuat cobek. Batu alam lava yang berkualitas baik untuk dibuat cobek memiliki ciri khas pori-pori yang rapat.
Nah jika Anda ingin membeli cobek batu asli produksi Raka Art Stone Muntilan Magelang silakan saja menghubungi kami, karena produk yang kami jual merupakan cobek batu alam asli yang kami produksi sendiri. Dikerjakan oleh pengrajin cobek berpengalaman selama puluhan tahun dibidangnya.
Tags: kerajinan dari