... Kerajinan Perak yang Terkenal: Eksplorasi Seni Jarum DIY di Kota

Kerajinan Perak - Keajaiban Jarum dan DIY di Kota

Kerajinan Perak Kotagede di Zaman Belanda

Kepala Museum Sonobudoyo Yogyakarta, Setyawan Sahli, mengatakan pada awalnya kerajinan perak di Kotagede hanyalah produk terbatas yang kemudian bertransformasi menjadi industri. Sejak kedatangan penjajah Belanda, mereka turut berperan dalam mengubah wajah industri perak di sana dengan memadukan kultur barat dan timur.

Dikutip dari Liputan6.com, Minggu (9/11), pecahnya Kerajaan Mataram Islam menjadi Kraton Yogyakarta dan Kraton Surakarta berdampak pada kerajinan perak di Kotagede. Saat itu, sentra kerajinan itu harus melayani permintaan empat kraton sekaligus yaitu Kasultanan Ngayogyakarta, Kasunanan Surakarta, Puro Pakualaman, dan Mangkunegaran.

Gerabah Kasongan

Gerabah merupakan sebuah kerajinan yang selalu ada hampir di seluruh wilayah Indonesia. Sedangkan Kasongan merupakan sebuah desa yang berada di Bantul, Yogyakarta. Kota ini sudah membuat kerajinan gerabah sejak meletusnya perang Diponegoro yaitu pada tahun 1825-1830. Masyarakat Kasongan membuat gerabah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka. Gerabah yang dibuat biasanya merupakan peralatan rumah tangga seperti kuali, pengaron, kendi, anglo, cowèk, dan alat lainnya.

Sejak saat itu Kasongan tak hanya menghasilkan gerabah peralatan rumah tangga tetapi juga souvenir yang cantik. Pada tahun 1980 an kerajinan gerabah mengalami puncak kejayaannya dimana sepanjang jalan di Kasongan terdapat banyak sanggar untuk belajar membuat gerabah. Kerajinan gerabah Kasongan pun tak hanya diminati oleh masyarakat lokal tetapi juga oleh bangsa lain seperti dari Jepang, Eropa, Australia, hingga Kanada.

Mengenal Sejarah Kerajinan Perak di Kotagede, Pernah Terkenal Hingga ke Mancanegara

Merdeka.com - Kotagede merupakan sebuah wilayah yang memiliki nilai sejarah di Kota Yogyakarta. Dulunya, daerah itu merupakan tempat berdirinya Kerajaan Mataram Islam dengan Panembahan Senopati sebagai raja pertamanya.

Keberadaan pengrajin perak di kota itu mucul seiring dengan tumbuhnya pusat kerajaan itu. Saat pusat Kerajaan Mataram pindah ke Pleret, para pengrajin perak tetap tinggal di kota itu untuk melayani permintaan dari masyarakat umum.

Saat masuknya Belanda ke Indonesia dengan perusahaan VOC-nya pada abad ke-16, perdagangan kerajinan perak di Kotagede justru tumbuh semakin pesat. Waktu itu, banyak pedagang VOC yang memesan alat-alat rumah tangga dari emas, perak, tembaga, dan kuningan ke penduduk setempat di sana.

Pembahasan

Di Indonesia, terdapat beberapa daerah atau kota yang terkenal dengan kerajinan peraknya, namun yang paling terkenal adalah Yogyakarta.

Di kota ini terdapat kawasan wisata khusus yang dikenal dengan sebutan “Kota Gede” yang terkenal dengan kerajinan peraknya.

Kerajinan perak yang dihasilkan sangat bervariasi, mulai dari perhiasan, aksesoris, hingga peralatan makan dan minum.

Berikut pejelasan dari masing masing pilihan:

  • Pilihan A, Semarang, tidak salah karena di kota ini juga terdapat kerajinan perak yang cukup terkenal, namun tidak sepopuler kerajinan perak di Yogyakarta.
  • Pilihan C, Solo, juga tidak salah karena di kota ini terdapat sentra kerajinan perak yang terkenal dengan produk-produknya yang unik, namun tidak sebesar dan sepopuler Kota Gede di Yogyakarta.
  • Pilihan D, Surabaya, tidak tepat karena kota ini lebih terkenal dengan industri kreatif dan kuliner daripada kerajinan peraknya. Meskipun ada beberapa pengrajin perak di Surabaya, namun kurang terkenal dibandingkan dengan kerajinan perak di kota-kota lain seperti Yogyakarta dan Solo.
Baca juga: Jawaban Soal Scratch Dikenal Sebagai Program

Yogyakarta sebagai daerah atau kota yang terkenal akan kerajinan peraknya memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang tertarik dengan kerajinan tangan.

Terlebih lagi, para pengrajin di Kota Gede juga menerapkan teknik-teknik tradisional dalam pembuatan kerajinan peraknya, sehingga hasil akhirnya sangat unik dan berkualitas.

Selain Kota Gede, terdapat juga beberapa sentra kerajinan perak di Yogyakarta seperti Kotagede, Prawirotaman, dan Bantul yang juga terkenal akan keindahan dan kualitas kerajinan peraknya.

Selain itu, para pengrajin juga sering mengadakan workshop untuk membagikan teknik-teknik pembuatan kerajinan perak kepada masyarakat umum.

Dalam kesimpulan, daerah atau kota di Indonesia yang terkenal akan kerajinan peraknya adalah Yogyakarta. Kota Gede di Yogyakarta adalah sentra kerajinan perak yang sangat terkenal dan menawarkan kerajinan perak yang unik, berkualitas, serta didukung oleh teknik-teknik tradisional.

Alami Kemunduran

Kemunduran kerajinan perak di Kotagede sangat berdampak pada kehidupan masyarakat di sana yang sebagian besar mengandalkan perak sebagai sumber penghasilan utama. Bahkan sebagian pemilik toko kerajinan itu sudah tidak mempekerjakan karyawan.

Beberapa usaha pengrajin bahkan memilih tutup karena sudah tak mampu lagi membayar sewa tempat usaha. Salah satu pengusaha perak Kotagede, Priyo Salim, mengatakan permasalahan usaha kerajinan perak di sana sebenarnya cukup rumit.

Masalah itu adalah mulai banyaknya konsumen yang memilih membeli produk secara online. Oleh karena itu ia mengatakan harus ada pembenahan besar-besaran kalau ingin membenahi penjualan kerajinan perak di sana baik dari penyediaan dan pengelolaan bahan baku, teknik produksi, maupun pemasaran.


Tags: kerajinan yang

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia