... Kerajinan Rotan: Asal Usul dan Keunikan dari Daerah-daerah di Indonesia

Seni Anyaman Rotan - Kearifan Lokal yang Berkembang di Berbagai Daerah

Wayang Kulit ( Pulau Jawa)

Wayang kulit adalah kerajinan tangan sekaligus kesenian tradisional yang ada di Pulau Jawa, khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Menurut literatur kesusastraan Jawa, wayang kulit pertama kali diciptakan oleh Sunan Kalijaga dan terinspirasi dari Wayang Beber yang saat itu tengah eksis.

Kerajinan ini dibuat dari kulit kambing, sapi, atau kerbau yang sudah diproses menjadi kulit lembaran dan memiliki ukuran sekitar 50 x 30 cm. Pemakaian bahan tersebut berbeda dengan Wayang Beber yang notabene berbahan dasar kertas.

Pada 7 November 2003, UNESCO sudah mengakui wayang kulit sebagai karya kebudayaan mengagumkan dalam bidang cerita narasi, serta warisan yang indah dan berharga (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Kain Ulos (Sumatera Utara)

Bagi masyarakat Batak, kain ulos tidak hanya sekadar kain melainkan juga memiliki kedudukan dan kedudukan tinggi. Pembuatan kain ini harus sesuai dengan pantangan yang sudah ditentukan. Misalnya: panjang ulos yang dibuat harus sesuai dengan ketentuan supaya ulos bisa menjadi pembimbing kehidupan bagi penggunanya. Sebaliknya, panjang ulos yang tidak sesuai ketentuan akan berakibat maut bagi si pemakai kain ulos.

Ulos biasanya dipakai pada kegiatan upacara atau ritual adat-istiadat masyarakat Batak. Namun, makin kesini masyarakat Batak juga mulai menjual kain ini ke pasaran. Ulos juga sering diberikan masyarakat Batak kepada tamu yang datang sebagai simbol penghormatan atau ikatan kasih sayang.

6 Daerah Penghasil Rotan di Indonesia

Daerah penghasil rotan di Indonesia tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga di Cirebon Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Aceh dan lainnya.

Mengingat, Indonesia adalah satu penghasil dan eksportir rotan terbesar di dunia.

Rotan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, misalnya sebagai furniture, perlengkapan rumah tangga, karya seni dan lain sebagainya.

Karena memiliki daya jual, membuat permintaan akan tanaman ini menjadi lumayan tinggi.

Baca Juga:

Daerah Penghasil Rotan di Indonesia – Photo by Okezone

Sifat tanaman rotan yang unik, membuatnya menjadi produk yang paling banyak diminati selain kayu.

Selain itu, rotan juga termasuk sangat kuat dan mudah diolah menjadi berbagai jenis produk untuk berbagai kebutuhan.

Dari segi kualitas bahan pun, rotan juga sudah tidak perlu diragukan, terbukti dari permintaan pasar yang tidak pernah turun.

Daftar Isi Contents

  • Daerah Penghasil Rotan di Indonesia
    • 1. Kalimantan Tengah
    • 2. Aceh
    • 3. Sumatera Utara
    • 4. Sulawesi Tengah
    • 5. Kalimantan Selatan
    • 6. Jawa Barat

    Jawa Barat

    Daerah Provinsi Jawa Barat adalah daerah penghasil rotan yang cukup besar, apabila dilihat dari total jumlah produksinya.

    Mayoritas dari hasil produksi rotan yang dihasilkan, yaitu berupa bahan baku untuk pembuatan dan pengolahan furniture.

    Salah satu tempat penghasil kerajinan rotan ada di Cirebon seperti di Desa Tegalwangi, yang memiliki lebih dari 900 unit usaha pengrajin.

    Meski begitu, produknya tidak hanya menggunakan bahan baku dari daerah setempat, tapi juga dari seluruh Indonesia.

    Beberapa negara yang banyak memesan produk rotan dari Cirebon tidak hanya dari Asia, tapi juga Australia, Eropa, Amerika dan Afrika.

    Baca Juga:

    Itulah 6 Daerah Penghasil Rotan di Indonesia terbesar saat ini, khususnya dalam memasarkan produknya di dalam dan luar negeri.

    Semoga bermanfaat, dan bisa menjadi tambahan pengetahuan mengenai penghasil rotan di Tanah Air.

    Gerabah (Minahasa)

    Kerajinan tangan ini bisa ditemukan di Desa Pulutan, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Berbagai kerajinan gerabah tersedia di desa ini, seperti belanga, vas bunga, porno (tungku), dan hiasan rumah.

    Bahan utama gerabah khas Minahasa adalah tanah liat yang dicampur dengan talk, kaorin, dan pelfar. Kawan bisa memesan gerabahnya langsung di desa ini dengan desain yang Kawan inginkan. Adapun harganya sendiri akan disesuaikan dengan desain yang dibuat si pengrajin gerabah.

    Referensi:

    https://id.wikipedia.org/wiki/Ukiran_Jepara
    https://id.wikipedia.org/wiki/Wayang_kulit
    https://www.orami.co.id/magazine/kain-khas-toraja
    https://www.daerahkita.com/artikel/145/kipas-kayu-cendana-kerajinan-tangan-mempesona-dari-bali
    https://travel.kompas.com/read/2014/12/08/141900527/Sejarah.Tenun.Cepuk.Rangrang.Asal.Nusa.Penida
    https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5817187/mengenal-ulos-kain-tenun-khas-suku-batak-yang-penuh-makna?single=1
    https://id.wikipedia.org/wiki/Ukiran_Asmat#:~:text=Ukiran%20Asmat%20mayoritasnya%20dibuat%20oleh,orang%20yang%20sudah%20meninggal%20tersebut.
    https://www.goodnewsfromindonesia.id/2023/01/09/parukidan-sarita-kain-tenun-yang-hiasi-upacara-sakral-suku-toraja

    Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

    Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Anggie Warsito lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Anggie Warsito. Artikel ini dilengkapi fitur Wikipedia Preview, kerjasama Wikimedia Foundation dan Good News From Indonesia.


    Tags: kerajinan dari rotan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia