... Kerajinan Ramah Lingkungan: Panduan DIY dan Inspirasi Rajutan Ramah Lingkungan

"Inovasi Ramah Lingkungan - Menggali Kreativitas dalam Kerajinan"

Apa Itu Kerajinan Tangan Tema Lingkungan?

Kerajinan tangan tema lingkungan adalah proses membuat benda-benda kreatif menggunakan bahan-bahan daur ulang atau ramah lingkungan. Jenis kerajinan ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan bahan-bahan baru yang dapat menimbulkan dampak negatif pada lingkungan.

Keuntungan dari Kerajinan Tangan Tema Lingkungan

1. Mengurangi sampah elektronik: Kerajinan tangan dengan menggunakan limbah elektronik seperti kawat tembaga bekas, komponen elektronik yang sudah tidak terpakai, atau kabel USB yang rusak dapat membantu mengurangi menumpuknya sampah elektronik di tempat pembuangan akhir. Dengan menciptakan karya seni dari limbah elektronik, limbah tersebut dapat berfungsi kembali dan memiliki nilai tambah.

2. Mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya: Kerajinan tangan tema lingkungan sering melibatkan penggunaan bahan alami atau bahan-bahan organik. Dengan menggunakan bahan-bahan ini, kita dapat menghindari penggunaan bahan kimia berbahaya yang dapat mencemari lingkungan.

3. Membantu memperkuat kesadaran lingkungan: Melalui kerajinan tangan tema lingkungan, kita dapat memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Dengan menciptakan karya seni yang memanfaatkan limbah atau bahan alami, kita dapat menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Cara Membuat Kerajinan Tangan Tema Lingkungan

Langkah 1: Pilihlah Bahan yang Cocok

Pertama-tama, pilihlah bahan-bahan yang ramah lingkungan dan mudah didapatkan. Contohnya adalah botol plastik bekas, kardus bekas, atau kain sisa. Pastikan bahan tersebut bisa diolah menjadi bentuk yang diinginkan.

Langkah 2: Rencanakan Desain

Sebelum memulai membuat kerajinan tangan, buatlah rencana desain terlebih dahulu. Pikirkan bentuk, warna, dan detail yang ingin Anda tuangkan dalam kerajinan tangan tersebut. Hal ini akan membantu Anda menghasilkan kerajinan yang lebih detail dan terlihat lebih baik.

Kerajinan dari Sampah Plastik

Kerajinan dari Sampah Plastik – Sampah plastik merupakan salah satu masalah lingkungan yang serius di Indonesia. Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Indonesia menghasilkan sekitar 64 juta ton sampah per tahun, dan sekitar 14 persen di antaranya adalah sampah plastik.

Sampah plastik tidak hanya mencemari tanah, air, dan udara, tetapi juga berbahaya bagi kesehatan manusia dan hewan. Sampah plastik juga sulit terurai secara alami, sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk menghilang dari lingkungan.

Namun, sampah plastik sebenarnya bisa di manfaatkan menjadi sesuatu yang berguna, indah, dan bernilai ekonomis. Salah satunya adalah dengan membuat kerajinan dari sampah plastik.

Kerajinan dari sampah plastik adalah karya seni yang di buat dengan menggunakan bahan dasar plastik bekas, seperti botol, gelas, kantong, tutup, sedotan, dan lain-lain.

Table of Contents

Pengertian Ecobrick

Pengertian ecobrick secara leksikal berasal dari dua kata, yakni eco 'ramah lingkungan' dan brick 'bata'. Jadi ecobrick artinya bata ramah lingkungan.

Mengutip dari Zero Waste, ecobrick adalah produk kerajinan yang dibuat dari botol plastik dan diisi oleh sampah plastik padat.

Sementara itu, pengertian ecobrick menurut situs web resmi Global Ecobricks Alliance adalah botol plastik PET (Polyethylene Terephthalate) yang padat berisi sampah plastik kering dan sudah dibersihkan.

Selaras seperti bata, botol berisi plastik ini difungsikan sebagai blok bangunan.

Pemanfaatan sampah plastik berupa ecobrick terdiri atas beberapa jenis, yakni Ecobrick Biasa, Cigbrick, dan Ocean Ecobricks.

Salah satu yang sering dipraktekkan oleh masyarakat umum adalah ecobrick biasa, yang dibuat dengan bahan utama botol kemasan minum biasa.

Cara Membuat Ecobrick

Kerajinan ecobrick dapat dibuat oleh siapa saja. Terlebih, hampir di semua wilayah punya cadangan limbah plastik yang tak kurang-kurang. Penjelasan cara membuat kerajinanecobrick dapat disimak di bawah ini.

1. Cuci sampah plastik, keringkan, dan simpan

Bahan dasar pembuatan ecobrick adalah botol plastik dan sampah plastik. Anda bisa mencari sampah plastik untuk bahan ecobrick dari limbah sehari-hari. Sebelum memanfaatkan itu sebagai komponen utama, Anda terlebih dahulu harus mencuci serta mengeringkannya.

2. Pilih botol-botol yang sesuai

Tahapan cara membuat ecobrick yang kedua adalah memilah botol yang serupa. Mengingat fungsinya untuk mengolah dan memanfaatkan limbah plastik, penentuan botol ecobrick yang akan digunakan mesti diperhatikan. Anda boleh menyesuaikannya berdasarkan jumlah, ukuran, dan bentuknya.

Jumlah dan ukuran secara garis besar disesuaikan dengan kuantitas sampah plastik yang sudah berhasil Anda kumpulkan. Sementara bentuk botol bisa Anda tentukan sesuai kebutuhan proyek atau selera masing-masing.

3. Siapkan tongkat pengisi

Selain diisi oleh sampah plastik, ecobrick botol juga akan menampung tongkat tertentu di bagian dalamnya untuk memperkokoh botol. Ukuran tongkat tersebut wajib disesuaikan dengan lebar botol ecobrick, sementara ujungnya tak boleh lancip.

Tongkat yang sudah disiapkan bisa dijadikan bahan untuk memadatkan plastik di botol-botol lainnya.

4. Masukkan sampah plastik ke botol dan tekan menggunakan tongkat

Sampah plastik yang sudah dikumpulkan dapat langsung dimasukkan ke dalam botol ecobrick, satu per satu. Agar botol itu bisa terisi secara padat, gunakan tongkat yang sudah dibuat untuk menekannya.

Pastikan botol ecobrick satuan yang Anda buat tidak lemas atau kendor. Kokohnya ecobrick sebagai bahan pembangun tersebut ditentukan dalam proses ini.


Tags: kerajinan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia