Seni Tangan Kreatif - Menghasilkan Kecantikan dengan Kerajinan Pohon dari Kawat
7 Jenis Kawat yang Sering Digunakan Pada Bangunan
Dalam dunia konstruksi, terdapat satu elemen yang menjadi tulang punggung kekuatan dan daya tahan bangunan: kawat! Ya, di balik lapisan beton yang megah dan desain arsitektur yang menakjubkan, terdapat tujuh jenis kawat yang sering kali menjadi pahlawan tak terlihat yang menyatukan segalanya. Mulai dari menghadirkan fondasi bangunan yang kokoh hingga memberikan perlindungan yang andal, kawat-kawat ini menyimpan rahasia vital bagi bangunan-bangunan perkotaan maupun struktur pedesaan. Simak artikel kami untuk menggali lebih dalam dan mengungkap bagaimana ketujuh jenis kawat ini bekerja dalam harmoni, menciptakan fondasi yang kokoh dan masa depan yang tahan lama bagi bangunan yang tegak megah di hadapan kita. Siap untuk mengupas siapa di balik konstruksi yang kokoh dan menyaksikan betapa luar biasanya kawat-kawat ini beraksi? Mari kita mulai pembahasannya!

Contoh Kerajinan dari Kawat
Dengan memanfaatkan kawat, tentu bisa menciptakan berbagai jenis karya yang indah. Karena kreativitas dan keunikan bisa menghasilkan cuan yang menjanjikan. Adapun contoh kerajinan yang terbuat dari kawat, yaitu:
1. Kerajinan Gelang dari Kawat
Adanya barang bekas seperti kawat, tentu bisa dimanfaatkan untuk membuat kerajinan gelang. Namun sebelum itu, siapkan kawat jenis gold filled atau kuningan terlebih dahulu, kemudian bentuk sesuai yang diinginkan.
2. Bross
Bross yaitu salah satu hiasan yang sering dipakai untuk pernak-pernik wanita berhijab. Selain itu, bross juga bisa diimplementasikan sebagai hiasan untuk baju saat menghadiri pesta atau acara resmi lainnya.
Selain terbuat kerajinan dari kain flanel, ternyata bross juga bisa dibuat menggunakan kawat, dimana kawat yang digunakan juga bisa dari berjenis tembaga.
Bahkan memiliki berbagai jenis ukuran ketebalan, sehingga cocok diimplementasikan menjadi berbagai bentuk yang menarik dan unik.
3. Kerajinan Cincin dari Kawat
Kerajinan ini sangat cocok dijadikan sebagai hadiah bagi pasangan maupun orang yang disayang. Hal tersebut karena cincin mempunyai nilai sentimental yang tinggi, jadi dapat dibuat dengan tangan dan penuh perhatian.
Selain itu, bisa juga dijadikan aksesori menarik untuk dipakai saat acara khusus, seperti pernikahan maupun ulang tahun.

Senin, 02 Januari 2017
Wire Bonsai Sculpture 3
Tang
Dalam pembuatan bonsai dari kawat yang berperan penting selain kawat itu sendiri adalah tools, apa saja peralatan yang dibutuhkan dalam pembuatan bonsai kawat ini. Adalah Tang yang perannya sangat penting, sulit sekali bila alat ini tidak ada.Tang atau plier adalah alat yang digunakan untuk mencengkram atau memegang suatu benda atau material yang keras, biasanya terbuat dari baja dan pemegangnya dilapisi dengan karet. Seperti yang kita ketahui, tang biasa digunakan sebagai alat bantu dalam kegiatan pertukangan. Tapi tahukah kamu bahwa tang ini juga diperlukan di dalam pembuatan bonsai kawat.
Tang terbuat dari baja tensil tinggi sehingga Tang sangat kuat ketika dipakai untuk memotong, memelintir kawat. Dan jika terpaksa Tang juga bisa digunakan untuk memukul dan merapikan kawat yang plintirannya tidak teratur, kawat yang melengkung dan lain lain.
Tang dibagi menjadi 3 jenis dalam proses pengerjaan bonsai kawat, yaitu sebagai berikut :Memiliki bagian yang tajam di kepala atas dan bawah. Cocok untuk memotong kawat. Tang ini juga biasa dikenal dengan cutting plier. Seperti namanya, dengan bidang permukaannya yang tajam tang ini digunakan untuk memotong kawat.
Memiliki rahang yang bergerigi sebagai capitan, digunakan untuk menjepit dua kawat yang akan dipuntir. Tang ini berbentuk moncong pipih, serta permukaan bagian dalamnya berbentuk datar dan sedikit bergerigi rapat. Tang ini dapat berfungsi untuk menjepit kawat serta dapat juga digunakan untuk merapatkan bagian sambungan kawat. Terkadang juga dipakai bersamaan dengan tang pelintir saat akan membuat lengkungan pada kawat, dengan cara menggunakan tang flat nose di tangan kiri untuk menjepit badan kawat dan tangan kanan memegang tang round nose untuk melengkungkan ujung kawat. Kawat yang terlanjur bengkok atau keriting karena kesalahan dalam merangkai kawat, juga dapat diluruskan kembali menggunakan flat nose plier ini. Cukup dengan cara menjepitkan kawat yang keriting secara memanjang pada permukaan bagian dalam tang yang datar. Selain itu tang ini juga bisa digunakan untuk membengkokkan kawat. Pada pangkal bagian dalam tang ini juga terdapat bagian yang tajam seperti permukaan gunting. Bagian yang tajam ini juga bisa berfungsi untuk memotong kawat.

Jenis-jenis Kawat yang Dipakai dalam Kerajinan
Berikut ini ada beberapa jenis kawat yang sering dipakai dalam membuat kerajinan tangan, diantaranya yaitu:
1. Kawat Tembaga
Cooper atau kawat tembaga adalah sebuah kawat yang terdiri dari berbagai jenis warna. Mulai dari coklat, rose gold dan harganya lebih terjangkau. Biasanya dipakai untuk membuat perhiasan, sebab mudah dibentuk dan memiliki warna yang indah.
2. Kawat Besi
Pada dasarnya, jenis kawat ini lebih keras dari kawat tembaga, sehingga sulit untuk dibentuk. Biasanya dipakai untuk membuat rangkaian atau struktur yang kuat pada kerajinan.
3. Kawat Aluminium
Kawat ini sama seperti kawat tembaga, yaitu mudah dijumpai dan memiliki ukuran ketebalan yang sama.
Perbedaannya, kawat aluminium memiliki tekstur yang lebih lentur dan lunak. Biasanya dipakai untuk membuat kerajinan tangan yang lebih halus dan detail.
4. Kawat Stainless Steel
Kawat Stainless Steel yaitu jenis kawat yang tahan karat dan awet. Biasanya dipakai untuk membuat kerajinan tangan dengan membutuhkan daya tahan yang cukup lama.
5. Gold Filled atau Kawat Emas
Gold filled atau kawat emas memiliki lapisan emas sebesar 14 kt. Nggak heran jika harganya lebih mahal daripada jenis kawat lainnya. Bahkan nikel yang ada pada kawat ini relatif lebih sedikit.
6. Kawat Anyam
Kawat ini dibuat dari serat sintetis atau alam yang dipakai untuk anyaman seperti keranjang maupun tas.

Selasa, 03 Januari 2017
Wire Bonsai Sculpture 4
Selain Tang ada juga alat lain yang sangat penting digunakan dalam pembuatan bonsai kawat ini. Alat ini saya namakan Angsang. Dinamakan Angsang karna dia bolong-bolong alias berlubang-lubang seperti alas untuk menanak nasi. Fungsi lubang pada alat ini untuk mengikat atau menjaga kawat agar tidak berubah-ubah posisi saat kawat dipelintir. Bahan untuk membuat angsang ini bisa menggunakan plastik tebal, mika bening tebal, ukuran 3 - 5 mm, plat besi ketebalan 2 mm.
Untuk membolongi atau membuat lubang pada platik dan mika tebal dapat menggunakan bor atau disolder, bila tidak ada kedua alat tersebut bisa menggunakan paku yang dipanaskan, sedangkan yang menggunakan plat besi harus dibor dengan bor besi.
Untuk luasan dari Angsang ini bisa menggunakan ukuran 10 x 10 cm dengan luasan untuk lubang selebar 6 x 6 cm, tapi sebenarnya ini selera aja seh, semakin banyak lubang semakin banyak juga kawat yang dibutuhkan.

Tags: kerajinan dari pohon