Kreasi Indah dengan Pensil Hias - Ide Kerajinan DIY
Mengenal Kerajinan Pensil Bulu dan Cara Membuatnya
Ada sangat banyak cara untuk membuat suatu produk seni. Ada yang menggunakan sampah, benda membahayakan, benda yang dianggap menjijikkan, dan masih banyak lagi. Tak bisa dipungkiri, dunia kesenian memang menempatkan kreativitas sebagai keterampilan utama yang harus dikuasai. Dan dari berbagai benda yang dianggap sampah hingga menjijikkan tersebut, para pengrajin mampu mengolahnya menjadi sesuatu yang berguna dan secara estetik bagus.
Selain memanfaatkan benda yang dianggap tak bernilai, industri kerajinan juga mampu membuat suatu produk memiliki nilai tambahan. Pensil, misalnya. Pensil hanyalah salah satu alat tulis yang kita kenal. Tapi tahukah Anda bahwa saat ini, pensil pun bisa dihias lebih lanjut? Pensil hias ini berikutnya dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. Dan yang tak kalah menarik adalah pensil unik tersebut bisa mendatangkan keuntungan yang jumlahnya tak sedikit.
Pengertian Ragam Hias pada Bahan Kayu
Pengertian ragam hias pada kayu adalah bentuk dasar hiasan yang disusun sesuai pola yang diterapkan pada kayu, fungsinya untuk menambah keindahan. Ragam hias pada kayu sering dijumpai pada bagian-bagian rumah, misalnya pintu, jendela, bagian tiang rumah, dan bagian-bagian rumah lainnya. Selain digunakan sebagai bagian dari keindahan rumah, pada umumnya ragam hias juga berfungsi sebagai penolak bala atau penghormatan kepada roh leluhur.
Bentuk ragam hias sangat beraneka ragam, bahkan setiap daerah di Indonesia memiliki pola ragam hias yang menjadi ciri khas daerahnya. Penciptaan ragam hias pada umumnya terinspirasi dari keanekaragaman hayati yang terdapat di setiap daerah tersebut. Jenis-jenis ragam hias yang sudah banyak dikenal masyarakat antara lain ragam hias flora (motif hias yang dikembangkan dari objek flora/ tumbuhan), ragam hias fauna (motif hias yang dikembangkan dari objek fauna/ hewan), ragam hias figuratif (motif hias yang dikembangkan dari objek manusia), ragam hias geometris (motif hias yang dikembangkan dari bentuk geometris), dan ragam hias polygonal (motif hias yang dikembangkan dari bentuk polygonal).
Keanekaragaman jenis motif ragam hias daerah tidak hanya diterapkan pada produk kerajinan berbahan kayu, namun juga diterapkan pada beberapa produk kerajinan berbahan lainnya, seperti kerajinan tradisional berbahan kain, kulit, logam, keramik, kaca, dan batu alam. Penerapan ragam hias pada berbagai bahan ini memerlukan teknik dan cara yang berbeda tergantung bahan yang digunakan. Sebagai contoh misalnya, ragam hias pada bahan kayu yang sifatnya kaku memerlukan teknik yang berbeda dengan penerapan ragam hias pada bahan tekstil yang sifatnya elastis.
Tags: kerajinan