... 7 Ide Kreatif Kerajinan Pohon dari Kawat untuk Hobi Rajut dan DIY

Seni Tangan Kreatif - Menghasilkan Kecantikan dengan Kerajinan Pohon dari Kawat

Selasa, 03 Januari 2017

Wire Bonsai Sculpture 4

Selain Tang ada juga alat lain yang sangat penting digunakan dalam pembuatan bonsai kawat ini. Alat ini saya namakan Angsang. Dinamakan Angsang karna dia bolong-bolong alias berlubang-lubang seperti alas untuk menanak nasi. Fungsi lubang pada alat ini untuk mengikat atau menjaga kawat agar tidak berubah-ubah posisi saat kawat dipelintir. Bahan untuk membuat angsang ini bisa menggunakan plastik tebal, mika bening tebal, ukuran 3 - 5 mm, plat besi ketebalan 2 mm.

Untuk membolongi atau membuat lubang pada platik dan mika tebal dapat menggunakan bor atau disolder, bila tidak ada kedua alat tersebut bisa menggunakan paku yang dipanaskan, sedangkan yang menggunakan plat besi harus dibor dengan bor besi.

Untuk luasan dari Angsang ini bisa menggunakan ukuran 10 x 10 cm dengan luasan untuk lubang selebar 6 x 6 cm, tapi sebenarnya ini selera aja seh, semakin banyak lubang semakin banyak juga kawat yang dibutuhkan.

Kawat Bronjong

Kawat bronjong digunakan untuk mengurangi atau mencegah erosi tanah di tepi sungai, tebing curam, atau daerah rawan longsor. Ketika air sungai atau hujan deras mengalir, tanah dan batu-batu kecil dapat tergerus dan terbawa oleh arus air. Kawat bronjong berfungsi seperti “jaring pengaman” yang menahan tanah dan batu-batu tersebut, mencegah mereka terbawa oleh air.

Struktur kawat bronjong dipasang pada tebing yang rawan longsor atau longgar. Dengan adanya kawat bronjong, tebing menjadi lebih stabil karena beban tanah di atasnya didistribusikan dengan baik. Hal ini mencegah terjadinya retakan dan keruntuhan pada tebing.

Analogi sederhana untuk fungsi kawat bronjong

Bayangkan Anda sedang berada di tepi pantai dan membangun istana pasir. Namun, air laut yang datang dengan ombak tinggi mulai menggerus istana pasir Anda. Untuk mengatasi masalah ini, Anda mengambil jaring atau keranjang besar dan meletakkannya di sekitar istana pasir. Ketika ombak datang, jaring tersebut menahan pasir dan air, sehingga istana pasir tetap utuh dan tidak rusak.

Dalam analogi ini, istana pasir adalah tanah di tebing atau tepi sungai, air laut yang menggerus adalah air sungai atau hujan yang menyebabkan erosi, dan jaring atau keranjang adalah kawat bronjong. Sebagaimana jaring menahan pasir dan air, kawat bronjong juga menahan tanah dan batu-batu untuk mencegah erosi dan menjaga kestabilan tebing atau lereng.


Tags: kerajinan dari pohon

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia