Seni Tangan Kreatif - Menghasilkan Kecantikan dengan Kerajinan Pohon dari Kawat
Selasa, 03 Januari 2017
Wire Bonsai Sculpture 4
Selain Tang ada juga alat lain yang sangat penting digunakan dalam pembuatan bonsai kawat ini. Alat ini saya namakan Angsang. Dinamakan Angsang karna dia bolong-bolong alias berlubang-lubang seperti alas untuk menanak nasi. Fungsi lubang pada alat ini untuk mengikat atau menjaga kawat agar tidak berubah-ubah posisi saat kawat dipelintir. Bahan untuk membuat angsang ini bisa menggunakan plastik tebal, mika bening tebal, ukuran 3 - 5 mm, plat besi ketebalan 2 mm.
Untuk membolongi atau membuat lubang pada platik dan mika tebal dapat menggunakan bor atau disolder, bila tidak ada kedua alat tersebut bisa menggunakan paku yang dipanaskan, sedangkan yang menggunakan plat besi harus dibor dengan bor besi.
Untuk luasan dari Angsang ini bisa menggunakan ukuran 10 x 10 cm dengan luasan untuk lubang selebar 6 x 6 cm, tapi sebenarnya ini selera aja seh, semakin banyak lubang semakin banyak juga kawat yang dibutuhkan.
Kawat Silet
Kawat silet adalah jenis kawat yang terbuat dari plat galvanis dengan tepi yang tajam berbentuk silet. Kelebihan dari kawat ini adalah daya tahan yang sangat baik terhadap karat, karena bahan galvanisnya melindungi dari korosi. Fungsi dan kegunaan kawat silet hampir sama dengan kawat duri, yaitu sebagai sistem pengaman untuk melindungi area atau properti dari intrusi atau akses yang tidak diinginkan.
Fungsi kawat silet secara detail adalah sebagai berikut
Kawat silet dipasang di sepanjang pagar atau tembok untuk membuat penghalang fisik yang efektif. Tepi tajam berbentuk silet pada kawat ini berfungsi sebagai penghalang yang sulit dilewati oleh orang yang mencoba masuk tanpa izin, sehingga melindungi properti, lahan, atau fasilitas dari pencuri, perusuh, atau pihak yang tidak diinginkan.
Kawat silet digunakan sebagai langkah tambahan untuk meningkatkan keamanan. Pemasangannya seringkali dilakukan bersama dengan pagar yang kokoh, sehingga menciptakan penghalang ganda yang lebih sulit diatasi oleh pihak yang tidak diinginkan.
Kawat silet sering dipakai untuk lokasi-lokasi yang memerlukan keamanan ekstra, seperti rumah, perkebunan, lembaga pemasyarakatan, kedutaan, dan bisnis. Selain itu, dalam situasi darurat atau huru-hara, kawat silet dapat digunakan sebagai pembatas jalan untuk mengendalikan atau mengarahkan aliran orang.
Analogi sederhana untuk fungsi kawat silet
Bayangkan rumah Anda sebagai benteng yang perlu dilindungi dari serangan atau intrusi dari luar. Anda ingin memastikan rumah Anda benar-benar aman dan terlindungi.
Untuk itu, Anda memasang pagar yang kokoh sebagai langkah pertama dalam menjaga orang tetap di luar. Namun, Anda juga ingin memberikan tingkat keamanan ekstra yang lebih tinggi, jadi Anda memutuskan untuk memasang kawat silet di atas pagar. Kawat silet dengan tepi tajam berbentuk silet ini menjadi lapisan pertahanan tambahan yang sangat sulit dilewati, sehingga rumah Anda menjadi lebih aman dan terlindungi dari ancaman luar.
Jenis-jenis Kawat yang Dipakai dalam Kerajinan
Berikut ini ada beberapa jenis kawat yang sering dipakai dalam membuat kerajinan tangan, diantaranya yaitu:
1. Kawat Tembaga
Cooper atau kawat tembaga adalah sebuah kawat yang terdiri dari berbagai jenis warna. Mulai dari coklat, rose gold dan harganya lebih terjangkau. Biasanya dipakai untuk membuat perhiasan, sebab mudah dibentuk dan memiliki warna yang indah.
2. Kawat Besi
Pada dasarnya, jenis kawat ini lebih keras dari kawat tembaga, sehingga sulit untuk dibentuk. Biasanya dipakai untuk membuat rangkaian atau struktur yang kuat pada kerajinan.
3. Kawat Aluminium
Kawat ini sama seperti kawat tembaga, yaitu mudah dijumpai dan memiliki ukuran ketebalan yang sama.
Perbedaannya, kawat aluminium memiliki tekstur yang lebih lentur dan lunak. Biasanya dipakai untuk membuat kerajinan tangan yang lebih halus dan detail.
4. Kawat Stainless Steel
Kawat Stainless Steel yaitu jenis kawat yang tahan karat dan awet. Biasanya dipakai untuk membuat kerajinan tangan dengan membutuhkan daya tahan yang cukup lama.
5. Gold Filled atau Kawat Emas
Gold filled atau kawat emas memiliki lapisan emas sebesar 14 kt. Nggak heran jika harganya lebih mahal daripada jenis kawat lainnya. Bahkan nikel yang ada pada kawat ini relatif lebih sedikit.
6. Kawat Anyam
Kawat ini dibuat dari serat sintetis atau alam yang dipakai untuk anyaman seperti keranjang maupun tas.
5 Contoh Kerajinan dari Kulit Jagung dan Cara Pembuatannya
1. Hiasan Natal
Contoh kerajinan dari kulit jagung yang pertama adalah hiasan natal. Tidak lengkap rasanya merayakan natal tanpa adanya hiasan-hiasan, seperti pohon natal.
Pohon natal yang biasa mungkin banyak dijumpai, jadi Anda bisa menggunakan hiasan pohon natal dari kulit jagung.
Disamping itu, kerajinan dari kulit jagung hiasan natal ini juga tergolong sebagai kerajinan berbasis media campuran yang mudah dibuat.
2. Keranjang
Kerajinan kulit jagung lain yang bisa Anda buat dengan mudah adalah keranjang. Banyak bahan yang sering digunakan dalam pembuatan keranjang sebagai tempat penyimpanan barang-barang berukuran kecil di rumah, seperti pakaian, mainan atau buah-buahan.
Selain kardus, ternyata keranjang juga bisa dibuat dari kulit jagung, bahkan modelnya tidak kalah menarik dan bahan lainnya.
Jika Anda bosan dengan bentuk keranjang yang umum, tidak ada salahnya mencoba membuat sendiri keranjang dari kulit jagung.
- Kulit jagung
- Lap
- Gunting
- Cat
- Pita sebagai hiasan
- Rendam kulit jagung ke dalam air hangat selama 10 menit.
- Angkat dari air lalu keringkan menggunakan lap.
- Ambil beberapa helai kulit jagung lalu ikat pada bagian tengah untuk membuat bagian alas keranjang terlebih dahulu.
- Anyam kulit jagung di atas meja dengan ukuran yang diinginkan hingga membentuk bagian sisi keranjang.
- Rapikan bagian ujung kulit jagung dengan mengikatnya dan memotong sisa kulit jagung.
- Untuk mempercantik tampilan keranjang, cat dengan warna dan berikan hiasan, seperti pita.
Tags: kerajinan dari pohon