... Kerajinan Rumah Adat Bali: Panduan & Ide Kreatif untuk Kerajinan Sulam dan DIY

Kreativitas Sulaman - Eksplorasi Kerajinan Rumah Adat Bali dalam Dunia Needlework DIY

Wajib Tahu! Ini 9 Bagian Rumah Adat Bali dengan Fungsinya!

Bali merupakan wajah wisata Indonesia di mata dunia karena memiliki daya tarik potensi alam yang sangat indah dan iklim tropis sangat disukai wisatawan luar negeri.

Selain memiliki alam eksotis yang luar biasa, ada daya tarik lain yang menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun internasional, yaitu budayanya. Kebudayaan Bali sangat beragam, mulai dari pakaian adat Bali, minuman khas Bali, makanan khas Bali, dan alat musik khas Bali.

Begitu juga dengan rumah adatnya, masyarakat Bali mempunyai adat istiadat, budaya, dan nilai-nilai Hindu yang masih sangat kental. Jadi jangan heran jika setiap rumah adat yang kalian jumpai di Bali memiliki aspek-aspek Hindu didalamnya.

Seperti halnya rumah adat Jawa Tengah dan rumah adat yang lainnya, rumah adat Bali juga mempunyai keunikan tersendiri seperti ciri khas, filosofi, arsitektur, dan fungsi setiap bagiannya.

Semua itu akan kita kupas satu per satu dalam pembahasan dibawah.

Rumah Adat Bali

Jika anda sering ke pulau dewata tentu penasaran dengan Rumah Adat Bali, tidak hanya bentuk yang unik, jumlah rumah adat bali juga beragam.

Bisa dikatakan Bali menjadi salah satu contoh bagaimana sebuah pulau Indonesia yang memiliki nilai budaya melimpah.

Dari mulai tradisi dan agama, Bali juga memiliki rumah adat dengan bentuk yang sangat khas dan berbeda dengan wilayah lainnya.

Bali atau yang biasa disebut dengan sebutan Pulau Dewata ini memiliki bentuk rumah adat Bali yang unik, tidak seperti rumah pada umumnya dan bisa dikatakan terlihat mewah meski sarat akan nilai nilai tradisional yang terlihat seperti candi dengan bagian bagiannya tersendiri.

Untuk mengetahui masing masing makna rumah adat Bali, berikut kami punya ulasan lengkap tentang rumah adat Bali yang paling cantik dan sangat terkenal.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan di Tenganan Pegringsingan

1. Keliling Desa Tua Tenganan

Desa tradisional ini memiliki banyak kisah bersejarah dan budaya kental. Desa Tenganan masih bertahan di era modern ini. Desa kuno tersebut kini menjadi desa wisata yang ramai dikunjungi wisatawan, tanpa kehilangan budaya aslinya.

Selain kaya akan adat dan tradisi kuno, desa unik ini juga memiliki pemandangan desa yang indah dan asri. Desa yang tidak banyak diketahui ini menyimpan tempat dan lokasi unik dan menarik. Lokasi-lokasi ini bisa Anda jadikan spot berfoto bersama teman-teman.

2. Trekking Melalui Jalur Desa

Dari lokasi wisata tersebut Anda bisa melakukan trekking menaiki puncak bukit. Anda bisa melewati desa Tenganan untuk bisa sampai di jalur pendakian.

Jika sudah bosan jalan-jalan berkeliling desa, Anda bisa melanjutkan menuju bukit yang ada di dekat desa wisata. Anda tidak perlu lelah mencari jalur pendakian untuk mendaki bukit ini.

3. Belanja Keranjinan Tangan

Selain lokasi yang unik dan menarik, Anda bisa berbelanja kain khas buatan warga Tenganan Pegringsingan. Kain ini memiliki banyak variasi yang menggambarkan keadaan desa tersebut. Kain kerajinan tangan populer itu sangat digemari banyak wisatawan.

Selain kain kerajinan tradisional, ada banyak kerajinan berupa aksesoris. Ada anyaman bambu, lukisan tangan dan ukiran lainnya. Aksesoris ini bisa Anda jadikan oleh-oleh untuk keluarga atau teman tercinta.

4. Berselfie Ria di Rumah Adat Tenganan

Pembangunan rumah adat yang ada di desa ini mengikuti aturan-aturan yang harus dipatuhi. Selain bentuk dari rumah adat di desa ini sama, ukuranya pun hampir sama semua. Sehingga Anda akan menyaksikan deretan rumah adat yang seragam, unik dan indah.

Harga Tiket Masuk Wisata Tenganan Pegringsingan

Setiap wisatawan yang datang ke desa kuno Tenganan akan diberikan tiket masuk. Dimana harga tiket masuk untuk satu orang yaitu Rp. 10.000 saja. Dengan harga tiket semurah itu, Anda sudah bisa berkeliling dan jalan-jalan menyusuri keindahan di setiap sudut desa.

Bagi Anda yang membawa kendaraan, akan dikenakan tarif parkir sebesar Rp 2.000 untuk sepeda motor. Tarif untuk mobil ada atau kendaraan beroda 4 atau lebih yaitu Rp 5.000.

Desa wisata tersebut buka dari jam 8 pagi sampai malam, atau selama 24 jam. Untuk hari, lokasi wisata kuno ini buka setiap hari. Tidak ada waktu libur bagi Anda yang ingin berkunjung. Kapan saja, dari hari senin sampai hari minggu Anda akan dilayani di desa tersebut.

Baca Juga: Pesona Pantai Amed, Pantai yang Penuh Keindahan Bawah Laut Bali
Tags: kerajinan rumah

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia